ADA KEHANGATAN DAN KASIH MESRA DALAM GEREJA TUHAN

BACAAN HARI INI

1 Yohanes 4:7-21

RHEMA HARI INI

1 Yohanes 4:7-8 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
Mona adalah seorang wanita karir yang sukses. Setiap hari dari pagi sampai larut malam, yang ada hanya bekerja, bekerja dan bekerja. Bahkan tak jarang ia sampai tidur di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sampai di satu titik Mona merasa hatinya sangat kosong dan hampa. Ia merasa hubungannya sangat jauh dengan teman-teman, sahabat, bahkan keluarganya sendiri. Betul, saat ia membutuhkan bantuan ia bisa saja memanggil sekretarisnya atau anak buahnya yang lain. Tapi semua dirasanya hanya formalitas belaka tanpa ada kehangatan kasih di dalamnya. Ia merasa begitu kesepian dan sendirian.

Suatu malam ketika ia pulang dari kantor, mobilnya mogok di perjalanan. Ternyata bensinnya habis. Awalnya Mona tidak menyadari, tapi kemudian ia mendengar suara musik dan puji-pujian. Ternyata ia berhenti di depan sebuah gereja. Mona pun turun dan ia baru ingat bahwa malam itu adalah malam Natal. Perlahan ia ikut masuk ke gereja. Mona melihat banyak orang dengan wajah-wajah ceria dan senyum hangat menyambut Natal dengan penuh sukacita. Hati Mona mendadak diliputi kehangatan. Sudah lama sekali ia tak merasakan perasaan seperti itu. Ia pun bergegas ikut bergabung dalam ibadah dan malam itu ia merasakan kehangatan kasih Natal yang ajaib.

Alkitab telah menyebutkan, bahwa di akhir jaman, kasih akan mulai dingin. Tapi meskipun dunia mengalami kedinginan akan kasih, tapi di gereja Tuhan ada kehangatan dan kasih mesra yang tidak pernah luntur. Ada kedekatan, kebersamaan dan kesatuan yang solid. Dimana setiap jemaat saling support, saling memperhatikan dan saling memperjuangkan anggota keluarga rohani mereka. Inilah spirit yang di tanamkan di gereja kita. Di satu sisi gereja kita akan selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan, tapi di sisi lain kita harus memperjuangkan agar kebersamaan tetap kuat mesti di tengah protokol kesehatan. Di momen Natal yang indah ini, mari kita ciptakan kehangatan dengan membangun kebersamaan. Tebarkan kasih, damai dan sukacita Natal ke sebanyak mungkin orang, sehingga semakin banyak orang bisa mengalami kemuliaan Tuhan yang makin benderang di akhir tahun ini.

RENUNGAN:

Meski dunia mengalami KEDINGINAN AKAN KASIH, tetapi di gereja Tuhan ada KEHANGATAN dan KASIH MESRA yang tidak pernah luntur.

APLIKASI

1. Apa saja yang sudah Anda kerjakan untuk menyambut Natal tahun ini?
2. Sudahkah Anda menciptakan kebersamaan dan suasana kasih di lingkungan Anda?
3. Bagaimana cara Anda untuk terus menjaga kehangatan dan kasih mesra dalam gereja Tuhan meskipun Natal sudah berlalu?

DOA UNTUK HARI INI

Sungguh kami bersyukur Bapa, kami bisa kembali merasakan momen Natal yang luar biasa ini. Meski dunia masih diselimuti kegelapan namun kami mau bangkit, sebab inilah momen dimana terang itu lahir. Kami mau bersama-sama bersatu merayakan Natal dengan penuh kehangatan, kasih dan damai sejahtera. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!