Akibat Karunia Yang Tidak Digunakan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Timotius 1:3-18

RHEMA HARI INI
2 Timotius 1:6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

Ada kalanya, Titi sangat rajin pelayanan di gerejanya. Dari pelayanan anak, pelayanan pemuda, dan juga pelayanan di kampus. Setiap ada kegiatan di gereja, ia selalu terlibat, sehingga ia pun sering diajak untuk mengunjungi dan mendoakan orang sakit. Namun itu dulu, kini Titi terlalu sibuk mengurusi keluarganya, pekerjaannya, suami, maupun anak-anaknya. Sehingga, karunia-karunia yang pernah dimiliki itu sekarang tidak pernah dipergunakan lagi. Pernah suatu kali, Titi diajak untuk mendoakan orang sakit, tetapi sekarang ia tidak memiliki keberanian dan takut untuk mendoakan orang sakit.

Mungkin saja, saat ini kita juga berada di posisi Titi, dahulu kita begitu menggebu-gebu melayani Tuhan, aktif dalam setiap kegiatan gereja, dan menggunakan setiap karunia yang Tuhan berikan. Namun, karena kesibukan dan banyaknya aktivitas, seolah-olah karunia itu tidak lagi kita miliki. Kita tidak berani lagi melakukan perkara-perkara yang secara manusia mustahil; kita tidak berani melangkah dengan iman; karena kita sudah tidak yakin dengan karunia yang kita miliki. Jika memang demikian, segeralah pertajam kembali karunia yang kita miliki, jangan sampai karunia kita menjadi tumpul dan hilang dari hidup kita.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk terus bergerak dalam dimensi profetik dan terus belajar untuk menaikkan kata-kata profetik, doa profetik, deklarasi profetik, bahkan pujian profetik. Doa profetik kita menjadi salah satu jalan Tuhan untuk mendatangkan great miracles dalam hidup kita. Ya, kita tidak boleh bermalas-malasan dan diam saja. Sebab, jika karunia yang sudah kita peroleh, tidak kita gunakan, karunia itu akan tumpul, bahkan seolah hilang dari hidup kita. Tahun ini adalah tahun mujizat besar, mari bangkit untuk berani bertindak untuk melakukan mujizat, sebab Tuhan akan memberikan karunia-karunia-Nya kepada orang-orang yang benar-benar siap dipakai untuk pekerjaan-Nya. (LEW)

RENUNGAN
Karunia yang TIDAK DIGUNAKAN akan menjadi TUMPUL, bahkan seolah HILANG DARI HIDUP KITA.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah menggunakan karunia yang Tuhan berikan dalam hidup Anda? Ceritakan!
2. Adakah penghalang bagi Anda dalam menggunakan karunia yang sudah Tuhan berikan? Sebutkan!
3. Apa komitmen yang dapat Anda buat dalam menggunakan setiap karunia yang sudah Tuhan berikan? Tuliskan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap karunia yang sudah Engkau berikan pada kami. Ajarkan kami selalu menggunakan karunia itu agar menjadi kesaksian bagi banyak orang. Dan semakin perlengkapi kami dengan karunia-karunia yang lebih lagi, yaTuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.