Akses Terbuka Karena Doa Puasa

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Wahyu 3:7-13

RHEMA HARI INI
Wahyu 3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Ini adalah kisah seorang komikus bernama Putu Budi asal Bali. Ia adalah seorang sarjana lulusan kota besar yang sangat pintar. Semasa kuliah ia menerima beasiswa yang memudahkan dirinya untuk membayar iuran semester. Ia pun mendapat banyak nilai bagus dan suka sekali menggambar. Cita-citanya adalah menjadi komikus dan mendapatkan pekerjaan sebagai tukang gambar. Namun ketika menjelang akhir kelulusan, ia mendapatkan tanda dari Tuhan untuk menjangakau teman-temannya di Bali yang masih belum mengenal Tuhan Yesus. Ia pun mendapat pergumulan yang berat. Dalam daging, ia ingin sekali menjadi komikus terkenal dan berusaha giat untuk mencari pekerjaan. Ia sudah mengirim berbagai cuplikan komik lombanya, namun ia selalu tidak mendapat jalan yang bagus. Ada yang perusahaannya tutup, memberikan harapan palsu, dan bahkan karya yang ia kirimkan dinyatakan hilang.

Masa itu internet masih belum secanggih sekarang, android, ponsel pintar juga masih awal perkembangan dan harganya mahal. Ia pun tidak memiliki akses internet yang memadai di Bali, ia merasa harus meninggalkan karirnya untuk menjangkau teman-temannya. Ia mulai membuka komsel dan menjadi pelayan Tuhan. Saat ia taat, Budi mendapatkan urapan berkuasa yang luar biasa untuk masuk ke level yang lebih tinggi. Kehidupan keluarga dan sekitarnya pun mulai berubah ke arah yang lebih baik. Ketika ia taat, Ia mendapatkan jalan untuk mengikuti lomba komik online, tepat disaat android dan internet menyebar ke Indonesia. Mendapat banyak dukungan dari teman rohaninya dan juga anugerah dari Yesus, ia mendapatkan juara 1 dan dikontrak oleh perusahaan asal Korea Selatan untuk menjadi komikus.

Ketaatan dan penyerahan diri kita dalam doa dan puasa, pasti selalu menyentuh hati Tuhan. Saat itulah Tuhan akan membuka pintu-pintu yang selama ini tertutup bagi kita. Sebab Tuhan senang memberikan promosi-Nya kepada anak-anak-Nya yang mau taat dan berserah total kepada-Nya.

RENUNGAN
Saat kita menerima OTORITAS URAPAN BERKUASA yang lebih tinggi, akses yang TADINYA TERTUTUP dibuat menjadi TERBUKA.

APLIKASI
1. Sudahkah anda menerima otoritas urapan berkuasa yang lebih tinggi?
2. Jika belum, menurut Anda apa yang menjadi penghalang?
3. Ketika anda sudah mendapat akses yang terbuka, apa komitmen Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Yesus yang bertahta di Surga, terima kasih untuk urapan yang penuh kuasa yang Kau berikan kepada kami. Kami mau menerima urapan yang lebih tinggi, karena kami yakin kami adalah kepala dan bukan ekor. Terima kasih atas segala akses kehidupan yang Kau bukakan untuk kami, sehingga kami bisa menuai seluruh taburan kami. Dalam nama Yesus, kami telah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.