Aktor Di Balik Segala Kesuksesan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 6:53-69

RHEMA HARI INI
Yohanes 6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup

“Dimana aku?” batin Miya. Ia pun segera melihat ke sekeliling ruangan, dan sangat terkejutlah ia ketika mendapati bahwa ia melihat raganya sendiri sedang terbujur di atas tempat tidur dikelilingi dengan beberapa dokter dan tenaga medis lainnya yang sedang berusaha menyadarkannya kembali. “Apa yang terjadi denganku?” tanyanya dengan penuh ketakutan sembari meraba-raba dirinya sendiri. Rupa-rupanya, ini yang seringkali disebut orang-orang sebagai mati suri, dimana ketika roh seseorang sudah terpisah dari tubuhnya, namun ia masih dapat melihat apa yang terjadi dengan raganya yang tertinggal. Seolah-olah belum ada semenit berlalu, tiba-tiba saja roh nya sudah kembali masuk ke tubuhnya. Namun sesaat sebelumnya, Miya mendengar suara “Bertobatlah dan bawalah banyak orang mengenal-Ku! Aku menyertaimu.” Miya pun terhenyak.

Semenjak saat itu, hidup Miya berubah total. Kini Miya menjadi salah satu pengkotbah yang diurapi Tuhan di gerejanya. Ia telah menginjili banyak orang, membawa banyak orang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, bahkan banyak pelayan Tuhan di gerejanya yang dahulunya suam-suam kuku pun menjadi berapi-api kembali setelah mendengar kesaksian hidup Miya. Ya, Miya dipakai Tuhan menjadi pembawa obor api-Nya.

Apa yang Miya bagikan mungkin boleh terdengar biasa-biasa saja, namun yang membuatnya luar biasa karena ada Roh Kudus dalam diri Miya. Sehingga apa yang keluar dari mulutnya adalah perkataan Roh Allah itu sendiri yang membuatnya berkuasa menjamah hidup orang-orang lainnya. Sama seperti kisah Miya, sejatinya yang menjadi sumber dari segala kisah kesuksesan yang terjadi dalam perjalanan gereja kita adalah Roh Kudus sendiri. Karena tanpa adanya kuasa dari Roh Kudus, maka tidak akan mungkin ada seseorang pun yang dapat dipakai begitu luar biasa.

RENUNGAN
Aktor DI BALIK SEGALA KESUKSESAN perjalanan gereja Tuhan adalah ROH KUDUS SENDIRI

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyadari bahwa apapun yang terjadi di dalam gereja kita adalah karya Roh Kudus?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan mengijinkan segala sesuatu yang besar ini dialami oleh gereja kita?
3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk dapat ikut dalam kegerakan Roh kudus yang luar biasa ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami tahu betul bahwa segala mujizat dan perkara-perkara besar yang terjadi dalam gereja kami semuanya hanya lah karena perbuatan tangan-Mu saja. Kami tahu bahwa kami tidak mampu melakukan segala sesuatunya sendiri. Dan biarlah kami senantiasa Engkau pakai menjadi obor pembawa api kegerakan-Mu, ya Tuhan, sehingga semakin banyak orang boleh mengenal-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.