ALLAH SUMBER SUKACITA YANG MELIMPAH

BACAAN HARI INI

Yesaya 51:9-16

RHEMA HARI INI

Yesaya 51:11-12 Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh. Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput,

Ada sebuah kisah kuno dari Tiongkok; Seorang petani tua yang memiliki seekor kuda yang digunakan untuk mengolah ladangnya. Suatu hari kuda tersebut melarikan diri di bukit-bukit dan ketika para tetangganya mendengar berita itu, mereka bersimpati kepada orang tua atas nasib buruknya. Namun jawab si petani itu, “Nasib buruk? Nasib baik? Siapa yang tahu?” Seminggu kemudian, kuda itu kembali dengan membawa kawanan kuda liar dari pegunungan dan kali ini para tetangga mengucapkan selamat kepada petani tua akan keberuntungannya. “Nasib baik? Nasib buruk? Siapa yang tahu?” kata si petani tua itu.

Kemudian, ketika anak si petani tua itu berusaha menjinakkan salah satu kuda liar, ia terjatuh dari punggung kuda itu dan kakinya patah. Semua tetangganya kembali setuju bahwa ini adalah sebuah kesialan. Petani itu menjawab, “Nasib buruk? Nasib baik? Siapa yang tahu?” Beberapa minggu kemudian, tentara dari pemerintah masuk ke desa-desa dan memaksa setiap pemuda yang berbadan sehat untuk pergi berperang. Ketika mereka melihat bahwa anak petani tua ini mengalami patah kaki, mereka tidak memilihnya. Beberapa minggu setelah peperangan, ada berita bahwa banyak anak-anak dari tetangga si petani tua itu berguguran di medan perang. Semua penduduk desa itu bersedih hati dan berkata kepada si petani tua itu sangat beruntung bahwa anaknya tidak ikut dalam perang. Petani tua itu kembali menjawab, “Nasib baik? Nasib buruk? Siapa yang tahu?”

Seperti kisah si petani tua, kadang dalam hdiup kita sepertinya segala sesuatu berjalan lancar sebagaimana mestinya, namun di lain waktu, segala sesuatu berjalan di dalam situasi yang buruk, bahkan dengan situasi tersebut membuat kita kehilangan sukacita. Pertanyaannya, apakah ketika segala sesuatu berjalan dengan baik, lalu perasaan kita menjadi sukacita dan berpikir Tuhan beserta kita? Tapi jika sebaliknya, ketika kita dalam situasi yang buruk, lalu kita menjadi patah semangat dan berpikir bahwa Tuhan meninggalkan kita?
Sadari dan percayalah, bahwa Allah, Sang sumber penghiburan itu akan terus menyertai dan memberikan kita sukacita yang melimpah, asalkan kita tidak menjadi lemah dan tetap percaya. Pastikan sukacita tetap tinggal dalam hati Anda, karena iblis selalu memiliki berbagai macam cara untuk mencurinya.

RENUNGAN

PERCAYA dan IMANI bahwa Tuhan Allah segala PENGHIBURAN akan MENGHIBUR dan memberi SUKACITA yang MELIMPAH.

APLIKASI

1. Apakah yang menjadi sumber sukacitamu selama ini?
2. Seberapa percaya kah Anda bahwa Allah adalah satu-satunya sumber segala penghiburan dan sukacita dalam hidupmu?
3. Langkah seperti apakah yang akan Anda lakukan untuk memperoleh sukacita yang kekal di dalam Tuhan? Sharingkan!

DOA UNTUK HARI INI

Ya Tuhan, kami rindu selalu mendekat dan percaya kepada-Mu. Dalam situasi seperti apapun kami, Engkau tidak pernah membiarkan kami sendiri. Roh Kudus tinggal di dalam diri kami dan memberi kami sukacita. Terimakasih ya, Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa dan mengucap syukur. Amin

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!