Anugerah untuk Ketaatan

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 23 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

Kejadian 22 : 1 – 19

RHEMA HARI INI

Kejadian 22:16-17 kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri—demikianlah firman TUHAN—: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, 17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

Ada sebuah perumpamaan di Perjanjian Baru tentang dua orang anak. Seorang Bapa yang mempunyai dua orang anak laki-laki, dia menyuruh anak-anaknya untuk bekerja di kebun anggur. Ketika Bapa ini menyuruh anak-anaknya untuk pergi untuk bekerja ke kebun anggur, anak yang pertama berkata iya, namun dia tidak pergi ke kebun anggur. Sedangkan anak yang kedua berkata tidak mau, tetapi dia menyesal dan akhirnya pergi ke kebun anggur.

Lihat anak kedua, yang pada awalnya ketika disuruh Bapaknya untuk melakukan sesuatu, sebenarnya dia tidak mau. Mungkin dia punya bermacam-macam alasan mengapa dia tidak mau melakukan perintah Bapaknya itu. Mungkin saja dia merasa tidak nyaman, mungkin dia malas melakukannya, mungkin dia tidak mau lelah, mungkin dia marah, dst. Ada banyak alasan mengapa dia tidak mau.

Akan tetapi, akhirnya dia memutuskan untuk mau melakukan apa yang dikehendaki Bapaknya. Mungkin setelah dia menjawab tidak kepada Bapaknya, dia merenung dan berpikir. Oleh karena dia mengasihi Bapaknya, dia segera beranjak pergi dan membuat keputusan untuk taat kepada perintah Bapaknya. Kasihnya kepada Bapaknya membuat dia menyesal dan dia mengambil keputusan untuk taat. Kasihnya kepada Bapanya menjadi alasan dia menuruti keinginan Bapanya, sekalipun dia merasa tidak nyaman, sekalipun dia harus berkorban banyak, sekalipun Bapanya tidak memaksanya.

Mungkin kita juga diperhadapkan pilihan seperti anak kedua dalam perumpamaan tersebut. Kita harus memilih untuk taat kepada Tuhan Yesus atau kepada manusia. Mungkin kita diperhadapkan dengan tantangan dalam pekerjaan, kita harus taat kepada Tuhan atau atasan kita yang menyuruh kita melakukan hal yang tidak benar. Tetap jaga komitmen kita untuk selalu menaati perintah Tuhan. Jangan sampai kita salah memilih untuk tidak taat. Hati yang taat itulah yang dicari oleh Bapa di surga. Percayalah, ketika Anda taat, anugerah yang besar telah Tuhan sediakan bagi kita. (LEW)

RENUNGAN

Orang yang BERANI TAAT sekalipun tidak merasa nyaman dan punya pilihan lain, akan menerima ANUGERAH YANG BESAR dari Tuhan.

APLIKASI

  1. Dalam hal apa Anda merasa tidak nyaman untuk taat?
  2. Sudahkah Anda memilih untuk taat kepada Tuhan saat Anda dihadapkan pada pilihan?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, ajari kami selalu taat akan perintah-Mu, sekalipun kami harus bayar harga. Ajari kami selalu menuruti perintah-Mu dan melakukan apa yang berkenan kepada-Mu. Kami percaya anugerah-Mu besar atas kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amien

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 19-21