API CINTA MEMBUAT IBADAH KITA MENJADI HIDUP

RHEMA HARI INI

Mazmur 100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

Charles Spurgeon, seorang pengkhotbah dari Inggris yang merupakan salah satu tokoh berpengaruh pada Kebangunan Rohani Inggris abad ke-19, mengatakan “Mazmur 84 adalah Mazmur yang memiliki kemanisan dan kedalaman kedamaian.” Spurgeon menyebut Mazmur ini sebagai The Treasury of David atau kekayaan dari Daud. Mazmur ini menggambarkan orang-orang yang demikian terikat kepada Allah sehingga mereka mendambakan untuk berada di rumah Allah melebihi segala sesuatu. Keinginan mereka yang terbesar ialah mengalami dekatnya Allah, menyembah Dia bersama dengan orang percaya lainnya dan menerima berkat-berkat-Nya.

Mazmur 84 ditulis oleh Bani Korah. Karena gaya penulisannya mirip dengan Mazmur 63, banyak teolog yang beranggapan bahwa Daud adalah penulisnya. Dipercaya bahwa Daud menuliskan mazmur ini ketika ia terpaksa meninggalkan kotanya karena pemberontakan Absalom. Perasaan jauh dari kota suci itu menghancurkan hati Daud dan memunculkan kerinduan yang mendalam akan hadirat Tuhan. Sebab Daud tahu benar siapa dirinya dan dari mana sumber kuasa yang dimilikinya. Tanpa hadirat Tuhan, Daud hanyalah manusia biasa yang punya banyak kelemahan dan kesengsaraan.

Malam ini coba kita lihat kembali bagaimana kondisi rohani kita selama kita tidak beribadah di gereja. Bandingkan dengan dulu ketika kita bisa dengan bebas beribadah di gereja. Bagaimana semangatnya? Bagaimana kelaparan Rohnya? Bagaimana sukacitanya? Itu pula yang dialami Daud ketika ia merasa jauh dari rumah Tuhan. Setelah sekian lama tidak bisa beribadah di gereja akibat pandemi, kita sungguh bersyukur bila pada saat ini akhirnya kita bisa kembali datang ke gereja. Karena itu mari kita sambut kesempatan ini dengan penuh sukacita. Bagaikan pasangan yang sudah lama berpisah dan bisa bertemu kembali, mari masuki pelataran rumah Tuhan dengan penuh api cinta. Api cinta yang membara akan membuat ibadah menjadi penuh semangat, penuh kelaparan dan kegembiraan.

RENUNGAN

API CINTA akan rumah Tuhan membuat IBADAH penuh dengan SEMANGAT, penuh KELAPARAN, dan KEGEMBIRAAN.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda merasakan api cinta Anda akan rumah Tuhan saat ini?
2. Bagaimana kondisi PPKM mempengaruhi api cinta Anda akan rumah Tuhan?
3. Apa yang harus Anda lakukan untuk mengobarkan kembali api cinta Anda akan rumah Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami merindukan saat-saat kami bisa beribadah seperti dahulu. Berilah kami keberanian dan api semangat yang baru untuk beribadah bersama-sama di Rumah-Mu. Beri kami hati seperti Daud yang begitu mencintai ibadah di Rumah Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!