Bahan Sharing Kelompok Sel, 24 Juli 2016

RENUNGAN HARIAN

  • Amsal 16:1-­‐33 Membangun Keluarga dengan seni berbicara
  • Amsal 15:1-­‐33 Perkataan yang lemah lembut
  • Efesus 4:17-­‐32 Lihat sisi baiknya dan pujilah
  • Efesus 4:1-­‐16 Menghindari kesalahpahaman
  • Roma 14:1-­‐23 Hal kecil yang mendatangkan kebahagiaan
  • Kolose 4:1-­‐6 Katakan I LOVE YOU
  • Yakobus 5:12-­‐20 Singkirkan gengsi demi pemulihan

S1 = SEMBAH PUJI & DOA SYAFAAT

Sembah Puji (20 Menit)
2 Lagu Pengagungan; 2 Lagu sesuai tema Firman Tuhan (silakan pilih 2 lagu berikut):

  1. Allah itu baik
  2. Mari kita semua (Ku kan bangkit)
  3. Hormat bagi Allah Bapa
  4. Tuhan Kaulah pengharapanku

Doa Syafaat (10 Menit)
Pemimpin doa mengajak, menggerakkan & memimpin serta memberi aba-­‐aba kepada anggota kelompok sel untuk berdoa syafaat bersama-­‐sama.

  1. Supaya setiap jemaat terus mau belajar mengembangkan seni berbicara yang baik dan lembut, sehingga setiap kebaikan Tuhan selalu menyertai setiap kita.
  2. Tuhan menjaga dan melindungi Negara Indonesia dan menuntun para pemimpin bangsa yang sudah dipilih supaya setiap pemimpin memiliki hati yang penuh dengan kasih Tuhan.
  3. Keluarga Allah Global: visi pembukaan gereja-­‐ gereja baru dimana-­‐mana sehingga visi satu juta jiwa diselamatkan tergenapi.
  4. Gembala Sidang Pdt. Obaja Tanto Setiawan dan keluarga.
  5. Hamba-­‐hamba Tuhan yang melayani dalam gereja Keluarga Allah
  6. Pergumulan jemaat dan nama-­‐nama yang ditulis di Kartu Penuai.

S2 = SUASANA / ICE BREAKER (10 Menit)

Setelah melakukan ice breaker, jangan lupa menjelaskan pelajaran yang bisa dipetik dari ice breaker yang sudah dilakukan.

Judul: Seni Berbicara

Petunjuk: KKS menyiapkan dua kalimat yang diambil dalam alkitab (tidak usah terlalu panjang dan diambil ayat tentang kasih). Lalu kalimat tersebut dituliskan secara acak (tidak sesuai dengan kalimat aslinya) pada 2 lembar kertas ( 1 lembar 1 kalimat). Kemudian anggota komsel dibagi menjadi 2 kelompok (kelompok A dan B). Masing-­‐masing kelompok diberi 1 lembar kertas yang sudah bertuliskan kalimat acak tadi. Lalu, jika masing-­‐masing kelompok sudah selesai menyusun kalimat dengan benar, maka kelompok A dan B saling berdampingan dan bergantian membacakan kalimat yang sudah disusun dengan benar. Bagaimanakah perasaan masing-­‐masing Kelompok? Pasti bersukacita, bukan?!

Pelajaran: Jika kita saling mengucapkan kata-­‐kata kasih dengan benar, maka hubungan kita dengan oranglain-­‐pun akan semakin baik.

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50-­‐60 Menit)

GOL : semua yang hadir melakukan dan mengalami kebenaran Firman Tuhan.
Pertanyaan: Apa tema khotbah dan pelajaran-­‐pelajaran yang disampaikan minggu lalu?

HOPE FOR YOUR FAMILY #4 -­‐ HARAPAN UNTUK KELUARGA ANDA #4
THE ART OF TALKING IN FAMILY SENI BERBICARA DALAM KELUARGA

PEMBUKAAN:
Hari ini kita akan mensharingkan aplikasi firman Tuhan yang sudah kita dengar pada hari Minggu, yaitu tentang ‘HOPE FOR YOUR FAMILY #4 -­‐ HARAPAN UNTUK KELUARGA ANDA #4’ dengan tema ‘THE ART OF TALKING IN FAMILY -­‐ SENI BERBICARA DALAM KELUARGA’

ISI:

I. SENI BERBICARA KITA MEMPENGARUHI SUASANA DALAM KELUARGA.

a. Ada perkataan yang bisa menimbulkan kerukunan, ada perkataan yang bisa menimbulkan salah paham.
b. Evaluasilah efek perkataan kita terhadap orang lain: POSITIF ATAU NEGATIF?
c. Orang lain tidak bisa melihat hati kita, YANG BISA MEREKA LIHAT ADALAH PERKATAAN KITA.
Oleh karena itu, kita perlu belajar mengembangkan Seni Berbicara yang baik dalam keluarga kita.

PERTANYAAN: Koreksi! Bagaimanakah selama ini Cara/Seni Anda berbicara atau berkata-­‐kata terhadap Keluarga dan orang-­‐orang disekitar Anda? (POSITIF ATAU NEGATIF)
-­‐ Setelah mendengar firman Tuhan ini, langkah atau komitmen apakah yang akan Anda lakukan? Sharingkan!

II. SENI BERBICARA YANG MENDATANGKAN BERKAT DALAM KELUARGA.

1. BERBICARA DENGAN LEMBUT.

a. Amsal 15:1 Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.
b. Maksud yang baik, kalau disampaikan dengan cara bicara yang pedas, akan membuat suasana menjadi tidak enak.
c. Belajarlah seni berbicara dengan lembut, maka kita akan menikmati hubungan keluarga yang lebih baik.

2. BERIKAN PUJIAN DENGAN TEPAT.

a. Dengan kata-­‐kata pujian, maka rasa kasih sayang dalam keluarga akan dipertebal.
b. Sebaliknya, kata-­‐kata mencemoooh, merendahkan dan menghakimi, akan membuat keluarga kita bermasalah.
c. Lihatlah sisi baik dari keluarga kita.

3. MINTA TOLONG DENGAN BAIK.

a. Meminta tolong dengan baik akan menghindarkan banyak KESALAHPAHAMAN dalam keluarga
b. Jangan MEMERINTAH, jangan MEMAKSA, sediakan diri juga untuk MENOLONG.

4. MENGUCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN TULUS.

a. Ketika kita berkata ‘terima kasih’ dengan tulus, maka keluarga kita merasa dihargai.

b. Perasaan dihargai itulah yang akan menciptakan atmosfir yang menyenangkan sehingga keluarga bisa bahagia.

Mengucapkan terima kasih pada hal-­‐hal kecil akan mendatangkan kebahagiaan besar dalam keluarga anda.

5. MENYATAKAN KASIH DARI HATI.

a. Kolose 4:6a Hendaklah kata-­‐katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar…
b. Mengucapkan kata-­‐kata kasih dari hati akan membuat hubungan keluarga menjadi manis dan indah.

6. MINTA MAAF DENGAN BENAR.

a. Meminta maaf dengan benar akan menghapus banyak kekecewaan dan sakit hati, serta menghindarkan keluarga kita dari konflik yang tajam.
b. Jangan gengsi untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf!

PERTANYAAN: Dari Keenam Seni Berbicara tersebut diatas (BERBICARA DENGAN LEMBUT, BERIKAN PUJIAN DENGAN TEPAT, MINTA TOLONG DENGAN BAIK, MENGUCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN TULUS, MENYATAKAN KASIH DARI HATI, MINTA
MAAF DENGAN BENAR) Manakah yang menjadi bagian tersulit untuk Anda lakukan? Apa yang akan

Anda lakukan supaya bisa memiliki seni berbicara yang benar dan menjadi berkat dalam keluarga?

PENUTUP:
Kembangkan SENI BERBICARA yang baik dan lembut dalam keluarga dan kehidupan kita sehari-­‐hari, sebab itulah yang akan mendatangkan berkat, kasih dan anugerah Tuhan atas setiap kehidupan kita.

Pertanyaan: Siapa yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan Firman Tuhan ini?
Anggota yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan Firman tersebut diminta untuk bersaksi satu-­‐persatu.
– Kalau ternyata tidak ada anggota yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan Firman tersebut, maka pemimpin aplikasi Firman dan KKS yang bersaksi (maka, inilah pentingnya pemimpin aplikasi Firman dan KKS sebelumnya sudah sungguh-­‐sungguh melakukan Firman Tuhan yang akan disharingkan).
Lalu pakailah kesaksian-­‐kesaksian itu untuk:
1. Meneguhkan Firman Tuhan.
2. Menunjukkan faedahnya melakukan Firman Tuhan.

3. Menanyakan bagaimana caranya mereka bisa melakukan Firman Tuhan tersebut.
4. Mendorong semua yang hadir melakukan Firman Tuhan sehingga semua mendapat anugerah.

S4 = SASARAN RENCANA (15 Menit)

Dilakukan oleh KKS tujuannya untuk mengevaluasi dan merencanakan pertemuan kelompok sel yang akan datang.

DOA PENUTUP (5 Menit).

Dapatkan bahan sharing, ebook, renungan harian, dan kotbah-­‐kotbah Pdt. Obaja Tanto Setiawan di www.gbika.org

Download Pdf