Bahan Sharing Kelompok Sel Keluarga Allah 15 Maret 2020

S1 = SEMBAH PUJI

Sembah Puji (20 Menit)

2 lagu Pengagungan – 2 Lagu sesuai tema Firman Tuhan (Silahkan pilih 2 lagu berikut):

1. Kami Trima Kuasa-Mu (KA Worship)
2. Perjanjian Ajaib-Praise (KA Worship)
3. Revival (KA Worship)
4. Yesaya 60 (KA Worship)

S2 = SUASANA/ICE BREAKER (10 Menit)

Setelah melakukan ice breaker, jangan lupa menjelaskan pelajaran yang bisa dipetik dari ice breaker yang sudah dilakukan.

Judul: BACK-UP DARI TUHAN

Petunjuk: Anggota kelompok sel duduk membentuk lingkaran, lalu pemimpin icebreaker membuat garis tengah dengan kapur di lantai. Kemudian memilih 3 anggotanya sebagai contoh. 3 anggota tadi dibagi menjadi 2 kelompok (kelompok 1 dan 2), kelompok 1 terdiri dari 1 orang dan kelompok 2 terdiri dari 2 orang. Kelompok 1 dan 2 duduk berhadapan yang dibatasi oleh garis yang sudah dibuat (duduknya diberi jarak dengan garis). Kemudian pemimpin icebreaker melemparkan kapas ke tengah-tengah garis, dan masing-masing kelompok mempertahankan agar kapas jangan jatuh di sisi kelompoknya (khususnya untuk kelompok 2 yang terdiri dari 2 orang). Jika pemenangnya adalah kelompok 2, maka dapat kita simpulkan yaitu saat kita meminta Tuhan untuk turut campur dalam pergumulan hidup kita, maka kita akan alami kemenangan.
Tujuan: Andalkan Tuhan, dan biarlah Tuhan masuk dalam hidup kita, sehingga setiap kemenangan demi kemenangan boleh kita peroleh.

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50-60 Menit)

GOL : Semua yang hadir melakukan dan mengalami kebenaran Firman Tuhan.

Pertanyaan : Apa tema kotbah dan pelajaran-pelajaran yang disampaikan minggu lalu?

MANDATE TO LIBERATE OUR NATION #3 – MANDAT MEMBEBASKAN BANGSA KITA #3
THE UNSEEN WAR – PEPERANGAN YANG TAK KELIHATAN

PEMBUKAAN:
Hari ini kita akan mensharingkan aplikasi firman Tuhan yang sudah kita dengar pada hari Minggu, yaitu tentang ‘MANDATE TO LIBERATE OUR NATION #3 – MANDAT MEMBEBASKAN BANGSA KITA #3’ dengan tema ‘THE UNSEEN WAR – PEPERANGAN YANG TAK KELIHATAN’

I. BERHASIL ATAU TIDAKNYA KITA MENGAMBIL ALIH TANAH PERJANJIAN SANGAT DITENTUKAN OLEH MENANG KALAHNYA KITA DALAM PEPERANGAN ROHANI YANG TAK KELIHATAN.

a. Efesus 6:12
– UNTUK MENGAMBIL ALIH ATAU MEREBUT SESUATU, KITA HARUS BERJUANG DAN BERPERANG.
b. Yesaya 60:1-2
c. SUKA TIDAK SUKA, SIAP TIDAK SIAP, KITA ADA DALAM PEPERANGAN ROHANI.
– Orang yang kerasukan setan itu akhirnya dibebaskan Yesus. Yesus memberikan mandat kepadanya: pulanglah ke rumahmu dan ceritakanlah segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atasmu!
– Lukas 8:39
– INI SAATNYA KITA PERGI MENGELILINGI SELURUH KOTA DAN MEMBAGIKAN KESAKSIAN TENTANG YESUS YANG LUARBIASA.

II. RAHASIA MEREBUT KEMENANGAN.

1. BANGUN MANUSIA ROH YANG KUAT.
2. PAHAMI PEMETAAN ROHANI.
– Yosua 2:1-3
– MISI: MELIHAT SESUATU YANG TIDAK BISA DILIHAT OLEH ORANG YANG LAINNYA.
– LANCARKAN SERANGAN SECARA JASMANI DAN ROHANI.

PERTANYAAN: Peperangan rohani seperti apakah yang Anda alami dalam hidupmu hari-hari ini? lalu, bagaimana Anda meresponinya? Sharingkan!

APLIKASI: Setelah Anda mengalami peperangan rohani itu, kemenangan seperti apakah yang Tuhan berikan atas hidupmu? Sharingkan! Langkah-langkah apa saja yang Anda lakukan sehingga Anda mengalami kemenangan itu?

DOA PROFETIK SESUAI FIRMAN (5-10 Menit)

DOA SYAFAAT PROFETIK (10 Menit)

Pemimpin doa mengajak dan menggerakkan anggota kelompok sel untuk berdoa profetik.
1. Tuaian jiwa-jiwa dan 1 Juta Pahlawan.
2. Berdoa bagi bangsa Indonesia, kesatuan dan kesejahteraan bangsa.
3. Ada lawatan Tuhan yang dahsyat, dan kesatuan yang solid dalam gereja kita.
4. Urapan Tuhan, hikmat dan tuntunan Tuhan atas Gembala Sidang; Pdt. Obaja TS dan keluarga beserta hamba-hamba Tuhan yang melayani di gereja kita.
5. Pergumulan jemaat dijawab Tuhan dan nama-nama yang ditulis di Kartu Penuai dijamah serta diselamatkan

KESAKSIAN:

TSUNAMI MUJIZAT & JIWA-JIWA DISELAMATKAN DI KELUARGA ALLAH!

Syalom, Kami mau bersaksi tentang kebaikan Tuhan dalam keluarga kami. Tahun 2019 rhema gereja kita adalah tahun mujizat besar. Dan kami belajar untuk mengimani hal itu benar-benar terjadi di dalam keluarga kami. Salah satu hal yang kami doakan dan harapkan adalah kehadiran anak di tengah-tengah kami. Sebelum menikah kami sudah merencanakan untuk punya anak tanpa menunda. Namun untuk melihat hal itu terjadi, kami mengalami proses dan penantian karena beberapa bulan setelah kami menikah istri saya belum hamil juga, sehingga kami memutuskan untuk cek ke dokter kandungan. Setelah diperiksa, hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa istri saya sulit untuk hamil karena ada masalah sumbatan di tuba istri saya. Mendengar hal itu secara manusia ada rasa khawatir, tapi kami belajar untuk tetap mengimani bahwa akan ada kesembuhan, dan mujizat besar pasti terjadi. Proses pengobatan demi pengobatan pun istri saya jalani sesuai anjuran dokter, tidak mudah untuk istri saya karena efek dari pengobatan membuat kondisi tubuh istri saya menjadi lemas dan mual-mual. Dalam masa sulit seperti itu kami belajar untuk terus berdoa mengandalkan Tuhan dan berkomitmen untuk tetap semangat komsel dan pelayanan serta pondok daud. Sampai suatu ketika istri saya telat haid. Saat itu kami beriman istri saya pasti hamil, kemudian kami melangkah dengan iman membeli test pack, dan ternyata hasilnya positif . Padahal beberapa minggu sebelumnya waktu kami kontrol, dokter menyatakan masih belum bisa untuk terjadi kehamilan karena belum ada kesembuhan pada tuba istri saya dan masih bengkak. Kami segera ke dokter untuk memastikan kembali, ternyata hasilnya benar bahwa istri saya hamil dan Tuba istri saya sudah sembuh dan puji Tuhan janinnya normal, ini benar-benar Mujizat yang luar biasa. Tuhan memberikan kesembuhan dan kehamilan sekaligus, sampai dokter pun bilang ini mujizat.
Singkat cerita bulan demi bulan kehamilan dijalani. Namun sampai pada bulan ke tujuh kehamilan, saat kami kontrol kehamilan ke dokter, kami diberitahukan dokter ada masalah pada placenta bayinya yaitu letak placentanya masih di bawah menutup jalan lahir (placenta previa) dan ada kemungkinan bayi akan lahir prematur. kekhawatiran kami timbul kembali, tapi kami tetap beriman bahwa kalau Tuhan buat mujizat itu tidak setengah-setengah, apa yang dikhawatirkan tidak akan terjadi. Dan benar, Tuhan menyertai kandungan istri saya tanpa ada kelahiran premature. Dan singkat cerita anak kami dilahirkan, Puji Tuhan semua berjalan dengan lancar dan bayi kami sehat sempurna. Kami semakin bersyukur dan percaya bahwa mujizat Tuhan itu nyata dan indah pada waktunya dan ini membuat kami semakin yakin dan percaya bahwa di tahun 2020 adalah benar-benar tahun kemuliaan Tuhan di tengah-tengah kita, bagian kita adalah mengimani dan tangkap rhema nya dengan sungguh sungguh. Amin.

Narasumber: Hans- Nony (Komsel House of Grace, KKS Elohim Kedoshim)

S4 = SASARAN RENCANA (15 Menit)

Dilakukan oleh KKS tujuannya untuk mengevaluasi dan merencanakan pertemuan kelompok sel yang akan datang.

DOA PENUTUP (5 MENIT)

Download PDF