Bahan Sharing Kelompok Sel Keluarga Allah 18 Agustus 2019

S1 = SEMBAH PUJI

Sembah Puji (20 Menit)
2 lagu Pengagungan – 2 Lagu sesuai tema Firman Tuhan (Silahkan pilih 2 lagu berikut):
1. Ku cinta gerejaku
2. Satu juta jiwa diselamatkan
3. GREAT MIRACLE (KA Worship)
4. GREAT REVIVAL (KA Worship)

S2 = SUASANA/ICE BREAKER (10 Menit)

Setelah melakukan ice breaker, jangan lupa menjelaskan pelajaran yang bisa dipetik dari ice breaker yang sudah dilakukan.

Judul: KESAKSIAN SELAMATKAN JIWA

Petunjuk: Pemimpin ice breaker menyiapkan musik dan gelas yang berisi air (setinggi ¾ dari ukuran gelas). Anggota kelompok sel duduk secara melingkar. Saat musik dimainkan maka gelas mulai diputarkan dan air di dalam gelas tidak boleh tumpah (diputar dimulai dari salah satu orang ke sebelah kanan). Apabila air tumpah, maka orang yang terakhir memegang gelas saat air tumpah, akan mendapat giliran untuk bersaksi/menceritakan kesaksian tentang selamatkan jiwa/yang berhubungan dengan kotbah minggu ini.

Tujuan: Mengajar setiap kita untuk bersama-sama kita mulai beritakan kabar keselamatan melalui segala sesuatu yang sudah Tuhan kerjakan atas hidup kita.

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50-60 Menit)

GOL: Semua yang hadir melakukan dan mengalami kebenaran Firman Tuhan.
Pertanyaan: Apa tema kotbah dan pelajaran-pelajaran yang disampaikan minggu lalu?

THE MIRACLE OF SOUL WINNING #3 – MUJIZAT SELAMATKAN JIWA #3
OPEN DOOR – PINTU TERBUKA

PEMBUKAAN:
Hari ini kita akan mensharingkan aplikasi firman Tuhan yang sudah kita dengar pada hari Minggu, yaitu tentang ‘THE MIRACLE OF SOUL WINNING #3 – MUJIZAT SELAMATKAN JIWA #3’ dengan tema ‘OPEN DOOR – PINTU TERBUKA’

I. PINTU PENJANGKAUAN JIWA-JIWA SUDAH TERBUKA!
a. 2 Korintus 2:12
b. Kisah Para Rasul 28:31
c. KITA TIDAK BOLEH SIA-SIAKAN MOMEN OPEN DOOR INI!

II. 5 CARA PENJANGKAUAN YANG EFEKTIF.

1. PENJANGKAUAN KELUARGA DAN TEMAN-TEMAN (FRIENDS AND FAMILY OUTREACH)

  • Yohanes 1:40-45
  • Orang-orang terdekat kita adalah tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kita!
  • Hubungan yang Anda miliki dengan merekalah yang akan dipakai oleh Tuhan sebagai open door untuk menyelamatkan mereka.
  • Lakukan itu dengan kasih yang tulus dan konsisten

2. PENJANGKAUAN MELALUI KESAKSIAN (TESTIMONY OUTREACH)

  • Kesaksian itu punya kuasa yang sangat besar untuk menjangkau jiwa?!

3. PENJANGKAUAN MELALUI KASIH DAN PERBUATAN BAIK (GOOD WORK OUTREACH)

  • Kasih itu adalah kekuatan yang terbesar di dunia.

4. UNDANGAN KE GEREJA (CHURCH INVITATION)

  • Lukas 14:22 — “paksalah”, artinya kita harus berusaha dengan segenap hati dan penuh perjuangan.

5. PENJANGKAUAN MELALUI DEMONSTRASI KUASA DAN MUJIZAT (POWER AND MIRACLE OUTREACH)

  • Kisah 5:14-16

PERTANYAAN: Sudahkah Anda bergerak untuk memberitakan Injil bagi jiwa-jiwa yang terhilang, dan pernahkah Anda mengalami kesusahan dalam menembus pintu penginjilan tersebut? Mengapa? Ceritakan!

APLIKASI: Setelah Anda mendengarkan firman Tuhan minggu ini, maka bagaimana caranya Anda bisa mengalami mujizat “open doors” terjadi dalam hidup Anda? Tuliskanlah! Sharingkan kesaksian Anda!

DOA PROFETIK SESUAI FIRMAN (5-10 Menit)

DOA SYAFAAT PROFETIK (10 Menit)
Pemimpin doa mengajak dan menggerakkan anggota kelompok sel untuk berdoa profetik.

  1. Tuaian jiwa-jiwa dan 1 Juta Pahlawan.
  2. Berdoa bagi bangsa Indonesia, kesatuan dan kesejahteraan bangsa.
  3. Ada lawatan Tuhan yang dahsyat, dan kesatuan yang solid dalam gereja kita.
  4. Urapan Tuhan, hikmat dan tuntunan Tuhan atas Gembala Sidang; Pdt. Obaja TS dan keluarga beserta hamba-hamba Tuhan yang melayani di gereja kita.
  5. Pergumulan jemaat dijawab Tuhan dan nama-nama yang ditulis di Kartu Penuai dijamah serta diselamatkan

KESAKSIAN:

TSUNAMI MUJIZAT & JIWA-JIWA DISELAMATKAN DI KELUARGA ALLAH!

Shalom, saya mau bersaksi bagaimana Tuhan Yesus sangat baik untuk keluarga besar kami.
Tahun 2013 saya menikah dan masuk ke keluarga besar suami yang ternyata notabene masih banyak keluarga yang belum percaya sama Tuhan. Di awal pernikahan, sebenarnya ini sangat sukar karena saya dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga pendeta, jadi otomatis ketika harus beradaptasi, sulit sebenarnya.

Beberapa kali saya sempat ditegur jika ada tindakan atau sesuatu yang tidak sesuai dengan adat kepercayaan yang dianut oleh keluarga. Sempat juga bahkan ada kalimat bahwa orang Kristen itu kadang tidak menyenangkan. Secara manusia sebenarnya saya kadang sedih dan berusaha menguatkan hati karna di awal sepertinya saya jadi orang asing.

Namun, saya selalu mendoakan seluruh keluarga besar saya setiap malam bersama suami dan anak. Dan saya pun belajar tetap mengasihi mereka.

Sampai minggu lalu, adik dari mertua yang sangat dekat dengan kami tapi juga sangat kental dengan adat kepercayaan, masuk Rumah sakit. Kami menengok dan saat pulang, anak kami berdoa untuk engkongnya ini dan ketika kami lihat semua ikut berdoa dengan serius, saya sudah merasa bahwa ini saatnya Tuhan bekerja untuk menyelamatkan.

Dan setelah itu beberapa hari kemudian, om kami masuk ke ICU. Dan ketika kami besuk, kondisinya sudah di ruang isolasi dan tidak ada satupun yang bisa nengok. Namun, mujizat terjadi. Saya tiba-tiba diminta oleh istri dan adiknya, untuk masuk dan mendoakan om kami. Bahkan sampai bilang ke perawat-perawat bahwa saya pendeta yang mau doain jadi biar diijinkan masuk. Puji Tuhan, akhirnya dengan perjuangan, saya dan suami diijinkan masuk malam itu.

Tuhan gerakkan saya untuk berdoa dan malam itu, saya ajak om kami untuk berdoa terima Tuhan Yesus. Meskipun kondisinya tidak bisa bicara karena ada alat pernafasan, tapi beliau dengan menangis dan sambil menganggukkan kepala akhirnya mau mengikuti doa terima Tuhan Yesus. Dan malam itu, dari yang tadinya om tidak bisa tenang, akhirnya bisa istirahat dengan tenang. Dan esoknya kami kembali datang untuk berdoa lagi. Dan kali ini setelah doa profetik Tuhan gerakkan saya untuk membacakan Mazmur 23. Dan malam itu, beliau sangat tenang sekali bahkan kondisinya sempat membaik sampai beliau sempat bicara. Namun, esok harinya, Tuhan panggil beliau pulang.

Tapi mujizat kembali terjadi, saya sudah sangat bersyukur beliau bisa terima Tuhan Yesus di detik-detik terakhir dalam hidupnya tapi ternyata Tuhan Yesus baik. Beliau ternyata mengatakan kepada semua bahwa beliau ingin mendengarkan saya berkhotbah, sehingga tiba-tiba saya dihubungi keluarga dan mereka minta pelayanan tutup peti dari Keluarga Allah. Tidak berhenti disitu, ternyata pelayanan penghiburan dan keberangkatan jenazah pun minta dilayani oleh GBI Keluarga Allah. Dan semua saudara dan tamu yang notabene belum percaya, mereka sampai kaget kok acaranya pakai acara gereja. Dan saat itulah tante menceritakan kepada semua yang hadir tentang permintaan terakhir om yang sudah terima Tuhan. Dan bahkan saya diminta oleh keluarga untuk membawakan Firman di hari keberangkatan jenazah dimana saat itu yang hadir sebagian besar baik saudara maupun tamu bukanlah orang percaya. Dan momen ini Tuhan gerakkan juga supaya saya mengadakan altar call untuk terima Tuhan Yesus.

Bagi saya, ini adalah record breaking miracles saya di tahun ini. Karena lebih dari mujizat apapun, saya bersukacita sekali karna om yang bagi manusia tidak mungkin akan terima Tuhan akhirnya bisa terima Tuhan bahkan yang tadinya tidak mungkin memberitakan Injil di keluarga besar, malahan Tuhan buat melalui satu momen, Injil langsung diberitakan ke seluruh keluarga bahkan tamu-tamu yang hadir.

Saya bersyukur saya bergereja di GBI Keluarga Allah yang mendidik saya dalam kebenaran sehingga saya tidak takut untuk memberitakan kebenaran Firman Allah dan saya bersyukur karena GBI Keluarga Allah bisa menjadi berkat bahkan melalui tim penghiburannya.
Satu pesan yang saya ingat dari Ps. Jonatan: “kalau kita mau bayar harga, kita tidak perlu khawatir dengan apapun juga karena kita akan berjalan dengan kuasa Allah.”

Tuhan Yesus memberkati.

Ibu. Mega – Pembicara GBI Keluarga Allah Jogjakarta

S4 = SASARAN RENCANA (15 Menit)

Dilakukan oleh KKS tujuannya untuk mengevaluasi dan merencanakan pertemuan kelompok sel yang akan datang.

DOA PENUTUP (5 MENIT)

Download PDF