Bapa Yang Melatih

BACAAN HARI INI
Ibrani 12:1-17

RHEMA HARI INI
Ibrani 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Tuntunan dan penyertaan Tuhan terkadang membawa kita pada situasi yang tidak mengenakkan. Sering digambarkan seperti seekor induk rajawali yang sedang mengajar terbang anaknya yang mulai dewasa. Rajawali adalah burung yang terkenal dengan ketangguhannya menghadapi badai, kekuatan sayapnya yang mampu terbang tinggi, dan ketajaman inderanya saat mengejar mangsanya. Namun kekuatan terbang burung rajawali tidak datang dengan sendirinya. Rajawali selalu membangun sarang di pohon yang tertinggi di puncak bukit yang tinggi dan terjal. Saat anak rajawali belajar untuk terbang, maka tanpa perasaan induknya akan menjungkir balikkan sarangnya. Tidak tanggung-tanggung, rajawali kecil itu akan terjun bebas beribu-ribu meter menuju batu-batu tajam yang ada di bawahnya. Dalam kepanikannya, ia akan berusaha mengepak-ngepakkan sayapnya. Di detik terakhir sebelum ia menghujam batu-batu tajam itu, induk rajawali dengan sigap menyambar anaknya, dan menjatuhkan anaknya kembali. Dilakukannya hal itu berulang-ulang sampai ia merasa anaknya sudah menjadi cukup kuat dan akhirnya mampu terbang sendiri. Awalnya mungkin anak rajawali itu tidak mengerti maksud dari ‘kekejaman’ induknya. Tapi ketika induknya melakukannya berulang-ulang, iapun mengerti dan menikmati proses belajarnya sampai akhirnya ia bertumbuh menjadi rajawali yang perkasa, sama seperti induknya.

Demikian juga Bapa di sorga melakukan hal yang sama agar kita anak-Nya dapat terbang bahkan terbang ke level lebih tinggi, maka terkadang Ia harus menghajar, menggoncangkan, bahkan membawa kita masuk dalam masa kegelapan. Sadarilah bahwa saat itu TUHAN sedang melatih kita untuk terbang. Karena kerinduan TUHAN yang terbesar adalah melihat kita menjadi kuat dan bertumbuh dalam pengenalan yang lebih dalam akan DIA. Tidakkah kita sadari justru di saat masa kegelapanlah kita mengalami keperkasaan-Nya secara nyata? Nikmatilah dengan penuh ucapan syukur dan jadilah kuat. Tuhan mengijinkan kita melewati lembah kekelaman dan masa kegelapan untuk menempa dan mempersiapkan kita sehingga kita bisa mengalami penggenapan atas rencanaNya yang tanpa batas itu dalam hidup kita.

Itu sebabnya sekalipun kita saat ini sedang berada di lembah kekelaman, kita harus sadar bahwa Gembala kita yang baik tidak meninggalkan kita, sebaliknya, gadaNya dan tongkatNya itu yang selalu melindungi dan menyertai kita. (ABU)

RENUNGAN
Sebagai GEMBALA DAN BAPA YANG BAIK, Tuhan tidak hanya memberikan KENYAMANAN DAN KEMUDAHAN, tetapi Tuhan juga mengijinkan LEMBAH KEKELAMAN DAN MASA KEGELAPAN.

APLIKASI
Pelajaran berharga apa yang bisa Anda dapatkan saat Anda mengalami masa kegelapan ?

DOA UNTUK HARI INI
Terimakasih Tuhan atas masa kekelaman yang Engkau ijinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya semuanya pasti mendatangkan kebaikan bagi hidupku.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Imamat 16-18