Belajar Menghargai Firman-Nya

Renungan Keluarga Allah
Jumat, 13 Januari 2017

BACAAN HARI INI

Yohanes 14:15-26

RHEMA HARI INI

Yohanes 14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”

Lagi-lagi Jordan berantem dengan papanya. Karena kesal, ia memutuskan bermain game ke rumah Rendi, sahabatnya. Ketika sedang seru-serunya, tiba-tiba ayah Rendi pulang dan memergoki mereka sedang bermain. Jordan teringat kalau sahabatnya itu bernasib sama dengannya. Bahkan ayah Rendi lebih galak lagi. Namun, ayah Rendi hanya tersenyum dan mengingatkan tentang PR. Jordan sangat terkejut, karena baru sebulan yang lalu ia menyaksikan mereka berdua bertengkar. Setelah ditanyai, Rendi mengatakan bahwa hubungannya dengan ayahnya memang sudah membaik, karena sekarang ia selalu mendengarkan kata-kata ayahnya. Lalu Jordan pulang dan segera mempraktikkannya. Saat papanya berbicara, ia mendengarkan. Saat papanya menasihati dan memarahinya, ia tetap diam. Namun, semakin lama rasanya bukannya membaik, malah semakin parah saja pidato papanya. Akhirnya Jordan mendatangi Rendi dan memprotesnya. Rendi pun bertanya apa saja yang papanya Jordan katakan dan apa yang Jordan lalukan setelahnya. Dengan dongkol Jordan menjawab, “Papa menyuruhku belajar, membereskan kamar dan malamnya membeli makanan di warung. Tapi malas ah, akhirnya aku main game saja dan tidur.”

Mungkin kita tidak menyadarinya, tetapi kita juga sering bersikap seperti itu terhadap Tuhan. Setiap minggu kita mendengarkan khotbah, tetapi kata-kata itu berlalu begitu saja dari telinga kita. Setiap hari kita membaca renungan, tetapi tidak menyimpannya dalam hati. Kita segera lupa. Kita tidak pernah melakukan apa yang Tuhan pesankan kepada kita.

Padahal, jika kita ingin mengenal Tuhan terlebih lagi, maka kita perlu sungguh-sungguh memperhatikan apa yang ingin dikatakan-Nya. Sebab melalui firman-Nyalah, Allah banyak menyingkapkan isi hati dan kerinduan-Nya kepada kita. Melalui saat-saat pribadi yang kita lalui bersama-Nya, Dia memberikan hikmat untuk mengatasi segala permasalahan kita. Hanya saat kita mau belajar serius mendengarkan dan menjadi pelaku firman, kita akan semakin memahami siapa Dia, dan siapa kita di dalam-Nya. (MV.L)

RENUNGAN

Tidak mungkin kita dapat MEMBANGUN HUBUNGAN yang intim dengan Tuhan jika kita tidak BELAJAR MENGHARGAI FIRMAN-NYA

APLIKASI

  1. Bagaimana sikap hati Anda selama ini ketika sedang beribadah dan bersaat teduh?
  2. Menurut Anda, mengapa kita harus menghargai firman-Nya?
  3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mulai belajar menghargai firman-Nya setiap hari dan setiap waktu?

DOA UNTUK HARI INI

“Allah yang terkasih, ampuni kami apabila selama ini kami kurang menghargai firman-Mu. Jika selama ini kami merasa bahwa cara kami lebih baik dari apa yang Engkau firmankan. Kami mau belajar untuk lebih menghargai firman-Mu dan menjalaninya setiap harinya. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Amsal 22-24