Bentuk Perhatian

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 13 Juli 2016

BACAAN HARI INI

Ibrani 10:19-39

RHEMA HARI INI

Ibrani 10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.

Seorang ibu memiliki dua orang putri. Si sulung memiliki karier yang sukses dan si bungsu masih kuliah. Suatu ketika, ibu ini berulang tahun. Anak-anaknya pun mempersiapkan kado. Si sulung menghadiahkan kalung emas dengan liontin berlian. Sedangkan si bungsu memberikan sekotak kue buatannya sendiri, yang bentuknya seperti Portugese Tart. Melihat pemberian adiknya, si sulung pun menertawakannya. Namun, entah kenapa, selama sebulan setelahnya sang ibu tidak henti-hentinya memuji hadiah dari si bungsu kepada siapa pun yang ditemuinya, tetapi tidak sekali pun membicarakan pemberian si sulung. Merasa hadiahnya lebih mahal dan indah, si sulung pun protes. Akhirnya sang ibu menjelaskan bahwa sudah sejak lama ia ngidam mencicipi Portugese Tart yang banyak diulas di TV. Akan tetapi, karena ia memiliki kolesterol tinggi, ibu tersebut tidak berani mencobanya. Ternyata si bungsu memerhatikan hal ini dan mencari-cari resep Portugese Tart yang rendah kalori serta bebas kolesterol. Kemudian ibu ini bertanya kepada si sulung, apakah ia tidak pernah memerhatikan bahwa ibunya jarang memakai perhiasan?

Ketika kita memilih hadiah untuk orang yang kita kasihi, seringkalinya yang kita pikirkan adalah seberapa mahal hadiah yang sepantasnya kita berikan. Semakin mahal rasanya semakin baik. Kita lupa untuk mencari tahu apakah hadiah tersebut adalah sesuatu yang dibutuhkan atau disukai oleh si penerima. Bukan nominal yang diperlukan untuk menunjukkan perhatian kepada orang yang kita kasihi. Namun waktu, usaha, pengorbanan, tanggung jawab dan komitmen. Semua ini tidak bisa dilakukan setengah-setengah, apalagi setengah hati. Lakukanlah secara konsisten.

Firman Tuhan tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk menunjukkan kasih dengan materi semata. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk memberikan perhatian terhadap satu sama lain. Agar kita dapat memahami kebutuhan yang berbeda-beda bagi setiap orang dalam anggota keluarga kita. Hanya dengan demikianlah kita dapat bertindak untuk menjawab kebutuhan mereka. (MV.L)

RENUNGAN

Bukan nilainya, tetapi BENTUK PERHATIAN kitalah yang membuat hadiah yang kita berikan kepada keluarga kita menjadi berkesan dan menambah keharmonisan dalam keluarga.

APLIKASI

  1. Bagaimanakah kecenderungan Anda dalam memilih hadiah selama ini?
  2. Coba renungkan, apakah selama ini hadiah yang Anda berikan benar-benar menyenangkan hati anggota keluarga Anda?
  3. Menurut Anda sekarang, apakah hadiah terbaik yang dapat Anda berikan bagi keluarga yang Anda kasihi?

DOA UNTUK HARI INI

“Ya, Tuhan, mulai hari ini kami mau lebih lagi memerhatikan setiap anggota keluarga kami. Mungkin selama ini, dalam keterbatasan kami, kami kurang memahami kebutuhan mereka. Beri kami kepekaan, ya Bapa, agar kami dapat mengerti apa yang dibutuhkan oleh setiap orang dalam anggota keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Roma 4-7