BERANI HIDUP DALAM KEKUDUSAN YANG DIATAS RATA-RATA

RHEMA HARI INI

1 Petrus 1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,

Sebagai orang buangan, pasti tidak mudah bagi Daniel dan teman-temannya untuk menolak permintaan raja. Namun ketaatan mereka kepada Tuhan, membuat mereka berani bersikap tegas. Mereka memilih tetap menjaga kekudusan dengan tidak menajiskan diri dengan minum anggur dan makan dari hidangan yang disediakan raja. Tidak mau mencelakakan sang kepala pegawai istana yang ditugasi untuk merawat fisik mereka, Daniel meminta izin supaya dibolehkan makan makanan yang lain. Kepala pegawai menyetujui permintaan Daniel dengan syarat percobaan selama sepuluh hari. Sesudah sepuluh hari, ternyata Daniel dan ketiga temannya justru kelihatan lebih sehat dan lebih gemuk daripada anak-anak muda lain yang makan dan minum dari hidangan raja.

Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dibawa dari Yehuda ke Babel oleh Raja Nebukadnezar sebagai tawanan. Mereka adalah para anak muda pilihan yang kuat, sehat, dan rupawan. Mereka juga dinilai cerdas, berbudi, serta memiliki kepribadian yang pantas untuk tinggal di istana raja. Meskipun berada di tengah bangsa Babel yang memuja dewa-dewa, mereka berani mengambil sikap untuk tetap menyembah Tuhan sekalipun nyawa mereka beberapa kali dipertaruhkan. Bahkan ketika Sadrakh, Mesakh dan Abednego selamat dari dapur api dan Daniel selamat dari goa singa, ketaatan mereka itu justru menjadi kesaksian bagi orang Babel, betapa Tuhan itu Maha kuasa melebihi para dewa sembahan mereka.

Hidup di tengah lingkungan masyarakat yang katanya sudah semakin rusak ini memang tidak mudah. Apalagi bila berani mengambil sikap yang berbeda dari apa yang sudah biasa dilakukan kebanyakan orang. Namun minggu ini Tuhan kembali mengingatkan, bahwa kita harus berani hidup dalam kekudusan, bahkan kekudusan di atas rata-rata. Di tahun Roh Kudus ini Tuhan sedang mengajar kita untuk berani hidup dalam kekudusan yang serius, kekudusan yang radikal, kekudusan tanpa kompromi. Sebab semakin kita hidup dalam kekudusan yang radikal maka senjata rohani kita pun akan semakin terasah dan semakin tidak terkalahkan.

RENUNGAN

Tuhan sedang mengajar kita untuk BERANI hidup dalam KEKUDUSAN YANG DI ATAS RATA-RATA.

APLIKASI

1. Menurut Anda, bagaimanakah yang di sebut kekudusan yang di atas rata-rata?
2. Sudahkah Anda berani hidup dalam kekudusan yang diatas rata-rata?
3. Bisakah Anda menyebutkan dalam hal apa dan bagaimana Anda hidup dalam kekudusan yang di atas rata-rata?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, terimakasih Engkau telah mengingatkan kami kembali untuk hidup bukan hanya dalam kekudusan tetapi kekudusan yang radikal dan diatas rata-rata. Beri kami kekuatan dan keberanian untuk melawan arus dan terus berjalan dalam kekudusan-Mu. Kami percaya, bersama Roh Kudus, kami dimampukan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!