Berani Selamatkan Jiwa

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Tesalonika 2:1-12

RHEMA HARI INI
1 Tesalonika 2:2 Tetapi sungguhpun kami sebelumnya, seperti kamu tahu, telah dianiaya dan dihina di Filipi, namun dengan pertolongan Allah kita, kami beroleh keberanian untuk memberitakan Injil Allah kepada kamu dalam perjuangan yang berat.

Tidak semua orang bisa dengan mudah menaklukkan rasa takut. Jack Ma bisa bertahan menjalankan Alibaba padahal di 3 tahun pertama Jack Ma tidak mendapatkan apa-apa. Jika saat 3 tahun pertama Jack Ma dirundung ketakutan dan mundur karena Alibaba tidak mendapatkan keuntungan, maka Jack Ma tidak akan menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Banyak hal yang bisa membuat kita takut dan putus asa sehingga membuat kita gagal menjalankan sebuah usaha atau pekerjaan. Pada saat itu Jack Ma sangat yakin dengan apa yang dilakukannya. Dia tidak memperdulikan apa kata orang, tapi hanya fokus pada keyakinannya dan Jack Ma sangat yakin dengan apa yang dilakukannya bahwa akan ada pelipatgandaan dan percepatan dengan usahanya. Saat ini Jack Ma sukses dengan usahanya.

Begitu juga dengan Gembala Sidang kita Bp. Pdt. Obaja Tanto Setiawan. Jika saat itu beliau hanya mendengarkan sindiran orang dan tidak fokus dengan pekerjaan Tuhan, maka tidak akan pernah ada GBI Keluarga Allah yang sekarang. Beliau mampu mengatasi rasa takut sehingga beliau bisa dipakai Tuhan untuk menyelamatkan banyak jiwa dan mengembangkan gereja kita Keluarga Allah.

Jika kita ingin menjadi pahlawan Allah dan pahlawan bagi keluarga kita, kita harus bangkit dan mengobarkan api kasih mula-mula supaya terus menyala dalam hidup kita. Kalahkan semua ketakutan dan intimidasi yang datang kepada kita dan bangkitlah menjadi pahlawan penyelamat jiwa yang gagah berani. Percayalah bahwa semua yang kita lakukan di dalam Tuhan tidak akan pernah sia-sia. Ketika kita bangkit menjadi pahlawan penyelamat jiwa, maka kita bisa dipakai Tuhan dan mendapat kesempatan untuk mendapatkan mahkota di sorga.

RENUNGAN
Orang-orang yang berhasil MENAKLUKKAN RASA TAKUT akan muncul sebagai PAHLAWAN PENYELAMAT JIWA yang GAGAH BERANI.

APLIKASI
1. Ketakutan apakah yang ada dalam hati Anda untuk bersaksi kepada orang lain?
2. Bagaimana Anda mengatasi ketakutan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa bangkit menjadi pahlawan penyelamat jiwa yang gagah berani?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mau bangkit menjadi pahlawan penyelamat jiwa yang gagah berani. Urapilah kami dengan Roh Kudus-MU sehingga perkataan kami akan dipenuhi dengan kuasa-MU dan kami bisa membawa banyak jiwa datang kepada-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.