Berani Tinggalkan Zona Nyaman

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 12:1-20

RHEMA HARI INI
Kejadian 12:1-2 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

Ketidakpuasan John Knox dengan pengajaran yang dianggapnya mulai menyimpang, membuatnya meninggalkan zona nyamannya sebagai imam dan notaris kepausan di tahun 1540 untuk melakukan gerakan reformasi di Skotlandia. Pendahulunya, Patrick Hamilton dan George Wishart telah dibakar hidup-hidup karena menyuarakan kebenaran dan menentang ajaran yang menyimpang. Berbagai hambatan dan penganiayaan harus diterima John Knox karena aksinya, tetapi perjuangannya membuahkan hasil yaitu reformasi besar-besaran di Skotlandia.

Khotbah John Knox menggerakkan massa untuk secara spontan pergi ke gereja-gereja dan biara-biara dan menyingkirkan barang-barang yang sudah disakralkan oleh gereja saat itu dan segala berhala lainnya. Pemerintah Skotlandia yang tidak senang dengan keadaan ini memerintahkan untuk menyingkirkan tokoh-tokoh reformasi dari Skotlandia. Namun pemerintah tidak kuat menahan kekuatan massa ini. Bukan saja demikian, Parlemen bahkan kemudian mengakui bahwa pengajaran yang diajarkan John Knox yang kembali kepada kebenaran Alkitab adalah satu-satunya pengajaran yang paling benar di Skotlandia. Kebangunan rohani besar terjadi di kalangan umat Kristen di Skotlandia.

Kesimpulannya adalah, tidak peduli apapun harga yang harus kita bayar, dan bagaimana pun caranya. Bulatkanlah tekad untuk melangkah meninggalkan zona nyaman kita dan berani bayar harga untuk sebuah lawatan, sesuai rhema Tuhan. Hari ini adalah hari terakhir kita berdoa dan berpuasa untuk menyambut UC atau lawatan terdahsyat. Kita percaya revival besar-besaran yang belum pernah dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga pasti akan kita terima. Namun bagi yang hari ini baru mendengar dan belum bergerak dalam doa puasa, jangan kecewa. Masih ada dua hari sebelum UC. Mari ambil kesempatan ini untuk berdoa puasa dan lihatlah kebangkitan besar pasti terjadi. Karena ini waktunya untuk lebih besar.

RENUNGAN
TINGGALKAN ZONA NYAMAN untuk mengalami KEBANGKITAN BESAR.

APLIKASI
1. Apa langkah yang harus kita ambil untuk mengalami sebuah kebangkitan besar?
2. Sudahkah Anda mendaftar UC tanggal 11-12 September ini? Jika belum, mari bangkit dan daftarkan diri Anda segera dan terima api lawatan terdahsyat.
3. Sudahkah Anda bergerak dan mengambil bagian dalam kegerakan doa puasa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa terima kasih untuk kebangkitan besar yang sudah di depan mata. Kami berkomitmen untuk melangkah membayar harga, meninggalkan zona nyaman dan masuk dalam panggilan dan rencana Tuhan. Kami percaya dan deklarasikan bahwa kebangkitan besar pasti terjadi, karena ini waktunya untuk lebih besar. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.