Berani untuk Taat

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 25 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

Ibrani 11:1-40

RHEMA HARI INI

Ibrani 11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Tidaklah mudah untuk taat. Terutama jika Tuhan meminta kita melakukan sesuatu yang tidak kita pahami. Sesuatu yang tidak kita inginkan dan harapkan. Atau sesuatu yang merebut kenyamanan kita. Kemudian kita pun banyak mempertanyakan Tuhan. Berargumentasi. Mencari-cari alasan untuk tidak menaati kehendak-Nya.

Abraham pun, ketika dipanggil Tuhan untuk meninggalkan negeri tempatnya tinggal dan juga sanak saudaranya, tidak mengerti alasan Tuhan. Untuk apa ia meninggalkan sebuah kehidupan yang sangat berkecukupan di tengah orang-orang yang dikasihinya? Bisa dibilang, ia sudah tidak butuh apa-apa lagi. Mungkin, di usianya yang sudah 75 tahun, ia lebih membutuhkan kenyamanan dibandingkan kekayaan dan kekuasaan. Sebuah perjalanan panjang ke tempat yang tidak diketahuinya tentu bukanlah bayangan ideal tentang sebuah kenyamanan. Ia bisa saja menemukan banyak alasan untuk tetap tinggal. Namun Abraham menaati Tuhan.

Ketaatan Abraham, bukan saja membuatnya memperoleh Ishak sebagai anaknya di usia lanjut, tetapi ia juga telah menjadi berkat bagi seluruh dunia. Bukan hanya memperanakkan sebuah bangsa yang besar, tetapi ia juga menjadi bapa bagi semua orang beriman. Bahkan lewat keturunannyalah, Allah mengerjakan karya tebesar-Nya, yaitu jalan keselamatan melalui Yesus Kristus. Semua itu karena Abraham taat.

Jika saat ini Tuhan meminta Anda untuk mengerjakan sesuatu, yang menurut Anda tidak masuk akal dan mungkin malah merugikan, beranikanlah diri Anda untuk taat. Percayalah, Tuhan tidak pernah mempermainkan kita. Dia selalu memiliki suatu tujuan yang baik dan mulia. Dia akan selalu menyertai dan membela kita di saat kita membutuhkan-Nya. Sampai pada akhirnya, kita akan melihat dahsyatnya pekerjaan yang Dia lakukan dalam hidup kita.

Kita mungkin tidak mengerti kenapa Tuhan meminta kita untuk melakukan sesuatu. Pemahaman kita sebagai manusia memang lebih sempit dari pemahaman Tuhan atas hidup kita. Namun itu tidaklah masalah. Yang Tuhan butuhkan hanyalah ketaatan kita. (MV.L)

RENUNGAN

KETAATAN SEJATI adalah berani taat sekalipun tidak mengerti dan tidak setuju.

APLIKASI

  1. Adakah sesuatu yang Tuhan minta dari Anda saat ini? Sudahkah Anda lakukan? Kenapa?
  2. Menurut Anda, kenapa kita harus taat?
  3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk memberanikan diri Anda sendiri untuk taat?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih, ya, Tuhan, karena Engkau telah mengingatkan kami akan pentingnya sebuah ketaatan pada hari ini. Berikanlah kami keberanian untuk menaati kehendak-Mu. Agar kami dapat melakukan apa yang seharusnya kami kerjakan dalam hidup kami. Ajari kami agar dapat memahami apa yang Engkau pahami selagi kami menaati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 25-26