Beranilah Mengambil Langkah Iman

Renungan Keluarga Allah
Jumat, 23 Desember 2016

BACAAN HARI INI

2 Raja-Raja 2:8-15

RHEMA HARI INI

2 Raja-Raja 2:14 Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: “Di manakah TUHAN, Allah Elia?” Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.

Melalui kisah Elisa, kita dapat menarik pelajaran terbaik tentang terobosan. Selama bertahun-tahun, ia mengikuti Elia bukan hanya sebagai hamba, tetapi juga seorang murid. Ia memerhatikan kehidupan tuannya itu sebaik-baiknya. Sampai tibalah hari di mana Elia akan diangkat Tuhan ke surga. Sebelum mereka menyeberangi sungai Yordan, Elia mengambil jubahnya, menggulungnya dan memukulkannya ke atas air. Air sungai terbagi dua dan mereka berjalan melalui tanah yang kering. Di seberang sungai Yordan itulah, Elisa mendapatkan urapan dobel porsi. Setelah itu, perhatikanlah apa yang ia lakukan. Ketika hendak menyeberangi kembali sungai Yordan, ia tidak kebingungan tentang bagaimana harus menyeberang atau menjadi ragu. Sambil berseru mengakui kuasa Tuhan dengan penuh keyakinan, ia melakukan hal yang sama persis dengan Elia. Air pun menyingkir sehingga ia dapat melintasinya. Sejak itu, Alkitab mencatat bahwa Elisa melakukan mujizat sejumlah dua kali lipat banyaknya dari pendahulunya.

Dalam menantikan terobosan, seberapa banyak dari kita yang sudah berdoa bertahun-tahun, mempelajari firman-Nya dengan tekun, dan bahkan banyak membayar harga, tetapi belum juga mengalami terobosan itu? Ingat, sungai Yordan tidak terbelah hanya karena Elisa memukulkan jubahnya ke atas air. Mujizat itu terjadi karena Elisa menaruh iman percayanya kepada Tuhan, bahwa ia sudah menerima urapan untuk melakukan banyak mujizat, dan bertindak.

Terobosan tidak terjadi begitu saja. Tanpa langkah iman, terobosan hanya akan menjadi suatu gagasan. Sekadar cita-cita yang kita impikan siang dan malam. Bukan tidak mungkin jika sebenarnya Anda sudah menerima urapan dari Tuhan. Hanya saja, Anda belum mengalami terobosan yang diharapkan, karena Anda masih menyimpan banyak keraguan. Hari ini juga, beranikanlah diri Anda untuk mengambil suatu langkah iman. Percayalah bahwa Allah menyertai setiap langkah Anda. Biarkan urapan yang sudah Dia berikan bermanifestasi, dan lihatlah bagaimana hidup Anda mengalami terobosan demi terobosan. (MV.L)

RENUNGAN

TIDAK CUKUP hanya dengan menerima urapan, terobosan hanya akan terjadi ketika kita BERANI MENGAMBIL LANGKAH IMAN

APLIKASI

  1. Apakah yang selama ini menghalangi Anda untuk mengambil langkah iman?
  2. Mengapa kita harus berani melangkah dalam iman?
  3. Apa saja langkah iman yang dapat Anda lakukan untuk dapat mengalami terobosan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, terima kasih untuk urapan yang telah engkau berikan. Kami mau, ya, Bapa, untuk berani mengambil langkah iman. Tuntunlah setiap langkah kami, agar terobosan yang daripadamu dapat kami terima. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Mazmur 5, 38, 41-42