Berdampak Untuk Orang Lain

RHEMA HARI INI
1 Raja Raja 17:15. Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.

Di kota Los Angeles ada seorang pengemis yang matanya buta. Di pagi hari, ia mulai berjalan pelan sambil meraba-raba hingga ke pinggir jalan besar yang ramai dilalui orang. Kemudian ia mulai duduk di sana, membuka topinya dan memasang papan yang bertuliskan, “Please, help me, I’m a blind man”. Ternyata, di seberang jalan ada seseorang yang memperhatikan keseharian pengemis itu, orang tersebut bahkan tahu bahwa setiap hari uang yang didapat orang buta itu tidak banyak. Suatu hari, pengamat tadi menyeberang dan mengambil beberapa koin dari sakunya, lalu memasukkannya kedalam topi orang buta tersebut, kemudian ia membalik papan tulis di depannya dan menuliskan sesuatu, ternyata sejak siang itu pengemis itu mendapatkan uang jauh lebih banyak. Agak sore si pengamat datang lagi untuk memasukkan koin tambahan di topi pengemis itu. Pengemis buta itu tahu persis langkah orang tersebut dan menyapa, “Pak, terima kasih karena sering memberi uang dan juga sempat mengganti tulisan di papan saya, apa yang bapak tulis disana?” Si pengamat itu menjawab, “Iya Pak, terima kasih kembali, saya hanya menuliskan sesuatu yang nyata.” Si pengemis penasaran, “Apa bunyi tulisan itu? Tolong bacakan.” Dengan tersenyum si pengamat membacakan tulisan baru yang tertera di papan itu, “Today is so beautiful day, although I can’t see.” (Hari ini adalah hari yang indah, walaupun saya tidak dapat melihatnya). Mendengarnya, si pengemis buta tersenyum lebar walaupun awalnya agak tersipu sedikit.

Apa perbedaan mendasar dari kedua tulisan di papan tulis pengemis buta itu? Keduanya sama-sama pernyataan dan menceritakan hal yang sama, yang pertama adalah sekedar keterangan bahwa ia adalah seorang buta yang membutuhkan pertolongan, sedangkan yang kedua adalah, bahwa sekalipun ia buta, tetapi ia bisa bersyukur karena hari ini hari yang indah. Dan kalimat yang kedua itu banyak memberkati orang lain yang membaca, mereka beranggapan kalau yang buta saja bisa bersyukur buat hari yang indah, bagaimana dengan orang-orang yang keadaannya jauh lebih baik? Janda di Sarfat ada dalam pergumulan, tentu dia berharap Mujizat pada masa kekeringan panjang itu, tetapi saat dia melakukan Firman Tuhan justru hidupnya bisa menjadi Mujizat bagi Elia, dirinya sendiri dan juga anaknya, bahkan memberkati orang percaya yang merenungkan kisah hidupnya sampai sekarang. (1 Raja Raja 17:7-16) Begitu juga dengan setiap kita, apapun keadaanmu, sadari kalau kita bisa memberkati orang lain, bahkan melalui hidup kita ini bisa menjadi Mujizat bagi orang lain, oleh sebab itu janganlah menyerah, dengan kita menjadi berkat untuk orang lain, itu artinya kita bisa mengalami Mujizat Tuhan yang luar biasa, Amin, Tuhan Yesus memberkati. (CG)

RENUNGAN
Terkadang kita berdoa untuk sebuah mujizat, tetapi sadarkah Anda bahwa HIDUP ANDA bisa menjadi MUJIZAT bagi orang lain?

APLIKASI
1. Sadarkah bahwa kita bisa jadi mujizat untuk orang lain, renungkan ?
2. Apa yang akan anda lakukan setelah anda tahu hal ini ?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan kami mau senantiasa menjadi berkat, berdampak dan menjadi mujizat untuk orang lain. Amin