Berdiamnya Roh Kudus Adalah Awal

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 8:1-17

RHEMA HARI INI
Roma 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Pak Haris baru saja mengalami penjumpaan pribadi dengan Tuhan, ia mulai mengenal Roh Kudus dalam hidupnya. Di saat itulah ia baru sadar, bahwa dirinya selama ini telah ditebus oleh Yesus Kristus. Cerita bermula ketika pak Haris yang adalah seorang pengusaha, belum mengenal Tuhan di hidupnya. Setiap hari ia stres berat karena hasil penjualannya selalu mepet dengan pengeluarannya. Ia merasa bahwa pekerjaannya sia-sia karena tidak pernah mendatangkan hasil yang maksimal. Hal itu mempengaruhi hidupnya, ia menjadi sangat emosional. Karyawan yang bekerja dengannya menjadi sasaran luapan emosi. Lama kelamaan, pak Haris mulai curiga, apakah barang dagangannya itu dicuri oleh karyawannya sendiri sehingga tidak mendatangkan hasil. Dari pekerjaan, hal itu juga mempengaruhi perilakunya di keluarga. Pak Haris sering emosi kepada istri dan anak-anaknya, bahkan sering marah-marah tidak jelas sebabnya.

Suatu hari, pak Haris terkena serangan stroke ringan yang membuat dirinya jatuh. Ia tidak mampu menggerakan tubuh bagian kanannya. Ia pun tidak mampu bekerja lagi dan semua usahanya berhenti. Saat itu pak Haris menyalahkan dirinya karena sering marah-marah besar, ia merasa berdosa sekali kepada karyawan dan keluarganya. Namun disaat paling rendah dalam hidupnya, istri pak Haris justru mendukungnya, istrinya mengenalkannya pada Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Ketika mengikuti sebuah retreat, pak Haris menerima kepenuhan Roh Kudus, ia merasa sangat lega dan dimerdekakan dari segala beban yang selama ini menindihnya. Semangat pak Haris kembali lagi dan kini ia sudah sembuh total dari stroke. Ia berubah menjadi pribadi yang sabar dan membangun usahanya dari awal. Kini usahanya diberkati dan bisa menjadi berkat untuk orang lain juga.

Sesungguhnya, tidak ada seorangpun yang dipenuhi Roh Kudus lalu hidupnya tetap sama dan biasa-biasa saja. Setiap kali Roh Kudus datang dan memenuhi hidup seseorang, pasti orang tersebut mengalami sesuatu yang dahsyat dan hidupnya berubah sama sekali. Yang dulunya menyerah kalah pada godaan emosi, menjadi menang terhadap emosi bahkan bisa menjadi berkat bagi orang lain. Yang dulunya lemah tak berdaya saat menghadapi persoalan hidup, menjadi kuat dan berkemenangan atas setiap persoalan hidup, dan masih banyak perubahan yang lainnya lagi. Itu sebabnya, hari ini, ambilah keputusan untuk mengundang Roh Kudus supaya memenuhi hidup Anda, maka Anda akan menjadi pribadi yang sama sekali berbeda.

RENUNGAN
BERDIAMNYA ROH KUDUS dalam kita adalah AWAL manusia roh kita DIAKTIVASI dan mulai HIDUP DALAM DIMENSI KUASA.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah mengundang Roh Kudus ke dalam hati Anda?
2. Perubahan apa yang Anda rasakan ketika ada Roh Kudus yang berdiam di hati Anda?
3. Hal apa yang Anda lakukan setelah ada Roh Kudus yang berkuasa di hati Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Kau telah memberikan Roh Kudus kepada setiap kami. Kami rindu untuk mengaktivasi manusia roh kami, sehingga kami dapat mulai hidup dalam dimensi kuasa. Kami yakin bahwa Roh Kudus mampu memerdekakan kami dari dosa dan maut. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.