Bergerak Dalam Mujizat Bersama Roh Kudus

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Markus 16:9-20

RHEMA HARI INI
Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Dari kejauhan terdengar suara pujian Frans, Noel, dan Maria yang begitu merdu. Namun baru beberapa pujian dinaikkan, Noel tiba-tiba mengalami manifestasi dan mendesis seperti ular. Hal tersebut membuat Frans terkejut. Merasa tidak siap, Frans akhirnya meninggalkan ruangan tersebut. Tinggallah Maria melayani seorang diri. Walaupun baru beberapa bulan mengenal Tuhan, Maria percaya Roh Kudus turut bekerja dalam dirinya untuk mendatangkan kelepasan atas Noel dari kuasa gelap yang mengikatnya.

Frans dan Noel boleh saja sudah Kristen sejak lahir, tetapi mereka tidak pernah punya hubungan yang dekat dengan Tuhan. Ibadah yang mereka lakukan hanya bersifat rutinitas dan agamawi, sehingga tidak ada kuasa Roh Kudus yang bekerja dan mengalir dalam hidup mereka. Berbeda dengan Maria. Cinta akan Tuhan membuat Maria benar-benar mengejar Tuhan dan hadirat-Nya. Siang dan malam ia merenungkan firman Tuhan dengan rasa haus dan lapar. Hubungan karibnya dengan Tuhan membuat Maria dapat merasakan detak jantung Tuhan, isi hati Tuhan, kerinduan dan pergumulan Tuhan untuk jiwa-jiwa. Hal inilah yang mendorong Maria begitu rajin berdoa dan berpuasa untuk jiwa-jiwa yang terhilang. Tidak heran, walau masih baru, Roh Kudus bekerja dengan luarbiasa dalam diri Maria. Sehingga melalui pujian yang penuh cinta, hadirat Tuhan turun, dan kelepasan yang tidak direncanakan terjadi atas temannya, Noel.

Tidak penting sudah berapa lama kita terima keselamatan ataupun mujizat dari Tuhan. Selama kita tidak punya hubungan intim dengan Tuhan, kita tidak akan bisa mengerti isi hati-Nya, dan Roh Kudus tidak akan bisa bekerja, serta memenuhi kita dengan kuasa-Nya. Tuhan mau dan sangat rindu memenuhi kita, dan bergerak mengadakan mujizat dengan kuasa-Nya. Oleh karena itu,  miliki hubungan yang intim dan karib dengan Tuhan, agar kita mengerti hati Tuhan dan dipenuhi dengan Roh Kudus, sehingga kita dapat terus hidup dalam kuasa-Nya dan mengerjakan mujizat setiap hari bersama-Nya. Dan tahun mujizat besar tidak lagi menjadi mimpi tetapi kenyataan bagi kita semua.

RENUNGAN
Tuhan mau kita BERGERAK mengadakan mujizat; selama kita PENUH ROH KUDUS dan MENGERTI HATI TUHAN, maka kita bisa MEMBUAT MUJIZAT.

APLIKASI
1. Apa yang Tuhan mau kerjakan atas hidup Anda di tahun 2019 ini?
2. Apa syarat agar Anda dapat bergerak mengadakan mujizat bersama Roh Kudus?
3. Apa dampaknya jika Anda dipenuhi Roh Kudus, dan bagaimana caranya agar Anda dapat mengerti isi hati-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas mujizat besar yang sudah Engkau sediakan bagi kami. Bawa kami untuk terus melekat, karib dan intim dengan-Mu, agar kami mengerti isi hati-Mu dan terus dipenuhi oleh Roh Kudus, dan kuasa-Nya dapat bekerja di dalam kami, sehingga kami melahirkan mujizat demi mujizat, bahkan mujizat besar bersama-Mu. Agar banyak jiwa dilawat Tuhan dan mengalami kelepasan, kemenangan, serta keselamatan dari Tuhan. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.