Berjalan Dalam Panggilan Tuhan

RHEMA HARI INI
Efesus 1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Billy berusia tujuh belas tahun pada saat Mordecai Ham, seorang petinju bayaran yang telah menjadi penginjil, datang ke kota Charlotte. Mordecai Ham adalah seorang penginjil yang berapi-api dan suka menunjuk orang-orang yang berdosa secara langsung. Pada suatu malam, Billy membawa seorang teman, namanya Grady Wilson. “Mari kita duduk di bagian paduan suara,” usul Billy walaupun ia tahu ia tidak dapat menyanyi. Maka kedua orang itu duduk di belakang mimbar (tempat paduan suara), selamat dari pandangan pengkhotbah yang suka memukul mimbar itu.Mordecai Ham tidak menunjukkan jarinya kepada Billy malam itu, namun demikian Billy mendapat pukulan dari khotbahnya, pada saat pengkhotbah itu berkata, “Malam ini ada orang yang sangat berdosa di sini.” Pengkhotbah itu mengakhiri khotbahnya dan memberi undangan bagi orang-orang yang mau bertobat. Billy menahan napasnya pada saat paduan suara itu mulai menyanyi. Setelah menyanyi sebentar, ia tidak dapat bertahan lagi. “Ayo, Grady,” ia berkata kepada temannya. Kedua orang itu turun dari paduan suara dan berdiri di depan. Mengingat saat ketika ia membuat keputusan, Billy berkata, “Hal itu seperti tinggal di luar pada hari gelap dan sinar matahari menembus melalui lapisan awan. Segalanya tampak berbeda. Untuk pertama kalinya saya merasakan sukacita dilahirkan kembali.” Sejak malam yang penuh kenangan pada tahun 1936 itu, Billy Graham terus berkhotbah kepada lebih banyak orang daripada almarhum Pendeta Mordecai Ham, orang yang telah membimbingnya kepada Kristus. Sebenarnya ia telah berkhotbah kepada lebih banyak orang secara langsung daripada pengkhotbah-pengkhotbah lainnya dalam sejarah — lebih dari dua puluh juta orang. Namun demikian, yang lebih penting lagi, ia telah meyakinkan puluhan ribu orang untuk bertobat dan berlutut kepada Kristus.

Apabila kita membaca kisah-kisah hebat dalam Alkitab, selalu dimulai dengan Firman Tuhan (Tuhan datang kepada pribadi tertentu atau pribadi tertentu menerima Firman Tuhan). Dalam kisah di atas Billy Graham menjadi penginjil besar juga dimulai dengan Firman Tuhan ketika Billy Graham datang dalam suatu kebaktian. Panggilan Tuhan dialamatkan kepada semua orang dari segala latar belakang, bukan karena latar belakang keluarga, keturunan, atau karena pendidikan dan pengalaman tertentu. Panggilan Tuhan dalam hidup kita harus lahir dari dasar hubungan pribadi dengan Tuhan, kemudian disambut dengan kerelaan, iman keberanian, ketabahan, ketekunan menanggung beban pelayanan termasuk segala persiapan yang diperlukan untuk menjadikan panggilan tersebut berhasil.Semua kisah hebat selalu dimulai dengan panggilan Tuhan. Hanya ketika kita berjalan dalam penggilan Tuhan itu, maka kita bisa mengalami metamorfosis, sehingga ulat jelek menjadi kupu-kupu yang indah (hidup yang biasa-biasa menjadi kisah hebat). Keyakinan akan panggilan Tuhan seperti inilah yang membuat kita bisa tetap bertahan di saat yang lainnya mundur. Hanya orang-orang yang memahami PANGGILAN TUHAN atas hidupnya, serta berjalan dalam panggilan tersebut, yang akan mengalami PERJALANAN HEBAT bersama dengan Tuhan. (ABU)

RENUNGAN
Hanya orang-orang yang memahami PANGGILAN TUHAN atas hidupnya, serta berjalan dalam panggilan tersebut, yang akan mengalami PERJALANAN HEBAT bersama dengan Tuhan.

APLIKASI
1. Apakah anda mengerti apa panggilan Tuhan dalam hidup anda ?
2. Evaluasi kembali sudahkah anda benar-benar berjalan dalam panggilan Tuhan itu ?

DOA UNTUK HARI INI
Terimakasih Tuhan untuk setiap panggilanMu dalam hidup kami, tuntun kami untuk terus berjalan dalam panggilan itu agar kami mengalami suatu perjalanan hebat. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Kejadian Pasal 25-26
Matius Pasal 8 ayat 1-17