Berjuang Untuk Memiliki Perfect Heart

BACAAN HARI INI
1 Raja-raja 11:1-13

RHEMA HARI INI
1 Raja-raja 11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

Bukan sebuah rahasia bila ketika kita sedang dalam kondisi terjepit atau dalam suatu pergumulan berat, kita sangat bersungguh-sungguh mencari Tuhan. Semakin kita merasa tidak mampu atau tidak berdaya, kita akan semakin bergantung pada Tuhan. Hati kita akan sepenuhnya berpaut pada Tuhan sebab Dia lah satu-satunya pengharapan kita. Tetapi sebaliknya saat kondisi kita sudah membaik, badai sudah berlalu atau kita merasa masa-masa perjuangan kita sudah selesai, dan sekarang tinggal menikmati hasil pencapaian kita. Semua dirasa sudah cukup, aman dan nyaman alias berada di zona nyaman, kita akan merasa tidak punya visi lagi, tidak ada gairah untuk meraih dan memperjuangkan sesuatu yang lebih besar atau lebih tinggi lagi.

Jika kita tidak baik-baik menjaga hidup kita, kita akan mudah terjerumus dalam kehidupan yang tidak lagi kudus. Jika kita tidak baik-baik menjaga hati kita maka api dan semangat untuk berjuang akan semakin redup, termasuk hasrat dan keinginan untuk mencari Tuhan dan ketergantungan kepada Tuhan akan semakin berkurang. Tanpa kita sadari seringkali posisi hati kita telah bergeser pada yang lain. Jika kita tidak lebih mencintai Tuhan maka kita pasti lebih mencintai yang lain. Jika kita tidak sepenuhnya bergantung pada Tuhan kita pasti bergantung pada yang lain, dan jika kita tidak sungguh-sungguh mencondongkan hati pada Tuhan, maka cepat atau lambat kita akan condong kepada yang lain.

Salomo pada masa tuanya, terbuai dalam zona nyaman, cintanya pada istri-istrinya melebihi cintanya pada Tuhan, hingga akhirnya mereka mencondongkan hatinya pada allah-allah lain. Berbeda dengan Daud yang dalam segala keadaan tidak pernah mencondongkan hatinya pada yang lain. Daud tidak pernah menempatkan apapun dan siapapun melebihi kedudukan Tuhan dalam hatinya. Dalam kesesakan, dikejar-kejar musuh maupun saat dielu-elukan dalam arak-arakan kemenangan, pandangan matanya senantiasa tertuju pada Tuhan. Sebab itu Tuhan sampai menyebut Daud mempunyai perfect heart, hati Daud sempurna dimata Tuhan. Kita harus meneladani Daud dalam berjuang untuk menjaga hidup dan hatinya supaya saat Tuhan datang dan mengecek hati kita, akan didapati-Nya hati yang sempurna dan sungguh-sungguh mengasihi Tuhan.

RENUNGAN
BERJUANGLAH untuk MENJAGA HATI dan HIDUP kita, sehingga kita bisa SEPENUHNYA BERPAUT kepada Tuhan.

APLIKASI
1. Bagaimana kondisi hati Anda saat ini? Ke arah mana hati Anda condong?
2. Seandainya Tuhan datang dan mengecek hati Anda sekarang, apakah yang akan ditemukan-Nya?
3. Apa komitmen Anda untuk makin menyempurnakan hati dan karakter Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, penuhi hati dan jiwa kami dengan hadirat-Mu, agar roh kami senantiasa berpaut pada-Mu. Kami mau menjadikan Engkau satu-satunya pusat sukacita, kebanggaan dan kepuasan melebihi apapun di dunia. Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.