Berkat Atau Sumber Berkat

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 10 Januari 2017

BACAAN HARI INI

Matius 6:25-34

RHEMA HARI INI

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Seorang duda kaya raya memiliki seorang anak laki-laki yang gemar mengkoleksi lukisan-lukisan terkenal. Karya-karya tak ternilai dari Picasso, Van Gogh, Monet dan banyak lainnya menghiasi dinding rumah mereka. Suatu kali, anak laki-laki tercintanya itu meninggal dunia dalam peperangan, dan anaknya tersebut ternyata membuat sebuah lukisan wajahnya sendiri selama ini bertugas di medan perang. Lukisan wajah anaknya itu disimpan baik-baik oleh duda kaya tersebut, hingga akhir hayatnya. Ketika sang duda akhirnya juga meninggal dunia, melaui pengacaranya ia melelang semua koleksi lukisan yang dimiliki oleh anaknya. Penggemar seni berdatangan dari berbagai penjuru dunia. Lelang dimulai dengan lukisan yang tak ada dalam daftar di museum di seluruh dunia, yaitu lukisan wajah anak orang tua itu. Menit-menit berlalu dan tak ada seorang pun yang mengajukan penawaran. Terdengar suara protes, “Siapa yang berminat pada lukisan tak bermutu itu? Itu hanya lukisan foto anak orang tua itu. Lupakan saja lukisan itu dan lanjutkan dengan lukisan-lukisan lain yang bermutu.” Terdengar suara-suara yang menyetujui usul itu. “Tidak, kita harus menjual ini terlebih dahulu,” kata juru lelang. Akhirnya, seorang tetangga orang tua itu menawarnya seharga sepuluh dolar. “Saya hanya punya uang sebanyak itu. Karena saya kenal baik anak itu, saya ingin memilikinya.” Juru lelang itu bertanya, “Ada yang menawar lebih tinggi?” Kembali ruangan sunyi. “Kalau begitu saya hitung, satu, dua, … tiga, jadilah.” Tepuk tangan terdengar riuh di ruangan itu, dan terdengar suara, “Nah, akhirnya kita sampai pada pelelangan harta yang sebenarnya.” Tetapi juru lelang itu mengumumkan bahwa pelelangan telah selesai. Seseorang memprotes dan bertanya, “Apa maksud Anda? Di sini ada koleksi lukisan yang bernilai jutaan dolar dan Anda mengatakan telah selesai. Kita datang kesini bukan untuk lukisan anak orang tua itu. Saya ingin ada penjelasan.” Juru lelang itu menjawab, “Ini sangat sederhana. Menurut surat wasiat orang tua itu, siapa yang memilih lukisan anaknya … akan mendapat semua lukisannya.” Siapa mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, akan mendapat semuanya…

Ketika kita mengutamakan Tuhan Sang sumber favor, maka hidup kita akan penuh dengan favor Tuhan. Kita harus menyadari bahwa sumber dari semua keberhasilan kita adalah Tuhan Yesus. Oleh karena itu, sadari bahwa Tuhan adalah sumber favor, agar kita bisa menempelkan hidup kita dengan benar, dan menjadi ranting segar yang berbuah lebat serta menikmati favor Tuhan yang indah dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN

Hanya ketika kita dapat MEMBEDAKAN antara SUMBER BERKAT dengan SALURAN BERKAT, barulah kita dapat MENIKMATI FAVOR TUHAN yang indah

APLIKASI

  1. Apakah bedanya Sumber Berkat dengan saluran berkat?
  2. Coba renungkan kembali, di manakah Anda menempelkan hidup Anda selama ini, pada Sumber Berkat atau saluran berkat?
  3. Langkah-langkah apa yang dapat Anda lakukan untuk menjadikan Tuhan sebagai sumber berkat Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih Tuhan untuk setiap favor yang kami alami dalam kehidupan kami. Kami percaya semua yang telah kami peroleh, dan kami raih, berasal dari pada-Mu, karena Engkaulah sumber berkat dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Amsal 13-15