Berserah Pada Kehendak Tuhan, Bukan Menyerah Pada Keadaan

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-26

RHEMA HARI INI
Amsal 3:5-6 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Setiap orang mempunyai panggilan hidup yang unik dan berbeda-beda. Ada yang panggilannya sebagai pendeta, pengusaha, dokter, dan lain-lain. Semua panggilan tersebut baik dan mulia di mata Tuhan. Jika kita taat mengikuti rencana-Nya, kita pasti akan maksimal dalam panggilan kita. Untuk mengetahui apakah kita sudah berjalan dalam rencana-Nya, kita bisa bertanya pada diri sendiri, sudahkah kita berdoa terlebih dahulu, meminta pimpinan Tuhan sebelum mengambil keputusan? Jika belum, mari kita mulai belajar untuk meminta pimpinan Tuhan sebelum melangkah. Jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri, maka Ia yang akan menuntun dan meluruskan setiap langkah yang kita ambil.

Tidak terasa tinggal 3 minggu lagi kita akan memasuki tahun 2020. Mungkin banyak dari antara kita yang sudah membuat rencana untuk tahun depan. Tetapi sudahkah kita melibatkan Tuhan dalam perencanaan kita? Sudahkah kita belajar menyerah kepada kehendak Tuhan dan bertanya,”Tuhan apa rencana-Mu bagiku di tahun 2020?” Perlu kita ketahui, menyerah kepada kehendak Tuhan bukan berarti kita menyerah kepada keadaan, tetapi kita berserah kepada rencana-Nya. Percayalah, jika kita mau berserah kepada kehendak-Nya, maka Ia yang empunya hari depan akan memimpin kita di jalan keberhasilan. Sebab firman Tuhan dalam Yeremia 29:11 berkata bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera, untuk memberi hari depan yang penuh harapan bagi kita.

Dalam kitab 2 Raja-raja 24:11-12, kita juga boleh melihat, ketika raja Yoyakhin mau berserah dan taat kepada perintah Tuhan, Tuhan membuat hidupnya penuh dengan divine backing yang membuat hidupnya penuh dengan anugrah melimpah (2 Raja-raja 25:27-30). Bertolak belakang dengan raja Zedekia yang berakhir mengenaskan karena menolak untuk taat kepada perintah Tuhan (2 Raja-raja 25:5-7). Bagaimanapun keadaan kita hari ini, belajarlah untuk taat dan berserah kepada kehendak Tuhan. Jangan lupa untuk terus bangun keintiman, bangun Pondok Daud, sehingga kita dapat mendengar suara dan kehendak-Nya, serta mendapat dukungan Ilahi yang kita perlukan untuk berjalan dalam anugerah-Nya

RENUNGAN
MENYERAH kepada KEHENDAK TUHAN bukan berarti kita menyerah pada keadaan, tetapi kita BERSERAH KEPADA RENCANA-NYA.

APLIKASI
1.    Sikap hati seperti apa yang Tuhan kehendaki untuk Anda miliki hari-hari ini?
2.    Sudahkah Anda berserah dan berjalan dalam rencana Tuhan? Dengan cara bagaimana?
3.    Perubahan apa yang Anda alami dan rasakan setelah Anda berjalan dalam rencana-Nya?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang Baik, betapa kami bersyukur atas anugrah melimpah yang hendak Engkau curahkan dengan sangat luarbiasa hari-hari ini. Ampuni kami, jika selama ini kami terus berjalan dalam rancangan kami sendiri. Mulai hari ini kami mau belajar untuk terus berserah kepada kehendak-Mu dan bertanya kepada-Mu terlebih dahulu untuk semua keputusan yang akan kami ambil. Kami percaya rancangan-Mu yang terbaik, yang membawa kepada hari depan penuh harapan. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.