Bersungguh Hati Bagi Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kolose 3:18-25

RHEMA HARI INI
Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Suatu hari, Indri dihadapkan kepada sebuah pilihan yang membuatnya sangat dilematis. Antara pelayanan atau menikah dengan calon suaminya yang kaya raya tetapi berbeda visi. Ia menyadari jika ia menikah dengan pria tersebut, pergi keliling dunia bukanlah hal yang mustahil. Tetapi Indri sadar pelayanannya kepada anak-anak yang terlantar dan tidak mampu pasti akan menjadi sangat sulit. Setelah Indri bergumul di hadapan Tuhan, akhirnya Ia memutuskan untuk menyudahi hubungan mereka. Bagi Indri menjawab panggilan Tuhan untuk melayani anak-anak tersebut adalah jauh lebih penting daripada kepentingannya sendiri. Setelah berpisah, Indri mulai fokus kepada pelayanannya, perjuangan Indri memang tidak semulus yang diharapkan. Seringkali ketika tidak ada uang, Ia harus pergi ke tukang sayur, mencari sayur sisa, yang kemudian ia masak dengan mi instant, untuk dapat terus memberi makan anak-anak yang dibimbingnya. Perjuangannya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Pelayanannya sangat berkembang dan diberkati dengan luarbiasa. Ia juga diberkati Tuhan dengan suami yang sangat mendukung pelayanannya. Kini sebuah sekolah bagi anak-anak yang tidak mampu Tuhan percayakan kepadanya. Melalui sekolah tersebut ribuan anak-anak terlantar yang tidak mengenal Tuhan, kini bertumbuh menjadi pahlawan-pahlawan Tuhan yang luarbiasa.

Apapun yang Indri perbuat untuk anak-anak tersebut, diperbuatnya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Sikap bersungguh hati seperti inilah, yang rela meninggalkan semua kepentingan pribadi, kenyamanan, dan fasilitas untuk merespon panggilan Tuhan, yang telah menjadi akses, kunci atau jalan tol bagi Indri untuk dapat menerima urapan untuk berkuasa, yang telah mengubahkan nasib banyak anak-anak terlantar dan miskin di Indonesia.

Hari-hari ini, mata Tuhan sedang menjelajah ke seluruh bumi untuk mencari mereka yang bersungguh hati, untuk dilimpahi dengan anugerah-Nya yang luarbiasa. Oleh karena itu jadilah pahlawan yang bersungguh hati bagi Tuhan, yaitu pahlawan Kerajaan dengan urapan untuk berkuasa, yang membawa revival besar sampai ke ujung bumi.

RENUNGAN
Jadilah pahlawan yang BERSUNGGUH HATI BAGI TUHAN untuk membawa REVIVAL BESAR.

APLIKASI
1. Pahlawan seperti apakah yang Tuhan cari hari-hari ini?
2. Coba sebutkan, apa saja ciri-ciri pahlawan yang bersungguh hati bagi Tuhan?
3. Apa janji Tuhan bagi setiap anak-anak-Nya yg bersungguh hati kepada-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa terimakasih atas urapan untuk berkuasa yang terus Engkau curahkan bagi kami hari-hari ini. Kami sangat bersyukur dan mau berkomitmen untuk lebih bersungguh hati lagi bagi-Mu, penuhi kami dengan kesungguhan hati untuk melayani jiwa-jiwa seperti untuk Tuhan, sehingga kami dapat dipakai oleh-Mu untuk membawa revival besar sampai ke ujung bumi. Di Dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.