Besar di Surga

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 30 Juni 2016

BACAAN HARI INI

Markus 8: 31-38

RHEMA HARI INI

Markus 8:36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.

Lazarus adalah pengemis yang hidupnya sungguh sulit di dunia karena tidak memiliki apapun dan bahkan berharap dapat menghilangkan rasa laparnya dengan apa yang jatuh dari meja seorang kaya. Dalam kisah orang kaya dan Lazarus yang miskin (Lukas 16:19-31), dikatakan pada waktu Lazarus meninggal, malaikat membawanya ke pangkuan Abraham. Sementara pada waktu orang kaya tersebut meninggal, dia menderita sengsara di alam maut. Kisah tersebut sungguh mengingatkan pada kejadian sehari-hari di dalam kehidupan kita sebagai manusia. Seringkali kita tahu dan memahami bahwa kita diciptakan untuk menyenangkan hati Tuhan, akan tetapi yang terjadi justru kebalikannya, banyak perbuatan sia-sia yang kita lakukan dan tidak menyukakan hati Tuhan.

Perbuatan-perbuatan yang tampaknya sederhana tapi tidak menyukakan hati Tuhan antara lain seperti cinta uang dan hanya mengejar kekayaan duniawi; tidak memberikan persepuluhan; memuji Tuhan dan mengatakan hal yang baik tetapi hatinya penuh dengan kebohongan, kejahatan, kebencian, akar kepahitan dan pikiran yang buruk; memilih untuk menikmati hidup duniawi daripada meluangkan waktu di hadirat Tuhan; sudah tidak memiliki kehidupan doa; tidak memberi pengampunan; tidak memiliki kasih dalam hidup kita; tidak menyelamatkan jiwa-jiwa; dan memiliki roh kesombongan dalam melayani. Kita tidak boleh lupa bahwa apa yang kita lakukan di dunia fana ini akan menentukan hidup kita di dunia kekal nanti.

Hal ini mengingatkan kita untuk selalu suka dekat-dekat dengan Tuhan (membaca, merenungkan dan melakukan firman Tuhan) dan berani berkorban untuk Tuhan. Orang yang berani berkorban bagi Tuhan, memang sepertinya rugi di mata dunia, tapi sesungguhnya dia sedang mengumpulkan bagi dirinya sendiri harta di dalam Kerajaan Surga. Jangan hitung-hitung dengan Tuhan dan berikan yang terbaik bagi Tuhan. Mari lakukan yang terbaik bagi Tuhan dan melalui hidup kita, kerajaan Allah harus diperluas, jiwa-jiwa harus diselamatkan, dan hati Tuhan harus disenangkan. Jangan sampai kita besar di bumi, akan tetapi kecil di surga.

RENUNGAN

Jangan sampai kita BESAR di bumi tapi KECIL di surga.

APLIKASI

  1. Apakah Anda sudah melakukan hal-hal yang disukai dan berkenan di hati Tuhan?
  2. Bagaimana komitmen Anda untuk dapat meninggalkan kehidupan yang sia-sia dan melakukan hal-hal yang menyukakan hati Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih atas kesempatanmu sehingga kami dapat memperoleh waktu untuk mengevaluasi hidup kami kembali. Ajarkan kami ya Tuhan untuk dapat membuang hal yang sia-sia dalam hidup kami dan mulai melakukan hal-hal yang menyukakan hati Tuhan. Kami hendak besar di Surga ya Tuhan dan kami selalu membutuhkan Engkau untuk menuntun kami. Terima kasih ya Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kisah 17