Bonus Bagi Yang Memiliki Prioritas Yang Benar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Korintus 6:6-16

RHEMA HARI INI
1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Colgate adalah sebuah nama yang kita kenal dengan merek pasta gigi. Sebenarnya, Colgate adalah nama sebuah perusahaan yang diciptakan oleh William Colgate, yang lahir tanggal 25 Januari 1973 di kota Kent, Inggris dan pada tahun 1978 keluarganya memutuskan untuk pindah ke Amerika. Colgate bukanlah orang yang langsung berhasil saat memulai usahanya. Kegagalan pun beberapa kali dialaminya, dari bekerja ikut orang sampai akhirnya memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Suatu kali, teman kristianinya menasehati William untuk memberikan hatinya kepada Kristus, memberikan apa yang menjadi milik-Nya dan membuat sabun dengan jujur. “Berikan persembahanmu dengan jujur, dan seseorang akan menjadi pembuat sabun ternama di New York, orang itu mungkin kamu,” demikian katanya.

Colgate pun berkomitmen untuk mengutamakan Tuhan dan mengembalikan perpuluhan. Mujizat terjadi! Dalam 6 bulan, perusahaan Colgate berhasil membuat produk-produk baru. Meski sibuk dalam pengembangan usaha, William tidak mengabaikan waktu-waktu pribadinya dengan Tuhan. Dia setia dalam persepuluhannya, seperti janji yang pernah diucapkan. Colgate pun menjadi salah satu pengusaha ternama di New York. Tidak berhenti disitu, Colgate juga aktif di berbagai kegiatan sosial yang diadakan gerejanya. Bisnisnya semakin berkembang dan diberkati. Jumlah persembahannya pun ditingkatkan dari 20% menjadi 30%. Dia terus berkomitmen untuk memberi dan perusahaannya semakin diberkati Tuhan. Saat ini, Colgate adalah salah satu perusahaan tertua di Amerika dan dinobatkan oleh majalah Fortune menjadi salah satu dari 500 perusahaan paling sukses di Amerika.

Kitapun bisa mengalami seperti apa yang dialami oleh Colgate saat kita memiliki prioritas yang benar untuk mnegasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh. Mengutamakan Tuhan di atas kesibukan, pekerjaan dan masalah kita. Percayalah saat kita memprioritaskan Tuhan, maka semuanya akan disediakan-Nya sebagai bonus bagi kita, bahkan apa yang tidak pernah kita minta atau kita pikirkan sebelumnnya. Cintailah Tuhan lebih dari apapun dan siapapun di dunia ini. Kejarlah Tuhan, carilah terlebih dahulu Kerajaan Allah dan utamakan Tuhan serta prioritaskan rumah Tuhan (Matius 6 :33). (LEW)

RENUNGAN
Miliki PRIORITAS YANG BENAR untuk mengasihi Tuhan dan mendahulukan Kerajaan-Nya, maka Tuhan akan MENYEDIAKAN SEMUANYA sebagai BONUS.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memiliki prioritas yang benar untuk mengasihi Tuhan ? Jika sudah atau belum, mengapa ?
2. Adakah hal-hal yang menghalangi Anda dalam mengutamakan Tuhan di hidup Anda ? Sebutkan !
3. Sebutkan komitmen Anda dalam memprioritaskan Tuhan dalam hidup Anda !

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, terima kasih karena Engkau mengingatkan kami hari ini untuk mengutamakan Engkau di atas segalanya. Kamu mau memprioritaskan Engkau di dalam hidup kami, ya Tuhan. Kami percaya Engkau akan menyediakan apa yang tidak pernah kami minta dan pikirkan sebelumnya. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.