Buka Hati Untuk Firman Tuhan

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 26:24-32

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 26:27-28 Percayakah engkau, raja Agripa, kepada para nabi? Aku tahu, bahwa engkau percaya kepada mereka.” Jawab Agripa: “Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!”

Seusai berdoa, Deni menutup Alkitabnya. Pagi ini ia berhasil menuntaskan pembacaan Alkitab dengan utuh. Deni sudah bertahun-tahun memiliki Alkitab, namun baru setahun ini ia mau membacanya. Setahun lalu rasanya mustahil baginya untuk bisa bertekun membaca Alkitab. Tetapi hari ini terbukti dia bisa menyelesaikannya. Dulunya Deni merasakan bagaimana berat dan membosankannya membaca satu perikop Alkitab. Namun sekarang sangat berbeda, harinya akan terasa kosong jika melewatkan hari tanpa membaca Alkitab. Ketekunan dalam membaca Alkitab membuat hati Deni terbuka. Di setiap hari ia bisa merasakan bagaimana tuntunan Roh Kudus di dalam hidupnya. Kebiasaannya membaca Alkitab tiap hari nyata-nyata mengubah hidupnya, kuasa firman Tuhan benar-benar menjadi pelita bagi kaki dan terang bagi jalan hidupnya.

Kisah Para Rasul 26:1-23 menceritakan bagaimana Paulus menceritakan kisah pertobatan dan imannya di hadapan raja Agripa. Saat itu Paulus tahu bahwa raja Agripa mulai dijamah oleh firman Tuhan yang ia saksikan. Namun pada akhirnya raja Agripa, karena pikiran dan kekerasan hatinya, memilih untuk tidak mau percaya. Paulus tidak menyerah untuk bersaksi menyelamatkan jiwa, ia mengatakan bahwa ia akan mendoakan semua orang yang ada di situ yang ikut mendengarkan kesaksiannya agar mereka pun menjadi seperti Paulus, percaya dan beroleh kasih kuasa Tuhan yang telah menyelamatkan manusia dari dosa.

Mungkin ada diantara kita yang seperti raja Agripa, ketika mendengar firman dan kesaksian, hati kita sebetulnya terjamah dan mulai percaya. Namun kemudian, logika kita mulai membuat analisa. Sebenarnya roh kita mulai dikobarkan, tapi di sisi lain pikiran nalar kita tidak bisa menerimanya. Antara hati dan pikiran mulai tidak sinkron dan tarik menarik. Yang namanya mujizat itu memang tidak masuk akal, dan hukum Tuhan itu berbeda dengan hukum manusia. Kita bisa memilih mau membuka hati dan percaya seperti Deni dalam cerita di atas, atau mengeraskan hati seperti raja Agripa. Deni yang mau taat dan membuka hati pada firman Tuhan, hidupnya selalu berjalan dalam tuntunan. Ia memiliki iman yang meledak-ledak yang siap menerima mujizat-mujizat besar. Sedangkan raja Agripa akhirnya meng-cancel mujizatnya sendiri dan kehilangan kesempatan untuk beroleh keselamatan akibat mengeraskan hati dan memilih untuk tidak percaya.

RENUNGAN
Kita DAPAT MEMILIH apakah kita mau MEMBUKA HATI atau MENGERASKAN HATI terhadap firman Tuhan.

APLIKASI
1. Setelah membaca renungan di atas, apa pilihan Anda?
2. Apa yang seringkali membuat Anda sulit menerima firman dan percaya?
3. Apa komitmen Anda supaya hati Anda yang percaya menjadi lebih dominan dari pikiran Anda yang tidak percaya?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, beri kami hati seperti anak-anak yang mudah untuk percaya. Walaupun pikiran kami sulit untuk menerima, tapi kami tahu bahwa tidak ada kebenaran lain selain firman-Mu. Kami memilih untuk membuka hati dan percaya. Terima kasih Tuhan, kami terima firman-Mu yang hidup bekerja dan berkuasa atas hati kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.