BUKAN PEKERJAAN DAN USAHA KITA, MELAINKAN TUHANLAH SANG SUMBER BERKAT

RHEMA HARI INI

1 Tawarikh 29:11 Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

Sore itu Siani sedang asyik menyiram tanaman di kebun rumahnya. Tiba-tiba aliran air dari selang itu mati. Sontak Siani melihat ke arah keran air dan melihat adiknya, si kecil Sindy sedang memutar-mutar keran tersebut. Sambil tersenyum, Siani pun berjalan mendekati adiknya dan menjelaskan kepadanya, “Sindy, keran ini adalah sumber airnya. Kalau kamu putar dan matikan, maka air tidak dapat mengalir lagi. Kakak jadi tidak bisa menyiram tanaman-tanaman itu.” Dengan wajah polosnya yang lucu, Sindy mengangguk-angguk tanda mengerti penjelasan sang kakak.

Tanpa kita sadari, seringkali kita merasa bahwa apa yang kita miliki sekarang adalah karena kerja keras kita, karena kepandaian kita atau mungkin karena koneksi atau orang-orang yang telah sangat berjasa membantu kita. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa semua itu juga memiliki peran tersendiri. Namun perlu kita ingat, bahwa tanpa Tuhan yang memberi, maka kita tidak bisa memiliki kepandaian dan juga orang-orang yang membantu kita. Apabila kita bisa melihat bahwa semua faktor itu adalah bentuk dari perpanjangan tangan Tuhan, maka kita pun akan bisa mengakui bahwa Tuhanlah sumber dari segalanya. Pekerjaaan dan usaha kita hanyalah saluran berkat, jangan sampai kita lupa pada Sumber yang sebenarnya.

Saluran berkatnya bisa berubah, saluran berkatnya bisa berganti, tetapi kalau Sumber Berkatnya sama, maka aliran berkat itu akan senantiasa mengalir. Seperti sebuah selang yang dipakai sebagai penyalur air dari keran ke tanaman, mau diganti selang model dan warna apapun, selama selang itu tetap menancap pada keran, maka air pun akan bisa mengalir. Tuhan bisa memakai siapa saja atau melalui pekerjaan apa saja untuk mengalirkan berkat-Nya pada kita. Karena itu jangan melihat pekerjaan kita atau seseorang, sebagai sumber berkat kita. Demikian pula lihatlah bahwa hidup kita ini juga sebuah selang yang dipakai Tuhan untuk mengalirkan berkat-Nya. Dia memberikan berkat-Nya bukan untuk berhenti sampai di kita saja, tetapi agar orang-orang di sekitar kita juga bisa ikut merasakan kebaikan Tuhan melalui hidup kita.

RENUNGAN

Pekerjaan dan usaha kita hanyalah SALURAN BERKAT, sadarilah bahwa Tuhanlah Sang SUMBER BERKAT.

APLIKASI

1. Apakah menurut Anda, pekerjaan dan usaha Anda adalah sumber berkat Anda selama ini? Mengapa demikian?
2. Mengapa pekerjaan, usaha atau seseorang disebut sebagai saluran berkat Tuhan?
3. Perubahan paradigma apa yang Anda dapatkan setelah mengetahui bahwa Tuhanlah Sang Sumber berkat?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, ampuni kami kalau selama ini kami sombong dan merasa bahwa semua yang kami miliki ini karena kuat gagah kami. Ampuni kami jika kami salah mengira bahwa seseorang yang telah menjadi berkat bagi kami. Kini kami menyadari dan mengakui bahwa Engkau lah satu-satunya sumber berkat kami. Kami juga rindu Tuhan, untuk bisa menjadi saluran berkat-Mu, sehingga banyak orang boleh merasakan kasih-Mu melalui hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!