Buktikanlah Besar Cintamu Pada Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Tawarikh 22:2-19

RHEMA HARI INI
1 Tawarikh 22:14 Sesungguhnya, sekalipun dalam kesusahan, aku telah menyediakan untuk rumah TUHAN itu seratus ribu talenta emas dan sejuta talenta perak dan sangat banyak tembaga dan besi, sehingga beratnya tidak tertimbang; juga aku telah menyediakan kayu dan batu.

Minggu ini Bapak James kedatangan tamu seorang pejabat. Mereka membicarakan beberapa proyek bisnis yang potensial. Pada akhir hari kunjungannya, bapak itu mengajak Bapak James untuk bertemu pada hari Minggu melanjutkan pembicaraan bisnis mereka. Bagi Bapak James, hari Minggu adalah hari utama pelayanan untuk Tuhan. Bapak James kemudian menjelaskan bahwa ia tidak bisa bertemu pada hari Minggu. Bapak James menawarkan kepada tamunya untuk bersedia menunggu sampai ia datang pada Senin malam. Ternyata, bapak itu bisa memahami penjelasan Bapak James dan bersedia menunda kepulangannya agar mereka tetap bisa bertemu. Bapak James kemudian berpesan kepada seorang stafnya agar besok Minggu ia bisa menggantikannya menemani tamu berkeliling wisata. Stafnya meminta maaf dan berkata bahwa ia ada pelayanan pada Minggu besok. Bapak James pun mengizinkan stafnya untuk berpelayanan terlebih dahulu. Akhirnya Bapak James dan para staf membagi jadwal supaya kegiatan pelayanan tetap berjalan dan tamunya juga mendapatkan jamuan yang memuaskan.

Kitab 1 Tawarikh 22:2-19 menceritakan Raja Daud mempersiapkan dan mempersembahkan banyak benda berharga yang jumlahnya luar biasa besar untuk pembangunan Rumah Tuhan. Kecintaannya pada Tuhan membuatnya berani dan rela memberikan apapun yang dia punya untuk menyenangkan hati Tuhan. Kecintaannya pada Tuhan membuat cita-cita dan semangatnya untuk membangun rumah Tuhan selalu menyala-nyala hingga akhir hayatnya. Demikian pula halnya dengan Bapak James dan stafnya yang tetap mendahulukan pelayanan dan persekutuan dengan Tuhan daripada kepentingan bisnisnya. Nilai bisnis yang mungkin didapat tidak menyusutkan kecintaan mereka kepada Tuhan. Mereka tahu bahwa kesempatan bisnis yang datang itu sangat potensial dan mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya. Namun mereka percaya bahwa kemajuan bisnis adalah berkat dari Tuhan sehingga mereka berani lebih memilih untuk melayani Sang Sumber berkat terlebih dahulu. Itulah bukti kecintaan mereka kepada Tuhan.

Bagaimana dengan kita? Seberapa besar cinta kita kepada Tuhan? Ketika Tuhan menyuruh kita melakukan sesuatu yang membuat kita harus mengorbankan sesuatu yang sangat berharga bagi kita, sejauh apa kita bisa? Seberapa cepat kita akan melakukannya? Sikap apa yang akan muncul dari diri kita pada Tuhan? Dari kisah-kisah di atas kita belajar bahwa ternyata rahasia untuk mengalami Mujizat Keuangan Besar bersama Tuhan adalah The Love Factor atau Faktor Kasih. Tuhan tahu bagaimana kondisi hati kita sebenarnya. Tuhan memperhatikan dan menyelidiki apakah hati kita mengutamakanNya. Yang Tuhan inginkan adalah kita memliki hati yang mencintai Tuhan lebih dari segalanya (Love God with Passion). Itulah kunci utamanya. Seberapa level cinta Tuhan yang ada dalam hati kita akan sangat menentukan level otoritas yang akan Tuhan percayakan kepada kita dalam keuangan. Marilah kita utamakan cinta Tuhan, maka mujizat keuangan besar pasti terjadi.

RENUNGAN
SEJAUH APA kita BERANI MENGORBANKAN sesuatu yang sangat berharga bagi kita MEMBUKTIKAN seberapa BESAR CINTA kita kepada-Nya.

APLIKASI
1. Mari kita renungkan seberapa besar cinta kita kepada Tuhan! Berapa lama dalam sehari kita bersekutu dengan Tuhan?
2. Ambilah komitmen untuk lebih mencintai Tuhan, misalnya dengan lebih rajin berdoa, lebih rajin merenungkan Firman Tuhan, lebih disiplin persepuluhan, lebih rajin Pondok Daud, lebih rajin komsel, ikut SOM, dan seterusnya.
3. Berdoalah agar Tuhan menganugerahkan kepada kita hati yang mencintai Tuhan lebih dari segala-galanya sehingga kita bisa memenuhi komitmen kita.

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas setiap berkat anugerah yang telah kami terima. Mulai hari ini kami ingin lebih sungguh mencintaiMu. Berikanlah kepada kami hati yang mencintaiMu lebih dari segala-galanya. Pakailah kami untuk menjadi pelayanMu dan menjadi saluran berkatMu bagi sesama kami supaya NamaMu semakin dipermuliakan dan banyak jiwa diselamatkan. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.