Cara Mendengar Suara Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 4:5-26

RHEMA HARI INI
Yohanes 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Seorang anak asyik bermain bola di pinggir sebuah kolam. Ayahnya yang sedang memotong rumput berada tak jauh darinya. Tiba-tiba si anak terpeleset dan tercebur ke dalam kolam. Anak itu menangis dan berteriak-teriak ketakutan memanggil ayahnya. Dalam kepanikannya, anak itu melihat ayahnya berseru-seru dari tepi kolam, tetapi ia tidak bisa mendengar suara ayahnya karena tertutup suara ceburan air dari tangan dan kakinya yang memukul-mukul air. Anak itu sudah hampir pingsan ketakutan ketika ia merasa tangan kuat ayahnya meraih tubuhnya. Sang ayah mendekapnya dan berkata, “Turunkan kakimu, Nak.” Tanpa berpikir, anak itu meluruskan kakinya, dan ternyata dasar kolam bisa terpijak olehnya. Walaupun air sampai ke bibirnya, tetapi tidak sampai membenamnya. Rupanya itulah yang tadi diseru-serukan ayahnya.

Sering kali kita pun tidak bisa mendengar suara Tuhan karena pikiran kita dipenuhi hal-hal lainnya, sehingga kita kehilangan “frekuensi yang sama” dengan Tuhan. Padahal, kemampuan mendengar yang baik dibutuhkan untuk bisa mentaati apa yang Tuhan perkatakan atau firmankan. Baru setelah itu, melalui gaya hidup kita yang taat, Tuhan bisa membawa kita naik level dan mempercayakan urapan untuk berkuasa dalam hidup kita.

Oleh karena itu, aktifkan manusia roh kita. Biarkan manusia jasmani kita dikuasai dan dikendalikan oleh manusia roh kita, baik dalam berbicara, bernyanyi, berdoa, berbahasa roh, dan merenungkan firman Tuhan. Perbanyak doa dan puasa. Bertobat dan meninggalkan dosa kita. Semua ini akan membuat manusia roh kita hari demi hari makin peka dalam mendengarkan suara Roh Kudus. Maka secara otomatis, kita pun akan mendapat petunjuk-petunjuk dari Tuhan. Begitu kita taat menjalankan petunjuk Roh Kudus, urapan untuk berkuasa akan bekerja dan menghasilkan mujizat-mujizat besar dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Kalau kita ingin MENDENGAR SUARA TUHAN, kita harus ada DALAM DIMENSI ROH, sebab ALLAH ITU ADALAH ROH.

APLIKASI
1. Mengapa penting bagi Anda untuk bisa mendengar suara Tuhan?
2. Pernahkah Anda mendengar petunjuk Roh Kudus? Soal apakah itu?
3. Bagaimana Anda bisa mempertajam telinga rohani Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, berikanlah kami hati seorang murid, yang selalu rindu untuk mendekat dan mencari hadirat-Mu. Rindu untuk mendengar petunjuk-petunjuk dari-Mu. Roh Kudus, penuhi dan kuasailah kami sepenuhnya. Beri kami hati yang taat seperti Abraham. Agar kami dapat menggenapi rencana-Mu dalam hidup kami dan membawa kemuliaan bagi nama-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.