MENANGKAP RHEMA DI UC 2022 DAN TUHAN SEMBUHKAN LUTUT TANPA OPERASI

Shalom Pak Obaja, terima kasih buat firman Tuhan yang sangat memberkati selama UC kemarin. Hari ini salah satu rhema yang disampaikan bahwa kita akan melihat mujizat tidak masuk akal dan membuat kita berkata “koK bisa yaa…” benar-benar saya alami.
Hari Selasa kemarin saya periksa ke dokter karena lutut kiri saya sudah hampir sebulan sakit dan makin lama makin memburuk, hasil pemeriksaan dokter saya mengalami retak dibagian tempurung lutut kiri dan harus segera di operasi. Jujur saya kaget dan tidak siap mental untuk menjalani operasi. Saat itu saya berpikir kalau saya operasi berarti saya tidak bisa ikut UC karena harus istirahat minimal seminggu setelah operasi.
Akhirnya saya memutuskan untuk operasi hari Jumat aja setelah UC karena saya yakin Tuhan akan melakukan sesuatu bagi saya selama UC dan saya tidak ingin melewatkan momen UC ini dengan terbaring di rumah sakit. Selasa malam itu hampir saya tidak bisa tidur karena pikiran saya kacau dan seolah-olah seluruh persendian tulang saya rasanya ngilu.
Rabu pagi sewaktu bangun pagi, kondisi lutut saya makin parah, bengkak, lebam dan panas. Lalu saat itu saya berdoa minta Tuhan sembuhkan dan saya tolak intimidasi iblis akan keadaan lutut saya yang memburuk. Saya perkatakan pada lutut saya bahwa lutut saya akan sembuh tanpa operasi.
Malamnya sewaktu KKR, Pak Jonatan menubuatkan bahwa mulai malam itu 14 September tidak henti-hentinya kita akan berkata “kok bisa yaa..” saat itu saya percaya dan saya aminkan terjadi dalam hidup saya. Selama acara UC berlangsung saya beberapa kali harus naik turun tangga dan itu membuat lutut saya sakit tapi saya tetap perkatakan bahwa lutut saya akan Tuhan sembuhkan.
Jumat pagi sebelum ke rumah sakit, saya berdoa memohon Tuhan sembuhkan tanpa operasi tapi jika seandainya Tuhan izinkan saya tetap harus menjalani operasi, saya tetap percaya bahwa Tuhan mengasihi dan menyertai saya.
Setelah selesai rontgen, dokter menjelaskan bahwa retak / patah tulang saya tidak ada, bahkan sempat beberapa kali dokter mengecek ulang hasil rontgen dan beliau berkata “kok bisa ya..”
Saya tanya ke dokter: jadinya gimana dok? Semua normal dan tidak perlu operasi?
Dokter bilang : iya ini tulang nya bagus, kok bisa ya. Bahkan dokter sempat bercanda, ini gak ketuker hasil rontgen pasien lain kan? Atau salah rontgen lutut yang satunya? Berkali-kali dokter tadi bilang kok bisa ya.
Sewaktu saya keluar dari ruangan, tiba-tiba saya teringat perkataan Pak Jonatan bahwa kita akan tidak henti-hentinya berkata kok bisa ya. Saya sangat amat bersukacita sekali dan saya percaya ini baru awal mujizat yang luar biasa terjadi, pasti masih akan banyak hal-hal yang akan lebih spektakuler Tuhan kerjakan dalam hidup saya. Terima kasih atas berkat rohani yang Pak Obaja selama ini. Tuhan Yesus memberkati.

Narasumber Kesaksian: Natalin

MENDAPAT RUMAH MUJIZAT DENGAN IMAN

Beberapa waktu yang lalu kami suami-isteri berencana untuk mengambil perumahan sebab kerinduan kami untuk memiliki rumah sendiri, karena selama ini kami hanya tinggal di tanah kepunyaan orangtua. Singkat cerita kami sepakat akan mengambil perumahan dan mengurus semua berkas-berkas yang ada, serta kami sudah menyiapkan dana booking rumah tersebut. Suatu waktu kami pergi melihat ke tempat dimana yang akan nantinya menjadi rumah kami, disana saya bersama isteri TUMPANGKAN TANGAN DAN PERKATAKAN PROFETIK bahwa rumah ini akan menjadi milik kami, banyak jiwa yang akan diselamatkan melalui rumah ini, dan rumah ini akan menjadi tempat komsel perintisan terjadi dalam nama Yesus.
Singkat cerita tiba saatnya kami akan akad di bank, tapi apa yang terjadi? dari pihak bank tidak meloloskan berkas kami karena dari pihak bank menemukan masih ada tagihan shopee pinjam yang belum dilunasi. Perlu diketahui bahwa tagihan shopee pinjam itu dipakai oleh teman isteri saya dengan memakai nama isteri saya senilai 6 juta lebih. Akhirnya isteri saya mengatakan kepada developer “sudahlah bu ga apa-apa kami belum lolos berkas berarti bukan berkat kami” tapi dari pihak developer terus “memaksa” isteri saya dengan mengatakan “bu pinjam aja dimana dulu, udah tanggung lho bu sedikit lagi rumah ini akan jadi milik ibu” tapi istri saya tetap katakan “sudahlah bu tidak apa-apa kami tidak kecewa bila tidak lolos berkas & mendapatkan rumah itu”.
Ketika dengar tidak lolos berkas, uang booking yang sebelumnya kami sudah siapkan untuk biaya akad kami, akhirnya kami pakai untuk beli kebutuhan sehari-hari. Di rumah isteri saya PERKATAKAN PROFETIK yaitu isteri saya katakan “bila rumah itu memang Tuhan berikan untuk kami maka TIDAK ADA SEPESERPUN UANG AKAN KAMI KELUARKAN”.
Apa yang terjadi? Selang berapa waktu, pihak developer mengatakan kepada istri saya “bu,ayo kita ke bank untuk proses akad”, istri saya katakan kepada developer bahwa “saya kan belum melunasi tagihan shopee pinjam?”. Tahu apa yang terjadi? Developer katakan “tenang saja bu nanti masalah tagihan yang 6juta lebih itu saya akan lunaskan pakai uang saya”, istri saya kaget, orang yang kami tidak kenal sebelumnya dipakai oleh Tuhan untuk membantu kami, lalu isteri saya katakan kepada developer “bagaimana dengan uang booking? kami sudah pakai untuk beli kebutuhan sehari-hari”, tahu tidak apa yang terjadi? Developer katakan bonus-bonus yang ibu akan dapatkan ketika selesai akad rumah sudah diuangkan untuk biaya booking, Wooww!!! Benar terjadi kami suami-isteri MENDAPATKAN RUMAH MUJIZAT TANPA KELUAR UANG SEPESERPUN! Praise the Lord! LOMPATAN IMAN, LOMPATAN FINANSIAL TERJADI dalam hidup keluarga kami, apa yang tak pernah kami pikirkan Tuhan kerjakan bagi kami.
Ini yang luar biasa, ketika hari minggu saya pergi ibadah GI ONSITE di tempat kediaman ibu Dewi Sangi di Manado, setelah selesai ibadah saya diberikan kesempatan untuk bersaksi tapi sebelum bersaksi saya diingatkan oleh Roh Kudus bahwa KAMU SUDAH MENABUR BENIH PROFETIK UNTUK PEMBANGUNAN PUSAT KEGERAKAN ROH KUDUS.
Jauh sebelum kami berencana untuk ambil perumahan, ketika baru ada gerakan janji iman saya langsung MENANGKAP & MENANGGAPI KEGERAKAN JANJI IMAN WALAU PADA WAKTU ITU BELUM MENGERTI.
Ternyata setelah saya merenungi bahwa rumah mujizat yang saya dapatkan tanpa mengeluarkan uang sepeserpun itu hasil dari BENIH PROFETIK yang saya sudah tabur dalam kegerakan JANJI IMAN. Tapi dasar semuanya yang saya lakukan bukan supaya diberkati tapi seperti khotbah bapak gembala kita, bahwa karena kita CINTA TUHAN DAN CINTA PEKERJAANNYA. Amin, Tuhan Yesus Memberkati.

Narasumber Kesaksian : Andri Tamaka – GI Manado.

TAAT MELANGKAH MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK, TUHAN BERKATI BERLIPAT

Terpujilah Tuhan kita Yesus Kristus. Kami sangat bersyukur memiliki Bapak Gembala yang selalu menyampaikan firman dan rhema yang penuh urapan dan betul-betul terkonfirmasi dari Tuhan dan Roh Kudus.
Pada waktu Bapak Obaja menyampaikan rencana pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus diatas tanah seluas +/- 20 hektar kami langsung terkejut, woow gereja kita memiliki aset sebesar itu dan akan dibangun Mega Project yang luar biasa. Dan waktu Pak Obaja memberikan kesempatan kepada jemaat untuk berpartisipasi menabur dengan menuliskan Janji Iman untuk biaya pembangunan project tersebut kami sekeluarga sangat antusias. Bahkan istri dan anak-anak saya sudah mulai menuliskan angka dan sudah mulai mempersembahkan janji iman secara bertahap/diangsur setiap minggu setelah ibadah.
Namun saya masih bertanya-tanya kepada Tuhan, dalam doa saya setiap ibadah di gereja maupun saat berdoa di rumah saya bertanya kepada Tuhan “Berapa jumlah yang Tuhan kehendaki untuk saya tuliskan dan persembahkan sebagai Janji Iman untuk Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus itu?”
Doa saya tersebut sampai akhir bulan Juni 2022 (saya lupa hari dan tanggalnya) baru mendapat jawabannya yaitu pada saat ibadah hari Minggu di gereja dan jawaban itu sangat mengejutkan, Tuhan taruh di hati saya satu angka dan itu adalah nominal janji iman yang terbesar yang pernah saya buat. Saya sangat terkejut karena menurut ukuran kami itu jumlah yang sangat besar.
Pada waktu saya bilang ke istri saya, dia juga terkejut dan bilang coba doakan lagi pah, tapi kalau memang Tuhan kehendaki pasti tidak ada yang mustahil. Papa pasti diberkati. Namun dalam benak saya berpikir dan bertanya-tanya lagi terus mau saya angsur berapa kali dan berapa tahun ya?
Selanjutnya, masih dalam pergumulan mengenai jumlah janji iman tersebut, pada waktu bertugas usher ibadah Minggu pagi tanggal 10 Juli 2022 lalu, saat saya tanya lagi ke istri gimana mah kok malah saya sendiri yang belum menuliskan Janji Iman? Istri saya jawab “ya sudah kalau memang itu janji imannya, ya segera ditulis saja di form Janji Iman pah. Saya ambilkan ya form Janji Imannya, nanti papa tuliskan saja. Diangsur tiap minggu atau tiap bulan juga gak apa-apa kok”. Akhirnya saya berkomitmen menuliskan janji iman sesuai yang Tuhan sampaikan dalam doa saya.
Tuhan itu DAHSYAT dan AJAIB. Baru saja saya berkomitmen untuk mempersembahkan persembahan janji iman sesuai yang dikehendaki Tuhan dengan nominal tertentu tersebut, bahkan sebelum formulir janji iman saya kumpulkan atau belum saya serahkan ke gereja dan saya belum mulai mengangsur janji iman. Empat hari kemudian, Kamis 14 Juli 2022, Tuhan berkati saya dengan nominal 4 (empat) kali lipat atau 400 % (empat ratus persen) dari jumlah Janji Iman yang saya tuliskan. Puji Tuhan! Saya tidak perlu mengangsur lagi untuk persembahan janji iman bahkan masih sisa 300 % (tiga ratus persen).
Demikian kesaksian dari kami, semua karena kemurahan dan kuasa Tuhan saja. Biarlah nama Tuhan saja yang ditinggikan dan dimuliakan.
Kami mengajak Bapak Ibu Saudara Jemaat Tuhan untuk mengikuti juga kegerakan Gereja kita, dan melakukan setiap Rhema yang Tuhan berikan kepada gereja dan kita masing-masing. Tuhan Yesus memberkati. Amien..

Bapak Djoko Seno & Yulia – Keluarga Allah Solo

RHEMA DARI TUHAN MEMBAWA SAYA MENDAPATKAN RUMAH

Shalom perkenalkan saya Ibu Lisa pelayan Tuhan Soho Kapital Jakarta. Tahun 2019 Tuhan ijinkan kami sekeluarga mengalami padang gurun kehidupan namun puji Tuhan kami tergabung di GBI KELUARGA ALLAH yang terus memberikan makanan rohani sehingga iman kami bertumbuh.

Suatu kali saat kami Pondok Daud Tuhan memberikan rhema bahwa kami tidak akan malu lagi, saya tangkap pesan Tuhan ini dengan iman. Yoel 2:26 saya tangkap dan Imani. Tuhan mulai jawab doa kami satu persatu, kami mulai cicil hutang kami. Kami baru cicil beberapa kali tiba-tiba orang yang menghutangi kami bilang, “Sudah tidak usaha nyicil lagi.” Tuhan membuat kami bebas dari hutang.

Memasuki tahun 2022 anak rohani saya berjanji akan memberikan kami mobil. Lalu Februari 2022 khotbahnya tentang warisan Ilahi, Pak Jo bilang, “Kalau saudara percaya maka saudara akan alami hal itu.” Saya aminkan hal itu.

Seninnya anak rohani kami berkata bahwa ia ingin segera memberikan mobil. Saya cerita sebenarnya yang kami butuhkan bukan mobil namun rumah. Setelah itu yang punya kontrakan saya bilang, ia meminta saya memberi keputusan mau kontrak atau membeli rumah yang kami tempati, kami diberi waktu 10 hari untuk ambil keputusan. Kami menjalani hari-hari itu dengan berserah penuh pada Tuhan. Singkat cerita, anak rohani sampaikan, “Beli saja Bu nanti uangnya kami kirim.” Saya nangis mengucap syukur sama Tuhan, bahkan uang yang diberikan itu bukan hanya untuk membeli rumah, uang itu bisa saya pakai juga untuk mengurus surat-surat bahkan ada lebih dan saya persembahkan untuk Tuhan sebagai ucapan syukur.

Saya ingat sekali perkataan Ibu Nita, bahwa didalam Tuhan ada perjanjian, maka lakukan bagian kita dengan baik maka Tuhan akan kerjakan hal yang luarbiasa. Sekian kesaksian dari saya. Tuhan memberkati.

Ibu Lisa

BERANI MELANGKAH JANJI IMAN MAKA TUHAN BERKATI PEKERJAAN DAN USAHA

Shalom saudara, perkenalkan saya Daniel, berawal saat kuliah semester 6 atau 7 saya memutuskan untuk hidup mandiri dan tidak bergantung pada kedua orangtua saya. Saya mulai buka usaha kaos polos di Surabaya secara online. Usaha saya cukup maju namun tahun 2020 pandemi masuk ke Indonesia, usaha saya mulai merosot dan pernah saya tidak makan selama 3 hari.
Saya mulai membuat 40 surat lamaran dan saya kirim ke berbagai perusahaan, saya yakin pasti saya diterima di salahsatu perusahaan karena mengingat saya lulusan dari kampus yang baik. Namun di luar pemikiran saya ternyata dari 40 perusahaan yang saya masuki CV, saya tidak diterima. Saya mulai putusasa namun puji Tuhan saat itu di gereja kita ada khotbah, dalam khotbah itu dikatakan aka nada terobosan bagi pekerjaan, saya tangkap dan Imani.
Lalu saya mulai cari loker kembali dan saya dapat 1 lowongan pekerjaan, saya coba melamar di sana namun 1 Minggu setelah itu belum ada kabar.
Minggunya saya pelayanan sebagai body voice dan ada gerakan janji iman untuk LED gereja Surabaya. Saya tergerak untuk memberikan janji iman. Saya buka dompet saya adanya 27.000. Saya katakan sama Tuhan, “Tuhan ini yang terbaik yang saya punya, saya berikan pada Tuhan.” Lalu saya mendapat ayat Mazmur 121:1-2, saya merasa ada bisikan andalkan Tuhan. Lalu dua hari setelah itu ada telf ternyata dari seorang supervisior dan beliau katakan bahwa keesokan harinya saya disuruh masuk bekerja. Bukan hanya itu, usaha kaos saya juga mulai rame lagi, banyak pesanan dari mana-mna. Puji Tuhan, pertolonganku datangnya dari Tuhan. Tangkap setiap rhema yang Tuhan berikan, tetap beribadah dan Tuhan memberkati.

Daniel

ANAK LAHIR SEHAT NORMAL KARENA PERCAYA PADA TUHAN

Berawal dari kerinduan ingin segera punya anak, saya periksa ke dokter kandungan di Semarang. Di sana saya ternyata harus melakukan tindakan operasi kecil agar bisa cepat hamil dan dijadwalkan tanggal 30 Mei 2021. Seminggu kemudian setelah operasi tersebut, tepatnya tanggal 6 Juni 2021 saya belum kunjung datang bulan. Saya putuskan untuk test kehamilan dan hasilnya positif. Kaget campur bahagia mengetahui hasilnya. Tetapi kemudian saya muncul kekuatiran karena Minggu lalu habis ada operasi kecil dan di rontgen paru-paru juga padahal ibu hamil tidak boleh melakukan rontgen karena paparan radiasi. Langsung saya ke dokter kandungan untuk check kondisinya dan ternyata sudah hamil 5 Minggu dan janin dalam keadaan sehat. Mujizat pertama yang kami dapat, saya ternyata sudah hamil sebelum dioperasi padahal dokter menyatakan kalau tidak dioperasi dan dibersihkan akan susah hamilnya. Seiring berjalannya waktu, ketika usia kehamilan memasuki 12 Minggu saya putuskan ambil darah untuk check kromosom calon bayi saya. Tujuan saya hanya ingin tahu jenis kelaminnya lebih cepat daripada USG. Dua Minggu kemudian hasil keluar dan ternyata tidak sesuai harapan saya dan suami. Calon bayi kami dinyatakan memiliki kelainan kromosom yaitu sindrom turner. Sindrom yang sangat langka, 1 banding 2.500 bayi. Kelainan ini menjadikan anak tidak bisa bertumbuh kembang seperti anak normal, tubuhnya pendek, leher lebar dan berselaput, dadanya lebar, kelainan jantung, gangguan fungsi ovarium yang kelak sulit untuk menstruasi dan sebagainya. Pada saat itu dunia saya serasa runtuh, saya stress depresi berat, setiap hari selalu menangis, ketakutan, menyalahkan diri saya dan bertanya kenapa Tuhan kasih cobaan ini ke anak yang tidak berdosa ini? Saya juga memohon kepada Tuhan untuk tambahkan 1 kromosom lagi untuk anakku. Di saat kondisi terpuruk itu mama mertua saya mengingatkan untuk ikut Pondok Daud dan bawa dalam doa terus. Lalu saya ikuti Pondok Daud dengan sungguh-sungguh, berdoa dengan sungguh-sungguh dan juga minta tim doa untuk mendoakan calon bayi saya. Ketika ketakutan itu datang, saya berdoa dan mengikuti Pondok Daud. Saya juga sempatkan ikut Ibadah onsite walaupun kondisi lagi hamil besar, saya sangat ingat sekali saat saya datang beribadah onsite di GBI Keluarga Allah, Pak Obaja berkata jangan takut, disitu saya menangis karena saya merasa Tuhan berkata kepada saya melalui Pak Obaja untuk berhenti dari rasa ketakutan dan kekuatiran saya selama kehamilan ini. Saya juga berkesempatan untuk minta didoakan oleh Pak Obaja setelah selesai ibadah onsite tersebut. Perasaan saya menjadi lebih tenang dan saya serahkan calon bayi ini kepada Tuhan. Singkatnya, pada bulan Januari 2022 saya lahiran. Selama proses operasi, puji Tuhan prosesnya sangat dipermudah dan yang terpenting bayi saya lahir dalam keadaan sehat, lengkap, normal dan sempurna. Segala ketakutan dan kekuatiran saya hilang. Mujizat besar yang Tuhan berikan kepada saya dan suami sungguh indah, Tuhan titipkan anak Ilahi terbaikNya kepada kami. Saat ini anak kami berusia 5 bulan, puji Tuhan sehat, pintar dan tumbuh kembangnya sangat baik. Anak ini adalah bukti nyata bahwa tidak ada yang bisa menandingi perkara yang Tuhan kerjakan, walaupun hasil test kromosom tersebut mengatakan 99,99999% akurat. Tetapi jika Tuhan tidak berkehendak, maka itu tidak terjadi. Saya dan suami sangat amat bersyukur karena Tuhan sangat amat baik kepada kami dan menjawab doa-doa kami.

Ibu Felicia

TUHAN SELAMATKAN KAMI SEKELUARGA DARI BANJIR

Shalom saudara, perkenalkan kami keluarga Ardian, puji nama Tuhan pada kesempatan ini kami bisa bersaksi. Beberapa waktu yang lalu kami sekeluarga mengalami pergumulan namun Tuhan selamatkan. Tanggal 2 Maret 2022 dini hari, istri saya terbangun dan ketika ia melihat ke jendela ternyata di luar air banjir sudah tinggi mencapai kaca mobil. Seketika itu juga istri saya membangunkan kami sekeluarga. Saya, istri saya dan ketiga anak kami bergeges keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Ketika dalam perjuangan menerobos banjir, istri saya dan anak kami yang no dua terseret arus air menuju sungai. Air semakin tinggi, anak istri saya sudah tidak terlihat. Istri saya bercertia bahwa saat itu ia hampir menyerah namun ia terus profetikan Tuhan tolong kami. Dan benar, Tuhan pakai seseorang untuk menarik tangan istri saya sehingga anak dan istri saya selamat.

Saya pun juga berjuang untuk menyelamatkan diri, saya naik ke atas mobil namun air makin tinggi, akhirnya saya naik ke rumah seseorang di lantai 2. Ketika hari sudah terang, saya mencoba mencari istri dan anak-anak saya. Puji Tuhan kami sekeluarga selamat. Mari saudara terus andalkan Tuhan, makin nempel melekat sama Tuhan, setia komsel dan bergabunglah dalam Pondok Daud. Demikian kesaksian saya, Tuhan Yesus memberkati.

Bapak Ardian

BERSATU HATI MEMBERIKAN SEMUA UNTUK TUHAN MAKA TUHAN BERKATI SECARA LUARBIASA

Shalom saudara, perkenalkan saya Yosie dan istri saya Susan, kami bersyukur dapat tergabung dan melayani di GBI Keluarga Allah bersama Pak Obaja, Pak Jonatan dan Ibu Nita. Sejak awal kami masuk dalam gereja ini kami senantiasa memililki hati yang sederhana yang senantiasa mau taat dan mengikuti setiap kegerakan dan rhema yang ada dalam gereja.
Sejak awal kami mempersembahkan hidup sepenuhnya untuk Tuhan, kami menyadari bahwa semua yang kami miliki adalah datangnya dari Tuhan dan kami harus mengembalikan untuk Tuhan. Diawal-awal ada gerakan untuk menabur benih profetik dan janji iman. Saya dan istri sepakat ikut ambil bagian mempersembahkan rumah kami karena kami tahu untuk apa kami tinggal di rumah yang bagus kalau rumah Tuhan tidak terbangun dengan baik untuk menampung jiwa-jiwa yang diselamatkan. Bukan hanya itu namun kami juga punya mobil, Tuhan berikan rhema yang sama dan akhirnya kami persembahkan mobil kami. Tuhan beri kami mobil kembali dan itu sangat berharga bagi kami tapi kami ambil langkah lagi untuk kembali mempersembahkan mobil itu sama Tuhan dan begitu seterusnya.
Bukan hanya itu namun perhiasan kami, cincin nikah kami juga kami persembahkan untuk Tuhan. Anak-anak kami pun juga ikut meneladani langkah kami, mereka mempersembahkan perhiasan mereka, tabungan mereka bahkan uang jajan mereka.
Kami sungguh merasakan penyertaan dan pemeliharaan Tuhan, keuangan kami sehat, kami tidak punya hutang. Anak-anak kami setiap sekolah dapat beasiswa bahkan baru saja anak kami yang besar mendapat beasiswa untuk kuliah di Belanda.
Saat kami menabur, kami tidak pernah menunggu kapan kami menuai karena Tuhan punya waktunya sendiri. Mari saya ajak kita masuk ikut ambil bagian dalam project Tuhan yang besar ini dengan penuh sukacita. Tuhan Yesus memberkati.

Pak Yosie dan Ibu Susan

IMAN MEMBAWA ANAK MENJADI PERIAS MAKE UP DAN TUHAN SEDIAKAN DANA UNTUK KURSUS

Shalom, saya Ibu Indahwati anggota keluarga Allah Madiun, saya mau menyaksikan tentang anak saya perempuan beberapa waktu yang lalu tiba-tiba di berhentikan dari tempat kerjanya. Dia pun bingung karena dia tidak membuat kesalahan apa yang merugikan di kantor tersebut. Sebagai Ibu saya sedih, namun saat itu saya teringat akan pengajaran – pengajaran dari Ps Obaja, dan juga pengajaran dari Ps Nita yang mengatakan “menguncap syukurlah karena dari menguncap syukur itu akan timbul iman yang lebih kuat.” Saya belajar memuji Tuhan, saya menyanyikan setiap hari, hati saya terhibur dan saya juga mengatakan kepada anak saya “Bela kamu boleh hari ini tidak punya pekerjaan tapi percayalah dihari depan ada karya Tuhan yang besar dan ada sesuatu yang sudah Tuhan persiapkan bagi kamu lebih besar lagi.” Saya tiba – tiba diingatkan oleh Tuhan di Yesaya 60 : 4 yang mengatakan salah satunya “anak perempuanmu digendong.” Setiap pagi dan malam saya selalu memperkatakan Yesaya 60 “Bela digendong Tuhan Yesus dibawa naik – naik didalam pekerjaan sebagai seorang make up artis, manten, pesta.” Karena memang keahlian putri saya Bela adalah merias make up disitu saya berkata “Ini saatnya Bela Tuhan mau membawa kamu naik – naik dan lebih naik, lebih lagi kamu akan dibawa jadi orang yang merias make up manten yang terkenal di kota Surabaya, saya sebutkan di kota Solo, dikota Yogya diseluruh kota – kota di Indonesia. Tuhan jawab doa saya, tiba – tiba anak saya Bela mendapatkan job sebagai rias manten 3 klien sekaligus. Sungguh saya bersyukur. Lalu Bela minta ijin untuk ikut kursus make up agar keahliaannya makin berkembang. Kursus make up tidaklah murah, butuh dana sekitar 25 juta. Saya bawa dalam doa bagaimana untuk dana tersebut. Tuhan ingatkan bahwa sebelum hal ini terjadi sebenarnya Tuhan sudah sediakan dananya. Beberapa bulan yang lalu 1 rumah kami di kontrak seseorang dan itu jumlahnya 47.000.000. Saya kembali terkagum akan karya Tuhan. Puji Tuhan Bela bisa kursus make up, semua karna Tuhan Yesus. Mari saudara kita ikuti setiap kegerakan yang ada di gereja kita dan alamilah mujizat besar. Tuhan memberkati.

Kesaksian Ibu Indahwati

BENJOLAN HILANG SAAT BERSERU PADA TUHAN

Shalom Keluarga Allah yang terkasih dalam Yesus Kristus, saya akan menyaksikan cinta kasih Tuhan. Satu minggu sebelum Natal, tanggal 18 Desember, anak saya sakit Dan harus ke rumah sakit. Saya mintakan rujukan ke dokter penyakit dalam. Akhirnya dokter penyakit dalam mengatakan anak saya mengalami hernia. Kemudian anak saya “dioper” ke dokter bedah. Dokter bedah juga memberikan diagnosis yang sama, yaitu hernia. Dokter bedah menyarankan operasi. Secara manusia, saya bingung, saya takut, Dan juga sedih di hari Natal, Tuhan kasih hadiah seperti itu.
Singkat cerita, Senin 20 Desember, kita masih merayakan Natalan pelayan Tuhan. Selasa, tanggal 21 Desember, kami kembali ke dokter bedah yang kedua. Waktu kita mau ke dokter bedah yang kedua, saya ragu-ragu. Ternyata Tuhan baik. Tuhan menuntun kami untuk ke dokter bedah yang kedua. Dokter bedah yang kedua sama sekali tidak menyatakan anak saya mengalami hernia. Beliau menyarankan anak saya untuk USG. Setelah USG, dokter yang melakukan USG menyatakan tidak ada kelainan, tidak tumor. Setelahnya kami kembali ke dokter bedah kedua. Beliau bingung melihat hasilnya, ternyata bukan tumor, bukan hernia.
Akhirnya sekitar tanggal 20 Januari, tiba-tiba, ketika mandi anak saya raba benjolan itu sudah hilang begitu saja. Juga sudah dikonfirmasi dokter, memang benjolan itu hilang begitu saja sama sekali tidak berbekas.
Waktu anak saya divonis sakit, kami tetap beribadah. Sabtu kami ke dokter penyakit dalam, Minggu kita tetap beribadah. Waktu ibadah itu, saya memuji Tuhan dengan menangis minta ampun sama Tuhan, dan saya berkomitmen akan melayani Tuhan seumur hidup saya, sebelum Tuhan panggil saya, saya akan setia kepada Tuhan, tidak akan meninggalkan Tuhan. Waktu saya berdoa, saya minta “Tuhan, saya percaya Tuhan, Chandra anak saya tidak akan operasi dan benjolan itu pasti hilang.” Didalam doa saya berkata seperti itu. Terimakasih untuk semua yang mendukung, memberi kekuatan bagi saya. Saya menghimbau semua jemaat Keluarga Allah setialah kepada Tuhan, andalkan Tuhan setiap ada masalah, jangan undur, tetap setia, dan kita harus bangga mempunyai Tuhan yang luarbiasa, Tuhan yang ajaib, dan Tuhan yang sangat baik untuk setiap anak-anak yang selalu mengandalkan Dia. Haleluya, Puji Tuhan, amin.

MAMA MARTA

Languages

Change Language