Mama dan Koko Kembali Beribadah, Doa Profetik Saya Dijawab Tuhan

Nama saya Silfia dari Keluarga Allah Madiun. Izinkan saya membagikan kesaksian atas kemurahan Tuhan untuk keluarga saya. Saya masuk ke gereja keluarga Allah karena mama saya yang mengajak. Tetapi dengan berjalannya waktu mama saya pun undur dari gereja, tidak mau ibadah lagi. Sedangkan saya sudah mulai masuk dalam pelayanan.

Saya rindu terjadi pemulihan dalam keluarga saya. Saya terus doakan dan berkata profetik bahwa mama akan datang ibadah karena rindu akan Tuhan. Selalu saya doakan itu bahkan tidak hanya mama saya, tetapi seisi rumahku bersama sama datang ibadah, memuji dan mengasihi Tuhan. Saya rindu terjadi pemulihan dalam keluarga saya.

Ketika saya ceritakan ke teman sel saya dan KKS saya, saya selalu dikuatkan untuk tetap mendoakan mereka, dan mereka pun membantu dalam doa. Setelah berjalannya waktu, saat hari minggu datang mama saya sedang mendapat giliran untuk piket kerja saat itu, saya menerima whatsapp bahwa intinya mama mau ke gereja hari itu. Saya langsung berkata Puji Tuhan dan saya menangis tapi bukan menangis sedih tapi menangis sukacita, karena Tuhan sebegitu baiknya saya dan setelah itu pun saya bersaksi pada kks saya.

Saya imani bahwa akan terus ke gereja dan selalu tambah rindu akan hadirat Tuhan. Saya tetap doa profetik terus supaya iman mama saya naik dan saya pun melihat bahwa mama saya sudah bisa berbahasa roh lagi setelah sekian lama tidak mengaktifkan manusia rohnya. Waktu berjalan dan mama saya semakin rajin untuk mendengarkan pujian, khotbah dari Pak Obaja, Pak Jo, dan Bu Nita, dan mama saya semakin digerakkan untuk mengikuti doa puasa 40 hari dan pondok daud bahkan beliau juga mendaftar untuk mengikuti encounter.

Dari situ koko saya pun sudah 2 minggu ke gereja, mungkin belum datang ke Keluarga Allah, tapi saya imani Tuhan akan melembutkan hatinya sehingga mau beribadah di Keluarga Allah, agar mengalami kebaikan Tuhan sama seperti yang sama alami. Amin.

Sekian kesaksian dari saya, kiranya dapat memberkati dan membangun iman kita kepada Yesus. Mari saya ajak saudara semua untuk tetap setia akan firman Tuhan dan mengikuti setiap kegerakan gereja serta pengajaran dari gereja kita. Tuhan Yesus Memberkati.

Doa Profetik Membawa Kemenangan dan Terobosan, Perusahaan Saya Tidak Jadi Ditutup

Shalom, saya rindu bersaksi atas Mujizat Tuhan dalam hidup saya dan keluarga.

Tahun 2017, saya mendapatkan reminder untuk melakukan perpanjangan ijin tinggal dan kewarganegaraan di luar negeri, hal ini nyaris saya terlupa karena yang terakhir lebih dari 10 tahun yang lalu.

Walaupun banyak dari kawan saya yang mengingatkan untuk mempersiapkan segala hal sesuatunya lebih baik karena sejak lama sudah banyak sekali perubahan persyaratan perpanjangan, saya pribadi tetap percaya diri bahwa semua hal pasti akan lancar, karena ini bukan kali pertama saya perpanjangan.

Bulan Mei 2018, Keluarga Allah mengadakan KKR 10 hari, ketika itu saya bertemu Pak Obaja dan meminta untuk didoakan karena awal Juni harus terbang ke luar negeri untuk perpanjangan, dan waktu itu Pak Obaja hanya bilang bahwa Tuhan akan membukakan hal-hal yang baru.

Jujur saya tidak mengerti sama sekali karena Rhema yang diberikan ini berbeda dari hal yang sebenernya ingin saya dengar tentang jawaban doa saya untuk perpanjangan tersebut. Tetapi saya memilih untuk percaya bahwa Tuhan Yesus telah memberikan jawaban doa saya melalui Pak Obaja.

Bulan Juni 2018, tibalah saat saya ke imigrasi untuk proses perpanjangan, walaupun dengan percaya diri karena merasa tidak pernah ada masalah, Tuhan ijinkan untuk permohonan perpanjangan saya ditolak.

Saya diberi toleransi 1 tahun untuk menutup perusahaan atau mengubah menjadi penanaman modal asing, mengembalikan fasilitas rumah dari pemerintah, dan pembatalan fasilitas kesehatan.

Saya sekeluarga shocked dan tidak tahu harus bagaimana lagi, dan setiap teman yang saya temui selalu bilang kalau sudah ditolak tidak ada pilihan lain, dan memang sejak 3 tahun terakhir banyak sekali permohonan yang ditolak.

Akhirnya karena sudah tidak ada jalan, saya dan keluarga memilih untuk bersatu hati dan mempraktekan Doa Profetik, kami perkatakan bahwa Tuhan Yesus pasti akan lakukan mujizat terobosan untuk kami.

Juni 2019, setelah saya hadir di 3 hari pertama di KKR 10 hari, bersama keluarga saya kembali terbang keluar negeri untuk menyelesaikan proses dari 2018. Sambil berdoa Profetik, pagi itu saya kembali ke kantor imigrasi. Dan diluar dugaan ijin kewarganegaraan saya diperpanjang, bahkan diperpanjang untuk waktu yang sangat lama. Ini sungguh mujizat dari Tuhan karena belum pernah terjadi sebelumnya, dan banyak teman yang kaget juga. Saya tidak jadi menutup perusahaan saya, bahkan Tuhan bukakan banyak kesempatan baru untuk perusahaan saya. Kami sekeluarga jadi teringat, Ini percis seperti yang Pak Obaja Rhemakan bahwa akan banyak pembukaan-pembukaan baru.

Saya tahu bahwa Tuhan mampu memberikan perpanjangan pada tahun 2018, tetapi Tuhan ingin saya tidak mengandalkan diri sendiri, tetapi mengandalkan Tuhan didalam segala hal, dan terlebih dari itu mengalami perjumpaan pribadi dengan Dia selama proses penantian untuk mengalami kemenangan setahun kemudian. Luar biasa sekali karya Tuhan didalam hidup saya.

Demikian kesaksian saya, kiranya bisa menjadi berkat bagi saudara semua dan mari saya ajak untuk mampu menangkap setiap rhema firman Tuhan yang diajarkan gereja kita. Saya sungguh sangat percaya dan yakin apabila saya mengalami mujizat, terlebih saudara juga akan mengalaminya.

Tuhan Yesus Memberkati

Pengampunan Membawa Saya Mengalami Mujizat Memiliki Rumah Idaman

Shallom, perkenalkan nama saya Wendy. Saya ingin menceritakan mujizat Tuhan yang saya alami. Di tahun 2012 saya mengalami penipuan sebesar 17 juta rupiah, tidak hanya tabungan saya saja tetapi tabungan orangtua yang saya pinjam juga. Saat saya menyadari bahwa ini penipuan, saya langsung down, saya merasa bersalah kepada orangtua saya karena tabungan mereka juga menjadi korbannya. Namun setelah saya menelepon mama saya dan mendengar responnya yang positif dan menenangkan saya, kemudian hilang semua kegelisahan, perasaan bersalah, kekecewaan. Hanya 5 menit saya diizinkan merasakan kekalutan luarbiasa itu dan kemudian bisa melepaskan pengampunan pada pelaku dan bahkan mengimani bahwa Tuhan sanggup nggantinya berlipat kali ganda.

Singkat cerita pada tahun 2013 benar saja saya akhirnya memberanikan diri untuk mengambil KPR rumah. Saat itu saya tidak mempunyai tabungan bahkan untuk sekedar DP. Tuhan tidak lepas tangan, Ia menyediakan dana yang saya butuhkan untuk DP tersebut tepat pada waktunya dan saya pun dapat melanjutkan proses KPR 15 tahun. Bahkan jumlah yang digantikan oleh Tuhan itu lebih besar dari kerugian saya akibat ditipu pada tahun sebelumnya. Tahun berikutnya saya juga mengalami mujizat Tuhan. Saat itu keluarga saya rindu memiliki sebuah mobil walaupun sederhana. Uang yang saya punya hanya mampu membeli mobil kuno tahun 90an akan tetapi Tuhan berkarya lagi dan memberikan mujizatnya, tiba-tiba ada yang menawarkan mobil bekas kondisi istimewa yang hanya dipakai 6 bulan saja dengan harga cukup murah. Kekurangan dana pun Tuhan yang tambahkan dan sediakan melalui cara-caraNya yang ajaib. Sungguh nyata saat kita benar-benar hidup dalam kasih Tuhan, mujizat demi mujizat pasti kita alami.

Dua tahu setelah itu, tiba-tiba ada seorang teman yang mencari rumah untuk dibeli. Saya sekedar iseng saja menawarkan rumah saya dan secara mengejutkan dia pun mengiyakannya. Saya masih bergumul sebab rumah ini belum lunas masih menyisakan 12th kredit berjalan. Secara ajaib lagi cara Tuhan melepaskan saya dari sisa 12th kredit. Tuhan menyediakan dana hingga akhirnya semua dapat tertutup lunas.

Saya pun mulai berpikir harus membeli rumah lagi jika rumah ini dibeli kelak. Saat kami sekeluarga mencari rumah baru untuk dibeli, saya kena tipu lagi namun puji Tuhan dalam hal ini kecil hanya 480rb saja namun seperti sebelumnya, saya langsung melepaskan pengampunan, dan mengimani bahwa Tuhan akan mengganti berlipat kali ganda. Mujizat kembali saya alami, Tuhan memberikan rumah yang harganya jauh lebih mahal dari rumah sebelumnya dan Tuhan sediakan dananya tanpa saya harus terbebani KPR. Rumah idaman yang lebih dekat ke kota. Kemurahan Tuhan sangat nyata, bahkan saat kita merasa dirugikan dalam hal ini ditipu, Tuhan dapat membalikan hal itu menjadi keuntungan bagi kita. Jangan pernah berhenti berharap pada Yesus, sebab janji-Nya adalah ya dan amin. Tangkap dan imani hal ini agar tiap kita dapat menerima terobosan dan mujizat besar dari Tuhan. Terimakasih dan Tuhan Yesus memberkati.

Tuhan Sembuhkan Saya Tanpa Harus Operasi

Shalom Ps. Obaja Tanto Setiawan dan saudara semua, saya ingin menyaksikan mujizat yang saya alami. Dua bulan yang lalu (Januari 2019) saya mengalami sakit pada bagian lutut, lalu saya periksakan ke dokter. Dokter sarankan saya untuk X-Ray dan hasilnya dokter mengatakan saya harus operasi karena didalam tulang lutut saya ada tumbuh tulang yang seperti duri. Itu ada di kaki sebelah kanan dan kiri.

Kalau saya pakai buat jalan, itu sangat sakit sekali dan sangat mengganggu dalam saya bekerja. Saya tanya dokter bagaimana solusi atas sakit yang saya alami. Satu-satunya jalan saya harus ganti tempurung dengan biaya US $ 30.000. Saya berdoa minta Tuhan beri hikmat supaya saya melangkah seturut kehendak-Nya.

Saya coba ganti dokter, dan dokter sarankan saya untuk X-Ray dan sonogram (Februari 2019). Saya nurut apa yang dokter sarankan. Dokter katakan saya harus buat appointment 1 minggu untuk kembali lagi melihat hasilnya. Tidak kebetulan bulan February Ps. Obaja sampaikan untuk membuat catatan pergumulan lalu didoakan dan diserahkan penuh kepada Kuasa Tuhan seperti Hiskia. Saya lalukan dan mengikuti ibadah secara livestreaming. Rasanya seperti saya datang langsung di Solo.

Seketika saya doa profetik dan saya tumpang tangan pada bagian yang sakit. Mujizat Tuhan nyatakan, lutut saya bisa buat lompat-lompat lagi. Saya percaya itu Tuhan sendiri yang mengganti lutut saya dengan yang baru. Dokter suruh saya kembali hari Selasa, 2 minggu yang lalu, tetapi saya salah lihat tanggal dan datang hari Kamis. Nurse menolak dan disuruh datang hari Selasa pagi tadi (12 Maret 2019). Saya bertemu dengan dokter dan hasilnya lutut saya bagus tidak ada masalah.
Jehova Rapha, Tuhan sudah membuat mujizat dalam hidup saya. Demikian kesaksian saya, kiranya boleh menjadi berkat bagi kita yang percaya atas Kuasa-Nya.

Febe Oei – USA

Tuaian Yang Saya Terima Sungguh Dahsyat

Shalom, nama saya Tonny. Saya jemaat Keluarga Allah Ngawi dan ikut dalam pelayanan Praise and Worship sebagai singer. Saya ingin bersaksi tentang benih profetik. Memasuki akhir tahun 2018, usaha kami mengalami kesulitan perputaran keuangan. Penjualan produk perusahaan macet sehingga stok barang kami menumpuk. Memasuki tahun 2019, hal ini terus berlanjut sehingga keuangan perusahaan semakin terpuruk. Bahkan sampai bayar gaji karyawan kami mengalami kesulitan. Benar-benar sudah habis-habisan.

Lalu masuk bulan Februari di ibadah raya saat pemutaran video Pak Jonatan menyampaikan kesaksian tentang benih profetik, saya dan istri berdoa sungguh-sungguh. Sampai di rumah, istri bilang Tuhan suruh kita tabur benih profetik dan dia sebut suatu jumlah yang cukup besar. Saya kaget karena jumlah itu 5 kali lipat dari apa yang kami tabur di Janji Iman pada KKR Ps. Samson Dabbas tahun 2017 lalu.

Saya bilang untuk biaya operasional perusahaan saja sudah pas-pas-an, uang darimana untuk tabur benih profetik? Saya sempat lihat di youtube kesaksian Pak Obaja tentang benih profetik, Beliau bilang kalau sudah dapat pewahyuan dari Tuhan, berserulah: “Tuhan, sediakan dananya maka saya akan tabur benih profetik.”

Saya dan istri sepakat berdoa dan sungguh luar biasa pada Minggu ketiga Februari, mami saya tiba-tiba mentransfer sejumlah uang yang sangat besar, 25 kali lipat dari benih profetik yang Tuhan perintahkan kami untuk tabur, ke rekening saya. Saya tidak pernah cerita dengan mami saya tentang kondisi perusahaan saya sebelumnya.

Kami bersyukur bahwa Tuhan sungguh sangat baik! Tuhan tepati janji-Nya dan memulihkan kondisi keuangan usaha kami. Keesokan harinya kami tabur benih profetik itu. Sejak saat itu kami benar-benar mengalami Mujizat Keuangan Besar. Perputaran keuangan perusahaan menjadi lancar bahkan uang transferan dari mami saya masih utuh (belum terpakai).

1 Korintus 2:9 (TB) Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Saya sangat bersyukur Tuhan berbicara lewat rema khotbah di gereja. Saat kita sungguh-sungguh tangkap, sungguh-sungguh mengimani, dan percaya maka mujizat besar benar-benar terjadi dalam hidup saudara dan saya. Demikian kesaksian saya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Narasumber : Tonny

Kesembuhan Ilahi Terjadi Bagi Anak Saya

Shalom, Saya akan menyaksikan Keajaiban dan Kasih Tuhan dalam hidup anak saya. Kuasa Doa Profetik dan Pondok Daud PRIBADI membuat mujizat. Anak saya yang ke-2, sudah menikah, tinggal di Solo. Tapi anak saya bukan jemaat GBI Keluarga Allah.

Selama 1 tahun (dari tahun 2018), anak saya mengalami salah diagnosa dokter. Dan selama setahun ini minum obat yang salah dengan dosis tinggi dan banyak efek sampingnya. Dokter mendiagnosa anak saya kena sakit LUPUS, SINDROM BEHCET dan LEUKEMIA. (Satu penyakit ini saja dalam tubuh manusia bisa mematikan).

Efek obat yang selama ini sudah diminum adalah seluruh tubuh bengkak, kadang dari mulut kalau bangun tidur sudah ada gumpalan darah, badan sakit semua tanpa diketahui sebabnya. Hal ini dialami anak saya selama 1 tahun. Anak dan menantu saya tidak pernah memberitahu kami. Takut kalau kami sedih. Pernah saat badannya bengkak, saya dikirimi fotonya. Saya berdoa kepada Tuhan buat anak saya ini, Tuhan memberi Firman kepada saya di Yesaya 60:1.

Sejak saat itu saya selalu memperkatakan Firman Tuhan itu. Anak saya juga saya beri Firman itu dan saya suruh memperkatakan nya. Pernah didalam doa saya mendapat pesan, ada roh kematian yang sedang mengincar anak saya. Oleh Anugerah Tuhan, saya patahkan kuasa itu. Sekalipun kami tidak di tempat yang sama, saya percaya, kuasa Tuhan terjadi. Dan saat UC 2018 sebenarnya tanggal 11 September adalah tepat ultah anak saya ini, saat itu kami ikut UC, saya berdoa kepada Tuhan, jika Tuhan melawat kami di UC. Saya percaya, Tuhan juga melawat anak saya yang di Solo itu.

Sampai 12 Maret menantu saya WA dan mengatakan bahwa semua diagnosa dokter yang salah itu dinyatakan “NEGATIVE” semua. Bukan kebetulan, setiap imlek keluarga besar saya selalu ke Surabaya, mengunjungi saudara. Saat itu mereka sharing dengan saudara, langsung diajak ke dokter spesialis penyakit dalam. Dikakukan pemeriksaan dan test darah.

Setelah itu pulang ke Solo, 2 minggu kemudian kembali ke Surabaya untuk melihat hasilnya. Puji Tuhan. Oleh Anugerah Tuhan…hasil test dinyatakan negatif. Tuhan mengizinkan anak saya mengalami salah diagnosa, yaitu LUPUS, SINDROM BEHCET DAN LEUKEMIA, dan digantikan KESEMBUHAN ILAHI. SEKARANG ANAK SAYA DALAM PEMULIHAN DAN SAYA PERCAYA SUDAH SEHAT DENGAN SEMPURNA. DAN SAYA PERCAYA SETELAH INI TUHAN MEMBERI KETURUNAN BUAT ANAK SAYA INI.

Melalui keadaan ini saya percaya Tuhan bekerja dalam hidup anak saya untuk menjadi “Terang” dalam Keluarga suaminya. Dan Pemulihan hubungan didalam keluarga pasti dipulihkan. Bapak Obaja sudah pernah berkata kepada saya, bahwa saya akan mengalami mujizat yang lebih besar. Hal ini terjadi dan saya akan mengalami mujizat yang lebih besar lagi. Saya selalu mengalami mujizat yang lebih besar yang lain daripada yang lain. Dan saya percaya, Pak Obaja sudah mengimpartasikan iman yang besar kepada saya. Demikian kesaksian saya dan semuanya ini hanya untuk kemuliaan Tuhan. Terima kasih Pak Obaja dan Bu Epfy yang selalu mendukung saya. Amin.

Narasumber : Maria Endang

Great Miracle, Banjir Mujizat saat Mempersembahkan Diri sebagai Pelayan Tuhan

Shallom, Nama saya Oktaviana Sri Rejeki, lebih sering dipanggil Vivin. Saya melayani sebagai Choir Singer dan Pelayan Teks PW di ibadah raya Minggu Gereja Keluarga Allah Widuran. Saya bekerja sebagai guru Taman Kanak-kanak di sebuah Yayasan Surakarta. Seringkali di sekolah saya diabaikan, tidak diperhitungkan karena saya berbeda keyakinan dengan teman-teman guru lainnya. Saya tetap berjuang dan berusaha menjadi guru yang bukan sekedar guru, tapi juga sungguh-sungguh melayani anak-anak didik dan berprestasi. Saya mau bersaksi tentang great harvest dan great miracle yang saya alami. Pertengahan 2017 saya memutuskan untuk mengikuti EPWS, sekolah pelayanan di gereja keluarga Allah, walaupun waktu itu saya belum menjadi anggota Gereja Keluarga Allah, tapi entah mengapa saya rindu sekali untuk belajar vokal (pujian dan penyembahan). Tidak pernah terpikir dalam hati saya untuk menjadi pelayan Tuhan di gereja ini. Tahun 2018 saya mengikuti audisi dan pelatihan Choir Singer.

Seperti mimpi, karena tidak pernah terpikir akan secepat ini. Akhir tahun 2018 saya menjadi jemaat Keluarga Allah dan tergabung dalam pelayanan. Ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Saya harus belajar banyak hal, termasuk belajar “membayar harga”. Dari pagi hari hingga sore saya bekerja, dilanjutkan mengantar anak-anak saya latihan di club renang dan malamnya harus ke gereja untuk mengikuti training/latihan dan pulang ke rumah untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tak jarang saya harus lembur mengerjakan tugas-tugas sekolah pada tengah malam hingga dini hari. Melelahkan, tapi saya percaya bahwa saya sedang menabur. Puji Tuhan, tidak lama kemudian anak sulung saya ikut terbakar hatinya untuk belajar melayani juga. Anak saya ini namanya Mustikaning Kidung, dia pelajar kelas 2 SMP dan sekaligus seorang atlet renang dan selam. Setiap hari dia harus latihan berenang tapi dia mempunyai kerinduan untuk ikut melayani dan mau menyediakan waktu untuk belajar di EPWS kelas musik gitar. Dia pun belajar “membayar harga.” Sepulang sekolah dia tekun berlatih berenang dan menyediakan waktu untuk belajar di EPWS setiap hari Rabu.

Saat gereja mengadakan UC, Roh kudus mendorong saya untuk mengikuti UC. Saat itu Bapak Obaja menjelaskan bahwa saat kita menerima lawatan Tuhan yang dahsyat maka akan ada kelepasan, mujizat dan kemenangan terjadi (Lukas 1:67-68). Firman Tuhan ini meneguhkan saya. Saya percaya Tuhan melawat saya dan keluarga saya dengan dahsyat, dan saya akan mengalami kejadian-kejadian dahsyat yang tidak pernah terpikirkan. Satu bulan kemudian, di bulan Oktober 2018, tepat di hari ulang tahun saya, saya mendapat hadiah ulang tahun istimewa dari Tuhan. Anak saya Kidung mengikuti ajang Porprov (Pekan Olah Raga Provinsi) Jawa Tengah cabang olah raga selam dan dia BERHASIL memperoleh DUA medali EMAS, bahkan dia adalah atlet peraih medali emas yang pertama bagi kota Solo. Sujud syukur saya kepada Tuhan Yesus atas anugerah-Nya yang besar ini.

Tidak berhenti disitu saja, tepat menjelang Natal Desember 2018 saya dilantik menjadi pelayan Tuhan di Gereja Keluarga Allah dan di awal Tahun 2019 Tuhan juga mempromosikan saya dalam pekerjaan. Saya dipercaya oleh ketua Yayasan Pusat untuk menjadi koordinator Guru TK sebuah Yayasan se-Indonesia. Sungguh, banjir mujizat dan lawatan Tuhan terjadi atas saya dan keluarga saya.

Mari, jangan ragu untuk melangkah mengambil bagian dalam pelayanan karena Tuhan menyediakan great miracle bagi setiap orang yang bersedia dipakai sebagai alat-Nya yang berguna.

Narasumber : Vivin – Pelayan GBI Keluarga Allah Solo

Tuhan Ikut Campur Tangan dalam Kesembuhan Mata Karyawan Saya

Shalom Pak Obaja, saya April dari Keluarga Allah Solo. Saya mau menyaksikan mujizat Tuhan yang saya terima pada hari Sabtu kemarin. Waktu itu dirumah sedang ada pembersihan saluran air pakai besi yang sebesar jari tangan. Dan secara tidak sengaja ujung besi mengenai mata salah satu karyawan saya sampai pingsan dan matanya berdarah. Langsung saya bawa ke Rumah sakit mata yang ada di Adisucipto.

Diperjalanan saya terus memperkatakan perkataan propetik, bahwa mata karyawan saya tidak apa-apa, bahkan saya tumpang tangan saya doakan terus menerus, waktu sadar karyawan bilang ”gelap buk, buta piye buk,” langsung saya patahkan dengan iman, ”ngga, kamu ngga buta, matamu tidak apa-apa.”

Sampai di rumah sakit langsung diperiksa, saya tidak berhenti bahasa roh terus berulang-ulang saya katakan, matanya sehat tidak mengalami sesuatu apapun. Saya nunggu dokternya periksa, dokter berkata “diUSG ya, biar kelihatan sobekannya dimana”. Setelah di USG lama, perawat yang USG bilang kok ngga ada tanda tanda luka ya, padahal tadi berdarah. Hasil USG diperiksa sama dokter, trus diperiksa pakai alat lain. Lama diperiksa matanya, dokter tidak bilang apa-apa langsung nulis resep. Saya tanya gimana dok, dokter bilang tidak ada pendarahan di dalam, mungkin ada sobekan kecil. Akhirnya cuma dikasi obat tetes 3 macam.

Paginya mata karyawan saya udah putih lagi cuma ada memar sedikit dibawah mata. Saya percaya ini ada campur tangan Tuhan didalamNya. Amin.

Marilah kita tangkap setiap rhema firman Tuhan yang diajarkan di gereja kita Keluarga Allah dan setia datang beribadah di gereja, maka kita akan mengalami perkara besar, ajaib, dan lawatan Tuhan yang luar biasa.

Taat Maka Tuhan Bawa Keluarga Kami Dari Mujizat Kepada Mujizat Lain

Shalom perkenalkan nama saya Rony, saya wiraswasta. Dan istri saya Weni serta anak kami yang pertama Cheris. Saat ini kami ingin membagikan betapa baiknya Tuhan sehingga keluarga kami bahagia dan bisa dipakai Tuhan. Sebelum kami datang ke Solo, keadaan keluarga kami kekurangan. Memasuki tahun 2017 keuangan kami bisa di bilang cukup. Tapi saat itu orang tua istri bilang agar kami buka toko di Solo. Sebelumnya kakak-kakak kami sudah ditawari hal yang sama namun mereka semua menolak.

Kami terima tawaran orang tua, kami bergumul sama Tuhan. Kami mulai tanya Tuhan dan kami mulai melangkah. Akhirnya kami sekeluarga datang ke Solo 23 Desember untuk mencari toko. Mujizat Tuhan sungguh nyata. Awalnya kami buta akan kota Solo namun karena pertolongan Tuhan akhirnya kami dapat ruko. Puji Tuhan tanggal 23 itu kami deal punya ruko. Tanggal 24 Desember kami terus berdoa sama Tuhan sehingga kami bisa menjalankan ruko ini dengan baik. Secara kami adalah programmer, jujur kami tidak mempunyai keahlian untuk marketing.

Tanggal 25 Desember orangtua kami datang dan mengajak kami untuk beribadah di GBI Keluaarga Allah. Awalnyaa kami datang hanya ingin beribadah merayakan Natal dan setelah itu kami mau balik ke Bandung. Namun saya merasa saat itu Tuhan ingin menyampaikan pesan. Saat itu khotbahnya tentang orang Majus yang mencari petunjuk melalui bintang. Khotbah Pak Obaja sungguh menguatkan kami sekeluarga. Pak Obaja juga bilang bahwa disini ada yang seperti orang Majus yang tidak tahu mau apa, inilah rema bagi kami sekeluarga. Kami ambil komitmen ok kita pindah ke Solo sesuai janji rema yang Tuhan berikan bagi kami. Kami mau seperti orang Majus yang taat sekalipun tidak tahun nantinya bagaimana.

Kami pulang ke Bandung dengan hati yang tenang. Kami siap-siap di Bandung, dan saya bereskan semua kerjaan di Bandung bahkan saya resign dengan baik. Tanggal 1 Maret 2016 kami pindah ke Solo meskipun ada sedikit ragu. Saat itu umur saya 26 tahun harus jadi tulang punggung. Kami mulai usaha dan kami mulai berdoa, kami minta tolong pada Tuhan. Awal kami jualan tidak ada satu orang yang membeli. Kami takut namun kami terus berdoa. Omset kami mulai dari nol lagi, itulah yang masih terus kami pergumulkan.
Kami terus berdoa dan ke gereja, kami terus cari rema dari Tuhan. Di 3 bulan pertama omset kami mulai naik meskipun belum sesuai yang kami harapkan. Omsetnya sangat jauh dibanding gaji kami di Bandung. Untuk makan saja pas-pasan. Di 6 bulan, waktu itu khotbahnya tentang transformasi keuangan. Saat itu kami bilang sama Tuhan, kami pas-pasan apa yang bisa kami beri pada Tuhan. Waktu itu Pak Obaja tantang, ayo bukan hanya tersentuh tapi lakukan. Istri saya katakan dengan kondisi kita saat ini tidak mungkin kita perpuluhan namun saya tetap ambil keputusan untuk perpuluhan. Saat itu perpuluhan kami hanya ratusan ribu dan itu bagi kami sangat besar saat itu.

Bulan ke 7 omset kami naik besar sekali. Kami taat perpuluhan terus dan tahun 2017 Tuhan memberikan rumah. Kurang lebih 6 bulan kami taat perpuluhan dan Tuhan kasih kami rumah. Kami hanya punya uang 15 juta. Kami Imani, kami doakan dan kami mulai cari perumahan. Akhirnya dapat perumahan dengan DP yang pas dan angusuran bulanan 1juta.

Kami keliling lagi cari perumahan dan kami menemukan rumah dengan harga sekitar 250 sampai 300 juta namun kami lebih cocok dengan rumah ini dibanding yang tadi. Kami bawa dalam doa dan kami Imani. Tuhan tuntun kami untuk ketemu dengan pemiliknya langsung. Kami dibantu dari syarat-syaratnya. Kami mulai berfikir kalau kami ambil rumah pasti keuangan kami akan mulai menurun lagi dan bahkan yang awalnya kami bisa perpuluhan dengan baik pasti nanti akan sedikit goyah. Namun kami terus Imani, kami tidak mau mengandalkan pikiran kami. Singkat cerita pengajuan di bank pertama kami tidak di ACC dan bank kedua barulah kami mendapat ACC DP dan notaris total hanya 10juta. Proses ini memakan waktu 6 bulan.

Tahun 2017 saya dipanggil lagi di perusahaan lama di Bandung. Sekali lagi Tuhan memberikan mujizatnya. Saya hanya sebagai konsultan, proses kerja yang 1 minggu di Bandung dan 3 minggu di Solo, saya mendapat gaji full. Puji Tuhan sekarang kami bisa perpuluhan jutaan. Agustus 2017 Tuhan memberikan kami mobil. Awalnya kami rindu punya mobil namun kami tidak punya uang yang cukup. Siangnya kami cari mobil bekas, sorenya kami DP dan setelah itu kami lunasi. Kami merasakan benar-benar ini tahun percepatan. Modal kami hanya taat melakukan bagian kami maka Tuhan yang mengerjakan semuanya dalam hidup kami. Sampai 2017 akhir kami terus taat perpuluhan meski kadang usaha kami sepi namun kami tetap komitmen untuk taat. Tahun 2018 dari mulai tema Tuaian Besar, perkataan profetik kami ikuti dan percayai itu akan terjadi dalam hidup kami.

Sampai mujizat yang tidak pernah disangka yaitu kehamilan istri saya. Istri saya memiliki sel telur yang sangat kecil dan itu sangat sulit pembuahannya. Sudah beberapa dokter yang kami datangi dan Tuhan tunjukan untuk kami datang ke satu dokter. Kami mulai melakukan pengobatan 6 bulan sampai 1 tahun, dan itu prediksi dokter. Oktober awal Pak Jonatan katakan disini ada pasangan yang sangat merindukan momongan. Kami saling pandang, kita apa bukan ya.

Benar saja di akhir Oktober istri saya positif hamil. Padahal itu istri saya baru pengobatan jalan 3 bulan namun Tuhan kerjakan mujizat yang luarbiasa dalam istri saya. Dari situ kami belajar, Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak bisa di tebak. Sungguh luarbiasa. Sampai dokter kaget kenapa baru 3 bulan sudah bisa hamil.

Semua jalan dan berkat Tuhan itu luarbiasa. Jangan pernah ragukan Tuhan karena Tuhan yang akan menggenapi janji-jani-Nya. Tuhan yang akan menjadikan kita kepala dan bukan ekor. Tangkap remanya. Demikian kesaksian kami dan semoga bisa jadi berkat.

Narasumber : Rony dan Weni – Keluarga Allah Solo

Ada Mujizat Dalam Penyembahan di Pondok Daud

Shallom semua saudara seiman yang terkasih didalam Yesus. Berawal dari November tahun lalu, saat itu anak kami mengalami sembelit sudah seminggu tidak bisa BAB sama sekali. Padahal sudah kami berikan pencahar melalui dubur sampai kadang sehari 2 tube. Bukan hanya itu saja, bahkan sampai ditambah obat pencahar yang diminum. Sampai akhirnya terpaksa harus dikeluarkan menggunakan glycerin di RS baru bisa keluar. Itupun tidak semua BAB keluar karena perut masih menggembung dan masih terdapat BAB di perutnya.

Menurut pemeriksaan dokter anak, memang sejak usia 3 tahun BAB nya cenderung kurang lancar dan rutin, padahal pola makan sudah kami ubah tinggi serat dan minum air sudah banyak. Singkat cerita kami bawa anak kami pindah ke beberapa orang dokter anak lain dan kami juga mencari terus informasi dari beberapa literatur di internet tetapi tetap saja BAB harus menggunakan pencahar minum dan dubur selama hampir 2 bulan. Akhirnya sampai pada vonis salah satu dokter yang melihat dari pemeriksaan USG bahwa anak kami mengalami megarectum, dan penyembuhannya harus melalui operasi yang kompleks dan biaya yang cukup besar.

Kami sangat down dan ketakutan karena anak kami baru berusia hampir 5 tahun. Membayangkan harus operasi dan operasi usus bisa beresiko terjadi infeksi yang bisa membahayakan nyawa pasien, kami sedih dan putus asa. Lalu kami tergerak untuk berdoa ke Pondok Daud, karena kami ingat anak kami juga kami peroleh dari berdoa di Pondok Daud setelah 10 tahun pernikahan kami. Kami imani Tuhan pasti berikan anak yang terbaik dan sehat tidak ada kelainan apapun bagi kami. Kami bergumul dalam doa di Pondok Daud, singkat cerita mujizat benar-benar terjadi. Hanya dengan terus berdoa dan berdoa dan berdoa lagi, anak kami sekarang bisa rutin BAB dan cenderung semakin hari semakin lancar dan semakin gampang keluarnya, tidak keras dan tidak kesakitan seperti dulu lagi.

Kami juga tangkap dengan iman apa yang Pak Obaja saksikan bahwa saat KKR bahkan dari live streaming pun bisa dijamah oleh Tuhan. Dan kami mengalami sendiri bagaimana Tuhan lebih berkuasa dari segala vonis dunia medis, karena hanya Tuhan yang berkuasa atas hidup kita. Tuhan bisa menyembuhkan apapun sakit kita, bahkan separah apapun kondisi kesehatan kita hanya dalam sekejap mata. Satu hal mau saya tekankan JANGAN PERNAH MENYERAH DAN BERHENTI BERDOA serta BERHARAP HANYA PADA TUHAN KARENA MJIZATNYA SUNGGUH NYATA DAN MASIH TERJADI SAMPAI HARI INI bagi kita yang sungguh-sungguh berharap dan memohon padanya. Salah satunya melalui rutin mengikuti Pondok Daud, selain membawa kelegaan dan kedamaian dalam hidup kita sehari-hari, banyak mujizat yang terjadi di Pondok Daud. Karena hadirat Tuhan mampu mengubahkan segala yang tidak baik menjadi baik, Amin.

Narasumber : Chandra G – Jemaat Keluarga Allah Solo

Languages

Change Language