Kotbah Minggu: Angin Roh Kudus #5

The Wind of the Holy Spirit #5
THE WIND OF PEACE
ANGIN DAMAI SEJAHTERA

Play Audio:

Pdt. Obaja Tanto Setiawan – The Wind Of The Holy Spirit #5

Catatan Kotbah

Saya percaya bahwa The Wind of the Holy Spirit atau Angin Roh Kudus sedang berhembus di tengah-tengah kita. Di Yehezkiel 37 kita bisa melihat bahwa ketika angin Roh Kudus itu berhembus, maka tulang-tulang yang sudah kering dan mati itu, dihidupkan kembali, bahkan menjadi suatu tentara yang sangat besar!!! Kuncinya adalah nafas hidup – Ini yang saya sebut dengan ‘Angin Roh Kudus’!!!

Saya percaya GELOMBANG ANGIN ROH KUDUS kelima YANG TUHAN HEMBUSKAN di tengah-tengah kita ADALAH the wind of peace atau ANGIN DAMAI SEJAHTERA!!!

I. HIDUP BEBAS DARI KEBENCIAN, KEMARAHAN, DAN KEKECEWAAN.

SALAH SATU PENGHAMBAT KEMAJUAN KITA ADALAH KEBENCIAN, KEMARAHAN, KEKECEWAAN. Salah satu hal paling utama yang digunakan Setan untuk membuat kita berhenti maju dan bertumbuh rohani adalah tersinggung, kepahitan, benci, dan tidak mengampuni. Sewaktu roh kita dipenuhi hal-hal seperti ini, maka kita tidak bisa bertumbuh rohani.

Itu sebabnya kita perlu belajar membuang kebencian, kemarahan dan kekecewaan itu dari hati kita. KITA PERLU BELAJAR MENGALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN, dan tidak membiarkan hidup kita dikendalikan oleh perasaan, sehingga kita kalah oleh kejahatan.

Jangan mau kalah dengan kebencian! Jangan mau dijajah oleh kemarahan! Jangan mau dibuat gelap mata oleh kekecewaan! Inilah ciri-ciri pahlawan Tuhan: bisa membuang kebencian, kemarahan dan kekecewaan dari hati kita!!! Tidak kalah dengan kejahatan, tapi mengalahkan kejahatan dengan kebaikan!

Kesaksian: Pak Obaja adalah orang yang sudah belajar untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.

SAAT KITA PENUH DENGAN ROH KUDUS, KITA BISA MENGENDALIKAN PERASAAN DI BAWAH KONTROL ROH KUDUS.

Saat kita sedang ‘bad mood’ (suasana hati jelek), kita BISA MEMILIH untuk tetap bersikap baik kepada orang-orang di sekeliling kita, dengan pertolongan Roh Kudus. Saat kita kecewa, kita BISA MEMILIH untuk mengampuni orang yang melukai kita itu, dengan pertolongan Roh Kudus. Saat kita marah, kita BISA MEMILIH untuk mengendalikan amarah kita, bahkan berdoa serta memberkati orang tersebut, dengan pertolongan Roh Kudus.

Jadi kalau kita mempunyai MOTIVASI YANG CUKUP, maka kita BISA mengendalikan perasaan kita. TERLEBIH LAGI DENGAN PERTOLONGAN ROH KUDUS, MAKA YANG MENGENDALIKAN DIRI KITA BUKAN PERASAAN KITA, TAPI IMAN KITA; bukan manusia jasmani kita, tapi manusia roh kita!!!

Inilah rahasia supaya kuasa Tuhan bisa mengalir dalam hidup kita, dan Tuhan bisa memakai kita dalam perkara-perkara besar.

Ini yang dialami oleh Stefanus:

Kisah 7:59-60. MENGAPA STEFANUS HARUS BERDOA: JANGANLAH TANGGUNGKAN DOSA INI KEPADA MEREKA! Kita harus mengerti bahwa kalau kita adalah anak Allah, maka ALLAH TIDAK AKAN MEMBIARKAN BEGITU SAJA KETIKA ANAK-ANAKNYA DIPERLAKUKAN DENGAN SALAH!

Jadi KETIKA SESEORANG BERBUAT JAHAT KEPADA KITA, SESUNGGUHNYA TANPA SADAR, MEREKA SEDANG MEMPOSISIKAN DIRI MEREKA SENDIRI DALAM POSISI YANG BERBAHAYA. TUHAN TIDAK AKAN MEMBIARKANNYA BEGITU SAJA.

Itu sebabnya Stefanus perlu berdoa supaya orang-orang itu tidak perlu menanggung kesalahan mereka. Karena kalau dia tidak berdoa, maka Tuhan pasti akan bertindak. Demikian pula seharusnya dengan kita, KETIKA ORANG BERBUAT JAHAT KEPADA KITA, MAKA KITA PERLU MENDOAKAN MEREKA SUPAYA MEREKA TIDAK PERLU MENANGGUNG AKIBATNYA, sebab kalau tidak, maka Tuhan pasti bertindak.

Ini juga yang dilakukan oleh TUHAN YESUS ketika Dia disalibkan oleh orang banyak itu: Di kayu salib, Dia berdoa: BAPA, AMPUNILAH MEREKA, SEBAB MEREKA TIDAK TAU APA YANG MEREKA PERBUAT!!!

Inilah pesan Tuhan dalam rangka HUT ke-26 gereja kita ini: Bangkit Para Pahlawan Tuhan!!! Jangan mau kalah dengan kejahatan! Kalahkan kejahatan dengan kebaikan! Jangan mau dikuasai oleh kebencian, kemarahan dan kekecewaan!!! Kalahkan semuanya itu dengan kasih dan pengampunan!!! Dengan cara seperti inilah, hidup kita akan bersinar terang menjadi kesaksian, sehingga melalui hidup kita, banyak pemulihan terjadi, dan banyak jiwa diselamatkan.

II.    SAAT MARAHPUN, KITA BISA MEMILIH UNTUK TIDAK BERBUAT DOSA, BAHKAN BERBUAT BAIK.

Baca Efesus 4:26-27!!! Amsal 29:11  Kita harus menyadari bahwa marah itu sendiri bukan sebuah dosa. Itu sebabnya Alkitab berkata: Apabila kamu marah, jangan berbuat dosa. Jadi ketika kita marah, respon kita menentukan apakah kita berbuat dosa atau tidak. Kita harus belajar untuk berurusan dengan amarah kita secara benar. BAGAIMANA KITA BISA BERURUSAN DENGAN AMARAH KITA SECARA BENAR?
1.  BERBICARALAH KEPADA TUHAN TENTANG AMARAH KITA TERSEBUT.
2. JANGANLAH MATAHARI TERBENAM, SEBELUM PADAM AMARAHMU.
3. BERHENTI BICARA JELEK TENTANG ORANG ITU.

III. MEMBUANG KEBENCIAN, AMARAH DAN KEKECEWAAN SAMA DENGAN MANDATANGKAN BERKAT TUHAN ATAS HIDUP KITA.

Mungkin kita bertanya: Mengapa Tuhan mau kita memadamkan, bahkan membuang amarah kita? Jawabannya sederhana: Membuang kebencian, amarah dan kekecewaan sama dengan mendatangkan berkat Tuhan atas hidup kita.

Kita harus mengerti bahwa kebencian, amarah dan kekecewaan adalah penghalang doa. Jadi ORANG MARAH YANG BERDOA SEBENARNYA BUANG-BUANG WAKTU KARENA DOANYA TIDAK AKAN DIJAWAB.

Hanya dan hanya kalau kita membereskan kebencian, amarah dan kekecewaan kita terlebih dahulu, barulah doa kita akan membuka pintu Surga sehingga jawaban doa dan kuasa mujizat Tuhan dimanifestasikan dalam hidup kita.

Ini yang dialami oleh Ayub ketika dia dalam keadaan susah dan kemudian sahabat-sahabatnya menuduhkan yang tidak-tidak terhadap Ayub.

Pada awalnya, Ayub marah dan kecewa terhadap saudara-saudaranya. Baca Ayub 42:7-10!!!  Perhatikan baik-baik: Sebelum Ayub memposisikan dirinya benar di hadapan Tuhan, maka Tuhan sama sekali tidak berurusan dengan sahabat-sahabatnya yang sudah berkata tidak benar tentang Ayub. Baru setelah Ayub sadar dan bertobat, maka Tuhan mulai berurusan dengan sahabat-sahabatnya itu.

Ayat 9 Ayub mau membuang semua amarah dan kekecewaannya, serta berdoa supaya sahabat-sahabatnya itu tidak mendapatkan balasan karena kebodohan dan kesalahan yang mereka lakukan. Dan untuk itu semua, Tuhan memberikan upah yang luarbiasa kepada Ayub (ayat 10). Inilah berkat bagi orang yang mau membuang kebencian, amarah, dan kekecewaan dari dalam hatinya: BERKAT 2X LIPAT!!! SUKACITA 2X LIPAT!!! KEMENANGAN 2X LIPAT!!! DAMAI SEJAHTERA 2X LIPAT!!!

Berbuat baik atau dosa saat kita marah adalah suatu pilihan. Jangan sampai kita terlalu lama tenggelam dalam kemarahan tetapi marilah kita buang kebencian itu sehingga berkat Tuhan datang atas hidup kita!!!

Renungan Keluarga Allah (ReKA)

Kotbah Minggu: Angin Roh Kudus #4

The Wind of the Holy Spirit #4
THE WIND OF REFRESHING
ANGIN PENYEGARAN

Catatan Kotbah

Saya percaya bahwa The Wind of the Holy Spirit atau Angin Roh Kudus Sedang berhembus di tengah-tengah kita. Di Yehezkiel 37 kita bisa melihat bahwa ketika angin Roh Kudus itu berhembus, maka tulang-tulang yang sudah kering dan mati itu, dihidupkan kembali, bahkan menjadi suatu tentara yang sangat besar!!! Kuncinya dalah nafas hidup – Ini yang saya sebut dengan ‘Angin Roh Kudus’!!!

GELOMBANG ANGIN ROH KUDUS YANG DIHEMBUSKAN DI TENGAH-TENGAH KITA ADALAH ANGIN PENYEGARAN.

Saya percaya gelombang Angin Roh Kudus keempat yang Tuhan mau hembuskan di tengah-tengah kita adalah THE WIND OF REFRESHING ATAU ANGIN PENYEGARAN!!! Mengapa? Sebab banyak orang yang hidupnya sesak tertindih dengan beban yang berat. Ada begitu banyak masalah dan tekanan hidup yang membuat hidup sebagian orang terasa sangat berat.

Akan tetapi saya punya berita yang baik bagi kita semua: Tuhan sedang menghembuskan Angin Penyegaran di tengah-tengah kita!!!

Matius 11:28-30

Seberapapun letih lesu dan beratnya bebanmu sekarang ini, Tuhan akan memberikan kelegaan kepadamu!

Pertanyaannya: BAGAIMANA KITA BISA MEMPEROLEH KESEGARAN ITU DALAM HATI KITA?

I. BELAJARLAH MENCUKUPKAN DIRI DALAM SEGALA KEADAAN.

Filipi 4:11-13

Perhatikan baik-baik: Rasul Paulus belajar untuk mencukupkan diri dalam segala keadaan – inilah yang membuat hidupnya terasa ringan dan enak, jiwanya memperoleh ketenangan, dan hatinya selalu disegarkan!!!

SEBAGIAN ORANG BERPIKIR BAHWA MEREKA BARU BISA BAHAGIA KALAU IMPIANNYA TERCAPAI, punya rumah milik sendiri, punya mobil yang lebih bagus, masalahnya terselesaikan, doanya terjawab, dst.

Jadi selama impiannya belum tercapai, selama promosi dalam pekerjaan belum datang, selama mereka belum punya anak, selama mobil impiannya belum datang, maka mereka tidak bisa bahagia (hidupnya terasa berat dan susah).

Sesungguhnya ini yang menjadi penyebab mengapa mereka tidak bisa bahagia: KALAU KITA TIDAK BISA BAHAGIA DENGAN HIDUP KITA SEKARANG, MAKA KITA JUGA TIDAK AKAN BAHAGIA KETIKA IMPIAN KITA TERCAPAI. Mengapa? Sebab ketika impian kita menjadi kenyataanpun, kita hanya  bisa bahagia sesaat, tapi setelah itu kita akan kehilangan kebahagiaan kita, karena kita pasti akan mempunyai pengharapan lain yang lebih besar lagi. Dan butuh waktu serta perjuangan untuk meraih impian berikutnya dalam hidup kita.

Bahkan kita harus menyadari bahwa untuk setiap level berkat yang baru, maka ada level tanggung jawab yang baru. Kita harus menyadari bahwa DALAM KEHIDUPAN, YANG LAMA ADALAH PROSES PERSIAPANNYA, PROSES PERJUANGANNYA, SEDANGKAN MOMEN KEMENANGANNYA HANYALAH SESAAT.

Jadi kalau kita hanya bisa berbahagia pada momen kemenangan saja, maka kita orang yang paling kasihan di dunia, sebab pastilah waktu kebahagiaan kita sangat pendek.

Akibatnya kita akan terus-menerus merasa tertekan, stress, frustrasi, tidak bisa menikmati hidup, tidak pernah puas, dan tidak bahagia. Memang kita perlu mempunyai visi dan impian yang besar dalam hidup kita! Sangat baik kalau kita memperbesar iman kita untuk melakukan perkara-perkara yang besar. Akan tetapi RAHASIA MEMPEROLEH KETENANGAN DALAM JIWA KITA ADALAH SEMENTARA KITA MENUNGGU PERJUANGAN KITA MEMBUANGKAN KEMENANGAN, SEMENTARA KITA MENUNGGU DOA KITA DIJAWAB DAN MUJIZAT TERJADI, KITA HARUS BELAJAR UNTUK MENCUKUPKAN DIRI DENGAN APA YANG ADA.

Sadarkah Anda bahwa sesungguhnya KETIKA KITA MEMILIKI SIKAP HATI YANG TIDAK PUAS DENGAN APA YANG ADA DALAM HIDUP KITA, KITA TIDAK MENGHORMATI TUHAN! Kita begitu fokus pada apa yang kita inginkan, sampai-sampai kita menyia-nyiakan apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita berpikir bahwa yang namanya masalah selalu jelek, yang namanya doa tidak terkabul selalu negatif, yang  namanya penderitaan selalu datangnya dari Iblis.

Jadi kalau kita serba tidak puas dan tidak mau mencukupkan diri dengan apa yang ada dalam hidup kita, maka sesungguhnya kita berkata pada Tuhan: Tuhan, aku tidak percaya dengan recanaMu, aku ragu akan kebaikanMu, yang Engkau berikan dalam hidupku ini adalah yang jelek dan yang kurang baik (kukMu berat dan sukar).

Sadarkah Anda bahwa sikap hati yang tidak pernah puas seperti ini sesungguhnya adalah dosa di hadapan Tuhan!

MENCUKUPKAN DIRI DALAM SEGALA KEADAAN BUKAN BERARTI KITA TIDAK MEMPUNYAI VISI DAN IMPIAN YANG HARUS KITA KEJAR. Salah!

DI SATU SISI KITA HARUS MEMILIKI VISI DAN IMPIAN BESAR UNTUK MAJU, TAPI DI SISI LAIN, KITA HARUS BELAJAR UNTUK MENCUKUPKAN DIRI DENGAN APA YANG TUHAN SUDAH BERIKAN DALAM HIDUP KITA SEKARANG INI. Inilah RAHASIA mengapa Pak Obaja bisa SUKSES DAN BAHAGIA: MILIKI VISI BESAR + BISA MENCUKUPKAN DIRI DALAM SEGALA KEADAAN.

Karena Pak Obaja bisa mencukupkan diri dengan segala keadaan, sekaligus terus memperjuangkan visi yang besar yang Tuhan berikan, maka Pak Obaja bisa menikmati kebahagiaan dan keberhasilan. Tahun demi tahun, Pak Obaja tambah penuh sukacita, damai sejahtera, awet muda, sehat dan diberkati oleh Tuhan!!! (Memang Kuk yang dipasang Tuhan itu ringan dan enak). Itu sebabnya saya ingin tantang setiap jemaat Keluarga Allah untuk bangkit menjadi pahlawan Tuhan dan meneladani teladan iman yang luarbiasa dari gembala senior kita ini: Miliki visi yang besar sekaligus cukupkan diri dengan segala keadaan, maka engkau akan sukses dan bahagia!!!

II.    SADARILAH BAHWA SERINGKALI KEMAUAN KITA BERBEDA DENGAN KEMAUAN TUHAN

YANG KITA MAU ADALAH KENYAMANAN, YANG TUHAN MAU ADALAH KEDEWASAAN

Baca Yakobus 1:2-4!!! Sadarilah bahwa ketika Tuhan memberkati kita, maka yang Tuhan mau bukan sekedar supaya kita merasa nyaman dengan semua berkat-berkatNya yang luarbiasa itu. Tuhan tidak sedangkal itu! Sebagai Bapa yang baik, maka yang Tuhan mau adalah supaya kita bertumbuh dewasa.

Mengapa Tuhan mau kita menjadi dewasa rohani? Galatia 4:1 HANYA DAN HANYA KETIKA KITA AKIL BALIG MENJADI DEWASA ROHANI, MAKA TUHAN BISA MEMPERCAYAKAN PERKARA-PERKARA YANG BESAR DALAM HIDUP KITA.

Itu sebabnya penting sekali untuk kita mengerti bahwa KITA TIDAK BERTUMBUH DEWASA DALAM SITUASI BAIK, JUSTRU TEKANAN DAN TANTANGAN YANG MEMBUAT KITA BERTUMBUH.

Kesaksian Ps Jonatan Setiawan: Justru karena Pak Obaja rela untuk mengutus Pak Jonatan merintis gereja di Jogja, maka Pak Jonatan bisa bertumbuh lebih dewasa rohani. Jadi kalau saat ini, kita ada dalam situasi dan kondisi yang jelek, belajarlah mencukupkan diri dengan segala keadaan! Ini akan membuat kita bisa bertumbuh dewasa rohani dan pada akhirnya Tuhan percayai dengan perkara-perkara besar.

III. LATIHLAH PIKIRANMU UNTUK MELIHAT APA YANG BAIK DARI APA YANG TIDAK BAIK.

Kita harus mengerti bahwa kebahagiaan kita ditentukan oleh sikap hati kita. Dan sikap hati kita ditentukan oleh pikiran kita. Itu sebabnya penting sekali bagi kita untuk melatih pikiran kita untuk melihat yang baik dari apa yang tidak baik. Ini adalah rahasia supaya kita bisa memiliki sikap hati mencukupkan diri dalam segala keadaan.

Itu sebabnya KITA PERLU MELATIH ULANG PIKIRAN KITA sehingga kita bisa melihat apa yang baik dalam segala keadaan! SADARILAH BAHWA TUHAN SUDAH MEMBERIKAN ANUGERAH YANG CUKUP KEPADA KITA UNTUK BISA MENIKMATI SETIAP MUSIM HIDUP KITA.

RASUL PAULUS BISA MELIHAT HAL YANG BAIK DARI APA YANG TIDAK BAIK. Dia bisa mencukupkan diri ketika kelimpahan ataupun kekurangan, kenyang ataupun lapar! Sehingga ketika di penjara, dia bisa menulis surat dan menasehati orang lain supaya bersukacita.

“Bersukacitalah! Sekali lagi kukatakan Bersukacitalah!” Bayangkan, penjarapun tidak bisa menahan sukacita yang meluap dari hati Rasul Paulus! Inilah orang yang merdeka dan orang yang bahagia dalam hidupnya!

ORANG YANG TIDAK PERNAH PUAS AKAN SELALU MENEMUKAN 1.000 ALASAN UNTUK TIDAK BAHAGIA! ORANG YANG BISA MELIHAT YANG BAIK DARI APA YANG TIDAK BAIK AKAN SELALU BISA MENEMUKAN 1.000.000 ALASAN UNTUK BAHAGIA.

Latih pikiran Anda untuk melihat ada lebih banyak hal yang baik daripada hal yang tidak baik dalam pasangan kita, keluarga kita, pekerjaan kita, gereja kita, kelompok sel kita, studi kita!

Menikmati bahagia tidak selalu harus  mengalami berkat-berkat yang super besar. Kadangkala gara-gara kita belum belajar untuk mencukupkan diri dengan segala keadaan, maka kita tidak mampu menyadari bahwa masa hidup yang kita jalani sekarang ini adalah masa yang sangat indah, sangat luarbiasa, dan sangat berarti. Itu sebabnya mulai hari ini latih pikiran Anda untuk melihat yang baik dari yang tidak baik, maka mata rohani kita akan terbuka dan bisa melihat bahwa anugerah Tuhan sungguh nyata dalam hidup kita, hidup kita ternyata hidup yang indah, dan Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Dia selalu menyertai kita. Inilah kunci hidup bahagia.

Marilah setiap kita belajar untuk mencukupkan diri dalam segala hal sebab yang Tuhan mau adalah kedewasaan ada dalam hidup kita sehingga kita mampu memahami betapa indahnya hidup ini!!!

Renungan Keluarga Allah (ReKA)

Kotbah Minggu: Angin Roh Kudus #3

The Wind of the Holy Spirit #3
THE WIND OF JOY
ANGIN SUKACITA

Play Audio:

Pdt. Obaja Tanto Setiawan – The Wind of The Holy Spirit #3

Catatan Kotbah

Saya sudah ceritakan kepada kita tentang satu rhema yang Tuhan berikan kepada gereja kita pada saat Unlimited Conference atau perayaan HUT gereja kita yang ke-26, yaitu: The Wind of the Holy Spirit atau Angin Roh Kudus Sedang berhembus di tengah-tengah kita.

Baca Yehezkiel 37: 9-10!!!

Perhatikan baik-baik bagaimana tulang-tulang kering itu bisa dihidupkan menjadi suatu tentara yang sangat besar!!!
Kuncinya adalah nafas hidup – Ini yang saya sebut dengan ‘Angin Roh Kudus’!!!

Saya percaya inilah yang sedang Tuhan kerjakan di tengah-tengah kita saat ini: Angin Roh Kudus sedang berhembus untuk menghidupkan tulang-tulang kering menjadi pahlawan!!! Dan kalau angin Roh Kudus itu sendiri yang berhembus, maka sesuatu yang dahsyat akan segera terjadi di tengah-tengah kita, bahkan dalam kehidupan pribadi kita masing-masing: yang lemah akan dikuatkan, yang mundur akan dibawa maju kembali, yang sempat turun akan diangkat naik oleh Tuhan!

I. ANGIN ROH KUDUS YANG DIHEMBUSKAN DI TENGAH-TENGAH KITA ADALAH ANGIN SUKACITA.

Saya percaya gelombang Angin Roh Kudus ketiga yang Tuhan mau hembuskan di tengah-tengah kita adalah THE WIND OF JOY ATAU ANGIN SUKACITA!!!. SUKACITA SEKARANG INI MENJADI BARANG LANGKA. Banyak orang yang tidak memiliki sukacita dalam hidupnya. Padahal SUKACITA ADALAH SPIRITUAL POWER / KEKUATAN ROH YANG LUARBIASA YANG DISEDIAKAN TUHAN, KHUSUSNYA BAGI KITA, ORANG-ORANG YANG MENGASIHINYA. Dan berita baiknya adalah ANGIN SUKACITA ROH KUDUS SIAP BERHEMBUS DI TENGAH-TENGAH KITA!

Ini bukan sesuatu yang eksklusif hanya untuk orang tertentu saja. Asalkan kita menangkapnya, maka kita bisa mulai menjadi orang yang penuh sukacita. Kesedihan bisa dirubah menjadi kebahagiaan, dukacita menjadi sukacita, air mata kita dirubah menjadi tari-tarian. Jadi apa itu rahasia mengalami sukacita? Apa itu rahasia bahagia? Sederhana sekali: RAHASIA SUKACITA ADALAH SIKAP HATI.

Sikap hati kitalah yang akan menentukan sukacita kita, bukan situasi dan kondisi kita. Sikap hati kita dalam menghadapi situasi dan kondisi kitalah yang akan menentukan kebahagiaan.

II. SIKAP HATI YANG MENGUCAP SYUKUR AKAN MENDATANGKAN SUKACITA.

Kunci mengalami sukacita adalah hati yang mengucap syukur.

1 Tesalonika 5:18

Ayat yang sederhana ini memberikan kepada kita rahasia yang sangat hebat untuk menemukan kebahagiaan. Apa itu? TUHAN MENGHENDAKI KITA MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL! Tidak ada orang yang bisa bahagia, tanpa hati yang mengucap syukur! Hanya ketika kita mau belajar untuk mengucap syukur dalam segala hal (seperti nasehat Firman Tuhan), maka aliran sungai sukacita Roh Kudus akan mulai muncul dalam hati kita.

Semakin kita bisa mengucap syukur, semakin deras aliran sungai sukacita itu, semakin indah hidup kita, dan semakin meluap sukacita yang kita rasakan. MUDAH UNTUK MENGUCAP SYUKUR KETIKA SEGALA SESUATU TERJADI SESUAI DENGAN PENGHARAPAN KITA, AKAN TETAPI BUTUH IMAN DI HATI KITA UNTUK BISA MENGUCAP SYUKUR, SEKALIPUN SEGALA SESUATUNYA TERJADI BERBEDA DENGAN PENGHARAPAN KITA.

Itu sebabnya BUTUH IMAN DI HATI KITA UNTUK BISA MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL! Sekalipun segala sesuatu tampaknya bermasalah, tapi kita tetap mengucap syukur kepada Tuhan, sebab kita percaya bahwa Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan.

Roma 8:28

ORANG MENJADI HEBAT KARENA BISA MERESPON DENGAN BAIK HAL-HAL JELEK YANG TERJADI DALAM HIDUPNYA. Kita harus mengerti bahwa: SERINGKALI ORANG MENJADI HEBAT DAN LUARBIASA BUKAN KARENA BANYAK HAL BAIK TERJADI DALAM HIDUPNYA, SEBALIKNYA BANYAK YANG JELEK, AKAN TETAPI DIA BISA MERESPONI DENGAN BAIK, SEHINGGA YANG JELEK ITU JUSTRU DIPAKAI TUHAN UNTUK MEMBAWA KEBAIKAN DALAM HIDUPNYA. Contoh: Yusuf, Daud.

Demikian pula halnya dengan kita, HAL-HAL JELEK YANG TERJADI DALAM HIDUP KITA, BISA TUHAN PAKAI UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN. Itu sebabnya mengucap syukurlah dalam segala keadaan!!! Ingatlah bahwa Tuhan bisa melakukan mujizat dalam hidup kita, kalau kita bekerja sama dengan cara Tuhan mendatangkan berkatNya atas hidup kita.

MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL INILAH YANG MENDATANGKAN SUKACITA DALAM HIDUP KITA.

***Pesan Tuhan dalam HUT gereja kita tahun ini adalah: The Rise of the Mighty Men / Kebangkitan para pahlawan:
Butuh orang dengan jiwa pahlawan untuk bisa melihat bahwa hal-hal yang jelek yang terjadi dalam hidup kita, bisa dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan.

Butuh orang dengan jiwa pahlawan untuk bisa mengucap syukur sekalipun setuasi dan keadaan sangat tidak baik.
Saya berdoa supaya Tuhan mengaruniakan jiwa pahlawan ini di dalam hati setiap jemaat dan pelayan Tuhan Keluarga Allah!

Sama seperti Gideon diubah Tuhan dari orang yang tidak berdaya menjadi pahlawan yang gagah berani, demikian pula, Tuhan akan membangkitkan setiap orang di tempat ini menjadi pahlawan-pahlawan yang tangguh, yang bisa mengucap syukur, dan diurapi Tuhan untuk melakukan perkara-perkara besar.

III. KEMBANGKAN KEBIASAAN MENGUCAP SYUKUR!!!

Sekarang kita semakin menyadari bahwa mengucap syukur itu adalah rahasia mengalami sukacita dan kunci untuk merubah hidup kita. Itu sebabnya kembangkan kebiasaan mengucap syukur!!! Ingat baik-baik: MENGEMBANGKAN KEBIASAAN MENGUCAP SYUKUR = HIDUP PENUH SUKACITA.

Daniel 6:11

INILAH KEBIASAAN DANIEL: 3X SEHARI IA BERLUTUT, BERDOA SERTA MEMUJI TUHAN. Itu sebabnya kembangkan kebiasaan mengucap syukur 3x sehari, maka kita akan menikmati kebahagiaan yang tidak habis-habisnya.
KEBIASAAN MENGUCAP SYUKUR INI PENTING SEKALI, SEBAB KITA HIDUP DI DUNIA YANG SUKA BERSUNGUT-SUNGUT.

Masih ingat kisah 10 orang kusta yang disembuhkan Tuhan Yesus?! Semuanya mengalami mujizat, semuanya dijawab doanya, tapi hanya 1 orang yang kembali untuk berterima kasih kepada Yesus, sedangkan yang 9 orang tidak tahu mengucap syukur.

Inilah gambaran dunia di mana kita hidup sekarang ini: dunia yang suka bersungut-sungut. KALAU KITA TIDAK MENGEMBANGKAN KEBIASAAN 3X SEHARI MENGUCAP SYUKUR, MAKA MUDAH SEKALI BAGI KITA UNTUK TERSERET DALAM ARUS SUNGUT-SUNGUT DUNIA INI.

Coba renungkan: HAL-HAL APA DALAM HIDUP KITA YANG TADINYA BEGITU MEMBUAT KITA BERSEMANGAT, TAPI SEKARANG MALAH MEMBUAT KITA BERSUNGUT-SUNGUT?! Ini yang terjadi pada Bangsa Israel: Tadinya mereka begitu ingin keluar dari Mesir, tapi setelah Tuhan jawab doa mereka dan mereka bisa keluar dari Mesir, mereka mulai menghadapi tantangan dan masalah dalam perjalanan mereka. Dalam sekejab mata, ucapan syukur mereka berubah menjadi sungut-sungut, dan mereka mau balik lagi ke Mesir.

Mengapa ucapan syukur cepat sekali berubah menjadi sungut-sungut? Sebab SIFAT ALAMI MANUSIA, KALAU TIDAK DIKENDALIKAN OLEH ROH KUDUS, AKAN SELALU MELENCENG PADA YANG NEGATIF.
Ingat baik-baik: UCAPAN SYUKUR MENAMBAHKAN KEKUATAN, SEDANGKAN SUNGUT-SUNGUT MENAMBAHKAN KELEMAHAN.

Gara-gara suka bersungut-sungut, maka perjalanan dari Mesir ke Tanah Perjanjian yang seharusnya bisa ditempuh oleh Bangsa Israel selama 11 hari, menjadi perjalanan 40 tahun, dan akhirnya binasa di padang gurun. Memang kita tidak akan mati kalau kita bersungut-sungut, tapi sesungguhnya SUNGUT-SUNGUT AKAN MENGHALANGI BERKAT TUHAN atas hidup kita. Kita harus mengerti: BERSUNGUT-SUNGUT ADALAH DOSA DAN MEMBUKA PINTU BAGI IBLIS UNTUK MERUSAK HIDUP KITA.

JIKA KITA ADALAH ORANG YANG SUKA BERSUNGUT-SUNGUT, MENGAPA TUHAN HARUS MENJAWAB DOA KITA DAN MEMBERIKAN LEBIH BANYAK HAL LAGI YANG NANTIKAN JUGA AKAN KITA COMPLAIN LAGI? Mulai hari ini buang sungut-sungut itu dan belajar untuk mengucap syukur! TEMUKAN SESUATU YANG BAIK DARI ISTRIMU, PEKERJAANMU, GEREJAMU, ANAK-ANAKMU, DST UNTUK BISA ENGKAU SYUKURI! DAN MENGUCAP SYUKURLAH 3X SEHARI!!!

JADI FOKUSNYA BUKAN SEKEDAR UNTUK TIDAK BERSUNGUT-SUNGUT, TAPI UNTUK MENGUCAP SYUKUR.
Oleh karena itu, PENTING SEKALI BERBICARA POSITIF PADA SAAT SITUASI NEGATIF. Mengapa? Sebab MUJIZAT ITU ADA DI MULUT KITA!!!

Roma 10:8-10

Memang kadang mau tidak mau kita perlu cerita masalah kita, akan tetapi dalam cerita tersebut, kita harus berkata “TETAPI TUHAN…” BELAJARLAH UNTUK MEMBUAT HAL NEGATIF BESAR MENJADI KECIL, DAN HAL POSITIF KECIL MENJADI BESAR!!! Sebab mujizat itu ada di dalam mulut kita! Kalau kita berani memperkatakannya, maka Tuhan akan mengerjakannya sesuai dengan iman kita.

Ayat rhema HUT gereja kita tahun ini adalah Yoel 3:9-10!!!

Ini pesan Tuhan bagi kita semua: Biarlah orang yang tidak berdaya berkata Aku ini Pahlawan!!! Bagi Anda yang sekarang merasa lemah, katakan: Aku kuat!!! Bagi Anda yang miskin, katakan: Aku diberkati! Bagi Anda yang sakit, katakan: Aku sembuh!

Inilah perkataan pahlawan-pahlawan yang akan dipakai oleh Tuhan untuk membangun, meneguhkan, menguatkan, dan menyelamatkan. Saat kita mengucap syukur, maka mujizat akan terjadi! Saat kita mengucap syukur, maka situasi kondisi akan berubah! Saat kita mengucap syukur, maka sukacita kita meluap-luap!!!

Teruslah belajar untuk mengucap syukur sebab ada sukacita yang luar biasa lewat ucapan syukur dan banyak hal di luar pikiran kita yang akan Tuhan kerjakan ketika kita terus belajar bersyukur!!!

Renungan Keluarga Allah (ReKA)