DAMAI DI SEMUA MEDAN KEHIDUPAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 3:6 Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!

Pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono lX, terjadi wabah dan bencana. Rakyat Yogyakarta dihimbau untuk menyediakan di setiap rumah, sayur Lodeh Kluwih ditambah Gereh Pethek, dan makanan itu dibagikan kepada tetangga yang membutuhkan. Buah Kluwih adalah buah yang sangat mudah didapat di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, sedangkan Gereh Pethek adalah ikan asin yang digoreng. Makanan ini adalah lauk pauk favorit rakyat yang sangat murah dan mudah didapat. Sejarah membuktikan ketika rakyat Yogyakarta mempercayai dan mematuhi perintah junjungan mereka itu, mereka menjadi tenang dan damai meski bencana alam dan wabah penyakit menyerang.

Dalam Alkitab tertulis satu masa yang bisa dikatakan sebagai bencana dalam hidup Daud. Ketika itu terjadi pemberontakan oleh Absalom, anak Daud sendiri. Istana sudah ada dalam kekuasaan Absalom dan situasi benar-benar berbahaya sehingga Daud harus cepat-cepat lari meninggalkan istananya. Puluhan ribu prajurit dikerahkan untuk mengepung, menyerang dan membunuh Daud. Jika kita menghadapi kejadian seperti yang dialami Daud, pastilah kita akan tercekam oleh ketakutan. Akan tetapi Alkitab mencatat bahwa Daud tetap tenang dan bahkan bisa membaringkan diri untuk tidur. (Mazmur 3:1-7). Daud berhasil menaklukkan ketakutannya oleh iman percayanya pada Tuhan.

Hari ini, tentu ada saja masalah yang sedang mengganggu hati dan pikiran kita. Sebab sesungguhnya tak seorangpun yang hidup yang bisa bebas dari masalah. Namun seberat apapun masalah yang kita hadapi, pastilah tidak semengerikan apa yang dihadapi oleh Daud. Jika ada puluhan ribu orang yang mencari dan berniat untuk membunuh Daud dan ia masih bisa tinggal tenang, bagaimana dengan kita yang mungkin hanya menghadapi beberapa orang yang tidak suka pada kita? Akankah kita mau kehilangan damai sejahtera karenanya? Mari kita belajar dari Daud yang bisa merasakan damai di semua medan kehidupan. Belajar untuk percaya dan berharap penuh pada Tuhan, Allah kita yang setia dan tak pernah kekurangan kasih karunia-Nya bagi kita. Selama kita hidup seturut kehendak-Nya, maka kita berada dalam Perjanjian Damai Tuhan dan damai sejahtera yang dari Allah akan selalu ada dalam hati kita.

RENUNGAN

Orang yang hidup dalam PERJANJIAN DAMAI akan bisa merasakan damai di SEMUA MEDAN KEHIDUPANNYA.

APLIKASI

1. Dalam situasi seperti apakah Anda biasanya kehilangan damai sejahtera?
2. Menurut Anda, orang seperti apakah yang bisa merasakan damai di semua medan kehidupannya?
3. Apa yang akan Anda lakukan agar Anda pun bisa merasakan damai di semua medan kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas semua kebaikan dan perlindungan-Mu dalam hidup kami. Jagai kami agar kami selalu berada di jalan-jalan kebenaran. Kami percaya, dalam keadaan seperti apapun, damai sejahtera yang dari pada-Mu tak akan meninggalkan kami. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENAKLUKKAN SETIAP KETAKUTAN YANG DATANG MENGHAMPIRI

RHEMA HARI INI

Ulangan 31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Jika kita membayangkan, bagaimana mungkin seorang pemuda kecil bernama Daud, yang Alkitab sebut masih kemerah-merahan wajahnya, bisa mempunyai keberanian yang begitu besar untuk menghadapi Goliat? Seorang prajurit raksasa bertubuh tinggi besar yang berhasil mengintimidasi dan membuat ketakutan seluruh pasukan prajurit Israel termasuk raja Saul. Daud bahkan mengalahkan Goliat hanya dengan sebuah ketapel dan batu kali. Alasannya adalah karena mata Daud selalu tertuju pada Tuhan, Allah El Shaddai Yang Maha Kuasa. Yang ada dalam pikiran Daud hanyalah seberapa besar Allah yang ia sembah tanpa memperdulikan sebesar apapun musuh yang dihadapinya.

Kebanyakan dari kita, gagal melihat sebagaimana Daud melihat. Pandangan kita terfokus pada masalah-masalah yang datang. Kita mulai menjadi takut akan kegagalan, penyakit, kesusahan, kematian dan lain sebagainya. Kita menjadi lupa bahwa Tuhan kita LEBIH BESAR dari segalanya. Penting bagi kita untuk menyadari bahwa kegemaran iblis adalah menembakkan panah berapi dengan bertubi-tubi. Menyerang kita dengan roh ketakutan dan membuat kita merasa seolah olah terkepung rapat dengan masalah tanpa ada kesempatan untuk meloloskan diri. Kita pun menjadi lemah, putus asa dan kehilangan pengharapan karenanya.

Hari ini firman Tuhan berkata, bahwa Dia Allah kita yang hidup dan berkuasa, ada beserta kita. Dia tak akan pernah membiarkan dan meninggalkan kita seorang diri. Jangan ijinkan iblis menipu pikiran kita, melainkan taklukkan satu persatu ketakutan yang menghampiri kita. Seperti seorang pahlawan, majulah dengan berani. Hadapi dan kalahkan setiap masalah, percayalah, serbuan rasa takut itu hanyalah tipu daya si jahat. Saat kita berani maju mengambil langkah, maka Tuhan yang menyertai kita akan membawa kita dari satu kemenangan pada kemenangan yang lebih besar. Mari terus bangkit bersama Roh Kudus dalam membangun kesehatan, pekerjaan, keluarga dan pelayanan kita.

RENUNGAN

Takklukkan SATU PER SATU ketakutan yang menghampiri kita.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda merasa di lumpuhkan oleh ketakutan? Apa yang menyebabkan Anda begitu ketakutan?
2. Mengapa kita perlu untuk menaklukkan ketakutan?
3. Jika satu persatu Anda akan menaklukkan ketakutan yang menghampiri Anda, ketakutan dalam hal apakah yang akan Anda taklukkan terlebih dahulu?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, urapi mata rohani kami untuk dapat melihat dan hanya berfokus pada betapa besarnya Engkau diatas setiap pergumulan hidup kami. Beri kami keberanian untuk melangkah dan menaklukkan satu persatu ketakutan kami. Kami percaya, bersama Engkau kami lebih dari pemenang. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENAKLUKKAN KETAKUTAN PADA HAL-HAL YANG TIDAK NYATA (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 110-112
1 Korintus 5

RHEMA HARI INI
Mazmur 27:1 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku,
kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap
siapakah aku harus gemetar?

Hari esok adalah impian, kemarin adalah kenangan, dan hari ini adalah kenyataan. Ungkapan bijak ini mungkin pernah kita dengar atau kita baca, tetapi untuk bisa sungguh-sungguh memahami dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, tidaklah mudah untuk melakukannya. Sebagai manusia yang dikaruniai akal budi, kita semua memiliki daya imajinasi. Dengan imajinasi ini, manusia bisa mengembangkan sesuatu yang sederhana menjadi lebih bernilai dalam pikirannya. Namun jika imajinasi ini tidak kita kendalikan, kita akan mulai membayangkan hal-hal yang membuat kita takut dan kehilangan damai sejahtera.

Ingatlah bahwa imajinasi adalah sesuatu yang tidak nyata. Kita terkadang stres karena mengambil tanggung jawab untuk hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan atau sudah berpikir terlalu jauh mengenai berbagai hal. Padahal, jika secara jujur mau merenungkannya, kebanyakan apa yang kita takutkan, jarang sekali menjadi kenyataan. Adalah suatu pemborosan hati dan energi untuk terlalu khawatir memikirkan hal-hal yang tidak kita ketahui dan belum tentu terjadi, padahal kita bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa menit ke depan.

Hari ini, saat ini, adalah sesuatu yang NYATA. Kita sedang hidup dalamnya dan sedang menjalaninya. Apa yang kita lakukan saat inilah yang akan mempengaruhi masa depan kita. Yang lalu biarlah berlalu, jangan izinkan masa lalu yang sudah tak bisa diubah membuat kita tidak bisa maju dan kekhawatiran akan apa yang ada di depan membuat kita lumpuh. Taklukkan ketakutan kita akan hal-hal yang tidak nyata! Percayalah, kita punya Allah, Benteng Keselamatan kita, yang turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi-Nya. Dengan menyadarinya, maka damai sejahtera Allah akan senantiasa ada dalam hati dan pikiran kita dan kita pun dapat hidup dalam Perjanjian Damai-Nya. (PF)

RENUNGAN
Taklukkan ketakutan bukan hanya pada BAHAYA YANG NYATA, tetapi juga
pada HAL-HAL YANG TIDAK NYATA.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apa saja yang termasuk dalam hal-hal yang tidak nyata itu?
2. Pernahkah Anda merasa ketakutan akan hal-hal yang tidak nyata? Dalam hal apakah itu?
3. Mengapa Anda perlu menaklukkan rasa takut pada hal-hal yang tidak nyata dan bagaimana Anda melakukannya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih telah mengingatkan kami kembali untuk tidak ketakutan akan hal-hal yang tidak nyata dan belum tentu terjadi. Ajarkan kami untuk senantiasa menjaga hati dan pikiran kami, ajarkan kami percaya sepenuhnya bahwa tidak ada sesuatu yang tak berguna dan celaka dalam rancangan-Mu atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

MENAKLUKKAN ROH KETAKUTAN DENGAN IMAN YANG TEGUH

RHEMA HARI INI

1 Petrus 5:8-9 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Mendengar kabar bahwa kakaknya terinfeksi virus corona, Kinan yang selama ini biasa-biasa saja menanggapi berbagai berita, mendadak merasa kalut. Ia bingung dan tidak tahu harus berbuat apa, tak disangka virus itu sudah sedemikian dekatnya. Kinan menjadi cemas akan berbagai hal, berkali-kali ia menelepon kakaknya dan menanyakan bagaimana kondisi tubuh, apa yang dirasakan oleh kakaknya, apakah obat-obatan sudah lengkap dan lain sebagainya. Kinan pun terduduk lesu, ia tak sanggup melanjutkan pekerjaannya karena konsentrasinya menguap entah kemana.

Kinan lalu menghubungi ibu KKSnya dan menceritakan keadaannya. Dalam isi pesan singkatnya, ibu KKS Kinan mendoakan, memberi semangat dan juga mengingatkan Kinan bahwa hari-hari ini musuh yang kita lawan bukan cuma virus corona, tetapi juga roh ketakutan. Kinan pun tersadarkan, ia langsung berdoa dan menenangkan dirinya. Setelah bisa berpikir jernih, Kinan menyadari bahwa ia telah terkena serangan dari iblis. Kinan tahu kondisi tubuh kakaknya sangat sehat dan kuat, tidak memiliki penyakit bawaan dan telah mendapat perawatan serta obat-obatan yang baik. Yang di butuhkan kakaknya adalah hati yang tenang, sukacita dan iman bahwa Tuhan akan segera memulihkan kesehatannya. Dan Kinan tak akan bisa memberikan dukungan jika ia sendiri terserang ketakutan.

Apa yang nampak oleh mata, bisa dicari solusi dan obatnya. Tetapi apa yang tidak nampak seperti roh ketakutan, tidak ada vaksin atau obat untuk menaklukkannya. Hanya iman yang teguh pada Tuhan yang bisa melucuti semua tipu daya roh ketakutan. Inilah tugas kita sebagai anak-anak Tuhan untuk berjuang di garis depan, menaklukkan setiap roh ketakutan yang sedang menggerogoti dunia ini. Bukan tanpa alasan gembala kita selalu mengingatkan untuk bertekun dalam doa dan firman, juga membangun pujian penyembahan disertai dengan doa dan puasa. Semua ini akan meneguhkan iman kita sehingga bisa melawan dan menaklukkan roh ketakutan dalam hati kita dan bangkit menolong orang lain. (PF)

RENUNGAN

Anak Tuhan HARUS BERJUANG untuk melawan dan menaklukkan roh ketakutan dengan IMAN YANG TEGUH.

APLIKASI

1. Apakah Anda dapat merasakan serbuan roh ketakutan yang melanda hari-hari ini?
2. Dengan apa Anda bisa melawan dan menaklukkan roh ketakutan?
3. Bagaimana cara Anda membangun iman agar semakin teguh di dalam Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih firman-Mu hari ini telah mengingatkan kami untuk senantiasa waspada dan berjaga-jaga. Berilah kami iman yang teguh agar kami dapat menaklukkan setiap serangan si jahat yang berusaha menabur benih ketakutan dalam hati kami. Kami percaya, kuasa-Mu terlebih besar dan tak ada yang sanggup mencuri damai sejahtera-Mu dalam hati setiap kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KETAKUTAN BUKAN BERASAL DARI TUHAN

RHEMA HARI INI

2 Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Setiap orang, termasuk kita, pastilah pernah mengalami rasa takut. Ketakutan bisa menghinggapi siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin ataupun suku bangsa. Rasa takut bisa datang dari berbagai informasi negatif yang kita terima, dari surat kabar, berita-berita di media internet, gosip tetangga ataupun bisa juga dari vonis dokter. Tak terlihat seperti virus, rasa takut itu jika kita ijinkan masuk dalam hati kita, maka ia akan berkembang dan menghancurkan diri kita dari dalam. Seperti sel kanker, ketakutan itu akan menyebar dan merampas semua berkat yang telah Tuhan sediakan bagi kita.

Iblis sangat menyukai hal-hal atau berita yang membangkitkan perasaan takut, sebab iblis bisa mengolah dan memanfaatkannya untuk melumpuhkan kita. Pertama iblis akan menembakkan rasa takut melalui telinga atau mata kita, terus sampai menembus hati dan pikiran kita, itulah cara kerja iblis. Oleh sebab itu, belajarlah untuk bisa menaklukkan ketakutan dalam hidup kita. Terlebih jika saat ini perasaan takut sedang melanda, ingatlah agar jangan sampai memberi ruang pada rasa takut itu untuk menguasai hidup kita. Seperti yang tertulis dalam Kitab Ayub 3:25 apa yang kita takutkan dan cemaskan, justru hal itu akan benar-benar mendatangi kita.

Ya, ketakutan bukanlah sekedar perasaan, tetapi ROH yang mengintimidasi. Firman Tuhan jelas berkata bahwa Tuhan tak pernah memberi kita roh ketakutan, jadi jelas bahwa roh ketakutan ini bukanlah berasal dari Tuhan. Roh ketakutan asalnya dari iblis yang berusaha mencuri, membunuh dan membinasakan damai serta sukacita dalam hidup kita. Yang Tuhan berikan adalah Roh Kudus yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Tuhan tidak ingin kita hidup dalam ketakutan, itulah sebabnya Dia
memberikan Roh-Nya yang Kudus, yang lebih besar dari semua roh yang ada di dunia (1 Yohanes 4:4b). Usir rasa takut itu dengan nama Tuhan Yesus Kristus! Meskipun selama kita masih hidup, masalah dan tantangan selalu ada, tetapi bersama Roh Kudus kita memiliki kuasa untuk menaklukkan setiap roh ketakutan yang datang menyerang.

RENUNGAN

Ketakutan adalah ROH yang berasal dari IBLIS.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda diserang oleh perasaan takut? Ketakutan akan hal apakah itu?
2. Dampak negatif apa yang Anda rasakan dari rasa ketakutan?
3. Setelah Anda menyadari bahwa ketakutan adalah roh yang berasal dari iblis, apa tindakan Anda untuk menaklukkannya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk penyertaan-Mu yang begitu nyata atas hidup kami. Kami percaya dalam segala situasi, Engkau senantiasa ada bersama kami. Kami tidak mau hidup dalam ketakutan, karena kami yakin Roh yang ada di dalam kami lebih besar dari roh apapun. Di dalam nama Tuhan Yesus kami telah berdoa. Amin”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

TAKLUKAN KETAKUTAN DAN MILIKI DAMAI (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 107-109
1 Korintus 4

RHEMA HARI INI
Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Alkisah, ada seekor burung yang sangat mahal harganya. Yang menjadi keunggulan burung tersebut adalah kicauan dan bulunya. Ia memiliki kicauan termerdu dan juga memiliki bulu terindah. Karena merupakan burung istimewa, maka oleh si pemilik, burung tersebut diletakkan dalam sebuah sangkar yang istimewa. Jeruji sangkarnya sendiri terbuat dari besi baja berlapis, sehingga tidak akan ada kucing maupun tikus yang bisa merusak bahkan memakan burung tersebut. Karena ia juga memelihara seekor kucing, ia pun membuat sangkar sedemikian rupa agar burung kesayangannya aman.

Suatu hari, saat si pemilik pergi ke luar rumah, si kucing melompat naik ke atas lemari hendak menggapai ke dalam sangkar burung. Si burung yang melihatnya, langsung ketakutan setengah mati. Ia melompat ke sana kemari berusaha untuk menghindari terkaman si kucing. Ia lupa jika si pemilik sudah membuat sangkarnya seaman mungkin dan memastikan ia tidak akan terluka karena terkaman kucingnya. Pada akhirnya, ketakutan dan pikiran-pikiran negatifnya sendiri yang membuat si burung lemas dan menggelepar di dasar sangkar.

Pernahkah Anda mendengar sebuah kutipan yang berbunyi “Tantangan terbesar kita bukanlah apa yang ada di depan mata kita, melainkan apa yang ada di pikiran kita”? Ya, kutipan tersebut cukup menggambarkan apa yang kita alami sehari-hari. Kita bisa saja menertawakan si burung karena kebodohannya, tetapi sadarkah Anda bahwa sebenarnya kita pun terkadang juga sama seperti burung itu? Sering kali saat menghadapi sebuah permasalahan dalam hidup, alih-alih meminta hikmat Tuhan, kita justru malah sibuk panik sendiri. Pikiran kita mulai berkecamuk dengan hal-hal yang negatif yang kita takutkan akan menimpa kita, sehingga malah membuat kita salah dalam melangkah dan mengambil keputusan. Oleh sebab itu, tangkap setiap rhema gereja di bulan ini dan mulai melangkah untuk menaklukkan ketakutan kita, maka perjanjian damai itu akan sungguh tergenapi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Kita harus bisa MENAKLUKKAN KETAKUTAN kita jika ingin MEMILIKI DAMAI.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apakah yang selama ini menjadi ketakutan Anda? Renungkan!
2. Bagaimana sikap Anda selama ini dalam menghadapi dan melawan ketakutan Anda?
3. Menurut Anda, apakah yang seringkali menjadi penghalang bagi Anda dalam menaklukkan ketakutan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami tahu dan percaya bahwa Engkau tidak memberikan kepada kami roh ketakutan melainkan roh yang membawa damai. Ajar kami untuk dapat melawan segala ketakutan yang ada dalam pikiran kami dan menaklukkannya di bawah kaki-Mu, dengan terus-menerus memperkatakan firman Allah yang hidup. Sehingga damai sejahtera yang melampaui akal dapat bertakhta dalam hati kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

PETUNJUK TUHAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 105-106
1 Korintus 3

RHEMA HARI INI
Mazmur 86:11 Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.

Sore itu Nindya merenung di dapur sambil mendengarkan khotbah Bpk. Pdt. Obaja di Radio Elshadday FM. Ia mendengarkan dengan saksama setiap firman yang diberikan, dan bertanya-tanya bagaimana caranya untuk membesarkan usaha kuliner keluarganya di masa pandemi ini. Nindya sudah berpikir keras selama beberapa waktu, tetapi tidak mendapatkan jawaban. Selama mendengarkan khotbah, ia pun berdoa dan berseru kepada Tuhan. Lalu tiba-tiba, Roh Kudus menggerakannya untuk mencatat semua yang ia butuhkan dan mendoakannya. Ia percaya, Tuhan akan menyediakan semua kebutuhan bisnisnya tepat pada waktunya. Benar saja, Tuhan selalu menuntun Nindya dalam memasak menu baru, bahkan menu itu menjadi top selling di usahanya.

Nindya adalah seorang wanita biasa, tetapi menjadi luar biasa karena ia meletakkan petunjuk Tuhan sebagai pedoman dalam setiap langkah hidupnya. Hal ini seturut dengan yang tertulis pada Mazmur 86:11, bahwa petunjuk Tuhan adalah yang terutama dalam setiap pengambilan keputusan. Mungkin saat Tuhan memberikan petunjuk-Nya, hal tersebut tak selalu mudah bagi kita karena tak sesuai dengan keinginan hati ataupun logika kita. Itu sebabnya, pemazmur meminta kepada Tuhan agar hatinya dibulatkan untuk dapat hidup dalam kebenaran-Nya.

Ya, kita perlu menyadari, ketika hati kita fokus kepada Tuhan, kita akan selalu hidup dalam kebenaran-Nya dan terus dalam tuntunan-Nya. Saat kita diperhadapkan pada berbagai pilihan atau bahkan tidak tahu harus berbuat apa, adalah bijak untuk meletakkan petunjuk Tuhan sebagai yang terutama atas pengambilan keputusan dalam hidup kita. Hal ini supaya bukan keinginan kita yang muncul, tetapi semata-mata keinginan Tuhanlah yang kita dahulukan. Sebab pada akhirnya, petunjuk Tuhanlah yang membuat kita hidup sesuai dengan rencana Allah yang terbaik bagi kita. Dengan taat dan setia, kita pun akan masuk dalam perjanjian damai-Nya dan hidup dalam berkat serta anugerah-Nya yang luar biasa atas kita.

RENUNGAN
Biasakan diri untuk mencari PETUNJUK TUHAN sebelum MENGAMBIL KEPUTUSAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah bingung dalam mengambil keputusan? Langkah pertama apa yang Anda lalukan?
2. Apa yang Anda lalukan dalam mencari petunjuk Tuhan?
3. Apa yang perlu kita lalukan agar petunjuk Tuhan diperoleh dengan hati yang legawa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas banyak hal yang membuat kami lebih peka dan taat akan petunjuk firman-Mu. Sebab kami percaya, saat kami meletakkan Engkau sebagai pedoman pengambil keputusan, berkat-Mu akan terus Engkau berikan. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

RHEMA DARI TUHAN AKAN MEMBAWA KITA PADA JALAN KEMENANGAN

RHEMA HARI INI

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Sejak Daud diurapi menjadi raja Israel, tidak ada kejadian spektakuler yang terjadi. Kehidupannya tetap sama. Ia tetap menggembalakan domba yang jumlahnya 2-3 ekor, dan tetap tidak diberi kesempatan untuk bergabung dengan kakak-kakaknya berlatih dan ikut maju perang. Tetapi hebatnya, Daud tetap menjadi anak yang taat. Bahkan ketika ayahnya meminta Daud membawakan makanan untuk kakak-kakaknya yang sedang maju perang, ia pun segera melakukannya. Berawal dari sinilah, titik balik hidup Daud terjadi. Saat itu Daud bertemu dengan Goliath dan berhasil mengalahkannya. Peristiwa itu membuka jalan bagi Daud untuk dibawa semakin dekat dengan panggilan hidupnya.

Demikian juga halnya yang dialami oleh Ruth. Ketika ia mendapatkan keyakinan di dalam hatinya untuk tetap mengikuti Naomi, ibu mertuanya, ia pun benar-benar melakukannya. Tuhan lalu membawa Ruth untuk bertemu dengan Boaz, dan dengan restu serta petunjuk dari Naomi, Ruth akhirnya diambil Boaz untuk menjadi istrinya. Sungguh mujizat dan anugerah yang tak pernah dibayangkan oleh Naomi dan Ruth sebelumnya.

Baik Daud maupun Ruth, adalah orang-orang yang benar-benar mengalami dimana kejadian-kejadian apapun yang mereka alami justru dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka. Ketaatan mereka untuk melakukan keyakinan yang Tuhan taruh dalam hati mereka, membuat Tuhan turut bekerja membawa mereka pada jalan kemenangan. Begitupun jika kita sungguh-sungguh mengarahkan hati pada tuntunan Tuhan, Dia pun akan membuat kita bisa mendengar perkataan rhema. Peganglah teguh setiap rhema yang Tuhan berikan dan segeralah melangkah. Maka lihatlah bagaimana Tuhan menuntun kita kepada kebaikan demi kebaikan dari setiap kejadian yang kita alami. Haleluya !

RENUNGAN

SEGERA KERJAKAN RHEMA yang Tuhan berikan dan lihatlah Dia akan turut bekerja membawa kita pada JALAN KEMENANGAN.

APLIKASI

1. Adakah rhema yang Tuhan taruh dalam hati Anda untuk Anda lakukan? Sudahkah Anda melakukannya?
2. Sejauh mana Anda percaya bahwa rhema itu akan menuntun Anda pada kemenangan?
3. Halangan apa yang sering Anda hadapi untuk bisa taat pada tuntunan Tuhan? Bagaimana cara Anda mengatasinya?

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, terimakasih atas tuntunan yang Engkau berikan dalam hidup kami. Sungguh kami memerlukan-Mu. Berikan kami kekuatan untuk bisa mentaati dan segera bertindak ketika Engkau menuntun kami. Kami tahu, tuntunan-Mu akan membawa kami kepada kemenangan demi kemenangan dan nama-Mu semakin dipermuliakan. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGARAHKAN DIRI KEPADA TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 27:11 Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku.

Siang itu Ella pulang dengan wajah gembira. Ia senang mendapatkan tugas dari gurunya untuk menanam benih. Setelah meletakkan benih ke dalam pot yang telah berisi tanah, Ella menyiraminya setiap hari. Sampai suatu hari muncul lah batang-batang kecil beserta daun-daunnya. Tanaman itu diamati dengan seksama oleh Ella, dan semakin tanamannya bertumbuh, ia menemukan sebuah fakta bahwa pertumbuhan daun-daunnya mengarah ke arah datangnya sinar matahari. Karena heran, ia pun bertanya kepada ibunya. “Tanaman sangat membutuhkan matahari untuk bertumbuh, Ella. Zat klorofil yang ada pada daun, menangkap sinar matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Yaitu kemampuan tanaman untuk membuat makanannya sendiri.” jawab ibunya.

Malam itu sebelum tidur, muncul berbagai macam pertanyaan di benak Ella. Keesokan harinya Ella pun memutuskan untuk bertanya lebih lagi kepada ibunya. “Bu, bagaimana jika tanaman tidak mendapatkan sinar matahari?” Sang ibu pun tersenyum dan menjawab putrinya itu, “Tanpa matahari tentu saja proses fotosintesis pada tanaman akan terhambat sehingga lambat laun tanaman itu akan mati.” Ella senang karena ia mendapatkan sebuah pelajaran baru dari tanamannya itu.

Sebagai manusia, kita pun sebenarnya memiliki satu kemiripan dengan tanaman. Apabila tanaman perlu mengarahkan dirinya menuju cahaya matahari untuk bertumbuh, kita pun perlu mengarahkan diri kita kepada Tuhan agar kerohanian kita semakin tumbuh dewasa. Dengan mengarahkan diri kepada-Nya, maka kita akan mendapatkan makanan rohani dan hikmat sehingga memungkinkan kita untuk hidup dengan cara mengikuti tuntunan Tuhan. Manusia roh kita yang dipenuhi dengan hadirat dan urapan-Nya, akan mampu mendapatkan pembukaan-pembukaan baru yang tentunya akan sangat membantu dalam membuat keputusan-keputusan yang tepat, bijaksana dan berkenan di hadapan Tuhan. Sebaliknya, tanpa Tuhan kita sangat mungkin terjerumus dalam pilihan-pilihan yang salah dan menghilangkan damai sejahtera dalam hidup kita.

RENUNGAN

Dengan MENGARAHKAN DIRI kepada Tuhan, memungkinkan kita untuk hidup dengan cara mengikuti TUNTUNAN TUHAN.

APLIKASI

1. Menurut Anda, apakah selama ini Anda sudah membuat keputusan yang benar dalam hidup Anda?
2. Sudahkah Anda mengarahkan diri kepada Tuhan dan hidup mengikuti tuntunan-Nya?
3. Renungkanlah bagaimana tuntunan-Nya dapat membawa perubahan dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, ampuni kami apabila selama ini kami berjalan dengan pengertian kami sendiri. Mulai saat ini kami mau belajar untuk senantiasa mengarahkan diri kami kepada-Mu, ya Tuhan. Kami juga mau belajar untuk berjalan hanya mengandalkan tuntunan-Mu saja. Karena kami tahu, kami tidak bisa hidup sendiri tanpa-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

BERJALAN MENGIKUTI RHEMA YANG DARI TUHAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 103-104
1 Korintus 2

RHEMA HARI INI
Mazmur 25:4 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.

Bagi Mika yang selalu berusaha hidup seturut firman Tuhan, ia tahu betul adalah tidak adanya batasan berapa kali ia harus mengampuni (Mat. 18:21-22). Namun ada satu hal yang menjadi pertanyaan tak terjawab baginya, yaitu bagaimana jika orang tersebut terus-menerus mengulang kesalahan yang sama dan tidak ada niatan untuk berubah? Bukankah pengampunan itu akan menjadi tidak berarti dan justru membuat dirinya sendiri makan hati? Atau yang lebih parah, orang yang ia ampuni jadi menganggap enteng dosa. Mika yang sedang merasa sangat marah pada Toni, suaminya pun bertambah pusing dan gerah. Berbagai pikiran yang saling bertentangan antara firman Tuhan dan emosinya, bergelut seru dalam kepalanya.

Dalam kegelisahannya, Mika berseru kepada Tuhan agar menunjukkan jalan. Ia tak ingin membuat keputusan yang keliru dan berakhir dengan penyesalan. Roh Kudus tiba-tiba membawa ingatan Mika pada kisah Yesus yang menyuruh Simon untuk menebarkan jalanya kembali, di tempat ia bekerja keras sepanjang malam tetapi tak mendapat tangkapan ikan seekor pun (Luk. 5:1-8). Mika terkejut karena tadinya ia pun sudah berpikir untuk tidak mau lagi menabur kasih kepada Toni, sebab semua usahanya terasa sia-sia saja. Seperti Simon, yang walaupun merasa permintaan Tuhan itu akan percuma, tetapi tetap taat, maka Mika pun memutuskan untuk taat. Mika percaya bahwa ini adalah rhema yang Tuhan berikan untuk memulihkan pernikahannya yang sudah di ambang kehancuran.

Sering kali hidup memperhadapkan kita pada persoalan atau pilihan yang sulit. Secara umum, firman Tuhan memang selalu menjadi petunjuk yang 100% benar, tetapi untuk menghadapi situasi tertentu, kita butuh RHEMA, yaitu petunjuk Tuhan yang lebih spesifik. Berita baiknya, Tuhan LEBIH DARI bersedia untuk memberikan rhema-Nya kepada kita yang berseru kepada-Nya. Kita hanya perlu datang pada Tuhan, berdoa dan meminta petunjuk-Nya, maka Tuhan akan memberikan rhema yang memang spesial dan tepat sesuai dengan kebutuhan kita, sehingga kita akan mampu membuat keputusan yang bijaksana dan mendatangkan damai sejahtera. (PF)

RENUNGAN
KEPUTUSAN mengikuti RHEMA adalah keputusan yang kita ambil sesuai
dengan PETUNJUK TUHAN secara SPESIFIK.

APLIKASI
1. Apa yang lebih sering menjadi dasar pengambilan keputusan Anda selama ini?
2. Pernahkah Anda mendapat rhema dari Tuhan dan mengambil keputusan berdasarkan rhema tersebut? Apa hasil yang Anda dapatkan?
3. Bagaimana cara Anda untuk mendapatkan rhema dari Tuhan? Ceritakan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, Allah kami yang setia, Engkau tidak pernah menolak kami yang datang meminta petunjuk-Mu. Dengan murah hati Engkau menunjukkan jalan-jalan-Mu dan dengan sabar memberi kami pengertian sehingga kami dapat menangkap kehendak-Mu. Terima kasih Tuhan, kami sangat mengasihi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Languages

Change Language