PASTIKAN YANG KITA MILIKI ADALAH IMAN, BUKAN KERAGUAN

RHEMA HARI INI

Yakobus 1:6-7 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Kita tentu sudah sering mendengar kisah Petrus yang berjalan di atas air. Saat itu para murid sedang berada dalam sebuah perahu ketika badai besar datang dan membuat perahu mereka hampir tenggelam. Di tengah badai itulah para murid menyaksikan Yesus berjalan di atas air menghampiri mereka. Petrus dengan berani meminta kepada Yesus supaya ia pun bisa melakukan hal yang sama. Dengan berani pula, ia akhirnya melangkahkan kaki keluar dari perahu. Selangkah, dua langkah, Petrus bisa melakukannya. Tetapi ketika dirasakannya besarnya tiupan angin dan gelombang laut, imannya menjadi goyah. Petrus akhirnya terjatuh dan mulai tenggelam. Yesus pun mengulurkan tangan untuk menolongnya di sertai dengan sebuah teguran, mengapa ia kurang percaya dan bimbang sehingga imannya runtuh di tengah jalan.

Berbeda dengan Abraham yang diminta Tuhan untuk memberikan anaknya sebagai korban persembahan kepada Tuhan. Kita bisa membayangkan apa yang dirasakan oleh Abraham saat itu. Tetapi Abraham tetap melangkah maju dan mengerjakan apa yang Tuhan minta tanpa keraguan sedikitpun. Imannya tetap teguh meskipun hal itu sama sekali tidak masuk akal. Dan di satu titik, ketika imannya kepada Tuhan sudah terbukti, Tuhan sendiri yang turun tangan menyelamatkan Ishak. Sebagai upahnya, Abraham mendapatkan janji Tuhan yang sangat besar bagi dirinya dan juga keturunannya. Sungguh luar biasa.

Saat ini, mungkin kita sedang diperhadapkan pada sebuah situasi seperti Petrus. Dimana kita berjuang mempertahankan iman di tengah situasi yang nampaknya sangat mustahil. Atau mungkin sedang menghadapi sebuah tantangan iman seperti Abraham. Tuhan meminta kita mengorbankan sesuatu yang sangat berharga bagi kita untuk diri-Nya. Apapun itu, jangan pernah menyerah di tengah jalan. Pastikan yang ada di dalam hati kita adalah iman, bukan keraguan. Sebab sedikit saja keraguan, bisa membuat kita kehilangan mujizat dan terobosan besar yang sudah Tuhan sediakan. Arahkan pandangan kita hanya pada Yesus dan bukan pada penghalang. Maka semakin hari kita akan semakin kuat, lebih kuat dari pada sebelumnya. Haleluya!

RENUNGAN

Pastikanlah yang ada dalam hati kita adalah IMAN, BUKAN KERAGUAN.

APLIKASI

1. Manakah yang lebih sering Anda rasakan hari-hari ini? Iman ataukah keraguan?
2. Dalam hal apakah keraguan biasanya muncul mengalahkan iman Anda?
3. Bagaimana Anda akan mengatasinya dan memperkuat iman Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, kami tahu bahwa kuasa-Mu sudah dicurahkan bagi kami yang percaya kepada-Mu. Dan sekarang bagian kami untuk terus menguatkan iman percaya kami kepada-Mu, sehingga langkah kaki kami tidak goyah meskipun badai terus ada di sekeliling kami. Kami tahu, kami berjalan bersama Allah yang hidup dan tidak ada yang mustahil di dalam Engkau. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

IMAN MENJADIKAN KITA LEBIH KUAT

RHEMA HARI INI

1 Korintus 16:13 Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!

Sudah lebih dari setahun lamanya hujan tak kunjung turun di desa Adanu. Hasil kebun dan sawah, sangat mengecewakan akibat kemarau yang berkepanjangan. Para penduduk mulai cemas dan khawatir karena persediaan bahan makanan kian menipis. Hingga akhirnya kepala desa berinisiatif untuk mengumpulkan penduduk dan menggelar rapat desa. Usai rapat, seluruh penduduk bersepakat untuk berdoa bersama memohon kepada Tuhan agar hujan segera turun.

Keesokan harinya, semua penduduk masih termangu meratapi nasib mereka. Tetapi tidak dengan seorang petani, Pak Agra namanya. Pagi-pagi betul Pak Agra dengan bersemangat berangkat ke ladangnya. Ia mulai menggarap tanah sembari mempersiapkan benih untuk ditanam. Tidak sedikit warga desa Adanu yang mentertawakan Pak Agra. Tetapi hal itu sama sekali tidak digubris oleh Pak Agra. Justru menjelang sore, pak Agra berhenti sejenak dari pekerjaannya untuk mengenakan jas hujan yang telah dipersiapkannya dari rumah. Sekalipun awan gelap pun belum nampak, tetapi Pak Agra punya keyakinan penuh bahwa hujan pasti akan turun. Hari itu hujan memang belum turun, meski demikian Pak Agra tetap tidak patah semangat dan terus menggarap ladangnya. Hingga suatu hari tiba-tiba terdengar bunyi guntur bergemuruh. Hujan akhirnya turun dengan lebatnya sampai membuat para warga pontang-panting berlarian pulang ke rumahnya.

Iman memang tidak serta-merta membuat apa yang kita doakan langsung menjadi kenyataan. Akan tetapi iman akan menjadikan kita lebih kuat dalam pengharapan. Sama seperti ilustrasi di atas, sekalipun hujan belum juga turun, tetapi dengan iman yang dimilikinya, membuat Pak Agra lebih bersemangat dalam menjalani hidup dan bekerja. Iman membuat pak Agra tidak lagi khawatir akan hari esok. Dengan iman, Pak Agra pun tidak lagi memikirkan kapan datangnya hujan, sebab ia teramat yakin hujan pasti turun tepat pada waktunya. Demikian pula dengan kita, saat kita lemah, iman lah yang akan menguatkan kita. Jangan bimbang, tetaplah berdiri teguh karena iman di dalam Tuhan dijamin tidak mengecewakan dan justru membuat kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

RENUNGAN

Dengan IMAN maka kita bisa menjadi LEBIH KUAT dari sebelumnya.

APLIKASI

1. Menurut Anda, sudahkah Anda memiliki iman yang kuat?
2. Bagaimana iman bisa membuat Anda lebih kuat?
3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat iman Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, kami tahu bahwa kami hanyalah manusia yang terbatas. Untuk itulah kami memerlukan Engkau, ya Tuhan. Kami mau memiliki iman yang kuat, sehingga kami tidak menjadi lemah. Namun sebaliknya, dengan iman bersama-Mu maka kami bisa melalui segala persoalan dan bahkan melakukan perkara-perkara yang besar. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

IMAN YANG MAMPU MERUNTUHKAN TEMBOK YANG BESAR (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yehezkiel 42-44
1 Yohanes 1

RHEMA HARI INI
Ibrani 11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.

Yerikho. Kota benteng yang terkenal kuat dan tangguh. Setelah menyeberangi sungai Yordan, itulah wilayah pertama yang ditaklukkan bangsa Israel di bawah kepemimpinan Yosua. Namun anehnya, mengapa Yerikho harus direbut dengan cara mengelilingi tembok? Kenapa tidak dengan dibakar atau dihantam batu-batu besar? Perintah Tuhan kepada Yosua terdengar seperti strategi perang yang aneh dan meragukan. Bagaimana mungkin tembok setebal itu bisa runtuh dengan cara dikelilingi selama tujuh hari?

Dalam Yosua 6:2 dikatakan “Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: “Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.” Pernyataan ini mengimplikasikan bahwa Tuhan sudah memberikan Yerikho kepada bangsa Israel, bahkan sebelum mereka mulai mengelilingi tembok. Artinya, yang Tuhan minta dari mereka adalah iman untuk percaya bahwa Dia bisa melakukannya dengan cara yang kelihatan sepele. Inilah cara Tuhan mengajarkan bangsa Israel tentang iman. Melalui kemenangan atas Yerikho, mereka beroleh keyakinan bahwa mereka akan mampu mengalahkan bangsa-bangsa lain.

Ya, terkadang kehendak dan cara Tuhan memang terkesan sepele, tetapi justru di situlah mujizat bekerja. Tuhan hanya ingin tahu sebesar apa iman dan keyakinan kita. Dia tidak meminta kita melakukan hal-hal luar biasa dan mustahil. Namun, Dia ingin kita beriman bahwa dalam hal kecil maupun besar, Tuhan bisa melakukan apa saja. Belajar dari pasukan Yosua yang dengan iman dan taat mengelilingi tembok Yerikho mulai dari hari pertama, kedua, ketiga, sampai ketujuh. Iman seperti itulah yang harus kita miliki. Apa pun “tembok besar” yang kita hadapi saat ini, mungkin berupa masalah kesehatan yang kronis, hutang yang besar, atau keluarga yang di ambang kehancuran. Sadarilah bahwa imanlah yang membuat kuasa Tuhan bekerja. Oleh karena itu, teruslah berdoa dan membangun hubungan pribadi dengan Tuhan lebih sungguh. Sebab hanya Dialah yang bisa membuat kita makin lama makin kuat dalam segala pergumulan kita. Amin.

RENUNGAN
Sadari bahwa IMANLAH yang MENARIK KUASA Allah.

APLIKASI
1. Adakah “tembok besar” dalam hidup Anda saat ini? Renungkan!
2. Menurut Anda, seberapa besar kuasa Allah yang dapat ditarik oleh iman?
3. Langkah-langkah apa yang Anda ambil untuk dapat menarik kuasa Allah dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Tuhan Yesus, kami bersyukur karena memiliki Allah yang kuat, hebat, dan penuh kuasa. Ampuni kami yang kadang masih meragukan kekuatan-Mu. Ajar kami Tuhan untuk beriman dan taat lebih sungguh kepada-Mu agar janji-Mu tergenapi dalam hidup kami. Sehingga kami melihat kuasa-Mu nyata dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

TABURAN YANG MENGGETARKAN HATI TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

Sejak SMP Anna sudah menjadi pelayan Tuhan di gerejanya. Saat ini Anna sudah bekerja. Sejak pertama bekerja Anna sudah mulai belajar untuk taat menabur. Saat menerima gaji pertama, Anna memberikan semuanya sebagai persembahan sulung. Persepuluhan pun dilakukan Anna setiap bulannya. Yang Anna rasakan, Tuhan memberkatinya dalam setiap apa yang ia kerjakan. Tetapi lama kelamaan, semua berkat dan ketaatannya mengembalikan persepuluhan, menjadi sesuatu yang biasa bagi Anna. Rasanya sudah seperti sebuah rutinitas saja layaknya. Suatu ketika, rumah orang tua Anna mengalami kerusakan dan harus segera diperbaiki dengan biaya yang cukup besar. Tabungan Anna tidak bisa menutup semua biaya. Padahal jika perbaikan di tunda, bisa fatal akibatnya karena rumah itu bisa roboh sewaktu-waktu.

Anna hanya bisa datang pada Tuhan dan bercerita tentang kondisinya. Tak disangka, Anna justru merasa Tuhan memintanya untuk mempersembahkan seluruh tabungannya bagi proyek pembangunan gedung gerejanya. Walau awalnya bimbang dan tidak mengerti maksud Tuhan, Anna akhirnya memutuskan untuk taat. Dalam hati Anna menangis dan berseru pada Tuhan, ”Hanya ini yang aku punya ya Tuhan, jadilah sesuai dengan rencanaMu.” Beberapa hari kemudian Anna dipanggil oleh atasannya. Diberitahukan kepada Anna, bahwa ia menerima bonus dari perusahaan sebagai karyawan yang loyal dan berprestasi. Jumlahnya lebih dari cukup untuk biaya perbaikan rumah orang tuanya. Tak terkira senangnya hati Anna dan tak berhenti ucapan syukur keluar dari mulutnya, atas kebaikan Tuhan yang diterimanya.

Menabur dalam situasi normal atau berkelimpahan, bukanlah sesuatu yang sukar jika kita telah terbiasa melakukannya. Tetapi di saat seperti sekarang ini, bagi sebagian orang, menabur adalah sebuah hal yang memberatkan. Bagaimana tidak, jika untuk biaya sehari-hari saja sudah pusing memikirkannya. Tetapi ingatlah senantiasa janji Tuhan, barangsiapa menabur dengan mencucurkan air mata, ia pasti akan menuai dengan bersorak sorai. Tuhan kita bukan Allah yang kejam, yang ingin memeras tanpa mau tahu keadaan kita. Justru sebaliknya, Tuhan sangat rindu melimpahkan berkat dan kekuatan-Nya. Melalui taburan terkuat yang kita bisa berikan, Kekuatan Tuhan yang melimpah akan tercurah dan menjadikan kita lebih kuat dari sebelumnya dalam setiap aspek kehidupan kita.

RENUNGAN

Sudah menjadi janji Tuhan bahwa yang MENABUR dengan mencucurkan air mata pasti juga akan MENUAI dengan BERSORAK-SORAI.

APLIKASI

1. Apa pendapat Anda tentang menabur?
2. Pernahkah Anda menabur sambil mencucurkan air mata? Dalam situasi seperti apakah Anda saat itu?
3. Tuaian apa yang Anda dapatkan sesudahnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terimakasih telah membuka pikiran kami untuk bisa terus menabur dalam masa-masa sulit. Kami percaya akan setiap janji-Mu. Berilah kami benih untuk bisa kami taburkan untuk pekerjaan dan kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KUASA DARI TABURAN YANG KUAT

RHEMA HARI INI

2 Korintus 9:6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Pak Andre adalah seorang petani yang memiliki sebidang sawah yang cukup luas. Hasil panennya akhir-akhir ini tidaklah baik. Setengah lebih tanaman padinya terserang hama wereng dan tikus. Sedangkan yang tersisa pun kualitasnya jauh menurun karena kekurangan air karena kemarau yang terlalu panjang. Bisa dikatakan Pak Andre mengalami gagal panen secara berturut-turut dalam waktu 6 bulan terakhir ini. Kondisi keuangan Pak Andre pun mulai mengalami dampaknya, sehingga untuk membeli benih pun ia merasa kesulitan. Meski demikian, Pak Andre justru mengumpulkan seluruh tabungan yang tersisa dan membeli benih terbaik yang bisa ditemukannya.

Setelah menyiapkan lahannya, Pak Andre pun menabur benihnya. Kali ini ia telah memiliki strategi jitu untuk merawat sawahnya. Bekerja sama dengan beberapa petani lain, Pak Andre menyewa mesin pompa air. Ia menggenangi sawahnya dengan air setinggi 60 cm dan menaruh ikan nila merah di dalamnya. Dengan demikian sawah Pak Andre aman dari gangguan tikus dan hawa wereng, sekaligus membudidayakan ikan. Hasil dari usaha mina padi ini, Pak Andre mendapat 2 keuntungan. Panen padi yang melimpah dan panen ikan nila merah sebagai tambahan.

Hari ini Tuhan kembali mengingatkan kita untuk setia dalam hal menabur. Meskipun keadaan sekarang ini rasanya sangat sulit dan penuh ketidakpastian, Tuhan ingin kita tetap setia melakukan firman-Nya. Janganlah tawar hati dan merasa lemah karena kita memiliki Tuhan yang sangat kuat. Dia pasti akan memberikan kekuatan pada kita asalkan kita percaya dan setia kepada-Nya. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan memberikan taburan yang kuat, karena taburan yang kuat akan mendatangkan kuasa mendapatkan tuaian yang kuat. Saat kita menabur, berikanlah taburan yang bisa menggetarkan hati Tuhan. Justru saat seperti ini adalah waktu yang paling tepat untuk kita menaburkan benih terbaik yang kita punya. Sehingga krisis ini tidak kita lewati dengan sia-sia melainkan mendatangkan berkat Tuhan yang besar dalam hidup kita. Dengan anugerah-Nya, melalui krisis ini kita justru akan menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. (LEW)

RENUNGAN

TABURAN yang KUAT mempunyai KUASA untuk mendatangkan TUAIAN yang KUAT.

APLIKASI

1. Apakah yang dimaksud dengan memberikan taburan yang kuat?
2. Sudahkah Anda menabur dengan kuat selama ini? Mengapa Anda perlu melakukannya?
3. Apa yang menjadi komitmen Anda tentangnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mau mengikuti firman-Mu dengan memberikan taburan yang kuat. Ajarilah kami taat dan setia menabur dengan kesungguhan hati kami. Kami percaya saat kami menabur dengan kuat, Engkau pun akan mendatangkan kuasa tuaian yang kuat. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

HUKUM TABUR TUAI YANG BERLAKU DALAM HIDUP KITA (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yehezkiel 40-41
2 Petrus 3

RHEMA HARI INI
Kejadian 8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Sebelum Allah menciptakan manusia, terlebih dahulu Dia menyediakan semua kebutuhan-kebutuhannya di Taman Eden. Salah satunya adalah kebutuhan makanan, yaitu tersedianya berbagai tanaman dan buah-buahan yang Tuhan sediakan untuk manusia. Tentu saja, Adam dan Hawa saat berada di Taman Eden tidak hanya disuruh Tuhan menikmati hasil dari pepohonan di sana, tetapi akhirnya mereka juga harus mengusahakan serta merawat tanaman yang ada di Taman Eden sehingga bisa menghasilkan dan berbuah.

Bukan hanya di Taman Eden, setelah Tuhan memusnahkan bumi dan segala isinya dengan air bah, Dia pun berfirman bahwa akan ada masanya menabur dan menuai. Yang berarti, untuk dapat makan dan menikmati tuaian maka manusia harus mau menabur. Tidak bisa manusia berdiam diri dan duduk bermalas-malasan untuk bisa mendapatkan hasil yang baik. Tuhan menginginkan setiap umat-Nya bisa menjalankan hukum tabur tuai dengan segenap hati mereka. Sehingga di Alkitab kita pun menjumpai banyak kisah yang menceritakan tentang menabur ataupun menuai.

Dalam kehidupan saat ini, hukum tabur tuai juga berlaku. Jikalau kita menabur yang jahat maka tuaian yang jahat pun akan kita tuai. Namun, sebaliknya kalau kita menabur yang baik dan terbaik, kita pasti akan menuai hal-hal yang baik juga dalam hidup kita. Oleh karena itu, jika kita belum bisa menabur, mulailah belajar menabur. Menabur bukan hanya dalam hal materi, tetapi kita bisa menabur waktu, menabur perkataan, menabur kasih, menabur perbuatan, dan menabur doa. Saat menabur, jangan pikirkan akan hasilnya, tetapi pikirkanlah untuk memberikan taburan yang terbaik dan terkuat untuk Tuhan. Saat kita bisa memberikan taburan yang terkuat, kita pun akan menerima yang terkuat dari Tuhan, sehingga kita bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya dalam menjalani hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Hukum TABUR TUAI adalah hukum yang sudah ada sejak TUHAN MENCIPTAKAN bumi ini.

APLIKASI
1. Mengapa sejak Tuhan menciptakan bumi, Dia sudah memberlakukan hukum tabur tuai?
2. Hal-hal apa yang menghalangi Anda dalam memberikan taburan?
3. Bagaimana Anda dapat mengambil komitmen untuk menabur dan menabur lebih baik lagi bagi Kerajaan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami percaya saat ini hukum tabur tuai masih berlaku seperti zaman Engkau menciptakan bumi. Kami mau memberikan taburan yang terbaik bagi kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

MEROBOHKAN TEMBOK PENGHALANG DALAM HIDUP KITA

RHEMA HARI INI

Mazmur 18:29-30 Karena Engkaulah yang membuat pelitaku bercahaya; TUHAN, Allahku, menyinari kegelapanku. Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dan dengan Allahku aku berani melompati tembok.

Dalam kitab Tawarikh 2 Tawarikh 20 diceritakan bagaimana pergumulan Raja Yosafat dalam menghadapi serbuan bani Moab dan bani Amon yang dibantu sepasukan orang Meunim. Di tengah kondisi genting, Yosafat menyerukan kepada seluruh Yehuda untuk bersama-sama meminta pertolongan dari Tuhan. Mereka semua bersungguh hati sujud menyembah memohon belas kasih Tuhan. Termasuk orang-orang Lewi dan bani Korah yang turut ambil bagian dalam penyembahan itu. Mereka bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi Tuhan dengan suara yang sangat nyaring. Esok harinya mereka berangkat ke medan pertempuran. Orang-orang yang menaikkan pujian untuk Tuhan dengan pakaian kudus dan semarak, berjalan di depan orang-orang bersenjata. Ketika mereka mulai bersorak-sorai menyanyikan pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir yang hendak menyerang Yehuda, sehingga saling membinasakan antar mereka sendiri. Tanpa berperang, Yosafat dan bangsa Yehuda beroleh kemenangan yang luar biasa.

Seringkali kita pun diperhadapkan dengan banyak tantangan dan pergumulan. Sebagai anak-anak Tuhan, kita percaya bahwa semua tantangan dan pergumulan itu adalah sebuah ujian agar kita bisa naik level. Namun, dalam prakteknya, kita tidak bisa dengan mudah dan begitu saja melalui semua ujian tersebut. Kita sangat perlu pertolongan dari Tuhan supaya kita mampu mengatasi semuanya itu dengan benar sesuai dengan cara Tuhan. Sehingga berbagai tantangan itu tidak membuat kita menjadi lemah tetapi justru membuat kita menjadi semakin kuat dari sebelumnya.

Belajar dari kisah Yosafat di atas, jika saat ini Anda sedang menghadapi musuh yang kuat, pintu yang tertutup, dan belenggu yang menghalangi, mari segera datang kepada Tuhan. Naikkan doa dan puji-pujian dengan segenap hati dan kekuatan sampai tembok-tembik penghalang di robohkan. Ketika Tuhan melihat semuanya itu maka Ia akan hadir di atas pujian kita sehingga kekuatan yang melimpah-limpah dari Tuhan itu akan mengalir dan terobosan besar akan terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN

Naikkanlah PUJI-PUJIAN dengan SEGENAP HATI dan KEKUATAN sampai tembok penghalang dirobohkan.

APLIKASI

1. Apakah yang saat ini merupakan tembok penghalang bagi Anda?
2. Apa saja yang telah Anda lakukan dan usahakan untuk merobohkannya?
3. Apa pelajaran yang Anda dapat dari renungan hari ini dan apa yang menjadi komitmen Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas penyertaan-Mu dalam hidup kami sampai hari ini. Bersama Engkau, kami percaya, kami akan mendapat kekuatan yang melimpah-limpah untuk merobohkan semua tembok penghalang yang ada di depan kami. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

BANGKIT DALAM DOA DAN DEKLARASI PROFETIK YANG KUAT

RHEMA HARI INI

Markus 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Kisah Paulus dan Silas dalam Kisah Para Rasul 16:25-26 dapat menjadi teladan bagi kita bagaimana kuasa doa bekerja. Diceritakan bagaimana Paulus dan Silas yang dikurung dan diikat dengan belenggu yang kuat, alih-alih menangis, bersedih hati atau meratapi nasib mereka yang buruk, mereka justru berdoa dan memuji Tuhan. Suara mereka yang kuat terdengar oleh orang-orang hukuman yang lain. Sangat mungkin diantara mereka ada yang mengejek, mencemooh bahkan memaki dan menyuruh Paulus dan Silas diam, tetapi ketimbang mendengarkan para orang hukuman, Paulus dan Silas memilih untuk tetap memuji-muji Tuhan dan mencari kekuatan dari “Yang Terkuat”. Lalu tiba-tiba, mengalirlah kekuatan dari “Yang Terkuat” itu, sehingga terjadi gempa bumi yang hebat. Menggoyahkan sendi-sendi penjara, membuka semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semuanya.

Hari ini, mungkin ada diantara kita yang merasa seperti sedang dibelenggu dengan kuat oleh sakit penyakit, belenggu hutang atau belenggu masalah keluarga. Kita merasa sudah tak berdaya, tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menunggu nasip. Tetapi melalui kisah Paulus dan Silas, Tuhan hendak mengajarkan kepada kita, bahwa justru di tengah situasi yang begitu pelik dan menghimpit, kita harus bangkit dalam doa yang kuat dan deklarasi profetik yang kuat. Mungkin akan ada orang yang akan, mengejek, mengolok-olok kita, mencemooh dan menganggap kita sudah kehilangan akal sehat. Bahkan kita sendiri mungkin berpikir bahwa pengajaran ini sangatlah klise atau sebatas kata-kata sok rohani saja. Tetapi sadarilah bahwa kita hanya bisa terhubung dengan “ Yang Terkuat” melalui doa dan puji-pujian yang kuat. Hanya jika kita terhubung dengan-Nya, maka kekuatan yang melimpah-limpah dari Allah itu akan mengalir dan mujizat besar terjadi.

Rhema firman Tuhan berkata, jika saja kita berani percaya bahwa apa yang kita minta dan doakan telah kita terima, maka Tuhan akan memberikannya pada kita. Dia akan memberikannya sesuai dengan waktu dan cara-Nya yang indah. Karena itu, apapun yang sedang kita gumulkan saat ini, mari, bangkit dalam doa dan deklarasi profetik yang kuat. Jangan bersunggut-sunggut, jangan menggerutu ataupun berkata-kata yang negatif. Tetapi perkatakan janji Tuhan dengan kuat. Percayalah, iman di dalam Tuhan tidak akan pernah mengecewakan. Amin.

RENUNGAN

Bangkitlah dalam DOA yang KUAT dan DEKLARASI PROFETIK yang KUAT.

APLIKASI

1. Apakah hal yang benar-benar Anda gumulkan saat ini dan Anda merasa sudah hampir menyerah karenanya?
2. Apa yang seharusnya Anda lakukan dalam situasi demikian?
3. Apa yang pernah Anda dapatkan dari Tuhan melalui doa dan deklarasi profetik yang kuat?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mohon ampun jika selama ini kami kadang meragukan kuasa-Mu. Ajar kami, ya Tuhan untuk percaya bahwa Engkau sudah memberikan yang terbaik bagi kami. Ajar kami, ya Tuhan untuk terus berdoa dalam iman bahwa Engkau sudah menjawab doa-doa kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

BANGKIT DALAM DOA DAN PUJIAN BAGI TUHAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yehezkiel 37-39
2 Petrus 2

RHEMA HARI INI
Mazmur 71:7-8 Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat. Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.

Ada banyak orang menentang Paulus dan Silas dalam memberitakan Injil, sehingga mereka pun dipenjara. Namun, mereka tidak khawatir tentang apa yang menimpa mereka. Dalam penderitaan, Paulus dan Silas memilih langkah yang benar, yaitu berdoa dan memuji Tuhan setiap saat. Pada akhirnya, mujizat yang mereka alami begitu luar biasa, doa dan pujian mereka dijawab oleh Allah melalui gempa bumi yang dahsyat dan membuat pintu-pintu penjara terbuka serta belenggu-belenggu mereka terlepas.

Mari belajar dari kisah Rasul Paulus dan Silas yang menghadapi masalah dengan doa dan pujian. Sebuah tindakan yang sering kita lupakan ketika masalah mendatangi kita. Manusia terbiasa panik terlebih dahulu sehingga lupa untuk berdoa dan memuji Tuhan di tengah permasalahan. Ketika Paulus dan Silas mengambil pilihan untuk terus memuji dan menyembah Tuhan dalam keadaan penuh masalah serta penderitaan, tidak saja mereka diselamatkan, tetapi sang kepala penjara pun selamat. Bukan hanya kepala penjara saja, bahkan seluruh keluarganya. Luar biasa.

Doa dan pujian mendatangkan kekuatan dari Tuhan. Ya, mengikut Tuhan tidak berarti bahwa kita akan 100% lepas dari masalah, tetapi ingatlah selalu bahwa Tuhan akan selalu ada beserta kita, bahkan dalam kegelapan yang paling gelap sekalipun. Daripada bersungut-sungut, mengeluh, mengumpat, atau menyalahkan Tuhan, lebih baik kita coba alternatif yang dipilih oleh Paulus dan Silas. Pujian dan penyembahan kepada Tuhan dari hati yang tulus akan membawa dampak positif, tidak saja kepada diri kita sendiri tetapi juga kepada orang-orang di sekitar kita. Dalam keadaan sulit sekalipun, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada beserta kita. Ambil komitmen untuk berhenti memusatkan pikiran pada beratnya masalah, sebaliknya, pusatkan kepada Tuhan yang jauh lebih besar dari semua masalah itu. Percayalah bahwa Tuhan senantiasa melimpahkan kasih setia-Nya untuk rencana-rencana besar-Nya bagi kita. Oleh sebab itu, Dia pun akan menjadikan kita makin lama makin kuat, sehingga kita selalu lebih kuat dari sebelumnya.

RENUNGAN
DOA dan PUJI-PUJIAN mendatangkan KEKUATAN dari yang TERKUAT.

APLIKASI
1. Bagaimanakah sikap Anda selama ini dalam menghadapi masalah dalam hidup Anda?
2. Menurut Anda, mengapa doa dan puji-pujian dapat mendatangkan kekuatan bagi kita?
3. Apa yang akan Anda lakukan untuk dapat mengaplikasikan renungan pada hari ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mengucap syukur memiliki Allah yang begitu luar biasa seperti Engkau. Kami percaya penyertaan dan mujizat-Mu selalu nyata bagi kami. Segala perkara dapat kami tanggung dalam Engkau yang memberi kekuatan bagi kami. Ajar kami agar konsisten dalam membangun doa dan pujian, sehingga kekuatan-Mu nyata dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

MILIKI KETAHANAN YANG KOKOH DENGAN KEKUATAN DARI ALLAH

RHEMA HARI INI

Yesaya 40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Satu tahun lebih telah berlalu sejak pandemi menyerbu negara kita. Ada begitu banyak perubahan dan penyesuaian yang harus kita lakukan agar tetap bisa bertahan. Tak terhitung berapa banyak pegawai dan pengusaha, baik besar maupun kecil, yang terpaksa menerima kenyataan pahit dari situasi krisis yang terjadi. Yulie termasuk salah satu diantaranya. Meskipun sebagai seorang staf senior di sebuah perusahaan asing, Yulie mau tidak mau merelakan setengah gajinya dipotong untuk keberlangsungan hidup perusahaannya. Yulie cukup di buat stress dan tertekan oleh masalah ini, tetapi untunglah ia segera mendapat ide untuk membuka jasa titipan produk-produk makanan terkenal dari kota-kota asalnya.

Memasuki awal-awal tahun 2021, kondisi seolah semakin membaik. Pandemi mulai mereda dan perekonomian menampakkan geliatnya. Namun belum selesai Yulie menarik nafas sedikit lega, badai pandemi menyerbu kembali. Kali ini dengan lebih cepat dan lebih masif. Yulie yang baru saja menikmati hasil bisnis sampingan barunya, kini kembali harus mengalami kemunduran. Tak kuasa menanggung beban pikiran, kondisi kesehatan Yulie makin menurun, sehingga akhirnya ia pun terpapar virus dan harus dirawat di Rumah Sakit.

Hari-hari ini kondisi dunia memang tidak semakin mudah kita rasakan. Perasaan stress, tertekan, bingung, kehilangan semangat dan tak berdaya bisa menyerang kita kapan saja. Tanpa kekuatan dari Allah, kita akan sulit untuk bisa bertahan, bahkan bisa roboh diterpa badai masalah. Hanya kekuatan yang dari Allah yang akan memampukan kita untuk memiliki ketahanan yang kokoh. Meskipun gelombang demi gelombang permasalahan menghantam kita, namun kekuatan Tuhan yang tanpa batas, membuat kita mampu bangkit kembali berulang kali dan tetap berdiri tegak sampai kesudahannya. Iman kita tidak akan menjadi lemah, tetapi justru makin lama makin kuat. Sebab kita tahu siapa Pribadi yang kita andalkan. Kita boleh merasa tenang sebab Tuhan kita yang memegang kendali seutuhnya. Yang menjadikan setiap penghalang, bukan untuk merobohkan kita, melainkan justru membuat kita lebih kuat dari sebelumnya. (PF)

RENUNGAN:

KEKUATAN yang dari Allah memampukan kita untuk memiliki KETAHANAN yang KOKOH.

APLIKASI:

1. Hal-hal apa saja yang belakangan ini membuat ketahanan Anda mulai melemah?
2. Apa akibat yang Anda rasakan ketika kekuatan Anda terkuras?
3. Ketahanan yang kokoh seperti apa yang Anda dapatkan ketika Anda menerima kekuatan dari Allah?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, Engkau Allah kami yang perkasa dan maha kuat. Kepada-Mu lah kami meminta kekuatan. Kami percaya semua yang Kau ijinkan terjadi dalam hidup kami, bukanlah untuk membinasakan kami, melainkan untuk melatih kami menjadi semakin kuat dan kokoh di dalam iman. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!
Languages

Change Language