Iman Untuk Meraih Kemenangan

RHEMA HARI INI
Yak 5:16b, “…doa orang yang benar bila dengan yakin didoakan; sangat besar kuasanya.”

Saat ini senyuman indah terukir di wajah seorang wanita yang dengan bangganya menjadi anak Tuhan. Beberapa bulan lalu wanita tersebut beruaha mencari pekerjaan, bahkan bulan berganti hingga 3 bulan belakangan ini, entah berapa banyak perusahaan yang didatangi untuk melamar sebuah pekerjaan. Wanita tersebut ikut tes bahkan interview yang panjang dan melelahkan tapi hasilnya tetap nol, belum mendapatkan pekerjaan. Berbekal S1 tak menjamin mudah mendapat kerja, dalam waktu yang berjalan lelah terasa, dan seakan putus asa, tapi wanita tersebut tetap mengimani di hatinya kalau Tuhan pasti memberikan yang terbaik. Wanita tersebut terus berusaha sampai melamar di sebuah perusahaan asing yang lumayan besar, ada ketakutan saat itu memang dia minder karena pengalaman kerja yang belum ada sementara banyak pelamar yang sudah berpengalaman. Saat itu wanita tersebut bertekad berpuasa sebelum berangkat melamar pekerjaan di perusahaan itu. Wanita tersebut mendoakan CVnya, saat dia masuk mengikuti tes dia berkata dalam hati, “Tuhan aku tidak mampu, tapi aku yakin sebelum aku memulai Engkau terlebih dahulu yang beracara, aku yakin yang terbaik yang Engkau berikan untukku.” Saat itu wanita tersebut mengikuti semua tes serta tiba di saat mengikuti interview, dia merasa dahsyat pekerjaan Tuhan karena dari 257 pelamar hanya 1 yang diterima, dan yang diterima itu adalah wanita tersebut yang sama sekali belum pernah berpengalaman kerja. Saat interview wanita tersebut hanya menjawab, “Saya belum berpengalaman bekerja, tapi saya akan berusaha sebisa saya dengan hikmat yang Tuhan berikan.” Wanita tersebut diterima di perusahaan itu, ketika kita mendahulukan Tuhan yang berperan, ketika itu juga Tuhan berikan yang terbaik.

Apabila kita berani bergerak dengan iman yang agresif, maka Tuhan akan lebih agresif menyertai dan memberi kemenangan kepada kita. Dalam kisah di atas, wanita tersebut bergerak untuk tetap melangkah mencari pekerjaan dan akhirnya Tuhan memberi kemenangan. Kalau anda memiliki iman, iman itu akan menginspirasi anda untuk melakukan sesuatu yang berbeda, mungkin yang belum pernah ada, tapi saat anda melakukannya, sesuatu terjadi. Allah adalah Allah yang tidak pernah lupa untuk menepati janji-Nya; semua yang dikatakan-Nya, pasti akan digenapi!!! Oleh sebab itu, hati-hati dengan perkataan dan tindakan kita; karena itu yang akan membuat iman kita tumbuh atau mati dan juga yang membuat iman kita berumur panjang/pendek. Allah yang adalah Bapa yang sangat baik, maka Dia akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru-seru kepada-Nya! Jangan pernah berhenti atau bosan berdoa sebelum Dia menjawab doamu!! Berdoalah dengan agresif/aktif; karena iman itu agresif sampai terjadi mujizat! Kalau kita bangkit dengan iman yang agresif, maka apa menjadi ketakutan kita, bisa jadi malah berbalik menjadi takut kepada kita. Iman yang agresif bukan hanya bertahan, tetapi iman yang melangkah maju meraih kemenangan. (ABU)

RENUNGAN
Kehidupan adalah sebuah kisah PETUALANGAN IMAN. Barangsiapa terus menguatkan dan memperbesar imannya kepada Tuhan akan mengalami TEROBOSAN-TEROBOSAN BESAR dalam hidupnya!

APLIKASI
1. Koreksilah iman anda selama ini, bertahan atau maju ?
2. Apa yang anda lakukan agar iman anda meraih kemenangan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, kami percaya Tuhan ketika kami memiliki iman yang melangkah maju maka kami akan meraih kemenangan. Amin.

Iman Dinamis Dan Agresif

RHEMA HARI INI
Mazmur 91:7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

Pada saat menerima tugas dalam tim perdamaian ke suatu negara yang terdapat perang saudara, 5 orang sekawan yang tergabung dalam tim ini merupakan orang-orang percaya yang saling menguatkan iman mereka. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk menerima tugas yang harus diemban seorang prajurit, karena yang mereka pertaruhkan adalah nyawa, karena misi yang mereka emban di pundak mereka adalah sebagai tim pasukan perdamaian di suatu negara yang sedang berkecamuk perang. Sebelum berangkat menunaikan tugas mereka, 5 orang ini berkumpul bersama keluarga mereka masing-masing, tentu saja merupakan hal yang sulit saat mereka berkumpul dimana para istri dan anak-anak mereka harus melepas kepergian dari orang yang dicintai untuk menunaikan tugas yang penuh resiko tersebut. Demikian pula dengan 5 orang prajurit bersahabat itu. Berkecamuk dalam pikiran mereka.”Apakah aku dapat selamat dalam tugas ini?”Apakah aku bisa pulang kembali dalam keadaan utuh untuk berjumpa dengan anak dan istriku?” Hal itu terus berkecamuk dalam pikiran mereka. Dalam kecemasan mereka, teringatlah salah seorang akan kotbah tentang Mazmur 91. Maka diambillah kesepakatan pada malam itu bahwa sejak hari itu mereka “haruslah membaca” Mazmur 91 setiap saat dalam waktu-waktu mereka, baik suami, istri maupun anak-anak mereka dan percaya bahwa Tuhan membela FirmanNya. Hingga suatu saat pada saat terjadi kontak senjata, salah seorang dari 5 orang bersahabat tersebut terkena tembakan tepat dihelmnya, dan dia terpental beberapa meter dari tempatnya semula. “Wah teman kita mati,” itulah yang terpikir dari 4 orang temannya yang lain. Setelah mengangkat teman mereka yang sudah dikira mati tersebut ke tempat yang aman, ternyata teman mereka masih hidup dan sadar kembali setelah dicek topi helm baja mereka ada suatu keanehan terjadi. “Tembakan” peluru tersebut memang telah menembus helm teman mereka tersebut, tetapi peluru itu tidak mengenai dahinya sama sekali, peluru itu hanya menembus dan kemudian memutar ke samping dari helm tersebut, seolah, “Peluru itu diperintahkan oleh kekuatan yang Maha Dahsyat” untuk tidak menyentuh kepala dari prajurit itu. Demikianlah mereka pulang dalam keadaan utuh karena Tuhan melindungi mereka, walaupun maut telah mengintip di depan mereka, tetapi Tuhan telah meluputkannya.

Apabila kita memiliki iman yang dinamis dan agresif, maka kita akan terus melakukan sesuatu, sekecil apa pun itu, untuk bisa meraih mujizat. Kita tidak pasif menanti mujizat, kita bertindak aktif dan agresif untuk meraih mujizat. Inilah iman yang agresif! Kalau selama ini anda terus menunggu Yesus menjamah anda, dan anda tidak menerimanya; mengapa tidak anda yang menjamah Yesus? Hasilnya sama! Jangan hanya pasif menanti mujizat, lakukan sesuatu, bertindaklah, raihlah mujizatmu! Kalau anda menerima Firman, bertindaklah, lakukan sesuatu! Buat Firman menjadi keyakinan dalam dirimu, sehingga imanmu terus bertumbuh. Engkau yang menentukan kapan engkau akan meraih mujizatmu! Yesus berkata: “Imanmu yang menyelamatkanmu! Dalam kisah di atas, para prajurit itu berani berperang dengan memiliki iman bahwa walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu dan akhirnya itulah yang mereka alami. Tuhan menginginkan kita untuk menjadi kuat dan sangat berani – dalam perjalanan iman kita. (ABU)

RENUNGAN
Tuhan menginginkan kita untuk menjadi kuat dan sangat berani – SANGAT DINAMIS DAN AGRESIF – dalam perjalanan iman kita.

APLIKASI
1. Apakah iman anda selama ini dinamis dan agresif ?

2. Apa yang anda lakukan sehingga iman anda menjadi dinamis dan agresif ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, kami percaya Tuhan ketika kami memiliki iman yang dinamis dan agresif maka kami menjadi kuat dan sangat berani. Amin.

Berani Maju Karena Ada Tuhan

RHEMA HARI INI
Filipi 3:13-14  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Ricky anak seorang pengusaha yang cukup terkenal. Sejak kecil Ricky hidup dalam keluarga yang bergelimang harta dan apa pun yang ia harapkan selalu ia dapatkan. Ricky juga dikenal sebagai anak yang manja karena apa pun ia miliki. Kedua orangtuanya siang dan malam bekerja dan terus bekerja untuknya. Ricky memang anak yang bergelimang harta dan manja namun Ricky juga anak yang kurang diperhatikan orangtuanya. Setiap hari Ricky ringgal di rumah yang mewah bersama pembantu dan sopirnya karena orangtuanya sibuk bekerja dan bahkan sering keluar negeri. Disekolah karena merasa anak orang kaya, Ricky sering menyuruh teman-temannya untuk mengerjakan setiap tugas. Sampai suatu ketika ada berita dari kantor bahwa kedua orangtua Ricky mengalami kecelakaan saat kembali dari luarnegeri. Setelah dibawa ke rumah sakit ternyata kedua orangtuanya sudah meninggal dunia. Ricky pun terlihat tidak terlalu sedih karena ia sudah terbiasa ditinggal kerja orangtuanya dan kurang diperhatikan orang tuanya. Setelah kedua orang tuanya meninggal, Ricky pun menghambur-hamburkan warisan dari orangtuanya. Ketika sudah beranjak dewasa Ricky pun ditanya salah satu saudaranya, “Ricky, apa kamu tidak ingin melanjutkan perusahaan peninggalan orangtuamu?” Ricky pun menjawab, “Buat apa saya capek-capek kerja, warisan orangtua saya banyak dan untuk perusahaan saya bisa bayar orang untuk mengurusinya.” Singkat cerita lama-lama warisan itu habis dan tanpa disadari perusahaan peninggalan orangtuanya itu pun juga mengalami kebangkrutan. Ricky pun menyesal dan menyadari semuanya, ia sadar bahwa ia selama ini terlalu nyaman dengan semua yang ia miliki bahkan ia tidak memiliki visi sedikit pun. Ricky yang dewasa mulai belajar dari kesalahannya dan berusaha membangun kembali perusahaan peninggalan orangtuanya.
Uji hati kita apakah kita sama seperti ilustrasi diatas ataukah tidak. Banyak orang merasa nyaman dan bahagia dengan keadaannya saat ini sehingga berat untuk bergerak maju. Banyak godaan yang sering kita alami untuk kita tidak masuk dalam rencana Tuhan yang besar. Kita lebih senang untuk tinggal aman saja, padahal Tuhan tidak akan bisa pakai kita jika kita tidak berani maju. Maka ambil suatu langkah untuk terus mengejar Tuhan, tabur lebih banyak, miliki visi yang besar didalam Tuhan dan berani bayar harga maka hidup kita akan dibawa Tuhan seperti burung rajawali yang terbang tinggi.

RENUNGAN
Kenyamanan dan keamanan kita tidak boleh menjadi beban yang TERLALU BERAT sehingga membuat kita tidak lagi mau MENGEJAR TUHAN, menabur lebih banyak, punya VISI YANG LEBIH BESAR, dan BAYAR HARGA.

APLIKASI
1. Uji diri Anda apakah Anda sudah terlalu nyaman dengan keadaan Anda saat ini ?

2. Dan uji kembali hati Anda apakah Anda mau melangkah untuk maju sejak saat ini bersama Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami bersyukur karena Engkau mengajarkan kami untuk terus maju bersamaMu. Mampukan kami Tuhan untuk bergerak sesuai rencanaMu. Amin

Orang Hebat Dihasilkan Dari Keadaan Yang Sukar

RHEMA HARI INI
2 Korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini harus kita perjuangkan jika kita mau meraihnya. Ada 3 jenis orang di dunia ini sesuai dengan cara mereka menanggapi keinginan dalam diri mereka. Yang pertama, seorang yang punya keinginan yang menyala-nyala untuk maju. Orang ini adalah jenis orang yang “terbakar” oleh keinginannya dan sedang mengambil langkah-langkah untuk maju. Kategori kedua, adalah seorang yang hanya memiliki keinginan untuk maju namun tidak ada perjuangan yang sungguh-sungguh untuk meraihnya, bisa jadi karena ia tidak tahu bagaimana cara untuk maju sehingga orang ini tidak banyak bergerak untuk meraih kemajuan. Kategori yang ketiga, adalah orang yang merasa tidak mungkin untuk berhasil. Orang yang termasuk dalam kategori terakhir ini, sudah tidak lagi berpikir untuk maju karena sudah terlalu banyak mengalami kegagalan. Karena sikap pesimisnya ini, ia meyakini bahwa kegagalan adalah bagian dari takdirnya dan tidak memiliki keinginan untuk mengubah keadaaannya. Orang yang ada dalam kategori ketiga sudah tidak bisa lagi meraih keberhasilan jika ia tidak mau berubah. Peluang untuk bisa hidup dalam kesuksesan adalah nihil. Sedangkan orang yang masuk dalam kelompok kedua, termasuk juga hanya memiliki peluang yang sangat sedikit untuk memperoleh keberhasilan karena tidak memaksimalkan potensinya. Hanya orang yang ada dalam kategori pertama, orang yang benar-benar menyala-nyala untuk menggenggam keberhasilan saja yang akan meraih kesuksesan.

Apa yang menjadi alasan utama kelompok kedua dan ketiga untuk tidak bergerak? Ketakutan terhadap ketidaknyamanan menjadi penyebabnya. Hambatan mental yang satu ini memacu seseorang untuk mengurungkan niatnya untuk bergerak menuju keberhasilan. Kemajuan dan kenyamanan pada awalnya tidak akan pernah bertemu. Saat kita mau maju, kita harus siap dengan ketidaknyamanan. Kalau kita mau nyaman, kita harus siap untuk tidak maju. Kita diperhadapkan pada dua pilihan dengan resiko dan hasil masing-masing. Sebagai anak-anak Tuhan yang diciptakan untuk lebih dari pemenang, hendaklah kita memilih untuk meraih kemajuan sekalipun ketidaknyamanan menjadi resiko kita. Kita harus melangkah keluar dari area nyaman dengan semangat yang menyala-nyala untuk meraih keberhasilan. Apapun masalah/tantangan yang membuat kita tidak nyaman, akan bisa kita lewati karena Tuhan yang memberikan kekuatan dan kemenangan bagi kita. Masihkah Anda takut untuk keluar dari zona nyaman? Mari kita ambil keputusan untuk melangkah dan bergerak maju bersama Tuhan untuk meraih kemenangan!!! (NJ)

RENUNGAN
Seringkali keadaan yang NYAMAN bisa membuat kita menjadi LEMAH. Sebaliknya, justru keadaan yang SANGAT SUKAR-lah yang akan menghasilkan orang-orang YANG HEBAT.

APLIKASI
1. Mari uji diri kita. Apa saja ketakutan yang membebani kita untuk melangkah maju meninggalkan zona nyaman kita ?
2. Apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi ketakutan Anda dalam melangkah maju ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang penuh kasih dan kuasa, berikanlah setiap kami iman yang tak terguncangkan, yang percaya penuh bahwa kuasa dari tempat maha tinggi senantiasa beserta dengan kami, sehingga ketakutan dan zona nyaman tak lagi melemahkan langkah kami untuk maju dan meraih kemenangan bersama Engkau. Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin!

Pemenang Yang Sejati

RHEMA HARI INI
Ulangan 32:11 “Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya”

Kalau saudara pernah mengerti bagaimana seekor induk rajawali yang ingin mengajar anak-anaknya untuk bisa terbang tinggi sebagai rajawali sejati; maka… Induk rajawali itu akan menggoyang bangkitkan sarangnya untuk memaksa anak rajawali mengepakkan sayap dan mulai belajar terbang. Induk Rajawali ingin anak-anaknya bisa terbang dengan sayapnya. Sehingga anak yang mulai dewasa akan didorong untuk belajar terbang dengan sayapnya supaya bisa mengalami kemuliaan Allah. Bahkan yang tidak maupun akan dipaksa untuk belajar terbang dengan sayapnya. Sampai bila perlu ”dijorog-ke” supaya terpaksa belajar terbang. Sebab hanya ketika anak rajawali diajari terbang, saat itulah ia akan menyadari potensi luar biasa apa yang sebenarnya ia miliki dalam dirinya. Kalau saudara tahu, ada kedahsyatan yang luar biasa sekali dalam sayap rajawali. Sebelumnya kita harus mengerti dulu bahwa ada 60 jenis rajawali; ada yang hanya sebesar merpati, ada yang tingginya lebih dari 1 m, ada yang beratnya sampai 8 kg. Sekarang kita akan melihat sayap Rajawali: ada yang bentangan sayapnya mencapai 2.5 m; saat terbang dengan berat tubuh 5 kg ia bisa berubah seringan bulu. Kemampuan terbangnya: tidak perlu selalu mengepakkan sayapnya tetapi cukup melayang, untuk menghemat tenaga, sehingga bisa terbang sejauh 4.000 mil / 6.400 km nonstop (dari Asia sampai), ia mampu melayang 200 mil / 320 km perhari, bisa terbang dengan kecepatan sekitar 120-150 mil / per jam= 190- 240 km per jam!!! Dan bisa terbang membumbung sangat tinggi (setinggi 2.000 – 3.000 km). Inilah potensi luar biasa yang tersimpan dalam diri seekor rajawali. Namun, sekali lagi, potensi ini hanya bisa muncul ketika anak rajawali mau diajari terbang oleh induknya.
Kita harus mengerti bahwa memang kadang-kadang Tuhan sengaja menggoyangbangkitkan sarang kita, dan membiarkan keamanan dan kenyamanan kita hilang, dengan tujuan supaya kita bisa menjadi rajawali sejati; yang kuat dalam Roh, melangkah dengan iman yang kokoh, dan terbang tinggi melakukan perkara-perkara yang besar. Ingat baik-baik: Tuhan sedang mempersiapakan sesuatu yang lebih besar atas hidup anda! Perjuangan anda terlalu kecil kalau hanya sampai di sini saja! Tuhan mau anda kembali bangkit dalam iman, berjalan bersama Tuhan, dan melakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa !!!

RENUNGAN
Alasan induk rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya adalah untuk mengajari anaknya menjadi RAJAWALI YANG SEJATI. Demikian juga TANTANGAN diijinkan Tuhan supaya kita menjadi PEMENANG YANG SEJATI!

APLIKASI
1. Mari pikirkan kembali perjalanan hidup kita. Apakah saat ini Anda berada di masa-masa kenyamanan “sarang” Anda digoyangbangkitkan oleh Tuhan ?
2. Langkah apa yang akan Anda lakukan supaya Anda bisa tetap bertahan dan keluar dari masa sukar sebagai seorang pemenang ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, satu hal yang kami mengerti adalah bahwa Engkau senantiasa bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap kami. Tak pernah sekalipun Engkau memilki rancangan kecelakaan. Berikanlah kekuatan ekstra daripada-Mu sehingga dalam keadaan apapun kami sanggup menanggungnya dan pada akhirnya kami melewati setiap masalah dan tantangan sebagai seorang pemenang. Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin!

Mengambil Keputusan Yang Benar

RHEMA HARI INI
Mazmur 18:7   Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Suatu hari, setelah berjam-jam lamanya bermain ski air, Todd Houston remaja sedang membereskan tali skinya, gigi perahu ski itu tidak sengaja tertendang dan kakinya terhujam ke dalam baling-balingnya, dalam waktu sekejap, kedua kakinya cedera berat. Para dokter mengatakan bahwa hanya sedikit sekali peluang ia dapat berjalan kembali, perlahan-lahan Todd pulih dari luka-lukanya, namun penyakit tulang secara tiba-tiba menyerang kaki kanannya, dan pada tahun 1981 ia harus di amputasi. Ia mengenang pada saat-saat sulit ia sempat berdoa, dan Tuhan mengingatkan satu ayat yang ia pelajari waktu kecil, “Kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan.” Todd menyelesaikan kuliah dengan gelar kehormatan, dengan kaki palsu ia dapat berjalan tetapi tidak banyak, lalu pada tahun 1993 ia membeli prostesis (kaki robotik) baru yang disebut flek-foot, dengan kerja keras ia berhasil lari 20 km sehari, lalu ia mendengar ada satu organisasi yang sedang mencari penderita amputasi untuk mendaki gunung tertinggi di lima puluh negara bagian (Amerika), hal yang berbahaya, bahkan dengan kaki yang sehat sekalipun, namun Todd bertekat melakukannya. Dengan usaha yang keras dan ketekunan luar biasa pada tanggal 7 Agustus 1994, ia telah mendaki kelima puluh gunung tertinggi itu dan mencatat rekor dunia.
Kemapanan dan kenyamanan hidup Yosafat terusik karena serangan besar yang datang dari musuh-musuhnya (2 Tawarikh 20), gabungan 3 pasukan yang jumlahnya jauh lebih banyak dari pasukan Yosafat, lebih kuat dan lebih hebat. Mereka datang siap untuk mencaplok dan menghabisi Yosafat sampai ke akar-akarnya. Adalah sikap yang sangat baik ketika ditengah kesulitan yang sangat hebat, Yosafat datang kepada Tuhan, mengadukan soalnya dan mentaatinya Firman-Nya. Mujizat Tuhan terjadi, nama Tuhan dimuliakan. Todd Houston menghadapi masalah besar, kakinya harus diamputasi. Todd mengadukan masalahnya pada Tuhan, dan ketika Todd bertekun dalam Tuhan, Tuhan memberkati Todd luar biasa. Apapun masalah saudara saat ini, datang pada Tuhan, bertekun terus dengan Tuhan, mujizat masih ada, kesembuhan Illahi masih berlaku dan alami kedahsyatan Tuhan. (CG)

RENUNGAN
Ketika ada TANTANGAN datang dalam hidup kita, hal yang paling benar yang bisa kita lakukan adalah MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK MENCARI TUHAN.

APLIKASI
1. Hal apa yang Anda lakukan saat masalah datang dalam hidup Anda ?
2. Uji hati Anda, apakah Anda mau belajar mencari Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa terimakasih untuk pengajaran Mu hari ini, kami akan belajar untuk terus mencari Engkau. Amin

Waspada Terhadap Pengaruh Iblis

RHEMA HARI INI
Efesus 3:20-21 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, 21 bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Tidak seorangpun terlahir sebagai orang sukses. Prestasi dicapai dengan mengembangkan potensi dan kerja keras. Jack Nicklaus (Pegolf profesional Amerika) tahu kebenaran ini, pernah ia berucap, “Saya tidak menganggap bakat itu sama pentingnya dengan kerja keras dan dedikasi yang dibutuhkan untuk menjadi kompeten.” Nicklaus mengakui bahwa ada ratusan pegolf berbakat yang tidak pernah sampai ke sirkuit profesional. Anda melihat orang-orang dan berkata, ya Tuhan, bagaimana mungkin orang ini gagal? Jawabannya cukup mudah, ia punya bakat besar, tetapi tidak cukup dedikasi, tidak terorganisir, tidak tahu bagaimana cara belajar, tidak memahami apa yang ia lakukan, tidak ada semangat untuk maju. Mustinya mereka harus menjadi lebih baik lagi setiap hari, tidak pernah berhenti berlatih, tidak pernah jemu belajar. Kemarin saya mempelajari beberapa pukulan baru, yang belum pernah saya lakukan dalam pertandingan, kemarin saya menghabiskan waktu dua jam untuk mempelajari pukulan tersebut dan hari ini saya berhasil menguasainya. Nicklaus sekarang berlomba di sirkuit golf senior, katanya, “Saya tidak begitu berbakat sepuluh atau lima belas tahun yang lalu, itu sebabnya saya harus bersaing dengan cara lain, saya harus berperang dengan pikiran saya, mengalahkan rasa cukup saya, berusaha terus, dan terus karena saya tahu ada hal yang lebih besar lagi yang saya bisa capai.”

Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Yang menjadi kewajiban kita adalah tidak berhenti pada berkat-berkat hari ini, tetapi harus mengusahakan, memperjuangkan terus hubungan kita dengan Tuhan, tidak berhenti pada kenyamanan sementara, karena ada hal-hal yang jauh lebih besar lagi yang Tuhan sediakan bagi kita. Amin (CG)

RENUNGAN
Waspadalah! Iblis senantiasa berusaha membuat kita berhenti dalam kenyamanan dan merasa CUKUP BAIK, sehingga kita tidak berjuang untuk mencapai hal-hal yang LEBIH BESAR yang sebenarnya sudah Tuhan sediakan bagi kita.

APLIKASI
1. Dalam kehidupan Anda, Anda lebih suka berjuang ataukah nyaman dengan keadaan Anda saat ini ?
2. Dengan membaca renungan diatas hal apa saja yang Anda dapatkan untuk masa depan Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami tahu hal yang besar sudah Engkau sediakan, kami mau berjuang untuk masuk didalamnya Tuhan. Oleh sebab itu kami akan waspada terhadap serangan iblis. Amin

Tantangan Membangkitkan Iman

RHEMA HARI INI
Ibrani 10:36    “Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.”

Seorang dokter Skotlandia, A.J. Cronin (1896-1981) terpaksa berhenti dari praktik medisnya karena sakit. Lalu ia memutuskan untuk menulis novel. Namun, ketika novel itu baru setengah jadi, ia patah semangat dan membuang naskahnya ke tempat sampah.Dalam keadaan sangat putus asa, Cronin berjalan-jalan di Highlands, Skotlandia dan melihat seorang pria sedang mencangkuli rawa. Ia mencoba mengeringkan tanah berlumpur itu untuk dijadikan padang rumput. Saat Cronin bertanya kepadanya, pria itu menjawab, “Ayah saya menggali rawa ini, tetapi ia tak pernah bisa menjadikannya padang rumput. Namun, kami tahu, hanya dengan mencangkulnya, rawa ini bisa dijadikan padang rumput. Karena itu, saya terus mencangkul.”Merasa ditegur dan termotivasi kembali oleh kejadian itu, Cronin segera pulang, mengambil naskahnya dari tempat sampah, dan menyelesaikannya. Akhirnya, novelnya yang berjudul Hatter’s Castle terjual sebanyak tiga juta kopi. Cronin meninggalkan praktik medisnya dan menjadi penulis terkenal dunia.
Terkadang kita juga merasa terjebak dalam situasi yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Apakah kita bersedia terus menggali “rawa”, apa pun yang ditugaskan Allah kepada kita? Saat ujian kehidupan datang, di situlah baru terlihat kualitas iman kita. Saat seseorang melukai dan menyakiti hati kita, apa respon kita? Membenci atau mengampuni? Membalas atau memberkati? Saat penderitaan datang, apakah kita tetap beriman dan berseru kepada Yesus ataukah dengan mudahnya kita meninggalkan DIA? Iman tidak boleh setipis kulit, tetapi iman harus sekuat paku. Paku itu semakin dipukul dan semakin ditekan, akan semakin tertancap kedalam, semakin kuat dan semakin sulit untuk dicabut. Semakin banyak penderitaan, dan tantangan datang, semakin kuat iman kita tertancap pada Kristus. Milikilah iman percaya kepada Yesus dan yakinlah bahwa Yesus tidak akan tinggal diam melihat anak-anakNya dalam kesusahan. Ketika ada tantangan, tadinya iman kita sudah lembek, tapi tiba-tiba iman kita bangkit kembali. Jangan takut dengan tantangan. Sebab seringkali saat menghadapi tantangan justru iman kita dibangkitkan. (ABU)

RENUNGAN
Jangan takut dengan tantangan. Sebab seringkali saat menghadapi TANTANGAN justru iman kita DIBANGKITKAN.

APLIKASI
1. Apa yang selama ini Anda lakukan ketika ada suatu tantangan ?
2. Koreksi hati Anda apakah Anda tahu bahwa sesungguhnya tantanganlah yang membuat Anda makin bangkit ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami menyadari bahwa tantanganlah yang membuat kami maju dan kami percaya bersamaMu kami mampu menghapi setiap tantangan. Amin

Perbesar Iman Anda Agar Mengalami Terobosan

RHEMA HARI INI
Ibrani 11:1   “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Francis Jane Crosby terlahir normal pada tanggal 24 Maret 1820. Ketika masih berusia enam minggu, dia menderita infeksi di matanya. Lalu ada seorang yang mengaku-aku sebagai dokter yang mencoba-coba mengobati mata Fanny. Dia meletakkan semangkuk bubur panas di atas kelopak matanya. Akibatnya mata Fanny justru menjadi buta. Fanny kecil dititipkan pada neneknya. Dengan sabar, sang nenek mendidik Fanny kecil. Dia sering membacakan Alkitab dan menjelaskan iman Kristen pada Fanny. Fanny mampu menghapal kitab Taurat, Injil, Amsal, Kidung Agung dan Mazmur. Pada tahun 1858, Fanny menikah dengan Alexander van Alstine, seorang pemain organ terkenal di New York. Fanny sendiri sebenarnya juga pandai bermain harpa dan piano. Beberapa tahun kemudian, Fanny diminta penerbit buku “Bigelow and Main” untuk menulis 3 lagu setiap minggu, yang akan dimuat dalam terbitan untuk Sekolah Minggu.Hingga meninggal Fanny telah menulis 9000 himne. Banyak lagu ciptaannya yang digemari banyak orang dan menjadi abadi. Tuhan merencanakan yang terindah bagi Fanny dengan kebutaan itu. Hal ini sangat disadari oleh Fanny. Dia tidak pernah menyesali kekurangannya itu. Dia malah berkata: “Kebutaan ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya”.
Jangan takut akan berbagai rintangan yang ada. Percayalah bahwa tangan Tuhan akan menuntun kita kepada kemenangan. Yakinlah bahwa Tuhan selalu menolong kita. Lihat janji Tuhan dengan mata iman, bangkit dari keterpurukan dan raih janji Tuhan dengan iman. Dalam kisah di atas, Fanny memiliki iman sehingga sekalipun mengalami kebutaan tetapi dia percaya bahwa Tuhan menyediakan hal terbaik bagi dia sehingga dia mengalami terobosan dahsyat yang belum pernah dia bayangkan. Tumbuhkanlah iman itu didalam kehidupan kita. Saat kita sudah berusaha dengan baik dan percaya, maka berkat-berkat itu akan mengalir. Ketika kita bangkit dalam iman, maju dalam petualangan iman maka kita akan mengalami terobosan-terobosan dahsyat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Perlu kita sadari bahwa dalam proses terobosan, Tuhan sendiri yang mendahului kita. Tuhan selalu terlibat di dalam terobosan hidup kita. Barangsiapa terus menguatkan dan memperbesar imannya kepada Tuhan akan mengalami terobosan-terobosan besar dalam hidupnya.(ABU)

RENUNGAN
Kehidupan adalah sebuah kisah PETUALANGAN IMAN. Barangsiapa terus menguatkan dan memperbesar imannya kepada Tuhan akan mengalami TEROBOSAN-TEROBOSAN BESAR dalam hidupnya!

APLIKASI
1. Koreksilah bagaimana iman Anda selama ini ?

2. Apa yang akan Anda lakukan agar mengalami terobosan besar dalam hidup Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, ajar kami untuk memperbesar iman kami sehingga kami mengalami terobosan besar dalam hidup kami. Amin.

Menghargai Dan Dihargai Dalam Keluarga

RHEMA HARI INI
Filipi 2:1   “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,”

Keluarga Bapak Santoso dikenal warga sekitar sangat damai dan terlihat sangat bahagia. Jarang terlihat mereka bertengkar atau berteriak-teriak. Suatu kali dari pihak kelurahan mengadakan penilaian keluarga sejahtera. Setiap RT harus menunjuk satu keluarga untuk diajukan dalam penilaian tersebut. Penilaian ini diadakan diam-diam. Dan tidak disangka keluarga Bapak Santoso mendapat nilai tertinggi. Keluarga Bapak Santoso merasa kaget dengan hal ini. Namun ketika dijelaskan mereka mengerti. Dari pihak panitia berkata, “Selamat Pak, keluarga Bapak dinilai sebagai keluarga yang damai sejahtera, kalau boleh tahu apa ya pak tips atau kunci menjadi seperti ini?” Dengan tersenyum agak malu bersama anak dan istrinya, Bapak Santoso menjelaskan. “Kuncinya cukup sederhana yaitu saling menghargai dan dihargai.” Mereka menjelaskan, misalkan saat melihat TV bersama, anak-anak takut melihat film horor, maka mereka tidak akan melihat acara itu. Pak Santoso yang tidak suka melihat rumah kotor maka mereka berusaha terus menjaga kebersihan. Lalu istri yang kadang lupa mematikan kompor sehingga masakan sedikit gosong, mereka tidak langsung marah namun mereka tetap makan sembari berkata secara halus bahwa lain kali jangan seperti itu. Inilah salah satu contoh atau langkah keluarga ini menjadi damai sejatera.

Manusia adalah mahluk sosial yang memiliki naluri ingin dihargai oleh orang lain. Ketika kita bisa menunjukkan penghargaan kita kepada anggota keluarga kita, apakah itu suami/istri/orang tua/anak kita, maka pasti mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang lebih berbahagia sehingga sangat mendukung dalam membangun sebuah keluarga yang bahagia. Jangan hanya selalu ingin dihargai. Mulailah dengan menghargai orang lain terlebih dahulu, maka kita akan mendapati diri kita akan juga dihargai.

RENUNGAN
Setiap kali kita melihat ada KELUARGA BAHAGIA, maka kita akan selalu menemukan SUAMI YANG DIHARGAI, ISTRI YANG BERHARGA bagi suaminya, orang tua dan anak yang merasa dihargai.

APLIKASI
1. Adakah saling menghargai dan dihargai dalam keluarga Anda, perhatikan ?

2. Maukan Anda berkomitmen untuk saling menghargai dan dihargai, Tanya hati Anda kembali ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami bersyukur Engkau mengajarkan kami untuk saling menghargai, kami mau belajar praktekkan hal itu Bapa. Amin.

Languages

Change Language