MEMBANGKITKAN API ROH YANG REDUP (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Imamat 13
Matius 26:26-50

RHEMA HARI INI
1 Tesalonika 4:1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.

Rania adalah seorang istri, ibu dari dua anak, dan juga wanita karier. Di samping semuanya itu, ia masih terlibat dalam sejumlah pelayanan di gereja tempatnya bertumbuh. Sekalipun dengan setumpuk jadwal aktivitas yang harus Rania lakukan, ia menjalani setiap harinya dengan sukacita. Namun tanpa ia sadari, perlahan rohnya mulai pudar karena ternyata ia selama ini terlalu fokus hanya pada apa yang kasat mata saja. Pun segudang kesibukannya telah membuatnya mengesampingkan kehidupan rohaninya.

Hingga suatu hari, saat sedang mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba Rania merasakan ada kekosongan dalam dirinya. Setelah menjalani segala sesuatunya dengan baik, tiba-tiba saja, ia merasa hampa dan penat dengan segala rutinitas dalam hidupnya. Baru saja ia hendak menceritakan hal itu kepada Yesa, sahabat yang juga KKS-nya, Yesa telah terlebih dahulu menghubunginya dengan berapi-api dan mengajaknya untuk mengikuti Unlimited Conference. Rania pun segera menyadari bahwa penyebab dari yang ia rasakan itu adalah api rohnya mulai meredup.

Seperti Rania, sekalipun apa yang selama ini kita lakukan adalah hal yang baik atau benar di pandangan manusia, tetapi itu semua tidak cukup tanpa adanya api Roh Kudus dalam hidup kita. Tuhan tidak menghendaki setiap kita hanya sekedar sibuk menjalani hidup. Akan tetapi, Dia rindu agar kita dapat menapaki rencana-Nya yang besar untuk hidup kita, dan kita tidak bisa melakukan perkara besar tanpa berjalan bersama dengan-Nya. Kita harus mengalami perjumpaan dengan api Allah terlebih dahulu. Hanya dengan begitulah, api roh kita dapat dibangkitkan kembali. Saat api roh kita berkobar, maka hidup kita tidak akan sama lagi. Apabila saat ini ada di antara kita yang merasakan kekosongan, api roh kita sedang redup, maka inilah saatnya untuk segera berlari kepada Tuhan. Bangun Pondok Daud dobel porsi, baca dan renungkan firman dobel porsi, ambil waktu doa puasa dobel porsi, dan biarkan api-Nya turun atas kita, sampai api roh kita terbakar menyala-nyala kembali.

RENUNGAN
Tuhan mau agar API ROH kita DIBANGKITKAN kembali.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah mengalami api roh Anda redup? Jika ya, apa yang kemudian Anda lakukan?
2. Menurut Anda, mengapa kita memerlukan api Roh Kudus dalam hidup kita?
3. Kira-kira, bagaimanakah caranya agar api roh kita dapat dibangkitkan kembali? Renungkanlah!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih Engkau sudah menyadarkan kami bahwa kami sangat membutuhkan api Roh Kudus-Mu. Kami mau memberi diri kami untuk Engkau lawat dengan api Roh-Mu. Lawat kami, ya Tuhan. Jamah kami, ya Roh Kudus, agar hidup kami tidak akan sama lagi. Sehingga kami boleh melakukan perkara-perkara besar bersama-Mu dan berguna bagi kerajaan-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

YESUS BERJALAN DIATAS AIR [RAKA JOYFUL]

Bacaan: Markus 6: 45-52

Rhema: Amsal 2: 7

Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,

 

Sahabat, saat ini sedang diadakan Olimpiade 2020 di Tokyo. Dan tahukah kalian dalam cabang olahaga renang gaya bebas putra yang meraih medali emas adalah Ahmed Hafnaoui perenang asal Tunisia. Dan hal ini menjadi sebuah kejutan besar bagi dunia sebab Ahmed baru berusia 18 tahun, ia mengalahkan para perenang senior dan unggulan.

Lalu bagaimana jika berjalan di atas air? Tenyata tidak ada satupun manusia yang sanggup berjalan di atas air, sebab menurut penelitian berat tubuh manusia lebih besar dari massa jenis air. Jika manusia ingin berjalan di atas air, ia akan memerlukan alat bantu untuk menjaga kepadatan ataupun keseimbangan air.

Tapi bagaimana dengan Yesus, Ia menjadi satu-satunya orang yang berhasil berjalan di atas air tanpa alat bantu apapun. Kalian tentu ingat kisah di mana Yesus naik ke bukit untuk berdoa setelah mengajar orang banyak. Para murid lebih dulu naik ke perahu hendak menyebrang ke Kapernaum. Namun dalam perjalanan, mereka kepayahan mendayung perahu karena dihadang angin sakal. Dan Yesus karena belas kasih-Nya berjalan di atas air mendekati mereka dan meredakan badai.

Sahabat, dari kisah Yesus berjalan di atas air kita bisa melihat betapa Yesus mengasihi murid-murid-Nya. Yesus tahu mereka sedang dalam bahaya dan Yesus tahu apa yang mereka butuhkan. Demikian juga dengan kita, saat kita mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati, maka Tuhan tidak hanya memberkati kita tapi juga melindungi kita dari bahaya. (R2TAN)

Doa hari ini:

Tuhan terima kasih untuk berkat perlindungan-Mu untuk setiap kami anak-anak-Mu. Pimpin kami Tuhan, agar kami selalu taat dan memiliki hati yang selalu mengasihi-Mu. Haleluya. Amin.

 

Bacaan Alkitab setahun: Imamat 7

Pertanyaan hari ini:

  1. Negara manakah yang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020?
  2. Apa yang sanggup Tuhan berikan bagi kita, anak-anak-Nya yang mengasihi Dia?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

𝔽𝕦𝕟 𝕨𝕚𝕥𝕙 𝔽𝕃𝕀𝔾𝕆 𝕟’ 𝔽𝕣𝕚𝕖𝕟𝕕𝕤 ⁣- POHON BUAH ROH

𝔽𝕦𝕟 𝕨𝕚𝕥𝕙 𝔽𝕃𝕀𝔾𝕆 𝕟’ 𝔽𝕣𝕚𝕖𝕟𝕕𝕤 ⁣
Grow…Fun.. n’ Go.. ⁣

Shalom Sahabat Fligo! 🎉🎊🎉🎊

𝗗𝗮𝗶𝗹𝘆 𝗔𝗰𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝘆 𝗞𝗶𝗱𝘀 𝗜𝗺𝗽𝗮𝗰𝘁 hadir kembali untuk mewarnai dan menemani hari-hari kalian 🌈

Daily Activity hari ini berjudul POHON BUAH ROH! 🌳 Wah apa tuh pohon buah roh?Nah, kita akan belajar dengan aktivitas seru pastinya~

Yuk kita bermain bersama di 𝔽𝕦𝕟 𝕨𝕚𝕥𝕙 𝔽𝕃𝕀𝔾𝕆 𝕟’ 𝔽𝕣𝕚𝕖𝕟𝕕𝕤 yang dapat diakses melalui #satulinkaja yaitu di www.gbika.org/live > Scroll kebagian bawah > pilih menu 𝗗𝗮𝗶𝗹𝘆 𝗔𝗰𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝘆 𝗞𝗶𝗱𝘀 𝗜𝗺𝗽𝗮𝗰𝘁 👈⁣ Share informasi ini ke sebanyak mungkin teman juga ya!

Tuhan Yesus Memberkati.. 😇 ⁣

-𝗞𝗜𝗗𝗦 𝗜𝗠𝗣𝗔𝗖𝗧-⁣
𝘚𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘒𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘚𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘒𝘶𝘢𝘵💪⁣

#kidsimpact #sejakkecilsudahkuat #dailyactivity #dailyactivitykidsimpact #keluargaallah #fligoandfriends

HATI YANG MENDEKAT PADA ORANGTUA

RHEMA HARI INI

Lukas 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

Lian bagaikan di sambar petir melihat hasil tes yang menyatakan bahwa
dirinya telah hamil 2 bulan. Tidak seperti calon ibu muda lainnya yang
berbahagia mendengar kabar serupa, Lian justru merasakan kehancuran akan
masa depannya ada di depan mata. Ia teringat bagaimana kedua orang
tuanya terus menasehati bahkan melarangnya untuk menjalin hubungan
dengan pria yang menjadi kekasihnya saat ini. Karena gaya berpacaran yang tidak kudus, kini Lian mengandung sebelum hubungan mereka resmi diberkati. Lian tidak memiliki keberanian untuk pulang ke rumah. Berhari-hari ia sengaja menginap di rumah sahabatnya dengan hancur hati. Sahabat Lian terus menasehati. Mengajaknya berdoa dan mengatakan bahwa jalan terbaik adalah kembali ke rumah orang tuanya, mengakui kesalahannya dan bersama orang tua mencari solusi terbaik untuk masa depannya. Akhirnya dengan memberanikan diri, Lian pun pulang dan menceritakan segala yang dialaminya. Diluar dugaan, kedua orang tuanya justru merangkulnya, tetap menerima dan berjanji akan menemaninya menghadapi masalah itu.

Bukankah kisah Lian diatas sama seperti kisah seorang anak yang hilang dalam perumpamaan yang diceritakan oleh Tuhan Yesus? Seringkali kita memilih menjauh dari orang tua justru setelah berbagai kepercayaan kita terima. Kita tidak lagi mendengarkan nasehat serta masukan dari mereka dan memilih mengikuti apa yang kita pikir benar. Sampai suatu ketika kita mengalami kejatuhan. Kita jadi kehilangan keberanian untuk kembali kepada orang tua kita. Tetapi hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita untuk TETAP MENDEKAT kepada orangtua. Sekalipun mungkin jarak memisahkan kita dengan orangtua, tetapi secara hati, mendekatlah kepada orangtua. Apapun kondisi yang sedang terjadi, ingatlah bahwa kehadiran, keberadaan kita dan kedekatan hati adalah sesuatu yang sangat berarti bagi mereka.

Jadilah anak yang tidak pernah melepaskan ikatan kedekatan dengan orangtua kita. Disaat kita dalam keadaan baik maupun dalam kondisi yang sedang terpuruk, percayalah bahwa kasih di dalam keluarga itulah yang akan dipakai Tuhan untuk menyembuhkan dan membangkitkan kita kembali. Berkat Bapa akan tercurah bagi kita sehingga hidup kita akan mengalami keberkatan dan kebahagiaan senantiasa. Haleluya!

RENUNGAN

Sekalipun JARAK MEMISAHKAN, tetapi SECARA HATI MENDEKATLAH KEPADA ORANGTUA.

APLIKASI

1. Adakah hal-hal yang saat ini menjauhkan Anda dari kedua orangtua Anda?
2. Apa yang sudah Anda lakukan untuk mendekatkan hati kepada orangtua?
3. Apa komitmen Anda untuk terus mendekat dan menjadi anak yang membawa sukacita bagi orangtua Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, terimakasih untuk kedua orang tua yang sudah Engkau berikan
bagi kami. Kami mau terus mendekat dan menjadi anak yang membawa
sukacita bagi mereka. Karena kami tahu disanalah letak kebahagiaan kami. Berikan kami kekuatan untuk menyingkirkan segala hal yang menjauhkan kami dari orang tua kami. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

Perjanjian Damai #1

PERCAYAKAN HIDUP KITA PADA SUTRADARA AGUNG ♥️

Mungkin saat ini Anda sedang bingung dengan masa depan Anda, mungkin Anda merasa kisah hidup Anda berbeda dengan apa yang pernah Anda impikan. Namun, apapun yang sedang Anda hadapi saat ini, tahukah Anda bahwa ada Sutradara Agung yang sanggup membawa hidup Anda ke hidup yang penuh damai?

Temukan jawaban untuk masa depan, dalam seri khotbah Perjanjian Damai.

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

BAGIAN TERPENTING DALAM PERJANJIAN BERKAT

RHEMA HARI INI

Ulangan 14:22 “Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun.

Rutin memberikan persepuluhan baru Elly lakukan saat ia mulai bekerja, sebab saat ia masih kuliah, ia merasa uang sakunya terbatas. Hanya cukup untuk membayar kost, biaya kuliah dan untuk makan saja. Namun, Elly terus diingatkan bahwa setiap kali ada pemasukan, haruslah disisihkan sepersepuluh untuk dikembalikan pada Tuhan. Akhirnya Elly mulai rutin memberikan persepuluhan dari pekerjaan pertama dengan penghasilan Rp 500.000,- hingga pekerjaan berikutnya dengan penghasilan Rp 1.500.000,-. Setiap bulan, ketika gajinya sudah masuk ke rekening, Elly selalu mengambil sepersepuluh dan dimasukkan ke dalam amplop untuk dikembalikan ke gereja. Elly bersukacita dan merasa damai setiap kali ia bisa mengembalikan persepuluhan.

Saat Elly rutin mengembalikan persepuluhan, ia merasa pemeliharaan Tuhan semakin nyata dalam hidupnya. Meskipun terkadang muncul kebutuhan tak terduga, Elly tetap bisa memenuhinya. Bahkan, Elly sering mendapat berkat di luar pekerjaannya seperti diajak ikut mengisi sebuah acara ulang tahun, entah hanya membantu atau terkadang menjadi pemandu acara anak-anak. Elly merasa firman Tuhan sungguh dinyatakan dalam hidupnya, bahwa Dia tidak akan membiarkan anak-anak-Nya kekurangan bahkan meminta-minta.

Ketika kita masuk dalam sebuah perjanjian, maka kita harus mengikuti ketetapan dalam perjanjian tersebut. Seperti halnya dalam Perjanjian Berkat, kita harus melakukan apa yang menjadi bagian kita. Salah satu hal terpenting yang harus kita lakukan adalah mengembalikan Persembahan Persepuluhan. Ya, Persepuluhan adalah salah satu pilar penting dalam Perjanjian Berkat yang tidak boleh kita abaikan. Oleh karenanya, jangan sampai kita menyalahi Tuhan dalam hal Persepuluhan. Jikalau selama ini kita belum taat dalam hal mengembalikan persepuluhan, segera minta ampun pada Tuhan dan perbaharuilah komitmen kita. Janganlah kita banyak perhitungan dengan Tuhan, apa yang telah Dia berikan jauh melebihi bahkan tidak akan mampu kita kembalikan. Ketika kita komit melakukan bagian kita, maka Tuhan akan mencurahkan berkat semua musim. Berkat-berkat tak terduga yang tidak pernah terpikirkan oleh kita sebelumnya. (LEW)

RENUNGAN

PERSEPULUHAN adalah salah satu bagian TERPENTING dalam PERJANJIAN BERKAT.

APLIKASI

1. Apakah Anda sudah rutin memberikan persepuluhan? Jika belum, mengapa?
2. Mengapa Anda harus mengembalikan persepuluhan?
3. Apa yang Anda rasakan dan alami ketika Anda taat dalam persepuluhan?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, ampunilah jikalau kami belum setia mengembalikan persepuluhan. Kami mau memperbaharui komitmen kami dalam melakukan bagian kami. Kami percaya, saat kami taat Engkau pun akan menyatakan kuasa-Mu atas kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

ROH KUDUS TIDAK TERBATAS OLEH RUANG DAN WAKTU

RHEMA HARI INI

Yesaya 40:18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?

Hari itu Reina sedang mengikuti KKR di gerejanya. Ia memberitahu kakaknya yang berada di luar kota. Kakak Reina pun meminta agar ia menyalakan ponselnya saat berdoa agar kakaknya bersama suami bisa ikut berdoa. Kala itu ponsel belum secanggih sekarang, yang bisa di gunakan untuk live streaming ataupun video call. Yang dilakukan Reina adalah menelepon kakaknya dan meletakkan ponselnya di samping tempat duduknya. Meskipun Reina dan kakaknya terpisah jarak yang cukup jauh, namun pada saat doa dilakukan, mereka seolah berada di alam yang sama. Mereka merasakan jamahan dan lawatan yang sama. Kakak Reina yang berada di rumah, merasakan kuasa mengalir meskipun hanya melalui telepon. Roh Kudus bisa berkarya di tempat berbeda dalam waktu yang sama.

Ya, Roh Kudus adalah Roh yang tidak terbatas. Tidak ada satupun yang bisa membatasi kuasa-Nya. Roh Kudus bisa bekerja dengan dasyat dimanapun dan kapanpun. Seperti saat kita mengikuti Ibadah, Pondok Daud atau Mezbah Doa Pagi secara online, kita bisa sama-sama merasakan lawatan Roh Kudus meskipun tempat kita berbeda-beda. Sebab Roh Kudus adalah Pribadi yang MAHA, yang tak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Tak ada satu manusiapun yang bisa menyamai ataupun menyerupai apa yang sanggup Allah kerjakan. Secinta apapun, seingin apapun, tapi manusia mempunyai keterbatasan. Sekeras apapun kita berusaha, kita tidak mungkin bisa berada di 2 tempat sekaligus. Namun Roh Allah yang Kudus, bisa hadir dimana saja dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, kita tak perlu merasa takut sendiri, merasa kesepian atau terlalu jauh dan terpencil untuk dijangkau Roh Kudus. Dia yang tak terbatas oleh ruang dan waktu, senantiasa ada bersama dengan kita yang percaya dan mengasihi-Nya. Dan bersama Roh Kudus, tak ada batasan apa yang dapat kita capai dan kerjakan. (LEW)

RENUNGAN

Roh Kudus TIDAK DIBATASI oleh ruang dan waktu, sebab Dia adalah PRIBADI YANG MAHA.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda mengalami Pribadi Roh Kudus yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu? Pengalaman seperti apakah itu?
2. Apa saja yang membuat Anda menyadari bahwa Roh Kudus adalah Pribadi yang Maha?
3. Apa yang Anda rasakan, mengetahui bahwa Roh Kudus tak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami percaya Roh Kudus adalah Roh yang tidak terbatas. Engkau tidak bisa dibatasi dalam ruang dan waktu. Dimanapun, kapanpun Roh Kudus selalu ada bersama kami dan Engkau akan selalu berkarya bersama kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KELAHIRAN-MU MEMBAWA SUKACITA [RAKA JOYFUL]

Bacaan: Lukas 2: 8-20

Rhema: Lukas 2:11

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

 

Joy to the world! The Lord is come

Let earth receive her King!

Let every heart prepare Him room

And heaven and nature sing

And heaven and nature sing

And heaven, and heaven and nature sing..

Wah wah wah, senangnya ya, sahabat. Suasana Natal sudah semakin terasa. Di jalan-jalan sudah terlihat ucapan Natal, hiasan Natal di pusat perbelanjaan, acara-acara Natal di televisi juga sudah mulai muncul. Di gereja pun sudah terpasang pohon Natal yang menghiasi. Wah, sukacita Natal yang luar biasa!

Sahabat, kabar sukacita tentang kelahiran Tuhan Yesus di kota Betlehem juga diberitahukan oleh malaikat kepada para gembala yang sedang bermalam di padang menjaga kawanan dombanya. Para gembala pun bergegas datang untuk melihatnya. Dan sungguh benar pesan dari malaikat, merekapun sangat bersukacita.

Dalam Matius 2 : 1-2 dituliskan tentang orang-orang Majus dari Timur datang mencari Yesus.

 

Merayakan Natal yang merupakan peringatan kelahiran Tuhan Yesus. Bagaimanakah sahabat Fligo melakukannya? Pertama, yang harus ada di hati sahabat Fligo, bahwa Tuhan Yesus sungguh-sungguh sudah ada dihatimu.

Hiaslah rumah Sahabat dengan nuansa Natal bersama orang tua juga saudaramu.  Setelah itu, berdoa bersama anggota keluarga di malam Natal, mengucap syukur dan berterima kasih karena Tuhan Yesus sudah selamatkan hidupmu. (AKB)

Doa hari ini:

Sungguh besar Engkau BAPA, terima kasih sudah lahir bagi kami semua dan khususnya bagiku sang juru selamat manusia dan tinggal dihatiku. Aku mau bersukacita selalu karena Tuhan Yesus telah lahir ke dunia. Amin.

Bacaan Alkitab setahun: 1 Korintus 4

 

Pertanyaan hari ini:

  1. Apakah arti NATAL bagimu?
  2. Bagaimana cara sahabat fligo bersyukur atas kelahiran Yesus ?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

MENYELAMATKAN JIWA BERSAMA TUHAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Raja-Raja 1-2
Lukas 19:28-48

BACAAN HARI INI
Yohanes 4:31-38

RHEMA HARI INI
Yohanes 4:35b Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

Suatu pagi, Putri bersama ayahnya berjalan menuju ladang di dekat rumahnya untuk memanen jagung. Sesampainya di ladang, Putri diminta ayahnya untuk memanen jagung sendiri, tetapi Putri menolak. Ia merasa hal tersebut sulit baginya. Sang ayah meminta agar Putri mencobanya terlebih dahulu, dan benar saja, Putri mengalami kesulitan. Sang ayah pun segera membantunya. Sambil memanen bersama, ayahnya menunjukkan cara yang benar dalam memanen jagung dan memberi tahu ciri-ciri jagung yang sudah bisa dipanen. Putri senang sekali, karena ia berhasil memanen beberapa jagung hanya dalam waktu setengah hari.

Jika kita aplikasikan ilustrasi di atas dalam kehidupan saat ini, sosok Putri menggambarkan kita sebagai manusia dan sosok sang ayah adalah Tuhan. Sebagaimana sang ayah ingin agar Putri belajar memanen jagung, begitu pula dengan Tuhan yang memiliki kerinduan agar kita dapat menyelamatkan jiwa-jiwa. Namun terkadang, banyak dari kita merasa bahwa hal tersebut adalah tugas yang sulit, bahkan sebelum mencoba kita sudah merasa tidak mampu dan tidak mau melangkah.

Akan tetapi, jika kita merenungkannya kembali, kita akan menyadari bahwa ketika Tuhan mempercayakan sebuah tugas, pasti Dia memperlengkapi kita. Bahkan Tuhan pasti akan menyertai kita. Jika kita membuka mata rohani kita, kita akan menyadari bahwa keadaan saat ini adalah kesempatan yang Tuhan berikan bagi kita untuk mulai bergerak. Pandemi COVID-19 yang tak kunjung mereda ditambah dengan resesi ekonomi membuat banyak orang terpuruk dan membutuhkan Tuhan. Itu berarti ladang jiwa-jiwa sudah menguning. Apa pun yang masih mengganjal di hati kita dan menghalangi kita untuk bangkit menuai jiwa, bawalah kepada Tuhan, sehingga Dia bisa memberikan kesembuhan total bagi kita. Kita akan dilepaskan dari belenggu masa lalu dan jiwa kita diperbaharui kembali. Bagaimanapun, salah satu tujuan Tuhan memulihkan kita adalah untuk mengerjakan misi-Nya. Oleh karena itu, beranilah untuk melangkah selamatkan jiwa, sehingga nama Tuhan semakin dipermuliakan.

RENUNGAN
Menyelamatkan jiwa SANGAT MUDAH bersama Tuhan, apalagi karena LADANG SUDAH MENGUNING

APLIKASI
1. Apakah menyelamatkan jiwa itu suatu hal yang sulit bagi Anda? Mengapa demikian?
2. Mengapa kita bisa menyelamatkan jiwa dengan mudah bersama Tuhan?
3. Apa komitmen Anda setelah membaca renungan hari ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih atas anugerah keselamatan yang telah Engkau berikan bagi kami. Kami rindu agar kami pun dapat memperluas Kerajaan-Mu di muka bumi ini dengan menyelamatkan jiwa-jiwa. Ajar kami melihat bahwa ladang telah menguning dan siap untuk dituai, dan kami percaya Engkau pasti akan menyertai kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

ZAKHEUS DARI YERIKHO [RAKA JOYFUL]

Bacaan: Lukas 19: 1-10

Rhema: Lukas 19: 2

Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.

 

Yerikho berada di tepi sungai Yordan yang menjadikannya kota yang subur, terkenal sebagai penghasil kurma dan wangi-wangian juga pusat produksi dan impor balsam. Dan karena keistimewaannya ini, Yerikho menjadi salah satu kota jajahan Roma. Dan untuk membuktikan kekuasaaan mereka, mereka menarik pajak dari rakyat. Sehingga mereka merekrut banyak penarik pajak atau yang lebih dikenal sebagai pemungut cukai.

Dan para pemungut cukai sangat dibenci oleh orang Yahudi. Karena mereka dianggap bekerja untuk penjajah. Bahkan mereka sering menarik pajak lebih tinggi dari yang seharusnya dan digunakan untuk memperkaya diri sendiri.

Tapi ada kisah yang menarik, saat Yesus melintasi Yerikho, semua orang berbondong-bondong untuk  melihat-Nya. Ada seorang kepala pemungut cukai yang karena badannya pendek, ia mendahului mereka lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus. Tanpa diduga Yesus malah menunjukkan belas kasihnya pada Zakheus, Yesus memintanya turun dan mengatakan akan menumpang dirumahnya. Zakheus sebagai orang yang kaya tidaklah bangga tapi malu saat Yesus berkenan mampir ke rumahnya, karena ia tahu banyak orang yang tidak suka padanya. Tapi hal ini membuatnya meresponi kasih Yesus dengan benar. Ia mengembalikan uang yang ia peras dari rakyat bahkan sampai empat kali lipatnya.

Tuhan tidak melihat siapa kita, tapi Tuhan melihat hati yang mau diubahkan. (R2TAN)

Doa hari ini:

Tuhan, terima kasih untuk semua kebaikan yang telah Kau nyatakan dalam hidupku. Kau tidak melihat siapa aku, tapi Kau melihat apa yang ada dalam hatiku. Kasih-Mu telah mengubahkanku. Aku mau lakukan yang terbaik sesuai yang Kau ingini. Amin.

Bacaan Alkitab setahun: Kisah Para Rasul 24

 

Pertanyaan hari ini:

  1. Mengapa Zakheus tidak disukai oleh orang banyak?
  2. Apa yang Tuhan inginkan dari kita?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

Languages

Change Language