Lebih dari 260 jemaat dan pelayan Tuhan hadir dan diberkati serta mengalami mujizat dan kelepasan dalam Ibadah KKR hari ke-3 di Keluarga Allah Semarang malam tadi.

Api Roh Kudus sedang menyala atas Keluarga Allah!!!
Inilah saatnya Kegerakan Api Roh Kudus dinyatakan atas gereja Keluarga Allah.

Great Revival sedang terjadi di Keluarga Allah!!!
Tsunami Mujizat dan Tsunami Jiwa-jiwa Tuhan nyatakan atas gereja kita.

Pesan firman Tuhan yang disampaikan melalui hambaNya bapak Pdt. Obaja Tanto Setiawan bahwa Saat Roh Kudus memenuhi hidup kita, maka PECUNDANG MENJADI PAHLAWAN
Saat murid-murid sedang dalam kelemahan, Tuhan justru memberikan Amanat Agung kepada mereka. Murid-murid dengan setia menunggu janji Bapa, sampai Roh Kudusnya sungguh-sungguh dicurahkan, dan mereka berubah menjadi pembuat mujizat ketika Roh Kudus itu penuh atas mereka.

Itu juga yang sedang Tuhan kerjakan atas gerejaNya Keluarga Allah saat ini. Maka dari itu, responi Kegerakan Tuhan ini! Mulailah melangkah dan masuklah lebih dalam lagi dalam setiap rencanaNya yang dahsyat dan ajaib atas setiap kita!

KKR & Kepenuhan Roh Kudus – Great Revival

A. JADWAL KKR KEPENUHAN ROH KUDUS

Keluarga Allah SOLO

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 06.00 – 09.00 – 13.00 – 16.00 – 19.00 Wib
Jl. Sutan Syahrir 88, Widuran – Solo 57129, Telp. (0271) 634996, CC+: 0899 789 5000
Live streaming: www.impactchannel.tv

Keluarga Allah JOGJAKARTA

Senin – Sabtu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 11.30 – 14.00 – 16.30 – 19.00 Wib
The Star, Rooftop Jogja City Mall, Jl. Magelang Km. 6 no. 18 Sinduadi, Mlati Sleman DIY 55284
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 07.00 – 10.00 – 13.00 – 16.00 – 19.00 Wib
Grand Pelita, C. Simanjuntak no. 91 Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, 55223
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 10.00 – 13.00 – 16.00 – 19.00 Wib
Merapi Merbabu, Hotel Merapi Merbabu, Jl. Seturan Raya, Catur Tunggal, Depok, Sleman DIY 55281

Keluarga Allah JAKARTA

Kamis – Jumat – Senin – Selasa – Rabu, 23 – 24 – 27 – 28 – 29 Mei 2019, Pk. 19.30 Wib
Sabtu, 25 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 08.00 – 11.00 – 17.00 Wib
Jl. S. Parman Kav. 28, Soho Capital Lt. 11 Jakarta Barat 11470
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 13.00 Wib
Jl. Puri Indah, Lippo St.Moritz Lt.8, Kembangan Jakarta Barat 11470

Keluarga Allah TANGERANG

Selasa – Rabu – Jumat, 21 – 22 – 24 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Kamis, 23 Mei 2019, Pk. 19.00 Wib
Sabtu, 25 Mei 2019, Pk. 10.00 Wib
Jl. Imam Bonjol Ruko Victoria Park blok A2 no 31 Karawaci Tangerang

Keluarga Allah SEMARANG

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 07.00 – 09.30 – 17.00 Wib
Semarang Plaza, Ruang Ambassador Lt. 4, Jl. KH Agus Salim no. 7 Semarang

Keluarga Allah KLATEN

Senin & Rabu, 20, 22, 27 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Jl. Bali Pandan Rejo RT 02 /RW 05 Kel. Kabupaten Klaten

Keluarga Allah MADIUN

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 17.30 Wib
Minggu, 26 Mei 2019. Pk. 09.00 – 17.30 Wib
Timbul Jaya Plaza (Jl. Pahlawan no 46-48 Madiun)

Keluarga Allah MAGELANG

Kamis – Sabtu, 23 – 25 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 17.00 Wib
Gedung Impact, Jl. P. Senopati No.7 Magelang

Keluarga Allah PURWOKERTO

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 17.00 Wib
Ruko Permata Hijau No.11 & 12 Purwokerto

Keluarga Allah NIAS

Selasa & Jumat, 21, 24, 28 Mei 2019, Pk. 20.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Jl. Diponegoro no. 334 Sifalaete – Gunung Sitoli Nias

Keluarga Allah SAMARINDA

Senin – Selasa – Jumat, 20, 21, 24 Mei 2019, Pk. 13.00 Wita
Rabu – Kamis – Sabtu – Senin – Selasa – Rabu, 22, 23, 25, 27, 28, 29 Mei 2019, Pk. 19.00 Wita
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 17.00 Wib
Ruko Jl. Sentosa No.79 D-E, Samarinda

Keluarga Allah BANDUNG

Jumat, 24 Mei 2019, Pk. 19.00 Wib
Sabtu, 25 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 – 17.00 Wib
Gedung Impact Center, Jl. Siliwangi no.3 Lt. 2 Coblong dekat simpang Dago Coblong Bandung

Keluarga Allah SURABAYA

Senin – Kamis, 27 – 29 Mei 2019, Pk. 18.30 Wib
Ruko Satelit Town Square C 1, 2, 3, 5 Sukomanunggal Surabaya Barat

Keluarga Allah SALATIGA

Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Hotel Grand Wahid Jl. Jend. Sudirman no. 2 Salatiga

Keluarga Allah BOYOLALI

Jumat – Sabtu – Senin, 24 – 25 – 27 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Ruko D, Jl. Perintis Kemerdekaan Rt. 09 Rw. 09 Kel. Kemiri, Kec. Mojosongo Boyolali

Keluarga Allah PEKALONGAN

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Jl. Jeruk no. 26 Sampangan Pekalongan Kota

Keluarga Allah NGAWI

Selasa – Kamis – Sabtu, 21, 23, 25, 28 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. PB Sudirman 26 C Margomulyo Ngawi

Keluarga Allah BATURETNO

Selasa – Jumat, 21 – 24 Mei 2019, Pk. 16.00 Wib
Jl. Raya Solo Pacitan Rt. 01/08 Batutengah, Kec. Baturetno, Kab. Wonogiri

Keluarga Allah GIRIBELAH

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 16.00 Wib
Jl. Raya Giribelah Pracimantoro

Keluarga Allah WONOGIRI

Selasa & Kamis, 21 & 23 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 08.00 – 17.00 Wib
Jl. Murti Pranoto, Sanggrahan Rt. 02 / 09 Giripurwo – Wonogiri

Keluarga Allah SRAGEN

Senin – Rabu, 20 – 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Minggu, 26 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. Urip Sumoharjo no. 9 Sragen

Keluarga Allah MAGELANG

Rabu, 29 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Gedung Impact, Jl. P. Senopati No.7 Magelang

 

Info lebih lanjut: SEKRETARIAT KELUARGA ALLAH GLOBAL
Kantor Sekretariat Lt. 3, Jl. Sutan Syahrir 88, Widuran – Solo 57129, Telp. (0271) 630987
Email: [email protected], website: www.gbika.org, CC+: 0899 789 5000

 

B. JADWAL IBADAH KENAIKAN TUHAN YESUS – SPIRIT MAN ACTIVATION

Keluarga Allah SOLO

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 – 17.00 Wib
Jl. Sutan Syahrir 88, Widuran – Solo 57129, Telp. (0271) 634996, CC+: 0899 789 5000
Live streaming: www.impactchannel.tv

Keluarga Allah JOGJAKARTA

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 – 12.00 – 17.00 Wib
The Star, Rooftop Jogja City Mall, Jl. Magelang Km. 6 no. 18 Sinduadi, Mlati Sleman DIY 55284
Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 08.00 – 11.00 – 17.00 Wib
Grand Pelita, C. Simanjuntak no. 91 Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, 55223

Keluarga Allah JAKARTA

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. S. Parman Kav. 28, Soho Capital Lt. 11 Jakarta Barat 11470

Keluarga Allah TANGERANG

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 10.00 Wib
Jl. Imam Bonjol Ruko Victoria Park blok A2 no 31 Karawaci Tangerang

Keluarga Allah SEMARANG

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Semarang Plaza, Ruang Ambassador Lt. 4, Jl. KH Agus Salim no. 7 Semarang

Keluarga Allah KLATEN

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. Bali Pandan Rejo RT 02 /RW 05 Kel. Kabupaten Klaten

Keluarga Allah MADIUN

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.30 Wib
Timbul Jaya Plaza (Jl. Pahlawan no 46-48 Madiun)

Keluarga Allah MAGELANG

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Gedung Impact, Jl. P. Senopati No.7 Magelang

Keluarga Allah PURWOKERTO

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Ruko Permata Hijau No.11 & 12 Purwokerto

Keluarga Allah NIAS

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Jl. Diponegoro no. 334 Sifalaete – Gunung Sitoli Nias

Keluarga Allah SAMARINDA

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 10.00 Wita
Ruko Jl. Sentosa No.79 D-E, Samarinda

Keluarga Allah BANDUNG

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Gedung Impact Center, Jl. Siliwangi no.3 Lt. 2 Coblong dekat simpang Dago Coblong Bandung

Keluarga Allah SURABAYA

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 18.30 Wib
Ruko Satelit Town Square C 1, 2, 3, 5 Sukomanunggal Surabaya Barat

Keluarga Allah SALATIGA

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Hotel Grand Wahid Jl. Jend. Sudirman no. 2 Salatiga

Keluarga Allah BOYOLALI

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Ruko D, Jl. Perintis Kemerdekaan Rt. 09 Rw. 09 Kel. Kemiri, Kec. Mojosongo Boyolali

Keluarga Allah PEKALONGAN

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Jl. Jeruk no. 26 Sampangan Pekalongan Kota

Keluarga Allah NGAWI

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. PB Sudirman 26 C Margomulyo Ngawi

Keluarga Allah BATURETNO

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 16.00 Wib
Jl. Raya Solo Pacitan Rt. 01/08 Batutengah, Kec. Baturetno, Kab. Wonogiri

Keluarga Allah GIRIBELAH

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 15.00 Wib
Jl. Raya Giribelah Pracimantoro

Keluarga Allah WONOGIRI

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 17.00 Wib
Jl. Murti Pranoto, Sanggrahan Rt. 02 / 09 Giripurwo – Wonogiri

Keluarga Allah SRAGEN

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 18.00 Wib
Jl. Urip Sumoharjo no. 9 Sragen

Keluarga Allah MAGELANG

Kamis, 30 Mei 2019, Pk. 09.00 Wib
Gedung Impact, Jl. P. Senopati No.7 Magelang

Info lebih lanjut: SEKRETARIAT KELUARGA ALLAH GLOBAL
Kantor Sekretariat Lt. 3, Jl. Sutan Syahrir 88, Widuran – Solo 57129, Telp. (0271) 630987
Email: [email protected], website: www.gbika.org, CC+: 0899 789 5000

Hikmat Dan Kuasa Membawa Penyertaan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 127:1-5

RHEMA HARI INI
Mazmur 127:1 Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

Diam dan menanti adalah pekerjaan yang paling membosankan. Apalagi jika kita tidak tahu apa yang sedang kita nantikan. Tentu kita tidak akan bertahan lama dalam penantian dan langsung bergerak untuk mengambil tindakan. Begitupun dalam kehidupan ini, perubahan makin cepat dan dinamis, keputusan-keputusan harus segera diambil dan pekerjaan menuntut harus segera diselesaikan. Seakan tidak ada tempat untuk berlambat-lambat sebab penundaan berarti kerugian, ketertinggalan dan hilangnya kesempatan. Tak heran makin banyak orang-orang yang depresi atau mengalami stress, yang bisa mendatangkan sakit penyakit pada tubuh ataupun tindakan-tindakan tidak masuk akal yang merugikan diri sendiri maupun orang-orang disekitarnya.

Justru disaat semua berjalan begitu cepat, kita harus belajar untuk duduk diam dan menanti-nantikan Tuhan. Bukan karena mau menganggur atau membuang-buang waktu, tapi karena kita menantikan hikmat dan kuasa-Nya. Rhema atau petunjuk khusus dari Tuhan untuk kita pribadi supaya kita tahu apa yang harus kita lakukan dan apa yang kita kerjakan tidak sia-sia. Kita seringkali tidak menyadari bahwa jika bukan Tuhan yang membangun, maka sia-sialah usaha kita membangunnya (Mazmur 127:1). Kita tidak memahami bahwa ketika kita menanti-nantikan Tuhan kita malah akan mendapat kekuatan baru, pengurapan ekstra dan kuasa yang membuat segala sesuatu menjadi mungkin. Ketika kita menanti-nantikan Tuhan, maka Dia akan mengajari, mendidik kita dan menyingkapkan hikmat-hikmatNya yang luar biasa yang memberi pengertian kepada kita untuk selangkah lebih maju daripada yang lain.

Saat kita mendapatkan hikmat dan kuasa dari Tuhan, maka tidak ada rintangan yang terlalu besar untuk kita atasi, tidak ada yang terlalu sulit untuk kita kerjakan, tidak ada lawan yang terlalu berat untuk kita kalahkan. Apapun yang kita kerjakan akan berhasil karena Tuhan Yesus menyertai perjuangan kita. (PF)

RENUNGAN
Hanya ketika kita mendapatkan HIKMAT dan KUASA TUHAN, Dia akan MENYERTAI dan perjuangan kita TIDAK AKAN MENJADI SIA-SIA
APLIKASI
1. Selama ini apakah yang menjadi dasar pengambilan keputusan atau tindakan Anda?
2. Mengapa Anda perlu menanti-nantikan hikmat dan kuasa dari Tuhan?
3. Langkah apa yang akan Anda ambil untuk belajar duduk diam dan menantikan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami seringkali tergesa-gesa dan begitu ceroboh dalam mengambil keputusan dan bertindak. Kami lalai, tidak duduk diam dan menantikan Engkau memberikan hikmat dan kuasa pada kami. Ampuni kesombongan kami ya Tuhan, sering kami mengandalkan diri kami sendiri dan bukan mengandalkan Engkau. Ingatkan dan ajarkan kami untuk berdiam dan menanti-nantikanMu, sebab hanya didalam Engkau ada keberhasilan dan kemuliaan. Terimakasih Tuhan, dalan nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Imamat 8-10 Matius 25

Melalui Bacaan Alkitab Setahun, Anda akan menyelesaikan seluruh isi Alkitab dalam waktu 365 hari. Anda bisa mendengarkan firman Tuhan dari setiap pasal maupun membacanya

Selamat membaca, mendengarkan, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus senantiasa menuntun Anda dalam memahami Sabda-Nya dan memampukan Anda menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus Memberkati.

Doa Tidak Sia-Sia

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

09 JULI 2018
*ReSIKA (Renungan Siang Keluarga Allah)*

HARI 1#
*DOA TIDAK SIA-SIA*

*BACAAN HARI INI*
Yakobus 5:12-20

*RHEMA HARI INI*
*Yakobus 5:16* _Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya._

Greg Pruett adalah seorang insinyur, ahli bahasa, dan penerjemah Alkitab. Ia meceritakan kisahnya ketika berada di Guinea, Afrika Barat, untuk menjalani perannya sebagai Ketua Bible Translators di tahun 2008. Resesi besar menghisap dolar dari ekonomi dan kepercayaan publik. Catatan keuangan organisasi pelayanan itu mengindikasikan adanya terjun bebas menuju kebangkrutan. Greg tidak berpengalaman dalam memimpin organisasi semacam itu. Ia tidak tahu bagaimana harus memotong biaya-biaya mereka. Sumber-sumber mereka sedikit, dan para donatur menghilang.

Greg hanya mengetahui satu respon: doa. _*“Saat itulah saya mulai belajar untuk tidak mendoakan strategi-strategi saya, tapi untuk menjadikan doa sebagai strategi saya.”*_ Pada bulan Juli ia menulis surat setengah halaman kepada para rekan setimnya di seluruh dunia, meminta mereka untuk berdoa. Ia mendorong mereka untuk berdiri di hadapan tahkta Allah dengan permintaan-permintaan yang berani dan spesifik. Mereka melakukannya. Greg mendeskiripsikan hasilnya: Ketika saya melihat laporan akhir tahun, saya tahu Allah telah mendengar doa-doa kami. Mata saya tergenang air mata. Jika seorang ahli keuangan menganalisis grafik ini, ia akan menunjuk pada laporan bulan Juli dan berkata, “Apa yang Anda lakukan disini? Apapun itu, Anda perlu melakukannya jauh lebih sering!” Saya berusaha keras mencari penjelasan yang konkret. Saya ingin menemukan tren-tren untuk menjelaskan keberhasilan itu, jadi kami bisa melakukannya lagi. Saya tak pernah bisa menemukannya. Saya hanya tahu Allah menyediakan. *_Yang saya miliki hanyalah Allah dan doa._*

Mungkin yang Anda miliki saat ini juga hanya Allah dan doa. Masalah besar sedang mengancam Anda. Kekecewaan, tipu daya, kekalahan, kehancuran, kematian seperti mengintai di sekitar Anda. Jangan mundur sedikitpun. Responi dengan doa yang tulus, kontinyu dan berani. Ingat, doa orang benar bila dengan sungguh-sungguh didoakan, sangat besar kuasanya. Bangkitlah dalam doa yang sungguh-sungguh, dan lihatlah keajaiban demi keajaiban akan Tuhan nyatakan dalam hidup Anda.

*RENUNGAN*
_Waktu yang *DILUANGKAN UNTUK BERDOA* adalah waktu yang *TIDAK PERNAH SIA-SIA.*_

*APLIKASI*
1. Saat menghadapi masalah, respon apa yang pertama kali muncul dari diri Anda?
2. Bagaimana doa dapat menolong Anda memiliki iman yang mantap untuk menghadapi segala sesuatu dalam hidup Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil untuk membiasakan diri menghadapi segala sesuatu dengan doa?

*DOA UNTUK HARI INI*
_“Tuhan, kami mohon ampun kalau selama ini kami seringkali masih mengandalkan diri kami sendiri. Ingatkan kami untuk selalu membawa segala sesuatu kepada Engkau terlebih dahulu di dalam doa. Kami percaya ada kuasa di dalam doa yang dinaikkan dengan sungguh-sungguh kepada-MU. Tolong kami untuk membangun kehidupan doa kami dengan konsisten sehingga iman kami terus dibangun dan kami bisa Engkau pakai melakukan hal-hal besar dan memuliakan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Melalui Bacaan Alkitab Setahun, Anda akan menyelesaikan seluruh isi Alkitab dalam waktu 365 hari. Anda bisa mendengarkan firman Tuhan dari setiap pasal maupun membacanya

Selamat membaca, mendengarkan, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus senantiasa menuntun Anda dalam memahami Sabda-Nya dan memampukan Anda menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus Memberkati.

Nahum

Melalui Bacaan Alkitab Setahun, Anda akan menyelesaikan seluruh isi Alkitab dalam waktu 365 hari. Anda bisa mendengarkan firman Tuhan dari setiap pasal maupun membacanya.

Hari ini, pembacaan Alkitab diambil dari:

  • Kitab Nahum

Selamat membaca, mendengarkan, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus senantiasa menuntun Anda dalam memahami Sabda-Nya dan memampukan Anda menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus Memberkati.

Teks Alkitab LAI Terjemahan Baru (TB)

1:1 Ucapan ilahi tentang Niniwe. Kitab penglihatan Nahum, orang Elkosh.
1:2 TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas, TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah. TUHAN itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada para musuh-Nya.
1:3 TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.
1:4 Ia menghardik laut dan mengeringkannya, dan segala sungai dijadikan-Nya kering. Basan dan Karmel menjadi merana dan kembang Libanon menjadi layu.
1:5 Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya.
1:6 Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya? Dan siapakah yang tahan tegak terhadap murka-Nya yang bernyala-nyala? Kehangatan amarah-Nya tercurah seperti api, dan gunung-gunung batu menjadi roboh di hadapan-Nya.
1:7 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
1:8 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.
1:9 Apakah maksudmu menentang TUHAN? Ia akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!
1:10 Sebab merekapun akan lenyap seperti duri yang berjalin-jalin, dimakan habis seperti jerami kering.
1:11 Bukankah dari padamu muncul orang yang merancang kejahatan terhadap TUHAN, orang yang memberi nasihat dursila?
1:12 Beginilah firman TUHAN: “Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa; sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi.
1:13 Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya yang memberati engkau, dan akan memutuskan belenggu-belenggu yang mengikat engkau.”
1:14 Terhadap engkau, inilah perintah TUHAN: “Tidak akan ada lagi keturunan dengan namamu. Dari rumah allahmu Aku akan melenyapkan patung pahatan dan patung tuangan; kuburmu akan Kusediakan, sebab engkau hina.”
1:15 Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. Rayakanlah hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu! Sebab tidak akan datang lagi orang dursila menyerang engkau; ia telah dilenyapkan sama sekali!

2:1 Pembongkar maju terhadap engkau; adakan penjagaan di benteng, mengintailah di jalan, ikatlah pinggangmu teguh-teguh, kumpulkanlah segala kekuatan!
2:2 Sungguh, TUHAN memulihkan kebanggaan Yakub, seperti kebanggaan Israel; sebab perusak telah merusakkannya dan telah membinasakan carang-carangnya.
2:3 Perisai para pahlawannya berwarna merah, prajuritnya berpakaian kirmizi; kereta berkilat-kilat seperti api suluh pada hari ia melengkapinya, dan kuda-kuda penuh gelisah.
2:4 Kereta melaju galak di jalan, kejar-mengejar di lapangan; kelihatannya seperti suluh, berpacu seperti kilat.
2:5 Pasukan-pasukan istimewa dikerahkan, mereka tersandung jatuh di waktu berjalan maju; mereka lari terburu-buru ke arah tembok kota, sedang alat pendobrak sudah ditegakkan.
2:6 Pintu-pintu di sungai-sungai telah dibuka, dan istana menjadi gempar.
2:7 Permaisuri dibawa ke luar dan ditelanjangi dan dayang-dayangnya mengerang, mengaduh seperti suara merpati sambil memukul-mukul dada.
2:8 Niniwe sendiri seperti kolam air yang airnya mengalir ke luar. “Berhenti! Berhenti!” teriak orang, tetapi tidak ada yang berpaling.
2:9 Jarahlah perak, jarahlah emas! Sebab tidak berkesudahan persediaan harta benda, kelimpahan segala barang yang indah-indah!
2:10 Ketandusan, penandusan dan penindasan! Hati menjadi tawar dan lutut goyah! Segenap pinggang gemetar, dan muka sekalian orang menjadi pucat pasi.
2:11 Di mana gerangan persembunyian singa dan gua singa-singa muda, tempat singa pulang pergi, tempat anak singa, di mana tidak ada yang mengganggunya?
2:12 Biasanya singa itu menerkam supaya cukup makan anak-anaknya, mencekik mangsa bagi betina-betinanya, dan memenuhi liangnya dengan mangsa dan persembunyiannya dengan terkaman.
2:13 Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan membakar keretamu menjadi asap, dan pedang akan memakan habis singa mudamu; Aku akan melenyapkan mangsamu dari atas bumi, dan suara utusan-utusanmu tidak akan terdengar lagi.

3:1 Celakalah kota penumpah darah itu! Seluruhnya dusta belaka, penuh dengan perampasan, dan tidak henti-hentinya penerkaman!
3:2 Dengar, lecut cambuk dan derak-derik roda! Dengar, kuda lari menderap, dan kereta meloncat-loncat!
3:3 Pasukan berkuda menyerang, pedang bernyala-nyala dan tombak berkilat-kilat! Banyak yang mati terbunuh dan bangkai bertimbun-timbun! Tidak habis-habisnya mayat-mayat, orang tersandung jatuh pada mayat-mayat!
3:4 Semuanya karena banyaknya persundalan si perempuan sundal, yang cantik parasnya dan ahli dalam sihir, yang memperdayakan bangsa-bangsa dengan persundalannya dan kaum-kaum dengan sihirnya.
3:5 Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman TUHAN semesta alam; Aku akan mengangkat ujung kainmu sampai ke mukamu dan akan memperlihatkan auratmu kepada bangsa-bangsa dan kemaluanmu kepada kerajaan-kerajaan.
3:6 Aku akan melemparkan barang keji ke atasmu, akan menghina engkau dan akan membuat engkau menjadi tontonan.
3:7 Maka semua orang yang melihat engkau akan lari meninggalkan engkau serta berkata: “Niniwe sudah rusak! Siapakah yang meratapi dia? Dari manakah aku akan mencari penghibur-penghibur untuk dia?”
3:8 Adakah engkau lebih baik dari Tebe, kota dewa Amon, yang letaknya di sungai Nil, dengan air sekelilingnya, yang tembok kotanya adalah laut, dan bentengnya adalah air?
3:9 Etiopia adalah kekuatannya, juga Mesir, dengan tidak terbatas; Put dan orang-orang Libia adalah pembantunya.
3:10 Tetapi dia sendiripun terpaksa pergi ke dalam pembuangan, terpaksa masuk ke dalam tawanan. Bayi-bayinyapun diremukkan di ujung segala jalan; tentang semua orangnya yang dihormati dibuang undi, dan semua pembesarnya dibelenggu dengan rantai.
3:11 Engkaupun akan menjadi mabuk, akan menjadi tidak berdaya; engkaupun akan mencari tempat perlindungan terhadap musuh.
3:12 Segala kubumu adalah seperti pohon ara dengan buah ara yang masak duluan; jika diayunkan, maka jatuhlah buahnya ke dalam mulut orang yang hendak memakannya.
3:13 Sesungguhnya, laskar yang di tengah-tengahmu itu adalah perempuan-perempuan; pintu-pintu gerbang negerimu terbuka lebar-lebar untuk musuhmu; api telah memakan habis palang pintumu.
3:14 Timbalah air menghadapi pengepungan, perkuatlah kubu-kubumu! Pijaklah lumpur, injaklah tanah liat, peganglah acuan batu bata!
3:15 Di sana api akan memakan engkau habis, pedang akan membabat engkau, akan memakan engkau seperti belalang pelompat. Sekalipun engkau berjumlah besar seperti belalang pelompat, berjumlah besar seperti belalang pindahan,
3:16 sekalipun kauperbanyak orang-orang dagangmu lebih dari bintang-bintang di langit, seperti belalang pelompat mereka mengembangkan sayap dan terbang menghilang.
3:17 Sekalipun para penjagamu seperti belalang pindahan dan para pegawaimu seperti kawanan belalang, yang hinggap pada tembok-tembok pada waktu dingin, namun jika matahari terbit, mereka lari menghilang, tidak ketahuan tempatnya.
3:18 Celaka! Alangkah terlelapnya para gembalamu, hai raja negeri Asyur! Para pemukamu tertidur, laskarmu berserak-serak di gunung-gunung, dan tidak ada yang mengumpulkan.
3:19 Tiada pengobatan untuk cederamu, lukamu tidak tersembuhkan. Semua orang yang mendengar tentang engkau bertepuk tangan karena engkau; sebab kepada siapakah tidak tertimpa perbuatan jahatmu terus-menerus?

Gereja Sebagai Keluarga Rohani

ReKA Video

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41-47

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:46-47 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Tahukah Anda bahwa gereja itu bukanlah tentang sebuah bangunan, gedung bersejarah, ataupun monumen agama belaka? Gereja juga bukan semata-mata tempat kita menjalankan tradisi maupun ritual keagamaan. Esensi dari gereja tidak terletak pada penampakan luarnya, tetapi pada orang-orang yang ada di dalamnya, yaitu orang-orang yang dipanggil keluar dari gelap kepada terang, serta hubungan yang terjalin di dalamnya. Gereja sebenarnya adalah keluarga dan rumah, tempat Allah bersemayam. Tuhan adalah Bapa dan kita adalah anak-anak-Nya.

Sebagaimana kita ketahui, keluarga adalah tempat anak-anak bertumbuh. Melalui keluarga, Tuhan memberikan tanggung jawab kepada orangtua untuk mendidik dan membesarkan anak. Dari bayi kecil yang perlu dirawat, anak-anak yang dididik, sehingga bertumbuh menjadi seorang manusia dewasa. Sama halnya dengan gereja yang merupakan keluarga-Nya Allah. Dia pun memberikan amanat bagi para orangtua rohani–yang sudah dewasa rohaninya–untuk merawat, mendidik, dan membesarkan bayi-bayi rohani yang baru saja lahir baru. Ketika manusia-manusia rohani ini telah tumbuh dewasa, mereka pun bisa diutus untuk membesarkan bayi-bayi rohani lainnya.

Setiap keluarga pasti memiliki aturan dan tata cara masing-masing, serta visi dan misi yang juga bervariasi antara satu keluarga dengan yang lainnya. Di gereja kita Keluarga Allah, kita memiliki visi: menyelamatkan, menggabungkan, memuridkan, dan mengutus sampai Kerajaan Allah ditegakkan di bumi seperti di sorga. Sebagai anggota keluarga, sudah seharusnya kita memiliki kesatuan. Apa yang menjadi visi misi dalam gereja kita, itu adalah visi misi dari Bapa sendiri, dan itu pulalah yang harusnya menjadi visi misi kita sebagai seorang anak. Ketika kita semua bersatu hati dalam bekerja menjalankan amanat-Nya, maka Tuhan akan menambahkan jumlah anggota keluarga rohani kita dari hari ke hari. Persis seperti yang dilakukan-Nya pada jemaat mula-mula. Demikianlah tuaian besar terjadi dan visi yang Bapa berikan tercapai. Amin.

RENUNGAN
GEREJA bukan hanya tempat ibadah, tetapi KELUARGA ROHANI tempat kita BEKERJA BERSAMA-SAMA mencapai visi dan misi yang Tuhan berikan

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memahami esensi dari gereja? Menurut Anda, apakah pentingnya Anda memahaminya?
2. Bagaimana pemahaman itu dapat memengaruhi kehidupan rohani Anda dan memengaruhi kita dalam mencapai visi yang Tuhan berikan?
3. Apakah komitmen yang dapat Anda buat dan lakukan agar visi misi yang Tuhan berikan terlaksana? Tuliskanlah!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih atas keluarga yang Engkau berikan bagi kami, baik keluarga jasmani maupun keluarga rohani kami. Tolong mampukan kami, ya, Bapa, agar kami dapat lebih lagi menjadi anak yang sesuai kehendak-Mu. Supaya kami dapat bekerja bersama-sama dengan baik untuk mencapai visi misi yang telah Engkau berikan. Kami percaya, tahun ini merupakan tahun tuaian besar terjadi baik dalam keluarga jasmani kami dan juga keluarga rohani kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

VISI MISI PRINSIP KELUARGA ALLAH

I. VISI MISI PRINSIP KELUARGA ALLAH

A. VISI:

“LOVE GOD, LOVE PEOPLE, WITH PASSION”
Markus 12:3-31 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia 5 seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

B. MISI:

1. M1: MENYELAMATKAN
2. M2: MENGGABUNGKAN
3. M3: MEMURIDKAN
4. M4: MENGUTUS
SAMPAI KERAJAAN ALLAH DITEGAKKAN DI BUMI SEPERTI DI SORGA

C. PRINSIP:

1. PRINSIP 1: MENOMORSATUKAN TUHAN DALAM SEGALA HAL
2. PRINSIP 2: MEMPERCAYAI ALKITAB ADALAH FIRMAN TUHAN DAN DASAR KEBENARAN
3. PRINSIP 3: MELAYANI DENGAN PIMPINAN DAN KUASA ROH KUDUS
4. PRINSIP 4: MENJADI DAN MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK BAGI TUHAN
5. PRINSIP 5: STRUKTUR DALAM GEREJA TUHAN ADALAH TEOKRASI
6. PRINSIP 6: MEMBANGUN GEREJA SEL GLOBAL TANPA BATAS
7. PRINSIP 7: MENJAGA KESEIMBANGAN
8. PRINSIP 8: MEMBANGUN HUBUNGAN KEKELUARGAAN
9. PRINSIP 9: MELAYANI DENGAN KARAKTER ILAHI DAN ROH YANG MENYALA-NYALA
10. PRINSIP 10: SETIAP JEMAAT ADALAH PEKERJA KRISTUS
11. PRINSIP 11: FOKUS PADA HASIL, BUKAN KEGIATAN ATAU POSISI
12. PRINSIP 12: KELUARGA ALLAH ADALAH SATU GEREJA DENGAN BANYAK TEMPAT IBADAH

II. PENJELASAN

A. VISI

“LOVE GOD, LOVE PEOPLE, WITH PASSION”
Markus 12:3-31 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia 5 seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

MENGAPA MENGASIHI TUHAN HARUS MENJADI VISI KITA YANG UTAMA?

1. KARENA MEMANG TUHAN ADALAH YANG UTAMA DAN YANG PERTAMA LEBIH DARI SEGALANYA.
– Kolose 1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
– Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

2. KARENA ALLAH TERLEBIH DAHULU MENGASIHI KITA!
– 1 Yoh 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

VISI MENENTUKAN SEGALANYA. Kalau visi utama kita bukan mengasihi Tuhan dan hanya sekedar mengejar kesuksesan saja, maka saat kita sukses kita bisa kehilangan perkenanan Tuhan.

Ada 3 TAHAP HIDUP DALAM KASIH TUHAN

1. MENGERTI: Kita harus mengerti betapa luarbiasanya kasih Tuhan bagi kita. Kita harus mengerti bahwa Tuhan sudah mati bagi kita supaya kita tidak binasa tapi bisa memperoleh hidup kekal, mengerti bahwa Yesus rela lakukan segalanya (termasuk menyerahkan tubuh dan darahNya) untuk menyelamatkan, menyembuhkan, memulihkan, dan memberkati kita; mengerti bahwa Tuhan punya rencana yang luarbiasa besar dan indah bagi kita, mengerti bahwa Dia selalu setia dan tidak pernah meninggalkan kita.

2. MENGALAMI: Tidak cukup hanya mengerti, kita perlu mengalami kasih karunia yang sudah Tuhan sediakan itu. Kita perlu percaya, kita perlu menerima Yesus, kita perlu mengalami kepenuhan Roh Kudus, kita perlu mulai belajar berjalan bersama Tuhan, kita perlu membuka hati dan mengijinkan kasihNya memenuhi hati kita, kita perlu masuk dan tenggelam dalam indahnya hadirat Tuhan, kita perlu mengenal betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus. Sehingga bukan lagi dari kata orang, tapi kita sendiri mengalami kasih Tuhan itu.

3. MEMBALAS: Setelah itu kita harus belajar untuk membalas kasih Tuhan yang luarbiasa yang sudah diberikan kepada kita. Kalau kita sudah mengalami kasih Tuhan sampai meluap, maka tidak mungkin tidak, pasti muncul keriduan besar dalam hati kita untuk membalas cinta kasih Tuhan, menyenangkan hati Tuhan, serta hidup dalam kepenuhan kasih Tuhan, dikasihi dan mengasihi Tuhan. Inilah hubungan cinta antara kita dengan Tuhan.

B. MISI

1. M1: Menyelamatkan
a. melalui pelayanan setiap departemen,
b. kelompok sel,
c. ibadah raya, KKR, perayaan-perayaan,
d. melalui aksi sosial
e. dan perintisan-perintisan gereja-gereja baru di berbagai tempat
f. melalui penginjilan pribadi

2. M2: Menggabungkan
a. Sampai jiwa baru rutin beribadah raya di gereja.
b. Bergabung dalam kelompok sel
c. Baptis
d. Menjadi anggota GBIKA

3. M3: Memuridkan
a. Melalui SOM
b. Retreat Encounter
c. ESBC
d. Pemuridan pelayanan

4. M4: Mengutus
a. Melipatgandakan jiwa-jiwa yang diselamatkan
b. Melipatgandakan kelompok sel
c. Melipatgandakan pelayanan
d. Merintis gereja lokal baru

Sampai Kerajaan Allah ditegakkan, di bumi seperti di sorga:
Artinya ada suasana sorga di dalam seluruh aspek kehidupan kita; ada sorga di rumah kita, di tempat kerja kita, ada sorga di sekolah/kampus kita, ada sorga di kota kita, ada sorga di bangsa dan negara kita.

C. PRINSIP

1. Prinsip 1: Menomorsatukan Tuhan dalam segala hal.
a. Tuhan adalah yang terutama, yang awal, yang pertama dan nomor satu diatas segalanya.
1) Markus 12:29-31 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”
b. Tuhan adalah sumber segalanya: Tuhan sumber anugerah, sumber pertolongan, sumber berkat, sumber keberhasilan, dst.
1) Roma 15:13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
2) 1 Petrus 5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
c. Maka Tuhan harus dinomor satukan dalam segala hal didalam gereja kita.

2. Prinsip 2: Mempercayai Alkitab adalah Firman Tuhan dan sumber kebenaran.
a. Alkitab adalah buku yang ditulis berdasarkan pewahyuan yang diberikan oleh Tuhan kepada para nabi, rasul dan hamba-hamba-Nya. Jadi Alkitab adalah firman Tuhan /perkataan Allah sendiri.
b. Karena Alkitab adalah firman Tuhan sendiri, maka Alkitab adalah sumber kebenaran yang sejati.
1) 2 Samuel 7:28 Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
2) Mazmur 119:160 Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.
3) John 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
4) Alkitab lebih benar dari pendapat manusia dan lebih benar dari pada perkataan siapapun.
c. Itulah sebabnya segala sesuatu yang dilakukan di Keluarga Allah, dasarnya bukan karena perkataan siapapun atau kebiasaan gereja manapun, tetapi adalah apa yang dikatakan Alkitab/Firman Tuhan.

3. Prinsip 3: Melayani dengan pimpinan dan kuasa Roh Kudus.
a. Gereja dilahirkan karena karya Roh Kudus.
1) Kisah 2:1-4 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
b. Roh Kudus datang kepada Gereja-Nya sebagai Penonong.
1) John 14:16-17 (TB) 16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
c. Roh Kudus yang menolong rasul-rasul dan gereja mula-mula menjalankan Amanat agung dari Tuhan.
d. Tanpa Roh Kudus Gereja tidak mungkin bisa berjalan sesuai dengan Amanat yang Tuhan inginkan.
e. Maka Gereja harus melayani dengan pimpinan dan kuasa Roh Kudus.

4. Prinsip 4: Menjadi dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
a. Tuhan telah memberikan dan melakukan yang terbaik bagi manusia dan gereja-Nya.
1) Tuhan telah memberikan Anak-Nya yang tunggal. (Yohanes 3:16)
2) Tuhan telah memberikan Roh Kudus-Nya bagi kita.
3) Karena Tuhan ingin kita bisa menjadi dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
b. Orang-orang yang dikasihi dan mengasihi Tuhan selalu ingin menjadi dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Contoh: Daud.
c. Maka kita harus belajar membalas cinta kasih Tuhan yang luar biasa itu dengan cara menjadi dan memberikan yang terbaik bagi Tuhan.
1) Dalam perumpamaan yang diberikan oleh Tuhan Yesus tentang seorang tuan yang mempercayakan talentanya kepada hamba-hambanya ada yang diberi 5 talenta 2 talenta dan 1 talenta (Matius 25:14-30)
2) Tuhan ingin setiap kita bisa menjadi seperti yang lima talenta atau minimal seperti yang menerima 2 talenta karena mereka bisa menjadi dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.

5. Prinsip 5: Struktur dalam gereja Tuhan adalah teokrasi
a. Struktur yang diajarkan di dalam Firman Tuhan adalah struktur teokrasi. “Teo” artinya adalah Tuhan, dalam struktur teokrasi Tuhan adalah yang utama dan pertama, Tuhanlah yang menjadi pemimpin tertinggi dalam gereja. Tuhanlah yang berhak untuk menempatkan setiap orang di posisi/bagiannya masing-masing (1 Kor 12:18).
1) Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Yosua dipilih dan diangkat oleh Allah (Keluaran 18:13-27; Bilangan 11:24-30; 12:1-16).
2) Hakim-hakim dipilih dan diangkat oleh Allah untuk memerintah bangsa Israel (Hakim 3:9, 15).
3) Raja-raja yang memerintah Israel dipilih dan ditentukan oleh Allah sendiri (Ulangan 17:15; I Samuel 16:1-13).
b. Alkitab memberikan contoh dimana orang-orang yang memilih pemimpin atas kehendak sendiri maka Allah tidak berkenan bahkan akhirnya murka Allah yang terjadi. Menolak pemimpin yang dipilih Allah berarti menolak Allah sendiri yang memilih mereka.
1) Bani Korah, Datan dan Abiram yang dipilih oleh rapat untuk menentang pemimpin yang dipilih Allah maka mengalami murka Allah (Bilangan 16; Yudas 11).
2) Miryam kena kusta karena merasa ia juga dapat menjadi pemimpin yang dipakai Allah padahal ia tidak dipilih oleh Allah (Bilangan 12).
c. Maka, struktur di dalam Keluarga Allah adalah teokrasi sesuai dengan struktur yang diajarkan oleh Firman Tuhan.
1) Struktur dalam perjalanan umat Allah keluar dari perbudakan Mesir (Keluaran 17:1-13)
2) Struktur dalam keluarga yang diajarkan Firman Tuhan (1 Korintus 11:3 dan Efesus 6:1-2)
3) Struktur dalam gereja (Efesus 1:22-23).

6. Prinsip 6: Membangun gereja sel global tanpa batas.
a. Amanat Agung yang Tuhan berikan kepada gereja-Nya adalah supaya menjadikan semua bangsa murid Tuhan dan mengajar mereka melakukan seperti yang Tuhan ajarkan kepada mereka.
1) Matius 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
2) Markus 16:15-16 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
3) Lukas 24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
4) Kisah 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
b. Berulang-ulang Firman Tuhan perintahkan Injil harus diberitakan ke bangsa-bangsa sampai ke ujung bumi.
c. Maka gereja kita harus membangun gereja sel global tanpa batas seperti yang Tuhan Yesus perintahkan kepada kita gereja-Nya.

7. Prinsip 7: Menjaga keseimbangan.
a. Tuhan perintahkan kita harus selalu berjalan dalam keseimbangan dalam segala hal:
1) Karunia dan karakter
2) Doa dan usaha
3) Firman dan Roh
4) Kualitas dan kuantitas
5) Roh bapa dan roh anak
6) Bekerja dan melayani
7) Disiplin dan kasih
b. Pengajaran yang tidak seimbang bisa membuat gereja tersesat
c. Keseimbangan akan membuat kita berjalan dengan benar sesuai pengajaran yang Tuhan berikan.
d. Keseimbangan akan membuat kita mendapat banyak berkat Allah
e. Keseimbangan akan membuat pekerjaan Tuhan menjadi lancar
f. Keseimbangan akan membuat kita kuat
g. Bagaimana kita membangun prinsip keseimbangan?
1) Menempatkan segala sesuatu sesuai dengan tempatnya
2) Tidak memperjuangkan yang satu tetapi meninggalkan yang lain.

8. Prinsip 8: Membangun hubungan kekeluargaan.
a. Setelah kita diselamatkan didalam Yesus, maka kita diberi hal untuk menjadi anak-anak Tuhan dan Tuhan menjadi Bapa kita, sehingga kita menjadi Keluarga Allah.
1) Yohanes 1:12-13 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
b. Salah satu nama yang Tuhan berikan untuk gereja-NYA adalah Keluarga Allah, maka gereja harus dibangun dalam hubungan seperti sebuah keluarga rohani.
1) Efesus 2:19-22 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. 21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. 22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
2) 1 Timotius 3:15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
c. Yesus disebut Bapa yang kekal bagi orang yang percaya kepada-Nya (Yesaya 9:5)
d. Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya “anak-anak” (Yohanes 21:5)
e. Paulus menyebut Timotius (1Timotius 1:2, 18), Titus (Titus 1:4), Onesimus (Filemon 1:10) sebagai anak-anak rohaninya.
f. Jadi dari ayat-ayat tersebuat diatas kita diingatkan kita satu dengan yang lain adalah keluarga didalam Tuhan.
g. Maka selayaknyalah kita membangun hubungan kekeluargaan dalam gereja kita.

9. Prinsip 9: Melayani dengan karakter illahi dan roh yang menyala-nyala
a. Tuhan ingin kita memiliki karakter Ilahi sehingga makin seperti Kristus dan dunia bisa melihat Tuhan dalam kehidupan kita.
1) 1 Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.
2) Roma 6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
b. Tuhan juga ingin kita memiliki roh yang menyala-nyala
1) Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
c. Sejak dari ulang tahun ke 1 sampai ulang tahun ke 10 ayat diatas terpasang digedung gereja kita dan menjadi tema utama.
d. Di Keluarga Allah setiap pelayan Tuhan harus melayani dengan karakter ilahi dan roh yang menyala-nyala.
e. Karakter Ilahi akan menjadi dasar yang kokoh pelayanan.
f. Roh yang menyala-nyala adalah MOTOR KEGERAKAN dalam pelayanan.

10. Prinsip 10: Setiap jemaat adalah pekerja Kristus.
a. Tuhan Yesus melatih setiap murid-Nya supaya bisa melayani dan berguna bagi kerajaan Allah.
b. Tuhan juga memberikan nama Gereja-Nya ” Tubuh Kristus”
1) Roma 12:4-8 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, 5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. 6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. 7 Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; 8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
2) 1 Korintus 12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
c. Sama seperti tubuh, Tuhan menciptakan setiap anggota tubuh berfungsi apapun bentuknya.
d. Demikian juga setiap kita dalam Tuhan diciptakan / diselamatkan untuk berfungsi.
e. Maka, Keluarga Allah menerapkan prinsip bahwa setiap jemaat adalah pekerja Kristus.
f. Setiap jemaat juga didorong untuk menerapkan slogan “Pekerjaanku adalah Pelayananku” dan “Setiap jemaat adalah KKS.”

11. Prinsip 11: Fokus pada hasil, bukan kegiatan atau kedudukan.
a. Tuhan selalu fokus pada hasil.
b. Dalam perumpamaan 521 talenta. Yang ditanyakan oleh tuannya adalah hasilnya.
1) Matius 25:19-30 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. 20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. 21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta. 23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. 25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! 26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? 27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. 28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. 29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. 30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”
c. Kedudukan belum tentu ada hasil.
d. Kegiatan belum tentu ada hasil.
e. Ketenaran belum tentu ada hasil.
f. Meriah belum tentu ada hasil.
g. Maka dalam gereja kita setiap departemen, setiap membuat acara, setiap pelayanan tidak boleh fokus pada kedudukan, kegiatan, Ketenaran, kemeriahan, tetapi harus Fokus pada hasil.

12. Prinsip 12: Keluarga Allah adalah satu gereja dengan banyak tempat ibadah.
a. Keluarga Allah dimulai dari satu gereja yang terus dikembangkan makin lama makin banyak dan makin luas sampai ke bangsa-bangsa.
b. Maka semua gereja yang dibuka diberbagai tempat hanya memiliki satu gembala sidang. satu struktur, satu kantor/sekretariat pusat (seketariat KAG), satu nama gereja, satu visi, satu misi, satu prinsip, satu SOP, Satu Pedoman Pelayanan yang kita sebut PPKA dan satu dalam semuanya.
c. Sehingga semua menjadi sehati, sepikir, sejiwa seperti gereja mula-mula.
1) Kisah 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2) Kisah 4:32 Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.
3) Romans 12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!
4) 1 Korintus 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
5) 2 Korintus 13:11 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!
6) Filipi 1:27 Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil,
7) Filipi 2:2-3 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

DOWNLOAD PDF

Languages

Change Language