Dalam Kelemahan Kita, Kuasa Tuhan Nyata

BACAAN HARI INI
2 Korintus 12:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”

Mengingat kemampuan menulisnya yang masih kurang, menjadi penulis Reka bagi Vivi bagaikan mimpi di siang hari. Tapi karena kerinduan yang mendalam untuk bisa menulis buat Tuhan, ia memberanikan diri mendaftar. Ia pun menjalani serangkaian training untuk menjadi penulis. Awalnya Vivi sempat putus asa karena banyak sekali kekurangan dan kesalahan yang ia buat, sehingga hasil tulisannya hampir semua harus dibuang atau diedit oleh tim editor. Tidak bisa dipungkiri Vivi sangat kecewa, tetapi disisi lain ia juga menyadari keterbatasannya. Ia sedih karena merasa kehadirannya tidak banyak membantu, tetapi justru membuat repot para editor. Namun, Vivi sangat bersyukur, karena tim editor sangat sabar dalam membimbing dirinya. Ditengah keputusasaannya, ia merendahkan diri di hadapan Tuhan dan berdoa. Disitu Tuhan mengingatkannya akan banyak hal.

Vivi mulai menjalani proses untuk menjadi hamba yang taat dan setia. Ia tidak protes, marah, dan kecewa jika pekerjaannya ditolak. Justru ia selalu haus dididik, dilatih, dan dibentuk. Setelah melalui proses tersebut, dukungan Ilahi mulai dinyatakan. Setiap menulis, selalu ada saja ide dan hikmat tiba-tiba muncul di kepalanya. Tidak jarang ia sampai meneteskan airmata, merasakan hadirat Tuhan dan isi hati Tuhan saat menulis. Kini ia boleh berbahagia, karena tulisannya dipakai untuk memberkati banyak orang di berbagai kota, bahkan bangsa-bangsa. Jika saja Vivi menyerah dan tidak belajar untuk merendahkan diri berserah pada proses pembentukan Tuhan, maka ia akan tetap menjadi Vivi yang tulisannya tidak bisa dipakai Tuhan.

Jika kita mau menyadari, justru dalam kelemahan kitalah kuasa Tuhan akan menjadi nyata dan sempurna (2 Korintus 12:9). Dalam anugerah-Nya yang melimpah, semua kegagalan, kelemahan, kesialan, kecerobohan dan kebodohan kita, bisa dipakai oleh Tuhan menjadi ajang demonstrasi kuasa Allah. Terkadang, kesalahan adalah katalistator untuk terjadinya keajaiban dalam hidup kita. Jadi jangan berkecil hati, ambil respon yang benar seperti Daud, Elisa, dan Petrus sehingga anugerah yang besar dibalik kegagalan dan kesalahan dapat kita terima.

RENUNGAN
Dalam ANUGERAH MELIMPAH, kesalahan adalah KATALISTATOR UNTUK KEAJAIBAN yang Tuhan pakai untuk MENDEMONSTRASIKAN KUASA-NYA.

APLIKASI
1.    Apakah Anda bisa melihat bahwa justru di balik kelemahan kitalah, kuasa Tuhan menjadi sempurna?
2.    Apa bagian kita yang harus dilakukan agar anugerah melimpah sungguh Tuhan kerjakan atas hidup kita?
3.    Sudahkah Anda belajar untuk merendahkan diri dan berserah pada Tuhan dalam kelemahan Anda? Apa dampaknya dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa terima kasih atas anugerah melimpah yang Engkau sediakan bagi kami. Kami mau belajar untuk terus merendahkan diri dan menyerahkan hidup kami di tangan-Mu. Ubah segala kekurangan dan kesalahan kami menjadi katalistator untuk keajaiban yang Tuhan pakai untuk mendemonstrasikan kuasa-Nya. Sehingga anugerah melimpah boleh kami terima secara luarbiasa. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa.Amin.