Datang Seperti Bejana Kosong

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 23 Maret 2016

BACAAN HARI INI

2 Tawarikh 26:1-23

RHEMA HARI INI

2 Tawarikh 26:5b …selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil.

Uzia adalah pemuda yang luar biasa, ia memiliki nilai plus dibanding dengan rekan-rekan sebayanya. Ia dinobatkan menjadi raja atas Yehuda pada usianya yang masih sangat belia, yaitu enam belas tahun, untuk menggantikan ayahnya, Amazia. Uzia menyadari bahwa ia lemah bila ia mengandalkan kekuatannya sendiri. Itu sebabnya ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil (2 Tawarikh 26:5).

Namun sayangnya, ketika ia sudah menjadi kuat, ia melupakan Tuhan yang selama ini menjadi sumber kekuatannya. Hingga akhirnya ia ditulahi dengan penyakit kusta yang mengakibatkan ia harus diasingkan sampai akhir hidupnya. Tragis bukan? Sesuatu yang diawali dengan sangat luar biasa, harus diakhiri dengan tragedi yang luar biasa.

Tuhan merancang hal-hal yang baik (keberhasilan dan masa depan yang gilang-gemilang) bagi orang percaya. Karena itu jangan pernah menjauhkan diri dari Tuhan. Sebaliknya kita harus makin melekat kepada Tuhan dan mengarahkan pandangan kita kepada Dia.

Kita semua patut menyadari bahwa kita ini bukanlah siapa-siapa tanpa ada Yesus dalam hidup kita. Bagi Anda yang merasa lemah, jangan diam dalam zona itu, mari kita berlari mengejar Yesus sama seperti yang diajarkan Paulus, maka kita pasti mendapatkan kekuatan dari-Nya. Bagi Anda yang sudah mengalami banyak keberhasilan dalam hidup Anda, tetap ingini Tuhan lebih dari apapun, sebab hanya dari Tuhanlah datangnya kekuatan untuk meraih keberhasilan dalam hidup Anda. Datanglah bagaikan bejana kosong yang siap Tuhan isi dengan perkara-perkara yang ajaib. Maka dari hari ke hari kita akan dibawa Tuhan makin naik terbang tinggi bersama-Nya.

RENUNGAN

Marilah kita yang merasa LEMAH datang kepada Yesus seperti BEJANA kosong yang siap diisi.

APLIKASI

  1. Di posisi yang mana Anda sekarang, dalam kelemahan atau penuh kekuatan?
  2. Apa yang akan Anda lakukan untuk terus mengandalkan kekuatan Tuhan dalam kelemahan atau saat keberhasilan Anda?
  3. Langkah iman seperti apa yang Anda lakukan sebagai bentuk penyerahan hidup Anda pada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa kami dalam kerajaan Surga, kami menyadari bahwa kami ini lemah dan sangat terbatas. Kami butuh Engkau untuk terus memimpin dan memberi kekuatan dalam hidup kami sehingga kami dapat melakukan kehendakMu. Kami percaya bersama dengan-MU maka kekuatan kami tidak terbatas dan hidup kami akan Engkau pakai untuk memuliakan nama-MU. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yeremia 26-29