Dibangkitkan Untuk Melakukan Perkara Besar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 3:14-21

RHEMA HARI INI
Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
Evan Roberts, pemuda yang dijuluki orang dengan sebutan “gila agama” dan membuat banyak orang geleng kepala dengan aktivitas membaca Alkitab dan berdoanya. Di usianya yang belum 20 tahun, Evan sudah merenungkan Firman Tuhan sampai berjam-jam, bahkan kadang-kadang rela tidak tidur untuk berdoa. Evan berdoa selama 4 jam dari pk. 01.00 lalu tidur pk. 05.00, bangun pk. 09.00 dan berdoa siang sampai pk. 12.00. Evan memilki rahasia sorgawi yang menjadi prinsipnya, “Mintalah maka akan diberikan kepadamu. Percayalah penuh akan janji Tuhan mengenai Roh Kudus.”

Evan yang seringkali mengerang kepada Tuhan dalam doanya, mendapat peneguhan dalam hatinya bahwa akan ada kebangunan rohani besar-besaran terjadi di Wales. Di bulan Oktober 1904, Tuhan memberikan penglihatan lebih jelas akan kebangunan rohani besar di Wales tersebut. Tanggal 31 Oktober 1904 Evan memulai pelayanannya di sebuah gereja kecil. Tidak disangka, dalam kurun waktu 30 hari pelayanannya, 37 ribu orang menerima jamahan Roh Kudus dan bertobat. Sejak saat itulah ledakan kebangunan rohani yang besar terjadi di Wales.

Tuhan akan membangkitkan siapapun yang mau meresponi kegerakan Tuhan yang sedang datang. Evan Roberts hanyalah seorang buruh tambang biasa, tapi karena ia mau meresponi dengan sungguh-sungguh lawatan Tuhan yang sedang datang, maka ia bisa dipakai Tuhan untuk melakukan perkara-perkara besar. Kuncinya ada pada diri kita sendiri. Selama kita memiliki hati yang lapar dan haus untuk melihat hal-hal besar dari Tuhan dinyatakan, maka siapapun kita dan apapun latar belakang kita, pasti kita bisa dipakai Tuhan untuk membawa lawatan-Nya bagi bangsa kita.

RENUNGAN
Orang-orang dari BERBAGAI LATAR BELAKANG akan DIBANGKITKAN Tuhan untuk melakukan perkara-perkara besar.

APLIKASI
1. Seberapa besar kehausan dan kelaparan Anda untuk melihat perkara besar dari Tuhan dinyatakan dalam hidup Anda?
2. Mengapa Anda memiliki/tidak memiliki kehausan dan kelaparan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa dibangkitkan Tuhan untuk melakukan perkara-perkara yang besar dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau menjanjikan perkara-perkara besar dan ajaib dalam hidup kami. Kami mau meresponinya dengan sungguh-sungguh sehingga kami bisa menjadi bagian terdepan dalam kegerakan serta lawatan dahsyat yang akan Engkau kerjakan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.