Dipanggil Untuk Melayani

Renungan Keluarga Allah
Senin, 27 Juni 2016

BACAAN HARI INI

Matius 20:20-28

RHEMA HARI INI

Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Suatu ketika di sebuah department store masuklah seorang wanita gelandangan. Pakaiannya kotor, compang camping. Di depan sebuah baju yang dipajang ia berhenti. Seorang gadis pelayan mendekatinya, “Bisa saya bantu, Bu?” tanyanya ramah. “Saya ingin mencoba baju ini,” kata si wanita gelandangan. Wanita gelandangan itu lalu mencoba baju yang dipajang tersebut, tidak hanya satu tapi sampai lima baju. Si gadis pelayan tetap melayaninya dengan ramah. Bahkan si gadis pelayan mengantar sampai pintu keluar dan mengucapkan terima kasih walaupun wanita gelandangan itu tidak membeli satupun baju yang dicobanya. Ketika ada orang yang bertanya kepada gadis pelayan mengapa dia tetap melayani wanita gelandangan tersebut walaupun tidak membeli, gadis pelayan tersebut menjawab, “Saya adalah pelayan disini. Tugas saya melayani siapapun yang datang kesini sebaik-baiknya; entah orang itu datang untuk membeli atau tidak…”

Seperti gadis pelayan yang tugasnya melayani dengan sebaik mungkin, demikian jugalah kita memiliki tugas yang diembankan Tuhan kepada kita, yaitu melayani sesama. Sama seperti Tuhan Yesus yang datang untuk melayani, kita sebagai orang percaya juga dipanggil untuk melayani. Kita melayani bukan untuk mendapatkan sesuatu, tetapi karena ingin memberikan sesuatu. Kita melayani karena menyadari betapa dalamnya, besarnya, dan luasnya kasih Tuhan dalam hidup kita. Sebagai ucapan syukur, kita bisa berbagi dengan orang lain melalui pelayanan kita.

Ambillah langkah untuk mulai melayani hari ini. Melayani bisa diawali dari sesuatu yang sederhana saja, misalnya dengan memberikan senyuman kepada orang-orang yang selama ini diabaikan. Anda juga bisa mulai melayani keluarga Anda; tunjukkanlah kasih dan perhatian khusus kepada suami/istri/anak/orang tua Anda. Kalau kita mau peka, sebenarnya banyak sekali kesempatan yang Tuhan sediakan bagi kita untuk kita bisa melayani orang lain. Saat Anda berkesempatan naik kendaraan umum, Anda bisa memberikan tempat duduk Anda kepada orang lain yang lebih membutuhkan seperti ibu hamil, orang tua, orang cacat, dll. Ingat, perbuatan kecil yang Anda lakukan dengan hati yang tulus, akan bisa menjadi berkat yang besar bagi kehidupan orang lain. Itulah arti melayani. (ABU)

RENUNGAN

Kita dipanggil untuk MELAYANI

APLIKASI

  1. Coba perhatikan sekeliling Anda dan temukan orang-orang yang perlu Anda layani.
  2. Komitmen apa yang akan Anda buat untuk melayani setelah membaca renungan ini?

DOA UNTUK HARI INI

Terima kasih Tuhan, Engkau Allah yang Maha Baik yang telah memberikan hidup bagi kami. Kami ingin membalas kasihMU dengan melayani sesama kami sehingga hidup kami mendatangkan kemuliaan bagi nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Matius 14; Markus 6; Lukas 9