Diperlengkapi Dan Dilatih

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Samuel 17:12-39

RHEMA HARI INI
1 Samuel 17:34-35 Tetapi Daud berkata kepada Saul: “Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.

Sejak lahir, Yessi dibesarkan di keluarga yang ideal. Tidak hanya harmonis, namun juga berkecukupan bahkan lebih dari cukup. Hidup Yessi dari kecil tidak pernah kekurangan baik secara materi maupun secara kasih dan perhatian. Bisa dikatakan bahwa hidup Yessi mendekati sempurna. Sekalipun orangtua Yessi membesarkannya dengan dasar-dasar kekristenan yang kuat, namun Yessi tidak pernah benar-benar merasa membutuhkan Tuhan karena ia sudah merasa cukup dengan semua yang ia miliki saat ini.

Akan tetapi sejak Yessi menikahi Dito, hidupnya berubah 180 derajat. Karena sudah tidak lagi hidup bersama orangtuanya, Yessi kini harus berjuang keras bersama suaminya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Akhirnya Yessi pun datang pada Yesus, dan ia mulai bersungguh-sungguh mencari Tuhan. Dari situlah kisah awal panggilan hidupnya dimulai. Singkat cerita, keadaan Yessi dipulihkan dan bahkan kini melalui kesaksian hidupnya, banyak jiwa mengenal Yesus dan diselamatkan.

Seringkali Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi yang membuat kita bertanya-tanya hal positif apa yang akan dapat kita ambil dari semua ini. Sama seperti Yessi yang apabila ia tidak keluar dari zona nyaman di kehidupannya ketika lajang, pasti Yessi tidak akan menjadi Yessi yang sekarang yang dapat memberi dampak kepada banyak orang lewat kesaksian hidupnya. Tidak hanya Yessi saja, banyak tokoh Alkitab yang terkenal pun melalui proses pelatihan dari Tuhan seperti Yusuf, Daud dan masih banyak lagi. Mari kita sadari dan percaya, bahwa apapun yang sedang kita alami saat ini, itu adalah proses Tuhan untuk memperlengkapi dan melatih kita agar kita bisa bangkit menjadi pahlawan Allah untuk memperluas kerajaan-Nya di muka bumi ini.

RENUNGAN
Sadarilah bahwa Tuhan sedang MEMPERLENGKAPI dan MELATIH kita agar kita bisa BANGKIT menjadi PAHLAWAN YANG MENGGONCANG DUNIA

APLIKASI
1. Tahukah Anda bahwa setiap kita yang dipanggil menjadi pahlawan-Nya?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan perlu memperlengkapi dan melatih kita?
3. Tuliskanlah komitmen apa yang dapat Anda lakukan untuk dapat bangkit menjadi pahlawan Allah!

DOA UNTUK HARI INI
“Kami mau Engkau pakai menjadi pahlawan-Mu, ya Tuhan. Teruslah perlengkapi dan latih kami seturut kehendak-Mu, ya Bapa, agar kami dapat Engkau pakai untuk memperluas kerajaan-Mu di muka bumi ini. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.