Dipilih Untuk Menerima Kuasa Kebangkitan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Petrus 2:1-10

RHEMA HARI INI
1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Setiap tahun, kita merayakan Paskah sebagai peringatan hari wafat dan kebangkitan Yesus Kristus. Bagi bangsa Yahudi, Paskah atau pesakh dimaknai sebagai perayaan atas kasih Allah yang membebaskan umat pilihan-Nya bangsa Israel dari perbudakkan Mesir. Ada banyak perayaan, tradisi, dan pembahasan tentang hari Paskah. Tidak ada yang salah dengan itu, semuanya baik dan benar. Namun sebelum kita terjebak dalam ritual agamawi belaka, mari kita sadari esensi Paskah yang sebenarnya.

Paskah adalah tanda kemenangan besar. Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian membuktikan Dia telah menaklukkan dosa dan maut yang kekal. Karena tidak ada seorang pun yang mempunyai kuasa menyerahkan nyawa-Nya lalu mengambilnya kembali kecuali Allah sendiri (Yoh. 10:17-18). Kebangkitan-Nya pun menunjukkan bahwa Dia adalah Allah. Hal ini turut memberikan jaminan dan harapan pasti kepada siapa yang percaya kepada-Nya, bahwa melalui pengorbanan-Nya, kuasa dosa dan kematian telah dipatahkan serta tidak lagi berkuasa atas kita. Ya, dengan darah yang Yesus curahkan di atas kayu salib, Dia telah menebus kita dengan harga yang jauh melebihi nilai kita sebenarnya. Semua itu hanya karena Dia begitu mengasihi kita yang telah diciptakan-Nya.

Dalam momen Paskah ini, kita kembali diingatkan, siapa pun kita, apa pun dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat, Tuhan memilih kita untuk menjadi bagian dari karya keselamatan-Nya. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Mendekatlah kepada takhta kasih karunia Tuhan dengan penuh keberanian, agar kita boleh mengenal-Nya lebih dalam lagi dan mengalami kuasa kebangkitan-Nya lebih jauh lagi. Ingat, Tuhan Yesus menebus kita bukan supaya kita menjadi orang yang biasa-biasa saja. Karya-Nya yang dahsyat bagi kita dimaksudkan supaya kita dibangkitkan dari segala keterpurukan kita sehingga kita bangkit untuk melakukan perbuatan-perbuatan besar bagi Dia.

RENUNGAN
KEBANGKITAN YESUS telah MEMBUKA JALAN bagi kita untuk menjadi orang-orang kudus yang berhak MEMILIKI JANJI KEBANGKITAN tersebut.

APLIKASI
1. Apa makna kebangkitan Tuhan Yesus bagi Anda?
2. Percayakah Anda bahwa Anda dipilih untuk menerima kuasa kebangkitan Yesus?
3. Apakah yang akan Anda lakukan dengan kuasa kebangkitan yang Anda terima dari Tuhan Yesus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, oleh kasih-Mu, kami telah diselamatkan. Engkau menghapus dosa kesalahan kami dan memberi kami harapan, kesempatan, dan hidup yang baru. Tuhan, kami tidak akan menyia-nyiakan pengorbanan-Mu, kesempatan baru ini akan kami persembahkan untuk kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.