Diutus Untuk Menyelamatkan Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 20:19-22

RHEMA HARI INI
Yohanes 20:21 Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

Richi adalah anak tunggal dari keluarga yang sangat kaya raya. Namun, ia sangat jarang menghabiskan waktu bersama kedua orangtuanya karena mereka selalu sibuk bekerja. Sedari lahirnya, ia selalu menghabiskan waktunya bersama Sus Neni, pengasuhnya. Sus Neni menyayangi Richi dengan tulus. Ia merawat serta membesarkan Richi seperti anak kandungnya sendiri. Ia pun senantiasa membacakan Alkitab, menceritakan kisah tokoh-tokoh dalam Alkitab, dan juga mengajak Richi ke gereja. Sekalipun orangtua Richi bukanlah anak Tuhan, mereka tidak keberatan saat anaknya diajak beribadah ke gereja. Hal itu membuat Richi tumbuh menjadi seseorang yang takut akan Tuhan.

Tahun demi tahun berlalu, Richi sudah tumbuh besar dan Sus Neni sudah tidak lagi menjadi pengasuhnya. Namun apa yang Sus Neni taburkan di masa kecilnya masih tetap tertanam hingga ia dewasa. Richi pun menyadari bahwa bukanlah suatu kebetulan bahwa Tuhan telah memakai pengasuhnya yang dulu untuk menyelamatkannya. Kini ia pun bertekad untuk memperkenalkan Tuhan kepada kedua orangtuanya. Perlahan tetapi pasti, Tuhan pun menjamah mereka, dan kini sekeluarga itu sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat mereka.

Sering kali kita merasa bahwa kita ini bukan siapa-siapa, atau kita mungkin tidak punya apa-apa. Jadi, bagaimana mungkin kita bisa menyelamatkan jiwa? Namun, Tuhan ingin menyadari bahwa siapa saja bisa menyelamatkan jiwa bagi-Nya. Percayalah bahwa di mana pun kita ditempatkan, dan apa pun pekerjaan kita, Tuhan sudah merencanakan segala sesuatunya dengan sempurna. Tidak ada yang terlalu kecil bagi Tuhan. Setiap dari kita bisa dipakai-Nya untuk menyelamatkan jiwa. Bagian kita hanyalah mau memberikan hidup kita ini sebagai alat-Nya dan memiliki dedikasi untuk menyelamatkan jiwa. Jika kita mau berjalan sesuai tuntunan Roh Kudus, kita akan melihat bagaimana Tuhan mengadakan mujizat selamatkan jiwa melalui hidup kita.

RENUNGAN
SEMUA ORANG BISA DIUTUS untuk menyelamatkan jiwa.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyelamatkan jiwa? Maukah Anda diutus-Nya?
2. Mengapa Tuhan menghendaki kita untuk menyelamatkan jiwa?
3. Menurut Anda, apa yang sekiranya dapat Anda lakukan untuk menyelamatkan jiwa?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, ini kami hamba-Mu, kami mau menyerahkan hidup kami. Utuslah kami, ya Tuhan. Kami tahu Engkau bisa mengutus siapa saja untuk menyelamatkan jiwa. Oleh karena itu, pakailah kami, kami siap Engkau utus untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.