DNA ILAHI UNTUK MENGAMPUNI ADA DALAM DIRI KITA

BACAAN HARI INI

Efesus 4:17-32

RHEMA HARI INI

Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

“Ih, kok bisa ya, ia masih mau memaafkan dan menerima istrinya kembali? Padahal istrinya sudah tega meninggalkannya dengan pria lain saat ia sakit keras.” gunjing seorang ibu pada temannya. Topik tentang istri Dino yang kembali ke rumah, dan Dino yang dengan besar hati menyambut kepulangan istrinya dengan baik, memang sedang menjadi trending topik diantara tetangga-tetangga sekitar rumah mereka. Mereka semua terheran-heran, bahkan sebagian menganggap Dino pria terbodoh sedunia, yang masih mau-maunya menerima istri yang telah berkhianat di depan mata. Tapi apapun kata para tetangga, Dino tidak ambil pusing, ia justru sedang sangat bahagia karena Tuhan telah memulihkan pernikahan dan keluarganya.

Apa yang manusia pikirkan memang seringkali bertolak belakang dengan yang Tuhan pikirkan. Bagi manusia, penghianatan, kecurangan atau kejahatan, pantas jika menerima balasan yang setimpal. Membalas kejahatan dengan kebaikan, bukanlah sesuatu yang populer di mata manusia, bahkan ada yang menganggapnya sebagai suatu kebodohan dan kelemahan. Tapi sesungguhnya mereka yang berpendapat demikian, belumlah menyadari bahwa mereka pun mampu mengampuni. Mereka belum sadar ada benih DNA ilahi untuk mengampuni ada dalam diri mereka.

Seorang anak bisa sangat mirip dan serupa dengan orangtuanya, entah itu wajahnya, bentuk tubuh, sosok, ataupun dalam tingkah laku dan gerak geriknya. Itu di sebabkan oleh persamaan DNA yang ada dalam sebuah keluarga atau hubungan darah. DNA yang tertanam sejak janin masih dalam kandungan menurunkan persamaan fisik maupun sifat dari orang tua pada anaknya. Jadi kalau kita ini mengaku anak Tuhan, DNA ilahi pasti ada dalam diri kita. Salah satunya adalah DNA ilahi untuk mengampuni seperti Bapa. Kita mungkin tidak bisa menjadi Maha Pengampun seperti Bapa kita yang sempurna, tapi BENIH BISA MENGAMPUNI itu ada dalam diri setiap kita anak-anakNya. Tertanam secara alami dan jika kita bisa “menumbuhkan” benih ini, tak heran kita pun jadi bisa mengampuni siapa saja dan seburuk apa orang memperlakukan kita. Dan percayalah, saat kita mengampuni, bukan saja diri kita yang akan merasakan damai sukacita, tapi juga menjadi berkat bagi mereka yang kita ampuni dan bagi mereka yang melihat perbuatan Kristus ada di dalam kita. (PF)

RENUNGAN

Kalau kita mengaku sebagai anak Tuhan, DNA ILAHI untuk MENGAMPUNI seperti Bapa PASTI ADA dalam diri kita.

APLIKASI

1. Apakah mengampuni itu suatu hal yang sulit bagi Anda?
2. Sudahkah Anda menyadari bahwa jika Anda anak Tuhan, ada DNA ilahi untuk mengampuni dalam diri Anda?
3. Apa yang Anda rasakan setelah Anda menyadarinya? Apakah hal ini membantu Anda untuk bisa mengampuni?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami bangga menjadi anak-anakMu. Terimakasih Engkau telah mengingatkan kami bahwa DNA ilahi ada dan mengalir dalam diri setiap kami. Kami percaya, kami akan sanggup mengampuni mereka yang telah melukai kami, sebab kami adalah anak-anakMu, anak Bapa yang maha pengasih dan pengampun. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!