Doa Profetik Untuk Great Miracles

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yehezkiel 37:1-14

RHEMA HARI INI
Yehezkiel 37:3-4 Lalu Ia berfirman kepadaku: “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?” Aku menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!” Lalu firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!

Setiap pelajar pasti pernah menghadapi yang namanya ujian nasional. Dari kelas 6 SD menuju SMP, lalu kelas 3 SMP menuju SMA, dan juga di tahun terakhir di bangku SMA. Ketika ujian nasional akan tiba, seluruh siswa di tahun-tahun akhir pasti akan mempersiapkannya dengan baik jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan para guru pun pasti akan menyuruh anak didik mereka untuk mengerjakan berbagai macam soal-soal ujian. Agar nantinya ketika dihadapkan dengan ujian yang sesungguhnya, para siswa dapat menyelesaikannya dengan baik.

Di dalam kehidupan nyata, kita pun juga menghadapi yang namanya ujian. Namun tidak bisa serta merta kita mengalahkan ujian tersebut dengan iman yang besar tanpa adanya pelatihan. Iman kita tidak akan menjadi besar dan kuat secara tiba-tiba dalam semalam. Dibutuhkan latihan demi latihan iman untuk ia dapat bertumbuh menjadi kuat hingga akhirnya dapat membuahkan hasil. Dan yang menjadi salah satu latihan iman kita adalah masalah. Ya, suka atau tidak suka, ketika sedang mengalami suatu persoalan dalam hidup, di saat itulah kita sebetulnya iman kita sedang dilatih.

Ketahuilah bahwa segala masalah dan pergumulan kita semuanya sudah diselesaikan di dalam alam supranatural (Ibrani 3:4). Yang menjadi bagian kita hanyalah menariknya agar terjadi di alam natural. Dan untuk itu dibutuhkan iman yang kuat. Seiring dengan kita berlatih memperkatakan doa-doa profetik atas pergumulan kita, sadarlah bahwa saat itu pula kita pun sedang berlatih mengobarkan iman kita juga sehingga iman itu dapat bertumbuh. Hanya dengan melatih iman kita secara konsisten maka kita dapat menarik mujizat besar dalam hidup kita.

RENUNGAN
DOA PROFETIK bisa menjadi salah satu jalan Tuhan untuk MENDATANGKAN GREAT MIRACLES dalam hidup kita

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berani memperkatakan doa profetik?
2. Mengapa kita perlu memperkatakan doa profetik?
3. Pikirkanlah bagaimana caranya untuk kita mengorbankan karunia iman, nubuat, dan mujizat yang telah Tuhan beri!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan terima kasih atas karunia iman serta karunia bernubuat yang telah Engkau sediakan bagi kami. Kami mau berlatih mempergunakannya dengan baik seperti yang Engkau kehendaki. Karena kami percaya dengan mengobarkan iman kami melalui doa profetik, mujizat besar dapat kami terima. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.