Dominasi Karya Roh Kudus

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul10:1-48

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,

Suatu hari Simeon, seorang bapa gereja pada jaman awal kegerakannya, berdiri dan berkata: “Ya Tuhan, tunjukkanlah kehadiran-Mu kepada orang berdosa ini.” Ia mengatakan hal ini dalam rohnya daripada dengan bibirnya, dan seketika itu juga ia disinari oleh cahaya Ilahi dari tempat tinggi yang memenuhi seluruh tempat dimana ia berdiri. Orang muda ini tidak dapat mengerti apa yang terjadi. Ia juga tidak menyadari apakah ia masih di dalam rumah atau berdiri di atas atap. Satu-satunya yang dapat ia lihat adalah terang. Ia seluruhnya terarah kepada terang rohani dan ia merasa bahwa dirinya sendiri juga diubah menjadi terang. Saat itu ia lupa akan seluruh dunia dan dirinya dipenuhi dengan air mata dan sukacita serta kegembiraan yang tak terungkapkan. Pemahamannya terangkat ke surga dan ia menemukan suatu terang lain lagi, yang jauh lebih terang daripada terang yang menyinarinya.

Pengalaman ini benar-benar memberikan suatu kesadaran baru dalam kehidupan rohani Simeon, sehingga ia memiliki suatu kesadaran baru akan Roh Kudus sebagai sumber kehidupan rohani. Ia mengatakan, “Kita mengalami kebangkitan oleh Roh Kudus, yang saya maksud bukanlah kebangkitan badan pada akhir zaman, melainkan kebangkitan yang berlangsung setiap hari atas jiwa-jiwa yang mati, suatu kebangkitan dan kelahiran baru rohani, yang juga berlangsung secara rohani.” Sejak itu kehidupan pelayanannya diubahkan luar biasa dan memberi dampak besar bagi gereja.

Ya, itulah tujuan Roh Kudus bergerak dan berkarya di dunia hari-hari ini: untuk memberikan kepada setiap kita kuasa supaya semakin banyak jiwa bisa diselamatkan melalui hidup kita. Namun sebelumnya, yang mau Ia lakukan adalah mendominasi hidup kita agar hidup dalam kehendak-Nya. Persilakanlah Roh Tuhan mengisi hati Anda yang sudah dikosongkan dan dibersihkan. Ijinkan Roh Kudus mengambil alih diri dan hidup Anda sepenuhnya. Serahkan hati Anda bulat-bulat kepadaNya. Penuh Roh Kudus tak berarti kita menerima lebih banyak Roh Kudus. Tetapi sebaliknya, yaitu Roh Kudus menerima lebih banyak dari diri kita ini.

RENUNGAN
Sejak ROH KUDUS DICURAHKAN di hari pentakosta, KARYA ROH KUDUS makin DOMINAN BEKERJA di tengah-tengah umat Tuhan.

APLIKASI
1. Sudahkah Roh Kudus mendominasi hidup Anda?
2. Apakah dampaknya jika hidup kita didominasi oleh Roh Kudus?
3. Langkah apa yang akan Anda lakukan supaya Roh Kudus semakin dominan bekerja dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, kami menyerahkan hati dan hidup kami untuk Engkau berkuasa sepenuhnya atas kami. Kami rindu Roh-MU lebih lagi dicurahkan dalam hati kami, sehingga bukan kami lagi yang hidup melainkan Engkau sendiri yang hidup dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.