Dua Kunci Untuk Mematahkan Nasib Jelek

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 25 Januari 2017

BACAAN HARI INI

Roma 10:4-15

RHEMA HARI INI

Roma 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Dalam kurun zaman hakim-hakim, bangsa Israel sempat ditindas orang Midian tujuh tahun lamanya. Kemudian mereka berseru meminta pertolongan Tuhan. Tuhan pun memilih Gideon, yang akan dipakainya untuk menyelamatkan bangsa itu. Pada awalnya, Gideon selalu mengelak. Ia tidak dapat percaya Tuhan yang telah menyerahkan mereka ke tangan orang Midian mau menyertai mereka. Ia merasa Tuhan tidak lagi mengasihi bangsa Israel. Selain itu, ia memandang dirinya tidak mampu dan tidak memiliki kekuasaan apa-apa karena ia adalah yang termuda dalam keluarganya yang juga kaum terkecil dari suku Manasye.

Akan tetapi, ketika Tuhan bicara berulang-ulang, imannya terbangkitkan. Ia mulai mempercayai perkataan Tuhan dalam hatinya. Sampai akhirnya, ia sendirilah yang berkata kepada tentara Israel yang dipimpinnya, “Bangunlah, sebab TUHAN telah menyerahkan perkemahan orang Midian ke dalam tanganmu” (Hak. 7:15). Akhirnya kuasa Allah dinyatakan, semua belenggu yang mengikat bangsa Israel dilepaskan, musuh-musuhnya berhasil dikalahkan. Tuhan pun memberikan kemerdekaan dan berkat yang berlimpah kepada bangsa Israel.

Kehidupan kita mungkin juga seperti Gideon. Saat ini kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit, entah itu dalam masalah keuangan, pekerjaan, hubungan suami-istri, sekolah ataupun kesehatan, kita merasa seolah-olah Tuhan jauh dan Dia tak kunjung menolong kita. Kita pun meratapi keadaan dan merasa hal-hal tersebut terjadi karena memang nasib kita yang jelek. Apabila kita merasa seperti itu, segera ingat janji Tuhan, patahkan intimidasi iblis dan berdoalah. Tuhan tidak pernah merancangkan hal-hal yang buruk dalam kehidupan kita. Rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan (Yer. 29:11). Itu adalah janji Tuhan yang harus kita percayai. Tugas kita sangat mudah, hanya selalu percaya Tuhan dalam setiap segi kehidupan kita. Namun, percaya saja tidak cukup. Terus perkatakan dengan mulut bahwa janji Tuhan itu pasti digenapi dalam hidup kita. Sampai iman kita pun dibangkitkan. Ketika itulah, rencana iblis yang jahat akan menyingkir dan hanya favor Tuhan saja yang akan terjadi dalam kehidupan kita. (LEW)

RENUNGAN

DUA KUNCI untuk mematahkan nasib jelek adalah PERCAYA DALAM HATI dan MENGAKU DENGAN MULUT, tidak cukup hanya salah satunya

APLIKASI

  1. Apakah Anda sudah mempercayai Tuhan dan mengaku dengan mulut Anda bahwa Yesus sanggup menyelesaikan pergumulan Anda? Mengapa?
  2. Mengapa penting untuk mengaku dengan mulut, bukannya hanya percaya saja dalam hati?
  3. Apa saja langkah yang dapat Anda lakukan untuk dapat mematahkan nasib jelek?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami percaya Engkau sanggup menolong kami dalam masalah dan kesesakan kami. Biarlah mulut kami selalu memperkatakan janji-janji-Mu dalam hidup kami. Biar favor Tuhan sajalah yang akan terjadi dalam hidup kami. Terima kasih, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Amsal 30-31